
Happy Reading
****
Setiap mereka melihat ada pernjahat mereka segera menembak orang itu. Angel dan Alvaro sudah menghabisia banyak orang dari setiap ruangan ada lebih 30 orang. Angel berjalam sambil mencari keberadaan Chris dan Lia.
"Menurutmu mereka ada dimana" tanya Angel.
"Mereka pasti berada diruangan yang sama dengan Nathan dan ruangan yang kau bilang bisa jadi ruangan kelasmu dulu atau lapangan" kata Alvaro.
"Kalau benar dilapangan akan sangat sulit. Kemungkinan besar akan lebih banyak orang disana" kata Angel.
"Ayo kita coba aku yakin Nathan tak akan melukaimu" kata Alvaro
"Benar juga" kata Angel.
Angel dan Alvaro berjalan lebih jauh. Mereka saat ini masih dibagian belakang sekolah. Kini mereka ada dibagian kantin sekolah. Angel duduk sebentar di kantin. Ia jadi ingat saat saat ia bercanda bersama teman temannya.
"Aku lapar" kata Alvaro.
"Aku lapar plus capek. Baru aja pulang dari acara langsung perang" kata Angel.
"Seharusnya kita ada dikamar ya" kata Alvaro.
"Ia bobo dikasur empuk" kata Angel.
"Ayo cepat jalan lagi biar cepat pulang" kata Alvaro
Setelah beberapa saat mereka kini sudah berada didekat lapangan sekolah. Dan benar kata Alvaro. Nathan dan yang lain ada disana. Angel dan Alvaro dapat melihat Chris dan Lia yang sedang diikat. Mereka juga dapat melihat Devano dan Derick yang sama seperti mereka yaitu sedang mengamati Nathan dari jauh.
"Apa kita akan segera menyerang" tanya Angel.
"Tunggu sampai saatnya" kata Alvaro.
"Kapan" tanya Angel.
"Saat ia menyadari keberadaan kita" kata Alvaro.
Setelah beberapa saat menunggu Angel dan yang lain dikagetkan dengan teriakan Nathan yang meneriaki nama Angel.
"Angel" teriak Nathan.
"Aku tau kau disana" teriak Nathan.
"Kemarilah jika kau ingin anakmu selamat" kata Nathan.
****
"Aku tau dia sudah tau pergerakan kita" kata Alvaro
"Kalau kau tau kenapa kita tidak dari tadi menyerang hah" kata Angel.
Ia berdiri ia mengisi peluru pistolnya.
"Jangan jadi pengecut. Jika kau memang suamiku ayo bertarung dengan mereka"kata Angel.
"Ok" kata Alvaro.
Angel dan Alvaro loncat dari tempat mereka kebawah. Sambil berjalan Angel mengisi peluru pistolnya yang lain.
"Dasar pengkhianat" kata Nathan ia menatap tajam Alvaro.
"Kau mengkhianati tuanmu sendiri" kata Nathan.
"Kontrak kerja kita sudah habis kau bukan tuanku" kata Alvaro.
"Kau merebut Cassandra dariku" kata Nathan
"Cassandra punyaku kami sudah berteman dari waktu kami kecil. Kau hanya serangga yang lewat dikehidupan kami " kata Alvaro.
"Apa. Kalian tak mungkin saling mengenal" kata Nathan.
__ADS_1
"Aku yang lebih dulu mengenalnya" kata Nathan.
"Aku yang lebih dulu. Bahkan kami sudah menjalin hubungan saat usia kami masih berapa ya aku lima karena sangking sudah lamanya" kata Alvaro.
"Kau tak akan dapat memisahkan kami" kata Alvaro
"Dan tak ada yang bisa memisahkan kami" kata Alvaro.
"Lebih baik kau melepaskan ANAK KAMI atau kau mati ditangan ku" kata Angel ia menekan kata Anak kami.
"Kau pikir aku akan menyerahkan anakmu dengan mudah" kata Nathan.
"Lepaskan sekarang juga" teriak Angel.
"Kau ceraikan laki laki itu dan datang kepelukanku maka aku akan melepaskan anakmu" kata Nathan
"Dari pada itu lebih baik kami membuat lagi" kata Alvaro.
"Cepat lepaskan Chris dan Lia" kata Angel ia menatap tajam Alvaro.
"Aku tak akan melepaskan mereka" kata Nathan.
'Dorrr'
Sebuah peluru hampir mengenai kepala Nathan. Angel menatap tajam Nathan dan malah mengenai kepala seorang laki laki dibelakang Nathan. Ia memang sengaja tidak menembak tepat dikepala Nathan.
"Aku lebih berpengalaman dari mu. Lebih baik kau menyerah" kata Angel.
"Hei, tak bisakah kau bersantai" kata Nathan.
"Cepat lakukan apa yang kukatakan" kata Angel.
Ia mengangkat pistolnya dan berjalan maju.
"Lepaskan" teriaknya.
"Serang mereka" teriak Nathan semua orang orangnya Nathan menyerang Alvaro dan Nathan. Dari kejauhan Devano dan Derick muncul bersama dengan yang lainnya. Mereka menyerang orang orang Nathan dengan brutal.
Angel tak membiarkan begitu saja. Ia tetap menembaki Nathan dengan brutal. Ia berhasil mengajar Nathan ia memukul wajah Nathan tapi Nathan mendorongnya. Saat ini mereka berada di tangga membuat tempat mereka tak terlalu baik untuk bertarung. Angel hampir tergelincir dan jatuh kebawah. Angel kembali mengejar Nathan yang berlari kencang naik keatas.
Angel meneriaki Nathan tanpa henti bahkan ia mengumpati Nathan juga.
"Jangan lari kau Nathan" teriak Angel dengan keras.
"Aku tak akan pernah berhenti berlari" balas Nathan sambil berteriak juga.
"Jika kau tak berhenti aku akan menghabisimu sama seperti adikmu" teriak Angel dengan kencang ia juga menembakan peluru ke kaki kanan Nathan tapi tidak kena.
"Aku akan mencincang cingcang tubuhmu dan memisahkan setiap organnya dan merebusnya lalu kuberi ke anjing peliharaanku" teriak Angel.
Angel melihat Nathan berhenti sebentar tapi ia segera lari kembali.
"Nathan berhenti kau jangan lari lari" kata Angel.
'Brakk'
Nathan membuka pintu rooftop dengan kuat. Suara itu juga membuat Angel terkejut dengan cepat ia mengejar Nathan.
Ia melihat ada sebuah helikopter dan disana ada seorang laki laki asing. Nathan berdiri di dekat helikopter itu. Nathan mengambil sebuah pedang. Lalu berjalan kearah Angel.
"Tadi mungkin aku tak bisa mengalahkanmu tapi sekarang aku bisa" kata Nathan.
"Kau tak akan bisa mengalahkanmu" kata Angel.
Ia berjalan kearah Natha. ia mengangkat pistolnya dan saat ia ingin menembakan peluru ternyata pelurunya habis dengan kesal ia melempar pistolnya. Ia pun mengambil pedangnya. Ia segera menyerang Nathan.
Selama hampir 20 menit mereka berdua beradu pedang. Nathan hampir sekarat. Badannya penuh goresan dan darahnya sudah banyak bertumpahan sedangkan Angel ia hanya terkena goresan di wajah dan lengannya itu pun tidak terlalu parah. Ia mengunci pergerakan Nathan.
"Menyerahkan kau tak akan bisa mengalahkanmu" kata Angel. Ia mengoreskan pedangnya dileher Nathan.
"Sampai kapan pun kau hanya sampah dihidupku dan tak akan pernah layak menjadi suamiku" kata Angel
__ADS_1
Tiba tiba pintu balkon kembali terbuka. Angel menatap pintu yang terbuka itu dan menjadikan kesempatan bagi Nathan untuk lepas. Nathan menginjak kaki Angel membuat Angel mundur beberapa langkah.
"Angel / mommy" teriak orang yang baru datang tadi.
Nathan segera menaiki helikopter itu. Dan helikopter itu mulai melesat keatas. Angin kencang terasa sangat kuat.
Angel menutup matanya takut ada sesuatu yang masuk ke matanya.
Saat sudah tak terasa lagi Angel dan yang lain membuka mata mereka. Mereka melihat keatas dan ada satu helikopter lain. Seseorang misterius yang tadi Angel lihat loncat ke helikoptersatu lagi dan helikopter itu turun kebawah ketempat Angel. Tak lama setelah helikopter itu mendarat.
'Boommm'
"Semua sudah selesai" kata laki laki misterius itu turun dari helikopter itu bersama seorang wanita.
"Mommy / Daddy" teriak Angel, Derick, dan Devano secara bersamaan.
Angel menatap keatas bekas ledakan berjatuhan kebawah dan jatuh ke tanah. Angel dapat melihat ledakan tadi dengan sempurna banyak asap yang masih tersisa. Angel segera berlari memeluk anaknya setelah mengingat kalau Chris sudah terbebas.
"Kau tidak apa apa kan" tanya Angel.
"Aku tidak apa apa mom" kata Chris. Angel juga memeluk Alvaro karena Chris berada di gendongan Alvaro.
"Untung kau selamat" kata Angel.
"Aku tak terluka sedikit pun" kata Alvaro
"Semua sudah selesai mari kita rayakan dengan makan makan" teriak Darren.
"Aku yang traktir" balas Angel
"Ayo kita makan makan" teriak Lia.
Semua berjalan turun dan meninggalkan Angel dan Alvaro saja diatas gedung.
Alvaro memeluk Angel.
"Aku khawatir kehilanganmu" kata Alvaro
"Aku tidak akan meninggalkanmu" kata Angel.
"Apa kau sudah mulai mencintaiku" tanya Alvaro.
"Belum"
"Ya aku tau kau tak mungkin langsung mencintaiku" kata Angel.
"Aku belum bisa tidak mencintaimu" human Angel yang terdengar oleh Alvaro.
"Apa katakan sekali lagi" kata Alvaro.
"Aku mencintai mu Alvaro" teriak Angel dengan keras ia segera berlari meninggalkan Alvaro dan berujung kejar kejaran.
Tapi akhirnya Angel tertangkap saat menuruni tangga. Alvaro segera memeluk Angel dan membisikan.
"Aku juga mencintaimu" bisik Alvaro
End
*****
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
TBC
__ADS_1