Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
S2 ~ Bab 63


__ADS_3

Happy Reading


***


"Hei pernikahan hanya sekali" teriak Alvaro sambil menatap kepergian Angel.


"Terserah mu" guman Angel.


Angel berlari menghampiri mommynya dan memeluknya. Lyandra membalas pelukan Angel.


"Kenapa lama sekali" tanya Lyandra.


"Ah, tadi ada sedikit masalah" kata Angel.


"Kemana calon suamimu" tanya Lyandra.


"Dia ada diluar" kata Angel.


"Tadi aku baru ingat dia masih bertunangan dengan Adelia" kata Darren .


"Ah, Adelia ya. Alvaro akan membatalkan pertunangannya dengan Adelia" kata Angel.


"Kau yakin" tanya Darren.


"Kalau ia tak membatalkannya aku akan membatalkan pernikahan ini" kata Angel.


"Aku sudah membatalkan pertunaganku dengan Adelia" kata Alvaro.


"Hah"


"Aku sudah menelponnya dan aku langsung membatalkan pertunangan ku dengan Adelia" kata Alvaro.


"Itu lebih bagus" kata Darren.


"Ayo kita makan sudah siang" kata Rachelia.


"Kalian masak apa" tanya Angel.


"Makanan kesukaanmu" kata Rachelia.


"Aku jadi tidak sabar" kata Angel sambil berlari.


"Hei Angel hati hati" kata Alvaro.


Mereka semua duduk dikursi yang masing masing. Untung meja makan milik Angel sangat panjang. Semua duduk dengan rapi sambil makan mereka bercerita. Angel menceritakan saat saat ia merawat Chris dan menceritakan saat saat kuliahnya dan ia menitipkan Chris pada temannya.


Mulai dari sana kebahagian Angel tercipta. Angel sangat senang bahkam semua bisa melihatnya dengan jelas dan ikut tersentum melihat Angel.


Tapi akankah semua selalu seperti itu atau ada masalah lagi yang datang menghampiri Angel.


***


Hari berlalu kini mereka sedang mencari pakaian yang cocok untuk mereka pakai nanti saat acara. Angel mencoba semua gaun yang Alvaro minta. Hampir 2 jam ia mencoba tapi tak ada yang cocok.


Alvaro bilang gaunnya terlalu terbuka, gak cocok, ribet lah semua Alvaro katakan Angel bahkan ingin rasanya menonjok wajah Alvaro di sana saat itu juga tapi ia ingat kalau mereka sedang ada di butik dan mereka menjadi tontonan banyak orang dengan terpaksa Angel memasang wajah penuh senyuman dan memainkan peran selayaknya seorang artis.


"Alvaro aku sudah mencoba banyak gaun apa benar benar tak ada yang cocok" tanya Angel.


"Semua cocok hanya saja aku tak mau jau memakainya" kata Alvaro membuat wajah Angel memerah karena marah.


Angel menarik kerah baju Alvaro dan menatapnya dengan tajam lalu berjata tepat didepan Alvaro.


"Kau pikir kau siapa kita menikah bukan karena cinta dan kau harus tau satu aku tidak akan pernah mencintaimu" kata Angel.


"Apa kau yakin" tanya Alvaro.

__ADS_1


"Akan ku buat kau mencintaiku" kata Alvaro ia melepaskan tangan Angel dari kerah baju nya lalu mencium pipi Angel dan langsung lari pergi.


Angel yang melihat itu sangat kesal ia menatap satu persatu gaun mencari gau yang menurut nya sangat cocok ia pakai. Tapi tak ada ia mengambil buku didekatnya dan memanggil desainer yang ia kenal lalu memberitahu gaun seperti apa yang ia inginkan sambil menggambarnya.


"Kau sudah mengerti" kata Angel.


"Ok, aku akan membuatnya sebagus mungkin" kata desainer itu.


"Jika memang benar benar bagus aku akan membayarmu menjadi salah satu desainer di butik milik ibuku" kata Angel.


"Lalu kenapa nona tak membuatnya disana" tanya Desainer itu.


"Huh, kalau aku disana pasti ibuku akan penasar dengan gaun yang kupakai" kata Angel.


"Ok, jadi buat yang bagus" kata Angel.


"Ok" kata Desainer itu.


"Kalau sudah jadi hubungi ke no ini" kata Angel sambil menyerahkan kartu namanya lalu berdiri.


"Baij nona sampai jumpa" kata Desainer itu sambil melambaikan tangan menatap kepergian Angel.


"Kemana lagi laki laki itu" guman Angel ia melihat mobil Alvaro masih terparkir ia segera berjalab mendekat. Ia mengetuk kaca mobil Alvaro lalu pitu dibuka dari dalam dan Angel segera masuk.


"Ku pikir kau akan meninggalkanku" kata Angel.


"Aku bukan orang jahat" kata Alvaro.


"Bukan orang jahat bagaimana. Dari segala sudut kau itu jahat" kata Angel.


"Oh, ya" kata Alvaro.


"Lalu kenapa kau dulu berteman denganku" kata Alvaro.


"Berarti kau sudah percaya dan menganggapku adalah teman kecilmu" kata Alvaro.


"Aku sudah percaya setelah melihat tanda di punggung mu" kata Angel keceplosan.


"kau mengintipku ya saat aku ganti baju" nata Alvaro.


"Enggak ih enggak" kata Angel ia memalingkan wajahnya.


Memang setelah makan malam beberapa hari yang lalu Alvaro menginap dirumah Angel dan dipaksa tidur di kamar yang sama dengan Angel. Saat dikamar pun mereka selalu berdebat tentang siapa yang tidur di kasur. Pada malam pertama Angel yang tidur dikasur dan malam kedua Alvaro yang tidur dikasur. Dan saat malam pertama saat Alvaro mengganti pakaiannya Angel baru keluar dari kamar mandi dan tak sengaja melihat punggung Alvaro yang memiliki sebuah tanda lahir yang dimana dulu temannya juga punya tanda lahir yang cukup kecil itu menbuat Abgel mengucek ucek matanha untuk melihat jelas dan ia langsung menutup mulutnya setelah melihat jelas ternyata Alvaro tidak berbohong Alvaro memang teman kecilnya dulu. Ia masuk kembali kekamar mandi dan berdiam diri didalam sambil memikirkan itu.


"Lalu kenapa kau memalingkan wajahmu. Sekarang tatap wajahku dan katakan kau tak mengintip saat aku berganti pakaian" kata Alvaro.


"Sudah cepat jalankan mobilnya" kata Angel.


"Kalau gak mau gimana" kata Alvaro.


"Cepat jalankan mobilnya" kata Angel.


"Katakan dulu kalau kau tidak mengintip sambil menatap wajahku" kata Alvaro.


"Aku tidak mengintip" kata Angel dengan cepat sambil menatap Alvaro.


"Apa tidak jelas" kata Alvaro ia mendekatkan wajahnya ke wajah Angel.


"Aku ti..dak mengin..tip" kata Angel dengan gagu.


"Apa aku tidak dengar" kata Alvaro wajahnya semakin dekat membuat Angel menahan nafasnya sambil mengenggam erat tangannya denganjatung yang bergerak tak karuan.


"Aku tak mengintip" kata Angel dengan lantang namun wajah Alvaro semakin mendekat membuat Angel memundurkan tubuhnya.


"Kak kalo kaya gitu kedengaran" kata Alvaro dengan cepat lalu kembali keposisinya sebelumnya dan menjalankan mobilnya.

__ADS_1


Angel memalingkan wajahnya yang sudah merah, jantungnya masih berdetak cepat kerena baginya Alvaro terlalu dekat.


"Kita akan kemana" tanya Angel.


"Kita harus mencari cincin" kata Alvaro.


"Aku yang memilih" kata Angel dengan cepat.


"Lalu aku" tanya Alvaro.


"Apa aku tak boleh berpendapat" tanya Alvaro.


"Hanya berpendapat aku yang memelih" kata Angel.


Mereka sampai di toko perhiasan terbesar selama setenagh jam Angel mencari akhirnya ia dapat yang cocok menurutnya. Ia mengambil cincin yang sederhana tapi harga nya sangat fantastis membuat Angel kaget sendiri ia pikir harganya tak akan mahal ternyata sangat mahal.


"Apa kau sudah bangkrut kalau sudah aku saja yang bayar" kata Alvaro.


"Aku belum bangkrut tapi hanya saja aku terkejut cincin sesederhana itu harganya sangat mahal" kata Angel.


"Aku saja yang bayar" kata Alvaro.


"Tak usah kita cari cincin lain saja yang lebih murah" kata Angel.


"Aku saja yang mencari cincin kita makan dulu saja aku sudah lapar" kata Alvaro.


"Kau mencari cincin" kata Angel.


"Ya, kita akan memakai cincin yang di pakai orang tua ku saja" kata Alvaro.


"Apa tidak apa apa" tanya Angel.


"Ibuku pernah bilang. Saat aku besar dan sudah waktunya menikah ia kan memberikan cincin yang ia pakai kepada menantunya untuk dipakai menantunya" kata Alvaro.


"Ibumu sangat baik" kata Angel. Ia mengambil sebuah kalung yang memiliki inisial namanya yang sekarang yaitu A.


"Kalung yang bagus beli saja aitu" kata Alvaro.


"Oh, apa kah benar" kata Angel.


"Aku mau dua kalung yang sama" kata Angel kepada seorang wanita yang dari tadi memperhatikan mereka sambil menujukan barang yang ia jual sambil menyerahkan kartu kreditnya.


"Baik, nona" kata wanita itu lalu tak lama wanita itu datang lagi. Dan menyerahkan barang yang di beli oleh Angel dan mengembalikan kartu milik Angel.


"Ayo kita cari makanan" kata Angel sa.bil berjalan keluar.


"Ayo" kata Alvaro


***


AUTHOR :


HAI SEMUANYA 👋👋


GIMANA CERITANYA ?


MAAF JIKA CERITANYA SEMAKIN TIDAK MENARIK LAGI YA !!!


MOHON MAAF JUGA JIKA ADA KESALAHAN, YA!!!


JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK


DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋


TBC

__ADS_1


__ADS_2