Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
S2 ~ Bab 57


__ADS_3

Happy Reading


****


"Lalu aku bertemu dengan seorang gadis cantik. Dia mengulurkan tangan kepaku dan memberitahu siapa namanya dan memberikan sapu tangannya kepadaku. Aku tersenyum melihat gadis itu. Dia bertanya kepada ku kenapa aku menangis lalu aku menjawabnya. Dan dia tertawa dan takjub karna masih ada laki laki sepeti ku. Ya, laki laki pecinta hewan maksudnya" kata Alvaro .


"Aku dan dia bermain di hutan itu. Dam kamk melihat sebuah rumah tua.Aku taku dan beda dengan dia yang sangat pemberani bahkan dia mau berada didepanku dan memimpin jalanku. Kami masuk kedalam dan tak ada siapa siapa disaa tapi semua peralatan masih bisa dipakai. Kami bermain dan saat kebelakang kami membuat ayunan lebih tepatnya dia yang membuatnya. Aku hanya membantunya sedikit. Tak lama ayunannya sudah jadi dia naik keatas dan aku yanv mendorongnya. Kami bermain bergantian. Kami mengukir nama kami di pohon. Yaitu 'C and C' tang artinya Cassandra dan Chase Alvaro Weston. Aku tak inginada yang menangil nama Chase selain si manisku Caca" kata Alvaro ia tersenyum.


"Dan sata ku marah atau ngambek didepan Cassandra dia akan mencium bibirku denga. cepat. Pertama kalinya aku sangat terkejut dengan hal itu pipi ku terasa panas dan hati ku berdesir entah kenala terasa jantungku berdetak cepat. Setelah itu ciuman Cassandra menjadi Candu bagiku aku tak bisa melupakan bagian mana yang pernah di ciumnya" kata Alvaro.


"Dan saat pertemuan ketiga aku harue memberitakan berita yang besar aku haru pindah dengan orang tuaku. Kami kehilangan kontak. Aku tak bisa menghubungi Angel. Namun nyatanya takdir mempertemukan kami" kata Alvaro.


"Saat aku mendapat kontrak Setelah keluar dari perkerjaaku dulu aku menjadi Pembunuh bayaran aku punya kontrak keja dengan Nathan. Aku disuruh menyiksa Angel. Aku memakai topeng yang dibuat khusus dan membuatku sangat mirip dengan Nathan. Saat tugasku sudah selesia aku akan mengobati dia dan aku mengobatinya saat itu. Tapi saat Angel sudah menjadi budak Nathan aku tak bisa apa apa. Itu real perbuatan Nathan tak ada campur tanganku" kata Alvaro.


"Aku tak yakin itu" kata Derick.


"Kau harus yakin" kata Alvaro.


"Dan satu hal yang harus kau waspadai" kata Alvaro.


"Apa" tanya Derick


"Nathan" kata Alvaro.


"Untuk apa mewaspadai dia" kata Angel secara tiba riba.


"Kau sudah sadar" kata Derick ia berleri dan langsung memeluk Angel begitu juga dengan Alvaro.


Angel mendorong Alvaro dan menatapnya tajam.


"Jangan mendekat" kata Angel.


"Entah benar atau tidak kau ayah dari anakku aku tak tau. Jangan dekati aku dan anakku. Levih baik kau pergi dari sini" kata Angel ia menatap tajam Alvaro.


"Kau percaya atau tidak aku adalah ayahnya aku harus ada disisinya" kata Alvaro.


"Aku tak pernah berhubungan dengamu" kata Angel.


"Derick bisa kau keluar dulu" kata Angel sambil menunjuk pintu.

__ADS_1


Derick segera berjalan keluar dan lansung menutup pintu.


"Apa maksud tujuanmu dengan mengatakan kalau Chris anakmu" kata Angel.


"Aku tak punya tujuan apa pun aku hanya ingin bersama kalian apa itu tak boleh" kata Alvaro


"Heh, kau pikir dengan melemparkan hasil tes DNA dan kemiripan kalian aku akan percaya. Dan lebih baik kau pergi aku tak pernah bertemu dengan mu di masa lalu ku" kata Angel.


"Kau lupa saat kau hampir di perkosa oleh Nathan" kata Alvaro.


"Hampir" kata Angel.


"Ia kau hampir di perkosa olehnya dan bodohnya saat kau berlari ke dapur kau meminum minuman yang seharusnya diminum oleh seseorang" kata Alvaro.


"Minuman yang ada dimeja" kata Angel.


"Ia minuman itu berisi obat perangsang. Itu seharusnya di minum oleh teman perempuan ku tapi kau malah meminumnya. Jadi saat itu kau terbentur bukan. Itu membuatmu pingsan. Setelah kau pingsan aku menyelematkanmu dan membawamu kekamar ku karena aku tau kamarmu cukup kecil. Ternyata obat itu bereaksi dan kau yang minta tolong lalu aku bantu. Dan saat itu juga ternyata teman perempuanku salah menyangka bahwa aku adalah Nathan karena ia datang dalam keadaan mabuk. Paginya ku menyuruhnya pergi dan menukar tempatnya dengan tempat mu. Dan itu menjadi rahasia sampai saat ini" kata Alvaro.


"Kau dasar brengsek kau sama saja mengambil keuntungan dariku" kata Angel. Ia turun dari tempat tidurnya.


"Kau sudah berani beraninya menyentuhku" kata Angel ai verjalan mendekati Alvaro.


"Kau berani menggangu ku dengan menerorku" kata Angel ia semaki. Dekat dan Alvaro pun reflek mundur melihat Angel yang marah kepadanya.


"Kau tau aku sampai tak bisa tenang pergi kemanapun karena kau" kata Angel. Ia semakin mendekat Alvaro yang ada didepannya mundur hingga mentok di sofa ia tak bisa mundur lagi.


Angel menarik dasi yang dipakai oleh Alvaro lalu menatap wajah Alvaro yang ada didepannya dengan tajam wajah mereka sangat dekat.


"Kau pikir kau siapa" teriak Angel.


Tapi karena Angel kurang keseimbangan Angel dan Alvaro jatuh keatas sofa dan bibir Angel menyentuh bibir Alvaro. Mereka terdiam beberapa saat lalu kembali sadar saat berikutnya.


"Ternyata kau yang agresif" kata Alvaro.


"Itu kesalahan aku tadi tak bisa menjaga keseimbanganku" kata Angel.


"Oh, ya tapi saat aku lihat tadi kau sepertinya bersemangat mendekatiku" kata Alvaro.


"Aku itu bersemangat untuk menbunuhmu" kata Angel.

__ADS_1


"Oh ya" kata Alvaro. Ia menarik Angel kepelukannya.


"Kalau pun bohong aku suka kok" kata Alvaro.


"Kau tak lupa janji kita dulu" kata Alvaro.


"Janji apa aku tak pernah membuat janji denganmu" kata Angel.


"Kau pernah bilang kau kalau kau akan menikah denganku dimasa depan. Saat itu kau membuat ku menangis karena terjatuh dari ayunan" kata Alvaro.


Angel jadi mengingat saat ia bersama teman kecilnya ia pernah berjanji akan menikahinya dimasa depan karena ia telah membuat teman masa kecilnya menangis karena terjatuh dari ayunan


"Kau pasti memata matai teman kecilku ya, kau pasti memaksanya untuk mengatakan semuanya" kata Angel.


"Untuk apa aku sudah tau semuanya" kata Alvaro.


"Kau tak lupa dengan kata sandi kita bukan" kata Alvaro ia membisikan sesuatu ketelinga Angel dan membuat Angel kaget.


"Kau tak mungkin temanku" kata Angel.


"Kau sangat tak terlihat seperti temanku" kata Angel.


"Kau pasti hanya verlagak seperti temanku bukan" kata Angel.


"Untuk apa aku berbohong" kata Alvaro.


AUTHOR :


HAI SEMUANYA 👋👋


GIMANA CERITANYA ?


MAAF JIKA CERITANYA SEMAKIN TIDAK MENARIK LAGI YA !!!


MOHON MAAF JUGA JIKA ADA KESALAHAN, YA!!!


JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK


DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋

__ADS_1


TBC


__ADS_2