
" Kalian... " bentak Marvel menggenggam tangannya sehingga buku buku jarinya memutih.
" Maafkan kami Tuan Muda, kami khilaf" salah satu dari mereka memohon pengampunan
" Gemma, kau masih berani menatap wajahku! " kata Marvel menyebut nama dari salah satu penghianat tersebut, ya! Mereka bertiga adalah Gemma, Mulyo dan Rudi para penjaga gudang yang bertugas dimalam itu dimana saat kejadian itu berlangsung, dengan polosnya mereka berkata tidak bisa menyelamatkan barang barang tersebut, sedangkan mereka bertiga yang menjadi biang keladi nya.
" Maafkan kami Tuan Muda kami melakukan ini semua terpaksa, karena keluarga kami menjadi taruhannya apabila kami tidak melakukan ini semua, kami menyayangi keluarga kami, kami rela tersakiti asalkan anak dan istri kami baik baik saja" mendengar penuturan mulyo semua orang mengernyitkan dahinya termasuk Marvel, ternyata benar mereka hanya jadi kambing hitam disini
" cepat beri tahu aku siapa yang menyuruh kalian" Marvel mulai luluh, meski bagaimanapun mereka tidak sepenuhnya salah tapi mereka tetap harus di berikan hukuman yang setimpal, sedang di belahan kota lain ada sekelompok orang yang merasa nyawa mereka sedang terancam, termasuk bos mereka saat ini sedang gusar karena ternyata keluarga Anggara tidak bisa diremehkan!
" Sepertinya aku menemukan lawan yang spadan kali ini, ternyata si tua bangka itu tidak bisa diremehkan! " ucap orang itu menahan amarah yang hampir meledak
" Lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya? " salah satu anak buahnya bertanya
" Kita amati saja dulu, nanti kalau sudah dalam keadaan genting luncurkan rencana B" Bukan main, orang itu memang sudah merencanakan dengan matang penyerangan ini.
Sedangkan Marvel tetap mendesak ketiga orang itu untuk jujur padanya, karena dia sudah geram karena ketiga orang tersebut tak kunjung membuka mulut akhirnya Marvel mengeluarkan pistol dan diarahkan kepada ketiga orang itu
__ADS_1
" Jangan sampai aku mengeluarkan sisi iblis ku pada kalian, cepat katakan! " dengan suara yang begitu lantang Marvel menggertak mereka dan siapa pun yang mendengar suara Marvel yang menggelegar serta diliputi amarah, pasti akan gentar.
" Ya- yang menyuruh ka- kami adalah anak buah su-suruhan Mr. -Mr. J Tuan
" Mr. J" Marvel semakin bingung siapa orang itu, sepertinya ia tidak merasa mempunyai musuh bernama Mr. J seperti yang mereka katakan, Marvel terus berpikir menurunkan pistol yang semula melayang di udara, ia juga kembali duduk ditempatnya mencoba berpikir siapa Mr.J sebenarnya, karena dianggap lengah oleh musuh dari pengamatan melalui layar yang terhubung dari tempat Marvel, sepertinya orang itu menggunakan taktik penyusupan alat perekam tersembunyi ke tempat Marvel sehingga membuat musuh meluncurkan rencana B seperti yang tadi telah dikatakan.
" Luncurkan rencana B sekarang! "
" Baik" salah satu anak buah dari musuh memencet sebuah tombol sehingga menampilkan dengan jelas dilayar Saat ini ketiga orang yang sedang berada di depan Marvel yang sudah tak berdaya itu tiba-tiba kejang-kejang dan mengeluarkan cairan biru dari mulut nya sedetik kemudian mereka bertiga langsung tumbang dengan badan yang membiru serta mengeluarkan asap dari mulut telinga dan hidung mereka
" Tidak akan kubiarkan rencana ku gagal begitu saja, kalian kira aku akan membiarkan kalian menemukan ku dengan mudah! tidak segampang itu, Hahahah... " tawa lepas dari musuh melihat rencananya untuk menghilangkan jejak dan membuat Marvel penasaran berhasil, sungguh rencana yang sangat matang!
" Kurang ajar! sepertinya orang itu memang sengaja melakukan ini semua, biadab" Marvel begitu marah, karena lagi-lagi ia gagal dan tidak bisa menangani kasus ini.
" Mr. J siapapun kamu akan ku cari sampai ke liang bumi paling dalam sekalipun, haaaah... Marvel melempar semua barang yang ada di depannya, sedangkan para bawahannya hanya bisa diam menundukkan kepala, mereka paham bahwa saat ini Tuan Muda mereka sedang kalut
" Cepat urus mayat mayat mereka, dan jangan lupa selidiki apa yang membuat mereka mati dengan cara seperti ini" perintah Marvel setelah agak tenang
__ADS_1
" Baik Tuan Muda " kemudian para bawahan Marvel menggotong jasad mereka menjauh dari ruang eksekusi.
" Tuhan, cobaan apalagi ini " Marvel mencengkram rambutnya ia benar-benar frustasi, siapa sebenarnya Mr. J yang disebutkan para mantan karyawan nya tadi, karena seingat nya di geng Mafia nya tidak ada dan tidak mengenal nama dari Mr.J tersebut!
...****************...
"Keluarga Anggara memang tidak bisa diremehkan, namun masih bisa aku hadapi dengan mudah, Hahaha... "
" Sepertinya aku belum puas bermain main dengan keluarga ini, rasa dendam ku sedikitpun belum terbalaskan, ini baru permulaan, mari kita bermain-main lagi Hahahah... "
" Bagaimana kalau kita bermain dengan wanita kecil kesayangan keluarga Anggara? pasti seru! hahah... " Tertawa puas karena semua rencana berjalan dengan mulus, namun tak membuat orang itu puas dengan apa yang telah ia perbuat, Mr. J julukannya tidak ada yang tahu jenis kelamin dari orang itu, karena selama ini ia hanya bisa dikenali dan diajak bicara lewat suara saja, namun ia sangat berkuasa, sekali tunjuk lawan akan tumbang, entah sampai kapan ia akan bersembunyi?
Dan sekarang ia akan kembali beraksi menuntaskan hasrat nya untuk balas dendam, entah dendam seperti apa yang menyelimuti nya sehingga membuat ia tak puas puas bermain-main dengan lawannya, meskipun ia tahu lawan nya saat ini tidak bisa ia remehkan!
Mr. J untuk selanjutnya ia akan bermain main dengan wanita kesayangan keluarga Anggara, siapa lagi kalau bukan Zaheera menantu kesayangan Tuan dan Nyonya Anggara, entah apa yang akan ia lakukan pada wanita itu, sungguh dia adalah orang yang patut ditakuti, meskipun sebenarnya ia juga sedikit gentar karena adanya Tuan Dermawan yang merupakan salah satu pemegang geng Mafia terbesar di seluruh penjuru kota, namun Mr. j tidak ingin mundur sedikitpun sebelum keinginannya terpenuhi,
" Sebelum keinginan ku tidak terpenuhi, tidak akan ada orang yang bisa menghentikan ku, siapapun itu" begitulah ambisi yang terus membara dalam diri Mr. j dendam apa yang ia pendam sehingga membuat dirinya sangat ber ambisius untuk menghancurkan keluarga Anggara, sampai sampai ingin melibatkan wanita yang jelas jelas baru datang dalam kehidupan Marvel, haruskah Zaheera ikut merasakan pembalasan dendam dari Mr. J?
__ADS_1
Terus dukung cerita ini ya readers jangan lupa tinggal kan jejak yang sangat berkesan untuk author agar author semakin semangat untuk berkarya, kritikannya tapi yang membangun, maaf apabila cerita ini tidak nyambung atau tidak sesuai dengan ekspetasi kalian semua, karena cerita ini hanyalah khayalan author semata, love you all πππππ€salam hangat dari author ππππβ€