
Happy Reading
***
"Maaf tuan kami telat" kata Angel.
"Hai Nona Angel" kata orang itu
Angel mendongkakan kepalanya menatap orang itu. Ia segara menutup mulutnya setelah tau siapa orang itu.
'Alvaro bukan?'batin Angel.
"Alvaro" kata Angel.
"Kita berjumpa lagi" kata Alvaro.
Ya, orang yang ia jumpai adalah Alvaro.
"Ah, ia" guman Angel.
"Silahkan duduk Nona" kata Alvaro.
Pembicaraan tentang bisnis pun dimulai. Pembicaraan itu telah selesai setelah 2,5 jam. Sisa acaranya adalah makan malam. Alex dan sekretaris Alvaro sudah pulang dan menyisakan Alvaro dan Angel.
"Maaf ya tadi telat" kata Angel
"Gak apa apa aku juga baru sampai" kata Alvaro.
"Sepertinya sudah malam. Saya permisi dulu" kata Angel
"Mau saya antar" tawar Alvaro.
"Eh, gak usah saya naik taksi saja" kata Angel ia berusaha menolak tawaran Alvaro dengan halus.
"Sepertinya taksi sudah tidak ada lagi. Tidak baik seorang wanita pulang sendiri malam malam" kata Alvaro.
"Apa tidak merepotkan" Tanya Angel
"Bicara lah dengan santai" kata Alvaro.
"Ngerepotin gak nanti" tanya Angel.
"Gak kok" kata Alvaro.
Mereka akhirnya pulang bersama. Alvaro mengantar Angel sampai kedepan rumah Angel setelah itu Alvaro pamit pulang. Angel berjalan masuk dan langsung berlari menuju ruang kerjanya. Ia menelpon Alex dan bertanya apa dia sudah mendapat berita berita tentang Alvaro. Alex langsung mengirim data data tentang Alvaro melalui email kepada Angel.
"Alvaro Weston, usia 27 tahun, lahir di Jerman, sekolah di Jerman, lulus S3 di Inggris. Tidak punya orang tua, Lulus S3 diusia 16 tahun, Mulai mengembangkan perusahaannya sejak usia 17 tahun dan sudah memenangkan banyak penghargaan, mempunyai tunangan bernama Adelia Emerson artis internasional, Dan beberapa bulan lagi akan menikah" Angel membaca data data yang diberikan oleh Alex. Ia berdecak kesal bagaimana tidak data yang diberikan tidak menarik. Angel yakin kalau Alvaro menyembunyikan sesuatu. Ia melihat sebuah kalung yang dipakai oleh Alvaro. Ia pernah melihat kalung itu tapi dimana ia lupa.
Angel mengambil ponselnya. Lalu menelpon Alex.
__ADS_1
"Hallo Alex" kata Angel.
"Ya" kata Alex.
"Kamu dimana" tanya Angel ia mendengar suara dentuman dan suara suara yang keras.
"Aku lagi diclub. Kenapa?" tanya Alex
"Club mana" tanya balik Angel.
"Club malam yang biasa aku datangin" kata Alex.
"Aku kesana" kata Angel.
Angel memetikan panggilan secara sepihak. Ia langsung berganti pakaian. Ia memakai gaun hitam pendek namun sedikit terbuka. Setelah itu ia mengambil kunci mobil dan langsung berangkat ke club malam.
***
Ia sudah sampai diclub malam itu. Ia langsung mencari Alex yang ternyata sedang bersama para wanita. Angel yang sudah biasa melihat itu hanya memutar bola matanya. Ia duduk sedikit jauh. Ia langung memsan minuman kesukaannya. Ia butuh pelampiasan. Selama 2 minggu ia berkerja terus menerus makan pun terlupakan. Chris masih ia titip pada Erwin karena ia tak punya waktu untuk menjaga Chris.
Ia sudah meminum minuman lebih dari 10 gelas. Kesadarannya mulai menghilang. Seorang laki laki menghampirinya. Laki laki itu tersenyum tapi dibalas pelototan oleh Angel.Ia mengalihkan pandangannya. Ia menggoyang goyangkan gelas berisi minuman yang ia pegang.
"Hai nona Cantik" kata laki laki itu.
"Apa" kata Angel dengan datar.
"Aku tak butuhlaki laki menyingkir dari hadapanku aku mau minuman" kata Angel ia sedikit berteriak supaya suaranya terdengan oleh laki laki didepannya.
"Apa maksudmu, hah" kata Angel ia meletakkan gelasnya. Ia memegangi kepalanya yang sangat pusing akibat kebanyakan minum.
"Kau pura pura tak tau ya" kata laki laki itu.
"Aku tak mengerti" kata Angel.
"Para laki laki disini manatapmu penuh nafsu" kata Laki laki itu.
"Aku sudah terbiasa dengan itu" kata Angel.
Ia memang sudah biasa dipandang penuh nafsu oleh laki laki dan jika ada yang berani melakukan hal lebih akan mati ditangannya.
"Berarti kau sudah biasa disentuh oleh orang lain" kata laki laki itu.
"Tak ada yang berani menyentuhku. Akan kubunuh jika ada yang berani. Tapi ada satu laki laki yang berani melakukan itu. Aku benci dirinya. Telah merebut segalanya dariku" kata Angel ia sedikit mengatakan hal yang seharusnya tak diberitahu kepada siapa siap.
"Kau tidak tau siapa orang itu" tanya laki laki itu.
"Aku tau siapa dia tapi aku tak berani berhadapan dengan mereka" kata Angel ia meminum minumannya lagi lalu menuangkan lagi minuman kegelasnya.
"Siapa mereka?" tanya laki laki itu. Ia membenarkan rambut Angel yang sedikit berantakan.
__ADS_1
"Ah, untuk apa aku memberitahumu aku saja tidak tau kau siapa" kata Angel.
'Tapi dia sangat tampan' batin Angel.
Walau ia sudah mabuk tapi ia masih bisa yakin laki laki didepannya sangat tampan.
Laki laki didepannya tersenyum.
"Ah, kita memang belum berkenalan tapi kita sangat dekat" kata laki laki itu.
"Sangat dekat bagaimana aku belum tau namamu." kata Angel. Ia menatap bingung laki laki didepannya.
"Tak perlu berkenalan aku yakin kita sangat dekat" kata Laki laki itu.
"Ah, terserah kau saja namaku Angel" kata Angel.
Angel memegangi kepalanya pusing itu yang ia rasakan.
"Ahh" erang Angel. Kepalanya sangat pusing.
"Kamu kenapa" tanya laki laki itu.
"Aku pulang dulu" kata Angel ia berdiri dan langsung berjalan pergi. Minuman yang ia minum sudah ia suruh dibayar oleh Alex. Ia berjalan keluar dari club malam itu. Namun belum sampai ia dimobil ia hampir terjatuh. Laki laki yang tadi berbicara dengan Angel menolong Angel. Ia menngendong Angel mausk kedalam mobil Angel. Angel sudah tak bisa dibiarkan membawa mobil. Laki laki itu mengambil tas Angel dan mencari kunci mobilnya. Setalh mendapatkan nya lalu menjalankannya menuju rumah Angel. Setalh sampai ia segera menggendong Angel menuju kamarnya. Tak ada yang melihatnya. Pasalnya tak ada perjagaan ketat dirumah Angel. Hanya ada satpam yang menjaga didepan rumah dan satpam itu sudah tertidur. Dan selain itu hanya ada Beberapa pembantu yang berpatroli tapi tak ada yang melihat mereka. Laki laki itu meletakkan Angel diatas kasur milik Angel.
Ia tersenyum menatap Angel. Ia langsung membuka sepatu yang Angel pakai dan merapikan tempat tidur milik Angel dan juga menyelimuti Angel.
"Kau sangat cantik" kata Laki laki itu sambil mengelus rambut Angel.
Ia mendekatkan wajahnya kewajah Angel dan.
'Cuppp'
Ia mencium bibir Angel dengan lembut. Lalu tersenyum.
"Kau hanya milikku dan selalu menjadi milikku tak boleh ada yang memilikimu selain diriku" kata Laki laki itu.
Ia tau segalanya tentang Angel. Tapi ia tak akan mengungkapkan dirinya dengan cepat. Hanya akan menjadi rahasia diantara mereka. Dan itu semua demi Angel.
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN, YA
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
__ADS_1
TBC