
Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang dengan para pelayan, akhirnya ia sudah sampai di depan kamar Marvel yang pintunya menjulang tinggi, dalam otak Heera saat ini, pintunya saja se gede Gaban bagaimana dengan isinya, memikirkan kamar itu seperti apa isinya hanya membuat Zaheera pusing saja,
" Silahkan nona, kami akan membantu nona bersiap malam ini" kata pelayan yang ber nametag anya itu,
" Baiklah" jawab Heera singkat, karena percuma saja ia menolak tidak akan bisa juga, ketika pelayan itu membuka kamar Marvel sungguh Heera dibuat takjub oleh kamar itu.
kamar yang luas dan elegan ber model klasik modern cendrung berwarna navy dan sangat kentara kalau kamar itu adalah milik seorang pewaris tahta seperti Marvel Sinota Anggara, kamar itu juga lengkap dengan ruang bersantai mini, ada sofa berwana putih dengan bantal bantal manja berwarna navy juga yang letaknya tidak jauh dari ranjang king size itu, dan yang membuat Heera semakin tertarik pada kamar itu adalah balkon nya, karena langsung menghadap pada keramaian kota yang indah, ingin sekali dia melihat nya namun ini sudah malam jadi dia mengurung kan niatnya, mungkin besok pagi dia akan melihat pemandangan kota di pagi hari, atau mungkin sore hari juga lebih bagus karena akan terlihat semburat jingga dari Sunset, ah Heera semakin tidak sabar ingin sampai besok, memang kamar ini bukan hanya indah bila siang hari saja, malam hari pun sudah terlihat sangat indah dan begitu mewah, sungguh luar biasa,
" Ini sungguh kamar Marvel? " tanya Heera memandang tak percaya pada para pelayan itu,
"Benar nona muda, ini kamar tuan Marvel dan sekarang sudah menjadi kamar anda juga" jawab pelayan yang ber nametag karin.
setelah itu para pelayan membiarkan Zaheera di ruangan itu sedangkan para pelayan berhamburan menyiapkan keperluan Zaheera, beberapa menit kemudian 3 pelayan itu keluar dari kamar mandi dan memanggil Zaheera untuk segera melakukan ritual mandi nya,
" Silahkan nona, semuanya sudah siap " kata pelayan yang berdiri di samping pintu kamar mandi tersebut,
" Ah iya aku akan segera kesana" jawab Zaheera meletakkan tas genggam dan ponsel nya di nakas, Zaheera berjalan dengan santainya menuju kamar mandi itu dan untuk kesekian kalinya ia dibuat takjub oleh ruangan-ruangan yang berada di rumah ini.
Dari awal ia datang ke rumah ini, ia sudah dibuat takjub oleh bangunan megah bak istana, setelah itu ia takjub pada ruang makannya karena sangat mewah dan seluas lapangan bola sekarang ia dibuat mlongo oleh kamar utama dan kamar mandi yang begitu mewah, elegan dan sangat indah, sungguh surga dunia, pikir Zaheera yang tidak henti hentinya takjub akan semua ini.
setelah itu para pelayan mulai mengarahkan Zaheera untuk berganti pakaian yang sudah disiapkan terletak di samping bathtub, ia harus mengganti pakaian nya sebelum Melakukan beberapa treatment,
lalu Zaheera diarahkan lagi untuk berbaring di Sofa bed yang berada dikamar mandi itu, dengan wangi yang menenangkan Zaheera mulai menghirup aroma terapy itu dan para pelayan tadi sudah melakukan treatment nya,
Pov Kim Heera
kehidupan ini sebelumnya tidak pernah aku bayangkan, aku terjebak disebuah pernikahan yang berlandaskan karena paksaan juga uang, kadang aku hanya bisa tersenyum miris pada kehidupanku sendiri, aku seperti wanita tidak baik, karena rela menyerah kan hidupku pada sebuah keluarga kaya untuk dijadikan istri dari anak tunggal nya, namun semua itu kulakukan hanya demi orang tuaku, aku tidak memikirkan kebahagiaanku sendiri, yang penting ibu sama Ayahku sehat dan tidak kekurangan apa-apa itu semua sudah lebih dari cukup untuk membuat ku bahagia, pernikahan ini sama sekali belum ada didaftar rencana hidup ku, namun langsung terjadi begitu saja, seperti angin lewat begitu cepat tapi masih bisa dirasakan, ia aku merasakan ciuman seorang pria untuk yang pertama kalinya dan yang mencium ku adalah suami ku sendiri meskipun aku tak menginginkannya tapi semua itu sudah terjadi dan tidak bisa dihindari, tanpa aku sadari karena ke enakan aku sampai tidak sadar kalau saat ini aku sedang melakukan treatment, disaat itulah aku mulai angkat bicara, bertanya-tanya seputar pekerjaan mereka di rumah ini, karena mendengar cerita dari Ziya para pekerja di rumah ini digaji sesuai dengan pekerjaan mereka, semakin tinggi pangkat mereka jadi pelayan semakin tinggi pulalah gaji mereka, ya seperti itu yang ku tangkap dari cerita Ziya kemarin,
" Bolehkah aku bertanya pada kalian? " aku yang mulai angkat bicara
__ADS_1
"Silahkan nona muda, apa yang ingin nona tanyakan, kalau kami bisa menjawabnya kami. akan menjawab semampu kami" kata pelayan itu sangat sopan
" Disaat tadi aku datang ke rumah ini, sepertinya kalian tidak ada, apakah kalian masih ditugaskan melakukan pekerjaan lain? "
"Kami memang belum datang saat nona sampai tadi"
" Oh kalian masih istirahat begitu? "
" Bukan nona, kami memang baru kerja mulai hari ini "
" Maksud kalian? " aku mulai bingung dengan pembicaraan mereka, kenapa mereka baru kerja hari ini? Apakah Mommy ingin menambah tenaga pelayan? bukankah pelayan di rumah ini sudah cukup banyak, pertanyaan itu yang terus berputar putar di kepala ku..
" Iya kami bekerja mulai hari ini, sebelumnya kami bertiga bekerja di sebuah salon kecantikan dan treatment badan yang terkenal di kota ini, tapi Nyonya Anggita meminta kepada bos kami untuk dicarikan karyawan terbaik nya, untuk dijadikan pelayan rumah ini sebagai salon pribadi untuk nona Zaheera" seketika mataku membulat sempurna ketika mendengar penuturan para pelayan ini, kenapa Mommy sampai rela melakukan semua ini untuk ku, sedangkan aku hanya wanita biasa yang hanya kebetulan menerima takdir sebagai menantu nya.
" Kenapa kalian mau? " tanya ku masih penasaran
" Karena gajinya 3 kalilipat lebih besar dibandingkan kerja di salon nona" aku hanya bisa membuang nafas perlahan, sambil mencerna apa yang mereka katakan tadi, lagi lagi mereka membicarakan gaji, aku jadi. penasaran berapa sebenarnya gaji mereka ini.
" Benar nona, tugas kami hanya membantu dan menyiapkan perlengkapan nona sehari hari, menyiapkan busana, perhiasan dan aksesoris yang akan nona kenakan setiap harinya"
" Haruskah seperti itu? aku masih bisa melakukan itu semua sendiri, mungkin kalian bisa membantu ku disaat aku membutuhkannya saja, tidak setiap hari, kalau sehari hari aku lebih suka pakaian santai saja" Zaheera tersenyum manis
"Baiklah nona, kalau memang mau nona seperti itu, kami selalu ada untuk nona karena mulai sekarang juga rumah kami ada di belakang bersama pelayan yang lain"
" Baiklah pasti sewaktu-waktu aku akan membutuhkan kalian semua "
" Nona sangat baik dan ramah kepada kami yang hanya pelayan ini, kami jadi tidak enak karena nona terlalu akrab dengan kami"
"Kalian tidak usah berlebihan seperti itu, kita ini sama-sama manusia, drajat kita sama dihadapan sang Maha Kuasa, jadi kalian tidak usah canggung seperti itu, malah aku yang tidak enak, karena kalian harus melayani ku seperti ini"
__ADS_1
" Ini semua sudah tugas kami nona" pada akhirnya kami semua hanya saling melempar senyum dan tidak lama kemudian treatment itu sudah selesai, sungguh badanku sangat entang dan nyaman, mereka sungguh hebat dan luar biasa, dengan tarian tangan mereka di seluruh badanku, kini badanku jauh lebih fresh dan enak, lalu mereka mengarahkan ku untuk masuk ke dalam bathtub, lagi lagi mereka melakukan pijitan yang sangat enak, lebih tepatnya relaksasi Di kepala ku, sungguh ini sangat nyaman dan menenangkan dan pada akhirnya semua nya telah selesai, ini pertama kalinya aku mandi sangat lama sekitar 2 jam lebih dan sekarang jam sudah menunjukkan pada angka 09:15 saatnya aku ganti baju, tapi dimana tempat ganti bajunya? aku yang kebingungan mencari baju, masak aku keluar hanya menggunakan kimono se lutut ini? kan tidak mungkin,
" Apa yang nona cari? " akhirnya pertanyaan itu lolos dari salah satu mulut pelayan itu
" Aku mencari baju ganti, tidak mungkin kan aku keluar dengan menggunakan kimono ini" jawabku mengeluarkan Unek-unek ku
" Walk in closet nya disebelah sini Nona, kami juga disuruh menyampaikan bahwa walk in closet ini khusus untuk Nona dan termasuk hadiah yang nyonya Anggita berikan pada nona muda, didalamnya sudah lengkap apa yang dibutuhkan oleh nona muda, nyonya besar sudah menyiapkan segalanya " tutur pelayan itu dengan detail, sedangkan aku hanya bengong mencerna apa yang barusan ia katakan, jadi ini hadiah yang mommy maksud tadi
" Sebaiknya nona Segara ganti baju mari saya antar untuk menunjukkan letak baju tidur yang harus nona kenakan setiap malamnya bila bersama tuan muda" aku sudah tidak bisa berkata-kata lagi, aku hanya mengekor dibelakang pelayan itu.
NEEETTT...
Suara tombol otomatis yang dipencet oleh pelayan itu dan menampilkan walk in closet bundar berlantai dua dimana Baju-baju berada di lantai bawah sedangkan aksesoris, sepatu dan lain-lain nya ada di lantai atas, sungguh menakjubkan, ini merupakan hadiah terindah yang pernah ku Terima,tapi ingat tidak boleh ada sedikit pun sifat serakah dalam diri kita dan iya warna ruangan ini dominan bernuansa putih salju memang cocok untuk seorang wanita dan aku sangat menyukainya.
Tapi ini walk in closet khusus wanita lalu dimana pakaian pakaian milik Marvel? Ah sudahlah itu tidak penting.
"Silahkan nona baju tidur anda ada dibagian sini, jadi nona kalau ingin tidur dengan tuan muda harus mengenakan baju baju ini yang khusus nyonya besar siapkan untuk anda, apakah anda paham nona muda"
" Iya aku paham, kalau begitu aku akan ganti baju dulu kalian boleh keluar, kenapa kalian masih disini apakah kalian juga ingin melihatku mengganti baju?"
" Baiklah nona kami akan keluar, kami akan menunggu nona diluar untuk mengeringkan rambut nona"
"Tidak perlu aku bisa melakukannya sendiri kalian sudah boleh istirahat, kalian pasti lelah dan lagi pula ini sudah malam, nanti suamiku takut keburu datang, jatuhnya kalian akan canggung bukan kalau ada dia"
" Ah benar juga yang nona katakan, kalau begitu kami pamit nona, semoga mimpi indah"
" Baiklah terimakasih banyak untuk kalian" aku tersenyum lembut ke arah mereka, lalu aku berjalan ke sebuah lemari yang dikatakan oleh Karin tadi bahwa di dalam sini Mommy sudah menyiapkan baju tidur untuk ku, namun ketika aku membuka lemari itu dan melihat koleksi baju tidur yang pelayan maksud adalah baju kekurangan bahan dan semuanya seperti itu, apa tidak salah Mommy menyiapkan ini semua untuk ku? lalu aku melihat lemari yang lain teryata nihil aku tidak menemukan baju tidur yang cocok untuk ku terpaksa aku mengambil lingerie berwarna merah maroon untuk aku kenakan malam ini, tapi untung nya baju ini masih ada luarannya, jadi tidak terlalu kelihatan kalau dalamnya sangat kekurangan bahan seperti ini, setelah aku selesai mengganti baju aku langsung beranjak keluar dari walk in closet ini, berniat untuk mengeringkan rambut, namun siapa sangka kalau .
sampai sini dulu ya guys bab kali ini jangan lupa tinggal kan jejak kalian di Setiap episode nya
__ADS_1
bye bye...
salam hangat dari aqoh😍