Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Seranjang berdua...


__ADS_3

POV Kim Heera


Disaat aku sudah keluar dan berniat untuk mengeringkan rambut namun siapa sangka diambang pintu kamar itu sudah ada Marvel yang berdiri dengan bersedekap dan tatapan nya itu sungguh sulit untuk ku artikan, antara tatapan kebencian dan ada sedikit hawa nafsu disana, seketika suasana ruangan itu menjadi panas dan aku pun sangat canggung atas tatapan mata Marvel yang tajam, dengan langkah yang aku usahakan sesantai mungkin dan tidak kelihatan canggung aku mencoba pergi menuju meja rias yang terletak di ujung dekat ruang bersantai kamar ini, aku langsung mengeringkan rambut ku dan memakai cream malam yang entah merk apa tapi disitu sudah lengkap segala macam makeup dan perawat wajah lainnya, benar tentang apa yang kalian pikirkan aku hanya tinggal memakainya saja, tidak perlu tahu merk dan harganya berapa, disaat aku sudah selesai dengan kegiatan ku aku langsung mencepol rambutku, itu yang selalu ku lakukan sebelum tidur dan membaca novel online, aku akan tetap melakukan kegiatan itu di Manapun aku berada, namun 1 hal yang membuatku tidak nyaman tuan muda itu terus saja menatapku, sebenarnya apa yang ia inginkan? Aku pun tidak tahu setalah itu aku ingin langsung istirahat tapi naas disaat aku ingin berjalan menuju ranjang itu tidak sengaja gaun tidur ku terselip ke ujung meja rias dan alhasil aku hampir terjatuh namun untung nya tuan muda itu segera menangkap ku dan tatapan kami bertemu, mata itu begitu teduh tapi tersimpan sejuta luka di dalam nya, entah apa itu aku tak tahu, seketika lamunanku dibuyarkan olehnya dengan berkata,


" Kau mencoba menggoda ku nona muda Anggara? " Ucapnya dengan mengangkat sebelah alis " Tapi maaf aku tidak tertarik sama sekali pada tubuh kecilmu ini, jadi jangan coba coba untuk menggoda ku,


"Maaf ya tuan muda Anggara, sedikitpun tidak ada niat di hatiku untuk menggoda anda, jadi Jagan ke GR an jadi orang" balas ku dengan ketus


" Lalu ini apa? " Marvel yang memegang luaran baju tidurku, seketika aku membulatkan mataku kaget, kenapa aku sampai se ceroboh ini kenapa aku lupa memakai luarannya.


"Itu.... itu... A.. aku lupa memakai nya, makanya lepaskan aku dulu, aku akan memakai nya" seketika Marvel langsung melepaskan pelukannya dari pinggang ku dan aku pun ingin mengambil luaran baju tidur yang dipegang oleh Marvel namun dia masih mengerjai ku dengan menjujung tinggi baju itu, sekiranya aku tidak bisa menggapainya.


" Berikan tidak! " aku yang melotot tajam


"Makanya jadi orang jangan pendek pendek, segini saja sudah tidak bisa" Marvel yang semakin meninggikan posisi baju itu di atas nya.


" Memakainya atau tidak sebenarnya tidak berpengaruh sama sekali pada tubuh kecilmu ini, bertelanjang sekalipun aku tidak akan tertarik padamu, jadi lebih baik baju ini dibuang saja" kata Marvel langsung melempar baju itu ke sembarang arah, tentunya hal itu semakin membuat aku marah di samping ia menghinaku dia juga sudah membuang baju pemberian Mommy, baiklah tuan muda kalau kau memang ingin bermain main denganku, kau belum tahu berhadapan dengan siapa.


" Ok kalau begitu, badan kecilku ini tidak mempengaruhi mu bukan? ya sudah aku tidak akan memakainya, Oh iya aku lupa" aku pura-pura menepuk kepala ku pelan, seolah olah aku memang lupa akan 1 hal.


" Kau kan impoten dan tidak suka wanita, mana mungkin bisa tertarik pada lawan jenis, semoga saja tidak suka sama sesama jenis ya! kan berabe, apa kata publik kalau semua ini sampai bocor, Ups... impas! " Sebenarnya aku takut melihat gurat kemarahan dimata Marvel tapi aku tetap berusaha tenang seakan akan aku tidak akan gentar oleh kemarahannya, hanya pura-pura saja tidak apa apa kan?

__ADS_1


" Minggir aku mau istirahat! Woaamm... " sekali lagi aku sudah berani menentang tuan muda Anggara, entah apa yang akan dia lakukan pada ku nanti, ya! Jalan satu- satunya aku tetap pura-pura tenang dan langsung naik ke atas kasur empuk itu, belum sempat aku menarik selimut itu dia sudah mulai angkat bicara


" Siapa suruh kau tidur di atas kasur ku" katanya meninggikan suara


" Kau tanya siapa? tentu saja Mommy yang menyuruhnya, kalau kau tidak Terima, kau bisa keluar dari ruangan ini dan protes kepada mommy, mungkin kalau Mommy juga tidak setuju aku tidur dikamar ini, aku akan pindah ke kamar lain, gampang kan!" sangat terlihat dengan jelas dimata Marvel. Kalau dia sudah sangat marah tapi tetap saja berpura-pura tenang


" Kau!!! " Hardik nya menunjukku


" Sudahlah tuan Marvel, aku sudah sangat capek, lebih baik kita istirahat saja pasti lebih nyaman, dari bertengkar tidak jelas seperti ini " kataku melembutkan suara seolah menggoda nya, tapi dia hanya diam dengan wajah memerah menahan amarah, lalu dia langsung pergi masuk ke kamar mandi," huft... selamat " aku yang berasa sudah bebas dari kematian langsung bersyukur karena dia tidak melakukan apapun setalah aku mengatainya habis habisan. lebih baik aku tidur saja sebelum dia keluar dari kamar mandi dan berubah pikiran lalu membalas ku, huuuu.... mengeringkan sekali!


Pov Marvel Sinota


Ketika aku sedang kesal atau marah, disinilah tempat paling nyaman bagiku, entah kenapa disaat aku melihat lukisan wajahmu yang tenang dan begitu ayu, mood ku pasti akan kembali normal, aku memang kesal pada Daddy dan Mommy, tapi sebenarnya wanita itulah yang membuat aku semakin kesal, karena telah menggantikan kedudukan mu sebagai istri dari pewaris tahta seperti ku. Aku tidak mau kau digantikan oleh wanita manapun love, aku sangat mencintai mu, kenapa takdir berkata lain dan memisahkan kita, kamu adalah alasan utama ku untuk membenci seorang wanita Love, karena setelah kejadian itu aku menganggap semua wanita sama termasuk wanita itu, yang hanya gila harta dan kekuasaan seperti mu, kau sudah menguasai hati pikiran dan emosiku, kau sangat kucintai namun kau juga yang menghancurkan ku love, tapi mengapa cinta ini masih ada, kau tidak pernah hilang dari hatiku Love, aku ingin meluapkan mu tapi tak bisa, kau terlalu istimewa untuk dilupakan, namun disisi lain dalam diriku mengatakan kalau kau harus Kulupakan Love, Kau tahu Love? Sampai detik ini tidak ada wanita lain selain dirimu dalam hidupku, tidak ada yang menyentuh tubuh ini selain dirimu Love, lucunya semua orang mengatakan aku impoten karena tidak menyukai seorang wanita, tapi sebenarnya aku hanya tak ingin menambah jejak baru di tubuhku setelah jejak jejak tangan cantikmu memberikan sentuhan hangat itu, aku tak mau kau tergantikan oleh yang lain Love,


" Kau mencoba menggoda ku nona muda Anggara? " kataku menaikkan sebelah alisku


"Tapi maaf aku tidak tertarik sama sekali dengan tubuh kecilmu itu"


"Maaf ya tuan muda Anggara, sedikitpun tidak ada niat di hatiku untuk menggoda anda, Jagan ke GR an jadi orang" Jawabnya dengan ketus.


"Lalu ini apa? " kataku menunjuk luaran pakaian tidurnya, seketika dia membulatkan matanya, sepertinya dia lupa memakai luaran ini, pasti sangat seru kalau aku tambah mengerjai nya.

__ADS_1


" itu.... itu... A.. aku lupa memakai nya, makanya lepaskan aku dulu, aku akan memakai nya" reflek aku langsung melepas kan pelukanku dari pinggang rampingnya


" Berikan tidak! " Dia yang melotot tajam, tapi bukan Marvel kalau memberikan nya dengan mudah, aku masih terus mengerjai nya dengan menjunjung tinggi pakaian itu, sehingga dia sulit untuk menggapainya,


"Makanya jadi orang jangan pendek pendek, segini saja sudah tidak bisa" aku yang mulai beraksi


" Memakainya atau tidak sebenarnya tidak terpengaruh sama sekali pada tubuh kecilmu ini, bertelanjang sekalipun aku tidak akan tertarik padamu, jadi lebih baik baju ini dibuang saja" dengan santainya aku langsung membuang baju itu ke sembarang arah, sangat kentara kalau saat ini dia sangat marah sekali padaku dan aku menunggu reaksinya, Kira-kira apa yang akan dilakukan makhluk kecil ini untuk membalas ku,


" Ok kalau begitu, badan kecilku ini tidak mempengaruhi mu bukan? yasudah aku tidak akan memakainya, oh iya aku lupa" dia mulai mengeluarkan kata katanya


" Kau kan impoten dan tidak suka pada wanita, mana mungkin bisa tertarik pada lawan jenis, semoga saja tidak suka sama sesama jenis ya! kan berabe, apa kata publik kalau semua ini sampai bocor Ups! impas.. " aku sungguh tidak. menyangka kalau pada akhirnya senjataku akan menikam ku kembali, aku sangat marah tapi aku berusaha meredamnya, wanita ini tidak bisa aku sepelekan, ternyata dia bisa bicara pedas juga, tidak ku sangka


" Minggir aku mau istirahat! Woaamm... " dengan lancang nya dia mendorong ku dengan tangannya dan lagi lagi aku mulai tergoda oleh tubuhnya, memang tidak bisa dipungkiri kalau tubuh wanita ini sudah masuk pada kategori wanita ****, tapi egoku saat ini lebih dominan karena dia sudah berani menghinaku, disaat ia sudah mulai naik ke atas tempat tidur ku, aku. langsung menghardiknya.


" Siapa suruh kau tidur di atas kasur ku" kataku sedikit Melantangkan suaraku


" Kau tanya siapa? tentu saja Mommy yang menyuruhnya, kalau kau tidak Terima, kau bisa keluar dari ruangan ini dan protes kepada Mommy, mungkin kalau Mommy juga tidak setuju aku tidur dikamar ini, aku akan pindah ke kamar lain, gampang kan!! " dengan entengnya ia berkata seperti itu, seolah dia sudah tahu kelemahan ku memang ada pada Mommy


" Kau!!! " tunjuk ku dengan emosi, tapi dia tetap tenang dan selalu menjawab ku


" Sudahlah tuan Marvel, aku sudah sangat capek, lebih baik kita istirahat saja pasti lebih nyaman, daripada bertengkar tidak jelas seperti ini" jawabnya dengan Mengerlingkan matanya menggoda, dan f*ck aku tergoda olehnya, astaga Marvel apa yang terjadi padamu. Kenapa kau menjadi lemah seperti ini, mungkin wajahku saat ini sudah memerah menahan hasrat dan amarah dalam diriku, seketika itu juga aku langsung pergi ke kamar mandi untuk meredam hasrat ku dengan bersolo ria di sana, sesampainya dikamar mandi aku langsung merendam tubuhku dengan air dingin itu sedikit meredam Hasratku. Senjata makan tuan, hal itu yang sekarang sedang menimpaku, aku sama sekali tidak menyangka kalau wanita itu akan melawan ku, aku kira dia hanya seorang anak kecil yang bersembunyi dibalik ketiak ibunya, namun ternyata aku salah aku sudah terlalu meremehkan anak itu, tapi tunggu saja, dia akan menerima balasannya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian aku sudah selesai dengan ritual mandi ku dan disaat aku keluar dari walk in closet aku melihat wanita itu sudah tertidur lelap, namun bila sedang tidur seperti ini dia terlihat seperti wanita pada umumnya, wanita rapuh yang membutuhkan perlindungan, karena aku sangat lelah aku memilih untuk istirahat dan tidur satu ranjang berdua dengan wanita ini tidak terjadi apa apa diantara kami, kami hanya tidur seperti pada umumnya dan saling membelakangi,


hai... hai.. reader gimana sampai pada bab ini sudah greget belum sama mereka? tenang saja episode-episode selanjutnya kalian akan tambah greget lagi dibandingkan dengan episode yang ini, udah dulu ya guys, jangan lupa tinggalkan jejak kalian, salam cinta dari aqoh😘


__ADS_2