
Happy Reading
***
Beberapa tahun kemudian.
Lyandra hidup bahagia dengan keluarga kecilnya. Kini ia juga sudah punya seorang putri yang sangat cantik walau memiliki sifat dingin dan cuek. Anak perempuannya itu bernama Cassandra Angelina Wilson. Lyandra hamil kembali setelah beberapa bulan menikah dengan Darren. Jarak umur antara Darren dan Devano dan antara Cassandra adalah Satu tahun lebih.
Derick laki laki cuek dan dingin tapi sangat pintar IQnya diatas rata rata. Hebat dalam beladiri dan pelajaran semua dapat ia kuasai dengan mudah. Dengan wajah yang menurun dari ayahnya membuat ia di sukai oleh gadis gadis di sekolahnya. Di sekolah ia sangat dingin kepada semua orang kecuali adik adiknya yaitu Devano dan Cassandra.Itu semua membuat ia di juluki sebagai Cool prince.
Devano laki laki humoris, usil, dan cerewet ia tak terlalu pintar dalam pelajaran dan beladiri seperti kakak dan adiknya tapi ia sangat hangat kepada semua orang dan sifatnya yang tak memandang rendah orang membuat banyak disukai oleh orang lain tapi kadang sikap usil atau jailnya yang kadang kelewatan membuat orang lebih baik sedikit menjauh darinya.
Cassandra gadis cantik dan manis IQnya dia atas rata rata bahkan sama dengan kakaknya Derick. Ia juga dingin dan cuek kepada siapa saja. Ia ahli dalam beladiri dan pelajaran sama seperti mommynya. Ia tak akan segan segan menghajar siapa saja yang mengangangu keluarganya. Cassandra juga mempercepat sekolahnya dan memilih sekelas dengan kakaknya karena ia tak bisa jauh dari kakanya karena takut ada yang mengganggu kakaknya walau itu mustahil.
Karena apa? Ok, siapa yang tak mengenal keluarga Wilson keluarga yang sangat berpengaruh di dunia apa lagi Lyandra si pemilik perusahaan terbesar pertama dan seorang mafia yang kekuasaannya hampir di setengah dunia. Dan Darren seorang yang berpengaruh dalam bisnis dan dunia bawah sama seperti Lyandra. Mereka berdua sangat berpengaruh tapi tak ada yang tau siapa mereka yang asli karena mereka membuat nama samaran membuat tak ada yang berani mengganggu mereka setelah beberpa tahun yang lalu Lyandra mengadakan acara rapat besar tentang keluarganya di lindungi oleh geng mafia milik Lyandra dan dari itu mereka semua tak ada yang berani mengganggu Lyandra dan keluarganya.
***
"Daddy" teriak seorang anak laki laki yang berusia 7 tahun sambil berlari mendekati dadaynya yang sedang duduk di sofa bersama mommynya sambil meminum teh.
"Devano, berhenrilah berteriak" kata daddynya yang tak lain adalah Darren.
"Ok, ok" kata Devano sambil tersenyum ia mengulurkan sebuah kertas.
"Lihat lah Daddy Vano mendapat nilai 95 hebat bukan" kata Davano sambil tersenyum membanggakan nilainya.
"Kau memamang anak pintar" kata Lyandra sambil mengelus kepala anaknya.
"Segitu aja bangga" sindir seorang gadis kecil dengan wajah coolnya.
"Diamlah Caca" teriak Devano.
Seorang laki laki satu lagi yang sama dengan gadis kecil itu datang dengan wajah coolnya sambil mengulurkan kertas bersamaan.
"Aku dapat nilai sempurna" kata Derick dan Cassandra bersamaan.
Mereka saling menatap satu sama lain dengan tatapan tak bersahabat. Cassandra selalu merasa tak senang kalau sama dengan Derick begitupun sebaliknya. Mereka bagai seorang musuh.
__ADS_1
"Kau" kata Derick dan Cassandra bersamaan lalu saling membuang muka dan memilih menatap orang tua mereka.
"Bagaimana Dad, Mom. Nilai Caca bagus bukan" kata Cassandra sambil menatap sinis Derick.
"Nilai ku juga bagus.Aku curiga kau mencontek kepada ku" kata Derick sambil menatap tajam Cassandra.
"Diam kau Derick. Aku tak pernah punya niat mencontekmu aku ini pintar" kata Cassandra.
"Sudah jangan bertengkar kalian ini adik kakak. Apa kalian mau mommy sita semua fasilitas kalian selama 1 bulan" kata Lyandra sambil tersenyum sinis melihat anak anaknya yang terkejut mendengar perkatanya.
"******" kata Devano sambil tertawa.
Cassandra dan Derick menatap tajam Devano membuat Devano terdiam dan mememilih duduk di sebelah Daddynya.
"Kalian berdua kembali kekamar kalian sebelum aku memarahi kalian lagi" kata Lyandra sambil menunjuk tangga menuju kamar Derick dan Cassandra.
"Beberapa hari kedepan Daddy akan pergi keluar negeri kalian jaga diri di rumah" kata Darren.
"Itu lebih baik, Dad. Lebih baik Daddy di sana saja supaya kami bisa bebas benarkan Mommy" kata Cassandra saat ada ditangga sambil mengedipkan sebelah mata kepada Mommynya.
"Kau memang putri terbaikku" kata Lyandra sambil tersenyum kepada Cassandra.
"Kak Derick aja setuju" kata Cassandra sambil tersenyum pada Derick.
"Kami hanya belajar bela diri dengan Mommy kenapa ayah marah" tanya Derick.
"Betul, Dad. Kata Mommy kalau kita nyayat tangan orang itu sangat menyenangkan" kata Devano sambil menatap wajah garang Daddynya.
"Kalian masih kecil belum cukup umur untuk tau itu" kata Darren sambil menatap tajam Lyandra yang diam dengan wajah polosnya.
"Lalu kenapa ayah menonton film itu di depan kami waktu itu" kata Cassandra sambil
tersenyum sinis menatap Daddynya.
"Kau sudah kubilang jangan menonton film itu di depan mereka mereka masih terlalu polos itu adegan dewasa Darren bodoh" teriak Lyandra ia memukul kepala suaminya.
Flash back
__ADS_1
Film yang di bilang Cassandra tadi adalah film adegan dewasa yang sering di tonton Darren dimalam hari saat semua tidur. Saat waktu itu Cassandra dan Derick bangun bersamaan dan haus dan berjalan menuju dapur saat hendak kembali Cassandra dan Derick melihat Darren sedang menonton film itu dan menghiraukan Cassandra dan Derick yang ada disana.
"Daddy bukannya Mommy pernah memarahi Daddy karena mononton itu" tanya Cassandra.
"Mommy mu itu tak akan marah kepada Daddy" kata Darren sambil mengetik laptopnya.
"Aku tidak tau apa yang akan terjadi setelah Mommy tau ini" kata Derick.
"Kita bobo aja yuk" kata Cassandra sambil menarik tangan Derick menuju kamar masing masing.
Flash back off
Lyandra masih menatap tajam suaminya. Anak anaknya sudah ia suruh kekamar.yandra menarik Darren menuju kamar.
"Kau tau ity bisa membuat otak anak kita kotor" kata Lyandra
"Kau juga mengajarkan mereka membunuh bukan" kata Darren.
"Tapi aku tak terlalu sering lah kamu .alah hampir setiap hari kayak gak ada kerjaan" kata Lyandra
"Ok, aku tak akan seperti itu di depan mereka" kata Darren
"Kau tau perusahaan kakakmu sedang dapat proyek besar" kata Darren
"Ia aku tau Danzel dapat proyek besar. Aku berharap ia tak bertindak sebelum berpikir" kata Lyandra.
"Kapan kita akan kembali kesana" tanya Darren
"Suatu saat" kata Lyandara sambil menatap langit malam melalui jendelanya.
AUTHOR
HAI APA KABAR SEMUANYA???
GIMANA CERITANYA MENARIK GAK ??
YANG MAU ADA SEASON 2 SILAHKAN KOMEN DIBAWAH YA !!!!
__ADS_1
JANGAN LUPA KOMEN, LIKE, DAN VOTE
TBC