Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
S2 ~ Bab 28


__ADS_3

Happy Reading


***


"Kau memang yang paling menarik ya sayang ku" kata seseorang dan Angel berbalik menatap orang itu.


"Kau" teriak Angel setelah melihat orang itu.


"Siapa" lanjut Angel.


Ia tak tau siapa orang yang ada didepannya. Ia menatap orang itu dengan bingung. Orang itu memakai topeng membuat Angel tak bisa melihat orang itu.


"Siapa kau" tanya Angel. Ia menyimpan pedangnya. Lalu ia berjalan melewati tubuh Nicho.


"Jawab pertanyaanku" kata Angel.


"Untuk apa, hah" tanya orang itu. Ia mengelus kepala Angel namun ditepis oleh Angel.


"Ah, kau kasar sekali sayang" kata orang itu. Ia berjalan berbalik menjauhi Angel.


"Sampai jumpa nanti" kata Orang itu. Lalu menghilang saat pintu tertutup.


"Laki laki gila" guman Angel.


"Tapi kenapa aku merasa kenal dengan suaranya" guman Angel.


"Aku harus menemukan nya" kata Angel.


***


"Angel" panggil temannya Diana. Ia baru saja pulang dari bulan madunya.


"Apa bulan madumu menyenangkan" tanya Angel ia sedikit penasaran dengan jawaban Diana.


"Sangat menyenangkan" ucap Diana. Sekarang mereka sedang berada dikantor Angel. Diana berkujung ke tempat Angel.


"Aku senang jika kau merasa senang" kata Angel. Ia sedang menandatangani berkas berkar dimejanya.


"Nathan akan mengadakan pesta besok malam. Apa kau akan datang" tanya Diana dengan wajah khawatir dan cemas.


Diana tau masa lalu Angel. Ia tahu hampir semuanya. Diana takut kalau Angel tak bisa menahan semuanya.


"Aku akan jadi pengecut jika aku tidak ikut" kata Angel ia tersenyum walau sebenarnya ia tak sanggup.


"Ayo kita siapkan apa saja yang perlu kita pakai besok" kata Angel ia meletakan pulpennya. Ia mamakai jaketnya dan berjalan sambil menarik tangan Diana.


"Alex aku pergi sebentar" kata Angel. Ia berjaln melewati Alex bersama Diana.


"Kau yakin" tanya Diana saat diparkiran.


"Aku sangat yakin" kata Angel ia membuka mobilnya lalu masuk kedalam disusuk oleh Diana.


***


Mereka tengah berada di sebuah mall besar. Diana sedang memilih beberapa gaun dan yang lainnya begitu juga Angel.


"An, bagusan yang mana. Merah, hitam atau putih" tanya Angel ia menunjukan ketiga gaun yang beda model dan warna.

__ADS_1


"Merah bagus deh" kata Diana.


"Ok, warna merah ya" kata Angel ia mengangguk lalu berbalik namun ia tak sengaja menabrak seseorang.


Dan yang ia tabrak adalah.


"Cassandra" guman laki laki itu.


"Maaf ya saya sama suami saya gak sengaja nabrak kamu" kata seorang wanita dengan senyum manis.


"Oh, gak apa apa kok" kata Angel dengan cepat. Ia tersenyum lalu berjalan melewati laki laki dan wanita itu.


Diana menyusul Angel yang pergi. Angel berlari ke kamar mandi. Ia menatap dirinya dikaca. Ternyata air matanya menetes. Ia dengan segera menghapus air matanya. Tiba tiba ada sebuah tangan yang memegang bahunya dan membuat Angel terkejut lalu berbalik.


***


Angel menangis saat pulang. Entah kenapa hatinya sakit. Ia tak bisa apa apa lagi. Diana berusaha menenangkan Angel yang menagis bahkan sudah menghabiskan 3 kotak tisu.


"Hwaaaa" tangis Angel dengan keras.


"Aku tak menyangka akan bertemu mereka hiksss, hiksss, hikss" tangis Angel.


"Sabar Ngel sabar" kata Diana sambil mengelus elus punggung Angel.


"Kamu kok gak bilang sama aku kalau dia udah nikah sih An" kata Angel ia menatap kesal Diana.


"Ya mana aku tau yang aku tau dia itu udah punya tunangan" kata Diana ia mengangkat bahunya.


"Apa kamu yakin besok masih mau pergi" tanya Diana.


"Aku yakin kok" kata Angel sambil mengangguk anggukan kepalanya.


"Aku gak apa apa kok Diana kamu kok kayak gak yakin sama aku sih" kata Angel dengan kesal. Ia berjalan menuju kamar mandi ia membasuh wajahnya supaya terlihat segar.


"Aku akan pergi ke kantor" kata Angel.


"Hati hati Ngel" kata Diana sambil menatap kepergian Angel.


"Aku khawatir denganmu Ngel" kata Diana


***


Angel berlari menuju ruanagnnya ia mengembil beberapa berkas penting. Alex membantu Angel membawa barang barang yang ada di meja Angel itu.


"Kau akan mengerjakannya dirumah" tanya Alex.


"Ya, dari pada aku bermalas malasa. lebih baik dengan cepat mengerjakan semuanya laku pindah lagi" kata Angel.


"Kamu ingin kembali ke London" tanya Alex.


"Ya ya ya" kata Angel


"Kau ini sudah lupakan yang lalu dan jalani yang baru" kata Alex.


"Hah, apa kau sakit? Lalu kenapa tidak kau saja tang seperti itu. Kembali kekeluargamu sana aku memecatmu" kata Angel ia memasukan laptopnya ke tas.


"Aku tak mau. Walau pun aku tak kembali kepada mereka aku tak selerti dirimu yang akan ketakutan dan mengangis" kata Alex.

__ADS_1


"Cih, berhenti berkata omong kosong itu. Cepat bantu aku" kata Angel.


"Oh, ia Tuan Alvaro mengajak mu pergi bersama besok ke pestanya si Nathan" kata Alex.


"Hah, dia mengajak ku" tanya Angel.


"Ia, dia mengajakmu untuk pergi bersama" kata Alex.


"Bukannya dia punya tunangan ya " tanya Angel. Alex mengangguk.


"Lalu kenapa dia mengajakku" tanya Angel.


"Mana ku tau emang aku bapaknya apa tanya aja sendiri" kata Alex ia mengangkat kedua bahunya.


"Aku akan menanyakannya" kata Angel.


"Kalau gity anatar berkas berkas itu ke rumabku" kata Angel ia pergi meninggalkan Alex.


***


Ia berjalan menuju parkiran ia masuk ke dalam mobilnya dan segera menuju ke perusahaan milik Alvaro. Ia sudah sampai di gedung tinggi itu. Angel turun dari mobilnya. Kantor besar itu masih ramai. Angel berjalan masuk kedalam. Beberal orang manatapnya dengan tatapan bingung sekaligus mengejek. Karena apa ya? Yaitu karena penampilannya. Ia tak pernah perduli dengan penampilannya. Ia tak mengganti pakaiannya itu. Ia makai kaus Putih, rok hitam selutut, memakai masker untuk menutupi wajahnya, dan jaket jeans berwarna hitam tak lupa sneakers hitamnya. Seperti gadis SMA itu yang mereka lihat.


Angel berjalan dengan terburu buru dan malah terlihat seperti berlari. Ia tak ingin lama lama karena ia tau anaknha menunggu nya di rumah.


"Saya ingin bertemu dengan Tuan Alvaro" kata Angel kepada resepsionis yang berjaga disana.


"Mau apa" tanya wanita itu dengan ketus.


"Apa aku harus memberitahumu" balas Angel dengan ketus.


"Kamu masih kecil lebih baik segera pulang ibumu pasti mencarimu" kata Wanita itu.


"Aku tak punya ibu" kata Angel ia menatap kesal wanita di depannya.


"Katakan dimana ruangannya aku bisa pergi sendiri" kata Angel.


"Tak punya sopan santun ya" kata wanita itu.


"Kau pasti sala satu wanita jal**g yang berusaha mendekati Presdir" kata wanita itu dambil menatap rendah Angel.


"Aku tak punya waktu untuk menggoda laki laki bodoh itu" guman Angel.


"Kalian para jal**g memang ya selalu memekai segala cara mendekati tuan Presdir" kata wanita itu.


"Aku bukan jal**g" kata Angel.


"Cepat katakan dimana ruangan nya" bentak Angel.


Wanita didepannya tiba tiba mengangkat tanganya hendak menampar Angel.


'Plakk'


Namun bukan Angel yang terkena tamparan melainkan......


AUTHOR :


Jangan lupa tinggal kan jejak seperti...

__ADS_1


Like, Komen, dan Vote ya teman teman !!!!


TBC


__ADS_2