
Happy Reading
***
Angel mengikuti kemana Derick pergi. Ia melihat Derick memasuki parkiran dan pergi dengan mobilnya. Tak ingin ketinggalan Angel masuk kedalam mobilnya yang terparkir tidak jauh dari Derick. Ia langsung mengikuti Derick setelah beberapa menit berlalu akhirnya Derick berhenti disebuah hutan. Angel juga berhenti melihat Derick berhenti. Derick melewati sebuah semak semak. Angel mengikuti Derick. Ia tau tempat ini.
Mereka sampai disebuah tempat ada sebuah rumah kecil didepannya ada Danau dena sebuah kursi panjang banyak lampu lampu yang terang. Sangat indah jika dilihat dan juga sangat tenang jika dirasakan.
"Untuk apa kau mengikutiku" teriak Derick ia manatap tajam Angel.
"Kata siapa aku mengikuti mu hanya saja aku ingin mencari tempat tenang" kata Angel sambul mengangkat bahunya.
"Kau salah sangka" kata Angel lagi.
"Kenapa kau tau tempat ini. Yang tau ini hanya Aku, ibu dan juga adikku Cassandra" teriak Derick ia manatap kesal Angel.
Angel berjalan dan duduk dikursi panjang itu. Ia mengambil beberapa batu dan melemparnya.
"Ayo kita lihat siapa yang lemparannya sangat jauh" kata Angel ia memberikan bebwrapa batu kepada Derick.
"Nih, cobain seru tau" kata Angel.
Angel mulai melampar batu disusul oleh Derick setelah selesai yang menang adalah Angel karena lemparannya selalu yang paling jauh.
"Aku menang jadi kau harus mendengarkanku" kata Angel ia memegang kedua tangan Derick.
"Kalian harus pergi dari sini, kota, dan negara ini. Serahkan semua perusahaan kalian kepada diriku" kata Angel ia menatap serius Derick. Ia melihat kesedihan dan arah dimatanya.
"Tidak bisa kenapa aku harus memberikannya. Itu hasil kerja keras keluargaku" kata Derick ia berdiri dan berjalan kedepan beberapa langkah.
"Apa kau orang yang membuat keluargaku kesusahaan" tanya Derick tangannya terkepal.
"Hah. Aku? Untuk apa?" tanya Angel ia berjalan mendekati Derick.
"Aku tak pernah menginginkan perusahaam kecil kalian" kata Angel ia menendang sebuah batu.
"Aku dan kalian memiliki jarak yang sangat jauh" kata Angel
"Bagai langit dan bumi" kata Angel lagi.
"Kalian tak akan mengerti kenapa aku membeli perusahaan yang sudah bangkrut itu" Kata Angel.
"Kenapa aku tidak mengerti katakan saja apa mau mu" kata Derick.
"Kau menjadi suamiku" kata Angel.
__ADS_1
Seketika Derick diam. Angel tersenyum sinis melihat Derick terdiam.
"Bukan kah kau tadi seperti bisa memberikan bulan kepada diriku. Kau hanya memjadi suamiku apa itu sulit" tanya Angel.
"Dasar licik" guman Derick
"Aku tidak licik. Ibu mu datang kepadaku sambil memohon supaya aku membantunya membatalkan acara ulang tahun perusahaan kalian. Dan aku juga sudah memberikan banyak uang. Dan perusahaan yang baru, sebuah pulau pribadi, beberapa mansion yang megah dan uang yang berlipah apa itu kurang" tanya Angel ia bahkan memberikan banyak dari yang ia ucapkan..
"Kau pikir aku mata duitan" kata Derick.
"Dasar wanita licik" teriak Derick.
"Tidak tau diri. Dekarang kau ada di dalam jurang yang dalam sulit untukmu selamat" kata Angel ia mengeluarkan sebuah kertas.
"Baca dengan seksama" kata Angel.
"Apa isinya" tanya Angel.
Derick membaca kertas yang diberikan oleh Angel dengan seksama. Ia trkejut mendengar isi kertas itu. Ia membaca sampai berkali kali. Ia tak percaya itu. Kenapa Angel melakukan itu untuk keluarganya kenala itu terus berputar putar dikepalanya. Apa karena Angel benar adiknya atau bukan.
"Apa kau berbohong bahwa kau bukan adikku" tanya Derick.
"Ehhh"
"Kau tau aku bukan orang yang kejamkepada orang yang membutuhka" kata Angel ia menetap Derick lalu memalingkan wajahnya dan menatap langit langit yang dipenuhi bintang bintang yang bersinar.
"Aku akan selalu ada untuk keluargamu jika kalian membutuhkan sesuatu" kata Angel.
"Kau tak boleh terlalu baik kepada kami" kata Derick.
"Kenapa" tanya Angel ia bingung dengan Derick.
"Itu sama saja memberikan harapan palsu" kata Derick.
"Pffttt. Bwahahahahahaha" Angel tertawa dengan sangat keras mendengar kata kata yang di lontarkan oleh Derick.
"Aku bukan orwng yang seperti itu. Aku selalu berusaha menepati kata kata ku. Kau lihat saja anakku lalu tanyakan kepadanya. Apa aku pernah berbohong" kata Angel ia memberikan sebuah kertas.
"Kamu bisa mengangapnya sebagai keponakanmu" kata Angel ia tersenyum
"Namanya Christan Cassa. Panggil saja dia Chris. Dia sangat suka membaca dan beladiri. Ia tak suka pedas. Dan di sangat suka rasa Coklat" kata Angel ia menjelaskan sedikit tentang Chris.
"Aku tau kau akan mengajaknya main nanti" kata Angel ia memberikan sebuah kartu kredit tang merupakan black card. Kartukredit tak berseri.
"Kalian pasti membutuhkan ini" kata Angel.
__ADS_1
Mata Derick membulat ia terkejut.
"Kami bukan pengemis" kata Derick.
"Aku tak menggagap kalian mengemis. Aku memberikan ini karena aku menganggap kalian itu adalah orang ku. Kau pikir hanya kau saja yang kuberikan karti kredit seperti ini" kata Angel ia memutar bolanya.
"Alex dan Erwin juga punya itu untuk keperluan mereka dan diriku jadi jika aku menginginkan sesuatu aku tinggal meminta karena nanti mereka akan membayar itu dengan kartu yang kuberikan" kata Angel.
"Jadi bukan kami saja" tanya Derick.
"Jangan terlalu ke pd an deh" kata Angel ia memeluk Derick lalu membisiskkan sesuatu.
"Ada yang mengawasikalian jadi berhati hatilah. Aku akan mrmbuat perusahaan kalian kembali menjadi normal lalu aku akan mengambalikan itu dan mengambila ap yang kuberi kepada kalian jangan khawatir karena aku bukan pengemis yang mengemis perusahaan kecil yang sudah mau bangkrut itu karena ad yang penting dari itu menurutku" kata Angel ia menjelaskan apa maksudnya kenapa ia mau membeli perusahaan itu lalu apa yang akan ia lakukan setelah itu.
Ia melepas pelukannya. Lalu tersenyum sambil mengeluarkan beberap kertas yang merupakan tiket pesawat.
"Pergi lah dari sini selama beberapa tahun kedepan setelab semua kembali normal aku akan mengembalikannya kepada kalian. Disana kalian bisa memulai semuanya kembali dari awal" kata Angel.
"Disana kakekku akan menemani kalian" kata Angel.
"Kau terlaku baik untuk kami. Entah apa yang bisa kulalukan untuk kamu. Namun aku berjanji aku akan melindungimu sebagai ganti aku gagal menjadi kakak untuk adik perempuanku" kata Derick. Ia memeluk Angel dengan erat. Air matanya lolos.
"Kau adik baruku" kata Derick.
****
"Gila kenapa ini terjadi" teriak Angel
"Aku sudah berusaha untuk lepas dari mereka tapi kenap aku malah mendekatkan diriku" teriak Angel.
"Kenapa aku tak bisa menahan diriku" teriak Angel ia membanting beberapa barangnya.
"Seharusnya aku tak membantu mereka" teriak Angel.
"Aku sudah berusaha untuk menjauh kenapa malah semakin mendekat" teriak Angel.
Ia menatap dirinya dikaca. Wajah yang ia benci. Demi menjauhinya dari itu semua. Ia rela berbohong kepada anaknya, temannya dan orang tuanya. Semua kebohongan ia lakukan demi terlepas dari semuanya.
AUTHOR ;
JANGAN LUPA KOMEN, LIKE, DAN VOTE !!!
SAMPAI JUMPA DI BAB BERIKUTNYA 👋👋
TBC
__ADS_1