Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
Bab 46


__ADS_3

Happy Reading


***


Hari sudah berlalu Lyandra sudah merencanakan apa yang akan dia lakukan bersama temannya nanti. Sekarang Lyandra sedang berada di markasnya dan rencananya nanti saat jam olahraga Lyandra akan datang ke sekolah dan memulai rencananya. Lyandra mempersiapkan barang barangnya. Ia melirik Arthur yang sedang tersenyum senyum sambil memegang dan memandangi hpnya.


"Segitu senangkah kau Arthur" tanya Lyandra.


"Aku sangat senang, Ra. Karena aku akan pergi berlibur bersama anak laki lakiku dan istriku" kata Arthur sambil menunjukan foto keluarganya.


"Anakmu sangat tampan sepertinya dia akan menggantikanmu menjadi mafia" kata Lyandra.


"Dia tak suka menjadi mafia sepertiku dia seperti mamanya dia senang bernyanyi dan berlagak bak model di depanku dia selalu mengejekku karena gayaku" kata Arthur ia menyimpan hpnya.


"Aku akan mewujudkan cita citanya lagi pula aku sedang membutuhkan model cilik untuk menjadi model di perusahaanku" kata Lyandra


"Kau sangat baik, Ra" kata Arthur.


"Kau benar seharusnya aku jahat" kata Lyandra


"Seharusnya aku menjadi penjahat saja" kata Lyandra.


"Jangan, Ra. kau lebih baik menjadi penjahat baik yang berwajah jahat" kata Arthur.


"Aku tidak bisa memenuhi kata katamu" kata Lyandra ia membalikan buku yang ia baca.


"Kita pergi makan dulu aku belum makan dari pagi" kata Lyandra


Mereka berjalan menuju sebuah restoran di dekat markas mereka. Mereka duduk di sudut ruangan cafe itu. Lyandra memesan jus stroberry dan Arthur memesan coffe panas.

__ADS_1


"Kau sudah siap" tanya Arthur.


"Siap tak siap" kata Lyandra.


"Kau harus siap Lyandra ini adalah hari yang di tunggu tunggu olehmu bukan" tanya Arthur.


"Ini memang hari yang aku tunggu tapi aku tak pernah menyangka kalau semua akan jadi seperti ini" kata Lyandra.


"Kia memang tak bisa melihat masa depan tapi bisa merangkainya" kata Arthur.


"Setelah ini aku akan memberi pelajaran yang tak akan peenah di lupakan oleh mereka" kata Lyandra ia meminum minumannya.


"Ini baru bos ku" kata Arthur.


"Apakah kakek tak pernah memberitahumu siapa keluargaku" tanya Lyandra


"Aku tau kau kecewa dengan jawabanku tapi aku juga tak mungkin memberikan harapan bohong kepadamu karena itu akan membuatmu sengang di awal dan sedih di akhir" kata Arthur.


"Kau yang terbaik" kata Lyandra


Lyandra meneguk habis minumannya. Lalu berjalan dan membayar minumannya. Setela selesai ia langsung balik kembali menuju markasnya.


***


Sekarang sudah jamnya olahraga. Lyandra berada di dalam mobilnya yang terparkir di parkiran khusus bersama Arthur. Lyandra merasa gugup. Jantungnya berdetak tak berirama. Arthur sedari tadi hanya memerhatikan bos besarnya. Selama ia mengenal Lyandra ia tak pernah melihat Lyandra gugup. Arthur berusaha menenangkan Lyandra. Arthur mengelus tangan Lyandra yang sudah basah.


"Kau sudah siap" kata Arthur.


Lyandra menganguk pelan padahal dalam hati dia masih gugup dengan keadaan ini. Lyandra menarik nafas panjang lalu menghembuskannya dan melakukan berulang ulang kali sampai ia merasa tenang.

__ADS_1


"Semangat Lyandra" seru Lyandra kepada dirinya sendiri.


Arthur yang melihat Lyandra hanya tertawa kecil.


"Semangat bos" seru Arthur.


Lyandra berjalan menuju lapangan semua menatapnya. Ada yang terang terangan mengejeknya dan menghinanya. Kelas Lyandra dan Rio sedang mengadakan olah raga bersama sesuai perintah Lyandra ia menyuruh Dion untuk membuat kelas Rio dan Lyandra berolahraga bersama. Aurel, Chely, Rio, Jessy, Bella dkk, Rangga berjalan mendekati Lyandra denga tatapan penuh amarah.


Sedangkan Zio, Ken dan Danzel menatap Lyandra dengan tatapan penuh khawatiran. Aurel berjalan mendekati Lyandra dan mendorongnya dengan kuat membuat Lyandra terjatuh.


"Ngapain lo sekolah ja***g"


AUTHOR


HAI TEMAN TEMAN 👋


GIMANA CERITANYA KALI INI ????


MENARIK GAK ???


BIKIN PENASARAN GAK??


JANGAN LUPA KOMEN DAN LIKE TEMAN TEMAN !!!!


KARENA SEMAKIN BANYAK YANG LIKE, KOMEN, DAN VOTE SEMAKIN CEPAT AUTHOR UP NYA, OK !!!!


BABAY 👋👋


TBC

__ADS_1


__ADS_2