Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
Bab 61


__ADS_3

Happy Reading


***


"Ahk, ini terlalu mudah" kata Lyandra


Tapi tiba tiba datang beberapa pasukan lawan. Darren dan Arthur mulai menyerang. Sedangkan Lyandra ia masuk kedalam sebuah ruangan.


Ia menendang pintu matanya langsung terbuka lebar melihat yang ada disana ia ternyata terlalu baik dengan orang lain.


***


"Ada acara apa sekarang ini" teriak Lyandra membuat seorang wanita dan laki laki tua yang ada disana menghentikan aktiitas mereka.


"Hahahaha ternyata rata rata temanku adalah seorang JAL**G" teriak Lyandra dan diakhir kata ia berteriak penuh penekanan.


"Ayah dan anak sama saja" teriak Lyandra


"Ternyata musuhku datang kepadaku" kata Laki laki itu ia mengambil celana dan kemejanya lalu memakainya didepan Lyandra sontak Lyandra menutup matanya.


"Cih, menjijikan" kata Lyandra.


"Kau tau kau lebih menjijikan dariku" teriak laki laki tua itu.


"Seberapa menjijikan diriku ini tuan Davidson" tanya Lyandra


"kau dan keluargamu sangat menjijikan. Kau telah membunuh istriku dan kakak perempuanku, Ayahmu membunuh kakakku, Kakak laki lakimu membunuh adikku, Kakekmu membunuh ayah dan ibuku, dan Suamimu telah membunuh anak laki lakiku" teriak Tuan Davidson.


"Wah, keluargaku semua membunuh keluargamu tuan Davidson sungguh hebat" kata Lyandra.


"Dan kau sangat menjijikan juga tuan Davidson bahkan kau juga meniduri anak kandungmu APA KAU GILA HAH" teriak Lyandra.


"Apa masalahmu hah dia mau aku jadikan wanitaku" kata tuan Davidson


"Aku tak pernah berpikir bisa berteman denganmu JESSY CORA MIRABELLA EHH SALAH JESSY DAVIDSON" teriak Lyandra


"Kau rela di tiduri ayah kandungmu sendiri apa kau tak memikirkan ibumu disana dia akan sedih melihat anaknya ternyata berkhianat kepada dirinya" teriak Lyandra


"Diam lah Lyandra. Aku menikmatinya aku akan melakukan apapun untuk diriku sendiri aku tak peduli dengan orang lain semua tak pernah baik kepada diriku dan kau adalah iblis sebenarnya yang mengganggu hidupku Lyandra" teriak Jessy yang badannya tak tertutup oleh apapun ia berjalan ke arah Lyandra sambil mengambil sebuah kain lalu melilitkannya dibadannya sendiri.


"Kau tau Lyandra aku iri kepadamu walau kau tak pernah merasakan namanya keluarga tapi kau diberikan harta berlimpah sedangkan aku orang tua kandungku pun mau meniduri dan menjual diriku" teriak Jessy


"Setelah itu aku mulai terbiasa dan itu sudah menjadi hobiku dan hasratku" teriak Jessy


"Asal kau tau aku pun pernah tidur dengan Zio kakakmu" kata Jessy


"Saat itu ia ada di club malam dan aku mencampurkan obat perangsang di dalam minumannya. Malam itu sangat panas aku bahkan masih ingat apa saja yang dia lakukannya kepadaku dia sangat hebat di ranjang" kata Jessy di depan Lyandra.


'Plakkk'


Satu tamparan mendarat dengan keras dipipi Jessy. Ia muak dengan Jessy. Ia mendorong Jessy ketembok lalu ia membenturkan kepala Jessy membuat Jessy pingsan.

__ADS_1


"Kau yang pertama Tuan Davidson" kata Lyandra.


Lyandra mendekati tuan Davidson dengan aura membunuhnya ia membuat sekitarnya sangat seram ia sangat suka membunuh namun beberapa tahun tak membunuh membuat hasratnya memuncak melihat mangsanya ada didepannya.


Ia menendang lawannya dengan kuat membuat lawannya itu terdorong beberpaa langkah kebelakang. Lyandra menggoreskan pedangnya keleher sang lawan. Ia meneteskan beberapa tetes kemulutnya.


"Darahmu sangat enak tuan Davidson apa lagi teriakanmu" kata Lyandra.


Lyandra memotong kaki kiri tuan Davidson. Ia menggoreskan pedangnya di tangan tuan Davidson. Ia tertawa mendengar Davidson meminta maaf dan minta tolong.


Lyandra menyobek celana tuan Davidson dengan pedangnya. Ia memotong junior tuan Davidson.


"Ahk" teriak tuan Davidson daran mengalir diseluruh badannya.


"Kau tak bisa meniduri perempuan lagi Davidson" kata Lyandra


Lyandra memotong jari jari tuan Davidson. Ia tertawa melihat Davidson mengerang kesakitan. Ia tak peduli. Ia mengambil sebuah plastik lali memasukan jari jari tuan Davidson.


"Aku akan menyimpannya" kata Lyandra.


"Sangat menjijikan, Ahk" teriak Davidson


"Ayo teriak lagi ayo" lata Lyandra


"Kau telah menjauhkan aku dengan keluargaku" kata Lyandra


Ia menggoreskan pedangnya didada tuan Davidson membentuk sebuah karya dimana didada Davidson terpangpang kata Stupid.


"Ahk"


"Ayo katakan lagi erangan kesakitanmu membuat hasratku memuncak" kata Lyandra ia menggores goreskan pedangnya.


"Kau kenapa berhenti" kata Lyandra


Ia memotong tangan kanan dan kiri Davidson. Membuat Davidson tidak bisa lagi menahan tubuhnya. Hanya tersisa kaki kirinya. Ia mundur dengan hati hati. Dan Lyandra berjalan mendekat menuju Davidson dengan hati hati.


"Kenapa kau menjauh tuan Davidson. Mafia itu menantang kematian bukan menjauh kau ini cemen sekali" kata Lyandra.


Ia berjongkok dan membenarkan posisi Davidson. Ia menyenderkan badan Davidson ke tembok. Wajah Davidson menunduk. Lyandra mengangkat wajah Davidson dengan pedangnya supaya Davidson menatap Lyandra.


"Kau tau kau adalah sahabat putramu" kata Lyandra


"Putramu mencintaiku" kata Lyandra


"Dan aku juga mencintainya dulu tapi tak sebesar cintaku kepada Darren suamiku" kata Lyandra


"Kau tau aku ini benci hidup. Semua yang ku inginkan menjauh dariku" kata Lyandra.


"Aku tak tau kalao orang tuaku pernah memiliki masalah dengan keluargamu. Jadi aku perwakilan dari mereka meminta maaf atas semuanya" kata Lyandra


"Tapi itu dulu. Saat ini aku tak akan pernah meminta maaf kepadamu" kata Lyandra

__ADS_1


"Kau tau aku tak pernah membenci anak anakmu" kata Lyandra


"Kau lihat Jessy dan Riko mereka ku anggap sebagai keluarga. Ku berikan apa yang mereka mau tapi apa ini pembalasanmu" kata Lyandra


"Sungguh menjijikan apa kau tak takut istrimu sedih diatas sana ia menangis disana melihat kau dan anaknya memiliki hubungan seperti suami istri" kata Lyandra


"Dan kau tau aku tak pernah membunuh istrimu dan keluargaku semuanya pun tak pernah melukai keluargamu" kata Lyandra.


"Ada seseorang yang ingin melukai keluargamu mereka memakai keadaan saat kami bersama keluargamu dan membuat kami terlihat srperti tersangka" kata Lyandra ia mendudukan dirinya di samping Davidson.


Ia mengeluarkan sesuatu di kantongnya dan menujukannya kepada Davidson. Davidson ia memperhatikan secara seksama benda didepannya. Itu adalah surat dan tulisannya sama persis dengan tulisan istrinya.


'Hai sayang.


Kau jangan sedih melihat kepergianku.


Kau tau ini bukan salah keluarga Vonderenty.


Dalang dari semua ini adalah Kelvin adik tirimu.


Mereka tak senang melihat kita.


Dia juga telah mengancamku supaya aku tak memberitahukan ini kepada kemu sayang.


Lyandra adalah penyelamatku.


Dia telah menyelamatkanku.


Jadi jangan dendam lagi.


Sampai jumpa suamiku'


Davidson meneteskan air mata Davidson saat membaca surat dari istrinya. Lyandra menyeringai melihat Davidson menangis.


"Kau tau siapa yang menulis ini" tanya Lyandra


"Apa istriku yang menulis ini" tanya Davidson


"Ya, istrimu yang menulis ini dia juga telah berpesan memberikan ini" kata Lyandra


"Tapi kau tau aku sudah mengirim ini ketempatmu tapi adik tirimu malah membuangnya untung disana ada orang orangku jadi aku mengambil surat itu" kata Lyandra


"Aku tau kau yang menculik dan membuangku baru beberapa bulan yang lalu dan kau tau kau sudah kuanggap seperti kekuargaku. Aku tidak tau kalau kau musuhku dan aku tidak di perbolehkan oleh istrimu membaca surat ini dan beberapa bulan yang lalu aku membacanya dan aku terkejut melihat isinya ternyata orang tua yang dulu kulindungi adalah musuhku yang sebenanrnya" kata Lyandra


"Kau tau aku bahkan belum lama merasakan hidup bersama kedua orang tuaku kau tau itu aku belum pernah makan bersama dan tertawa bersama dan bahkan jalan jalan bersama aku belum merasakan bagaimana. diantar ayah saat mau kesekolah. Kau tau itu" kata Lyandra tak terasa air matanya mulai menetes ia mengelap dengan kasar air matanya.


"Aku baru beberapa saat bersama orang itu kau malah merebut mereka dariku dengab cara kau membuat pesawat rusak dan mencelakan mereka" teriak Lyandra


"Aku benci padamu" teriak Lyandra


TBC

__ADS_1


__ADS_2