Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
S2 ~ Bab 48


__ADS_3

Happy Reading


***


Angel terbangun setelah mendengar suara itu. Keringatnya bercucuran Angel ia mengelap keringat didahinya dengan tangannya. Ia ingin mengambil air minum tapi air digelas punya nya sudah habis. Dengan Hati hati Angel bangun dan mengambil air minum.


"Siapa anak itu" guman Angel.


"Kenapa aku merasa dekat dengannya" kata Angel ia menyenderkan tubuhnya ke tembok lalu ia meneguk air digelasnya sampai habis.


"Sudah berlalu 2 minggu sejak kejadian itu tapi aku belum bertemu dengan Chris" kata Angel.


"Kapan aku bisa bertemu dirinya" kata Angel.


Ia menatap taman rumah sakit dari jendela. Banyak anak anak dan orang tuanya yang berlarian ditaman. Angel hanya menatap semuanya dengan sedih. Ia ingin bermein dengan anaknya. Apa itu tidak boleh.


Sebenarnya ia sakit apa sampai tak boleh bertemu dengan anaknya. Angel mengambil sebuah buku kecil dan pulpen. Angel diam diam keluar dari ruang inapnya. Ia menuruni tangga dengan hati hati. Saat sudah meu sampai ditaman. Ia sangat senang ingin rasanya ia tertawa keras dan melompat lompat tapi ia urungkan.


Ia berjalan melewati sebuah ruangan namun saat melewati ruangan itu Angel dikagetkan ia kenal dengan suara itu tapi apa yang tak boleh diberi tahu.


"Kita tidak boleh memberitahunya" kata orang satu suara itu ia kenal.


"Tapi sampai kapan aku tak sanggup terus berbohong kepadanya" kata orang yang lain dan suaranya sangat dikenal oleh Angel.


"Kau mau dia sakit lagi hah" teriak orang satu tadi.


"Aku tak ingin dia terluka dan aku juga tak ingin melihat dia menderita. Karena bagiku dia yang terpenting saat ini" kata Orang lain tadi.


"Kau mau memberitahu kalau anaknya"


"Apa yang sebenarnya kalian bicarakan" teriak Angel ia mendobrak pintu itu dengan sekali tendangan.


Ia melihat Derick dan Leo yang tengah menatapnya kaget.


Ya, orang orang itu adalah Leo dan Derick. Angel menarik kerah baju Leo lalu menatapnya dengan tajam.


"Katakan apa yang terjadi sekarang juga" teriak Angel ia merasa ada yang disembunyikan oleh orang orang terdekatnya yaitu Leo dan Derick.


"Angel. Bagaimana kau ada disini. Ayo, kakak antar ke kemarmu" kata Derick ia mengenggam tangan dan hendak di bawa kekamar Angel.

__ADS_1


"Aku tak mau kekamar aku hanya mau tau apa yang sebenarnya terjadi" teriak Angel ia menepis dengan kasar tangan Derick.


"Cepat katakan apa yang terjadi sebenarnya" kata Angel.


"Tak terjadi apa apa kok Ngel jadi kamu masuk ke kamar dulu. Semuanya baik baik aja kok" kata Leo.


"Kau pikir aku bodoh kau mengurungku di kamar itu dan tak memperbolehkanku berhubungan dengan anakku apa kau pikir itu baik baik saja" teriak Angel


"Cepat katakan yang terjadi dengan Chris" teriak Angel.


Seorang laki laki masuk kedalam ruangan itu dengan pakaian tertutupnya. Angel tak menyadari kehadiran laki laki itu. Laki laki itu menutup mata Angel dengan tangan kanannya. Dan Ia menyuruh Leo dan Derick untuk pergi.


Laki kaki itu mendudukan Angel disofa. Angel memberontak namun laki laki itu malah mengikat tangannya.


"Lepaskan aku" terial Angel.


Laki laki itu membuka mata Angel. Angel menatap malas laki laki yang ada didepannya. Ia mengeluarkan semua umpatan yang ada di dalam harinya untuk laki laki di depannya. Tapi laki laki itu malah tertawa. Angel mengeryitkan alisnya tanda ia bingung.


"Apa mau mu" tanya Angel ia mengeserkan badannya untuk menjauh.


"Aku mau kamu dan anakmu" kata laki laki itu.


"Karena kalian adalah milikku" kata laki laki itu.


Angel ingun muntah mendengar kata kata laki laki itu. Ia semakin menjauh. Dan saat ujung sofa Angel tak tau ia akan jatuh dan untung saja laki laki itu dengan sigap menolong Angel wajah mereka sangat dekat bahkan Angel bisa merasakan hembusan nafas laki laki itu dan ia melihat mata beewarna hitam pekat milik laki laki itu membuat Angel terkejut dan Angel segera mendorong laki laki itu untuk menjauh.


"Jangan dekat dekat" kata Angel kepada laki laki itu.


"Aku tak akan mendekat" kata laki laki itu.


"Apa mau mu" tanya Angel sekali lagi.


"Aku hanya ingin memberitahumu sesuatu" kata Laki laki itu lalu berjalan mendekati Angel.


"Apa" tanya Angel ia sekarang sudah tak memperdulikan kalau laki laki itu dekat atua tidak denganya.


"Anakmu ada bersama ku dia baik baik saja. Hanya saja ia koma dan gak tau kapan akan bangun" kata laki laki itu membuat Angel kaget. Ia jadi ingat dengan mimpinya. Anak kecil yang tertidur dikasur berwarna putih itu adalab anaknya. Tapi kenapa saat di mimpi ia tak bisa menyentuh anaknya.


"Apa maksudmu anakku koma" kata Angel ia menutup matanya air matanya keluar.

__ADS_1


"Saat ia terjatuh ia terbentur bebatuan walau tak separah dirimu ia terbawa arus saat itu. Dan saat diperiksa ia mengalami lebih banyak benturan darimu di bagian kaki, kepala dan punggung. Dan dia tak sadar sadar sampai saat ini aku membawanya ke dokter yang terkenal di tempatku beberapa hari yang lalu. Mungkin ia akan sadar beberapa hari lagi" kata laki laki itu


Angel menangis walau tak mengeluarkan suara. Ia menutup kedua matanya. Angeknya sedang sakit kenapa orang terdekatnya menyembunyika itu darinya. Laki laki itu perlahan memeluk Angel untuk menenangkannya. Angel sudah mulai tenang Dan beberapa saat kemudian tiba tiba Angel memegangi kepalanya. Rasa sakit menyerang kepalanya.


"Itu akibat dari kau tau itu. Jadi jangan banyak berpikir" kata laki laki tu ia memijat kepala Angel. Angel berusaha tak memikirkan apa pun. Ia membalas pelukan laki laki itu. Ia membenamkan kepalanya ke dada laki laki itu dan ia pun mulai tertidur.


"Angel. Maaf kan aku yang tak bisa menjagamu dan dia" kata laki laki itu ia kut menangis walau tak terlalu ia mengecup pipi Angel. Lalu menggendong nya keluar disana ada Derick dan Leo yang cemas.


"Bagaimana" tanya Derick ia melihat Angel yang tertidur.


"Maafkan kakak" kata Derick .


"Aku akan membawanya kekamar" kata Laki laki itu.


"Hmmm, silahkan" kata Leo.


Laki laki itu mengendong Angel menuju kamarnya. Ia menaiki lift khusus pemilik rumah sakit.


Ya, dia yang mempunya rumah sakit ini. Ia menggendong Angel dengan hati hati lalu meletakknya di atas kasur.


Ia menecup lagi pipi Angel lalu tersenyum manis. Jika ia boleh ia ingin terus Angel itu. Ia akan menunggu sampai waktunya tepat dan semua bisa ia ungkapkan.


"Sampai jumpa manisku" kata orang itu.


****


AUTHOR :


HAI SEMUANYA 👋👋


GIMANA CERITANYA ?


MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN, YA


JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK


DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋


TBC

__ADS_1


__ADS_2