Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Morning Sickness


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pada angka 11 malam, namun entah mengapa malam ini Zaheera merasakan lapar yang sangat luar biasa, padahal tadi dia sudah makan malam dengan sangat banyak, sampai-sampai para pelayan heran pada porsi makan Nona muda mereka yang tidak biasa, namun lain halnya dengan Bik Narsi yang sudah paham kalau ibu hamil memang begitu, porsi makannya bisa bertambah hingga 2 kali lipat.


" Sayang kamu lapar ya? " ucap Zaheera sembari mengusap perut ratanya


" Yasudah kita cari makanan yang bisa kita makan, ok! " Zaheera terus saja berbicara pada bayinya, namun ia juga tidak lupa membuat susu hamil terlebih dahulu sebelum ia makan, makanan berat.


" Huft...untung saja makanan sisa tadi masih ada, kalau tidak aku masih repot untuk memasak ulang" Zaheera bermonolog, setalah selesai menghangatkan makanannya Zaheera langsung menyantapnya dengan nikmat, ya jangan heran porsi makannya sekarang memang porsi besar, makanan sisa tadi pun langsung dihabiskan oleh Zaheera,


" Alhamdulillah kenyang " ucap Zaheera setalah ia bersendawa dengan puas dan semua itu tidak luput dari tatapan aneh dari seseorang yang sedang berdiri tak jauh dari tempatnya makan, siapa lagi kalau bukan Marvel, ia memperhatikan istrinya sejak ia makan, Marvel heran mengapa Zaheera makan selarut ini, padahal kebiasaannya tidak pernah makan tengah malam dengan alasan takut gendut, tapi lihatlah sekarang betapa banyaknya porsi makannya. Disaat Zaheera sedang bersandar pada sandaran kursi Marvel pun datang menyapa nya


" Sudah selesai makannya? "


" M- mas, sejak kapan mas datang " Zaheera tiba-tiba saja gugup karena melihat keberadaan Marvel yang tidak tahu sejak kapan ia datang, ia takut Marvel melihat ia disaat sedang meminum susu hamilnya.


" Kenapa kamu jadi gugup seperti itu? seperti melihat setan saja"


" Ee.. tidak mas, Aku hanya terkejut "


" Kenapa makan malam-malam begini? bukankah kamu tidak suka makan tengah malam? "


" Ee... itu, tiba-tiba saja aku lapar, jadi aku makan saja"


" Kan sudah makan malam, apakah masih kurang? "


"Mm... Iya" Jawab Zaheera singkat


" Apakah ini kebiasaan baru mu? "


" Tidak juga"

__ADS_1


" Yasudah kalau sudah kenyang lebih baik sekarang kamu istirahat, ini sudah malam"


" Aku masih mau membereskan ini Mas"


" Biarkan pelayan saja besok yang membereskannya "


" Baiklah" Zaheera pun berjalan terlebih dahulu tanpa meminta tas atau jas Marvel seperti biasanya, Marvel semakin mengernyitkan dahinya bingung.


" Ada apa dengan wanita ini sebenarnya, mengapa gelagat nya sangat aneh" gumam Marvel keheranan, sesampainya dikamar Marvel langsung membersihkan badan dan berganti pakaian dengan baju tidur, disaat Marvel sudah keluar dari ruang ganti di sana ia melihat istrinya sedang menyisir rambut nya dan berganti pakaian juga, dia sudah melepas baju yang tadi dan menggantinya dengan pakaian yang seperti biasa, semua ini dia lakukan semata-mata bukan untuk menggoda atau apa, dia melakukan ini semua hanya sebagai bentuk pengabdian pada suaminya, tidak lebih dari itu. Marvel pun melihat tubuh Zaheera semakin membuat ia bergairah, karena tubuh istrinya sepertinya mengalami banyak perubahan, padahal hanya 1 minggu ia tinggalkan tapi perubahan yang terjadi pada wanita 21 tahun ini sudah sangat banyak.


" Ini sudah malam, istirahatlah " kata Marvel membelit perut Zaheera dari belakang, namun entah mengapa Zaheera sangat bahagia mendapatkan perlakuan seperti ini dari suaminya, apa mungkin karena dia memang sangat merindukan sentuhan suaminya? Atau memang anaknya yang sedang merindukan ayahnya? entahlah perasaan itu rasanya campur aduk menjadi satu dalam hati Zaheera, intinya saat ini dia sangat bahagia mendapatkan perlakuan romantis dari suaminya, namun seketika sekelebat bayangan wanita itu yang sedang menyesap bibir suaminya tiba-tiba terbayang dengan jelas dalam benak Zaheera sehingga ia melepaskan pelukan Marvel dengan alasan ia sudah lelah dan ingin tidur.


" Mas aku capek, lebih baik kita tidur saja" Zaheera menghindar


" Tidak bisakah aku mendapatkan lebih dari sekedar pelukan malam ini? "


" Sudah lama dia menganggur" tunjuk Marvel pada pusaka nya dan Zaheera hanya menanggapi nya biasanya saja, karena dia tidak percaya Marvel tidak melakukan itu diluar sana, melihat kemesraan nya dengan seorang wanita tadi siang, sudah menjadi bukti terkuat kalau Marvel memang sudah jajan di luar, rasanya kalau dia harus melayani suaminya malam ini ada rasa jijik yang hinggap dalam hati Zaheera kalau ia harus menerima bekas dari wanita tadi siang itu, namun yang sebenarnya terjadi Marvel tidak pernah seperti itu, itu semua hanya prasangka buruk Zaheera saja.


" Bukannya aku tidak mau mas, tapi maaf aku sangat lelah, bagaimana kalau besok malam saja" Zaheera mencoba merayu suaminya, akhirnya Marvel pun luluh dan mereka lebih memiliki untuk istirahat karena kebetulan malam sudah semakin larut.


Ke esokan paginya Zaheera kembali mengalami morning sickness, ia memuntahkan semua isi perutnya sisa makanan semalam, ia benar-benar tidak kuat kalau seperti ini terus, padahal dia sudah meminum obat yang disarankan dokter untuk mengurangi rasa mual nya, namun seperti nya obat yang ia minum belum bereaksi apa-apa.


" Heera kamu kenapa? " tidak lama setelah Zaheera muntah Marvel pun datang membantu memijat tengkuk Zaheera


" Aku engga papa kok mas, mungkin salah makan saja tadi malam"


" Tapi kamu muntah sampai separah ini loh, aku khawatir padamu Ra"


" Benarkah kamu khawatir padaku mas? tapi mengapa kau bermain dibelakang ku? "

__ADS_1


" Tapi aku sadar diri kok mas, kamu siapa aku siapa "


Zaheera membatin sembari melihat wajah suaminya dengan intens


" Hey kenapa melamun? Kamu baik-baik saja kan? "


" Ah iya mas, aku pusing jadi aku kurang fokus "


" Kamu sakit? kita ke rumah sakit ya"


" Enggak mas, aku baik-baik saja kok, cuma butuh istirahat sebentar "


" Serius? " Zaheera hanya mengangguk mendengar ucapan Marvel yang kelihatan khawatir, namun Zaheera sudah bertekad untuk menebalkan hati nya agar tidak jatuh cinta pada suami kontrak nya ini, agar setalah anak nya lahir ia tidak akan berat untuk meninggal Marvel dan anaknya Karena seperti itulah perjanjian yang ada.


Sementara itu Zaheera sedang berbaring kembali di atas ranjang nya dan Marvel mulai bersiap untuk ke kantor, namun entah keinginannya atau keinginan sang bayi tiba-tiba saja Zaheera meminta Marvel untuk mengelus perut nya sebentar


" Mas" panggil Zaheera gugup


" Mmm... " jawab Marvel yang sedang konsentrasi memasang dasinya


" Aku boleh minta sesuatu? "


" Kamu mau apa? "


" sebelum mas berangkat aku mau mas elus perut aku boleh? "


" Emang masih gak enak perutnya? " Zaheera mengangguk, kemudian Marvel pun menyingkap gaun tidur Zaheera dan mencium perut rata sang istri, sesekali ia mengelus nya.


" Entah kamu atau memang Mommy yang menginginkannya nak, tapi ini sangat nyaman" Zaheera membatin sampai pada akhirnya ia tertidur pulas karena usapan lembut dari Marvel, melihat istrinya tertidur pulas Marvel pun dengan gerakan halus mulai turun dari ranjang dan pergi meninggalkan kamar mereka, sesampainya di bawah Marvel tidak lupa memberi tahu para pelayannya kalau Zaheera sedang tidak enak badan, bagi yang mengerti malah terlihat biasa saja karena itu sudah biasa dialami oleh ibu hamil.

__ADS_1


like, coment, vote, bunga mawar, love birunya jangan lupa πŸ˜πŸ˜˜πŸ’—πŸ’‘πŸ’agar author semakin semangat untuk update


__ADS_2