
" Selamat malam Nona Zaheera" Sapa Afandi yang tiba-tiba saja datang setelah tadi habis meeting, Afandi kira inilah waktu yang tepat untuk mendekati Zaheera karena sekarang sudah waktunya bersantai di luar kerja seperti tadi, Afandi jadi semakin leluasa ketika tidak ada Marvel diantara mereka
" Selamat malam juga Tuan Afandi "
" Sendirian saja"
" Ya begitulah, saya belum punya banyak teman disini"
" Boleh saya teman kan? "
" Silahkan saja, ini tempat umum, jadi siapa pun boleh duduk disini"
" Termasuk saya? "
" Bukankah saya sudah mengatakan siapapun "
" Saya hanya bercanda, karena saya hanya ingin berbicara banyak hal dengan wanita secantik anda Nona "
" Anda terlalu berlebihan, padahal di ruangan ini masih banyak wanita lain yang lebih cantik dan lebih menawan"
" Tapi tidak se menarik anda" mendengar terlalu banyak pujian dari Afandi Zaheera hanya bisa tersenyum, karena ia juga sudah bingung ingin menjawab apa, sedangkan di kejauhan Marvel tampak kesal melihat kedekatan istrinya dengan pria lain, namun di situasi seperti ini tidak mungkin Marvel menarik Zaheera ke sisi-Nya, bisa- bisa nanti semua orang menggosipkan yang tidak-tidak tentang mereka, yang bisa Marvel lakukan hanyalah memperhatikan dari kejauhan tanpa bertindak meskipun sebenarnya hati nya sangat panas melihat apa yang sudah menjadi miliknya di usik oleh orang lain.
" Maaf Tuan Afandi, saya permisi ke kamar mandi dulu "
" Mau saya antar kan? "
" Ah tidak perlu saya bisa sendiri, permisi "
" Zaheera pun merasa lega karena bisa lepas dari Afandi, jujur dari lubuk hatinya, Zaheera sangat tidak nyaman berada di dekat Afandi, karena tadi pun ia sudah diberikan peringatan secara tidak langsung oleh suaminya, sesampainya Zaheera didalam kamar mandi di bertemu beberapa tamu wanita, di sana ia segera mencuci tangan dan ingin segera keluar namu salah satu wanita diantara mereka masih mengajak Zaheera untuk mengobrol,
" Hai selamat malam Nona" sapa wanita berbaju hitam
" Ya selamat malam juga" balas Zaheera ramah
" Selama ini saya sudah sering datang di acara yang selalu di hadiri oleh Tuan Marvel, tapi baru kali ini melihat Anda, karena sebelumnya yang selalu berdiri di samping Tuan Marvel adalah kekasih nya Jenny, dia wanita yang cantik, menawan dan anggun, apakah anda pengganti Jenny Nona? " pertanyaan yang sangat menjengkelkan
" Bukan, saya hanya partner bisnisnya saja tidak lebih"
__ADS_1
" Oh saya kira pengganti Nona jenny, dari perusahaan mana Anda berdomisili Nona? " mendapatkan serangan pertanyaan seperti itu Zaheera gelapan dan memilih untuk pergi
" Maaf saya sudah selesai, saya permisi " Zaheera pun keluar dengan perasaan yang sangat jengkel, dia juga sangat kesal pada Marvel kenapa dia harus ditinggalkan ditengah tengah pesta besar seperti ini, bukannya Marvel sudah tahu, Zaheera tidak pernah menghadiri acara seperti ini, ini adalah pengalaman pertamanya.
Karena kurang Hati-hati Zaheera menabrak seorang pria yang sedang fokus dengan ponsel nya, Zaheera limbung, tapi dengan sigap pria itu langsung menangkap nya. Tatapan mereka bertemu untuk sesaat sampai pada akhirnya Zaheera tersadar dan segera menguasai keadaan.
" Maafkan Saya Tuan saya tidak berhati-hati "
" Wanita secantik anda tidak akan pernah salah dimata laki-laki yang tepat Nona, apalagi cuma kesalahan kecil seperti ini, kesalahan besar sekalipun untuk menyalahkan masih butuh pertimbangan " jawab pria itu mengambil tangan Zaheera dan mencium nya, seketika Zaheera langsung menarik tangannya dan berkata
" Maaf Tuan sopan lah sedikit"
" Nona ini adalah bentuk penghormatan saya kepada Anda, apakah itu salah "
" Tentu saja menurut saya perbuatan Tuan ini diluar dugaan saya dan itu salah, saya tidak mau orang lain berasumsi tidak benar pada kita "
" Kalau orang lain berasumsi tidak benar tentang kita, saya hanya tinggal berkata pada mereka, bahwa wanita cantik yang sedang bersama ku ini adalah "
" Istriku ! " Tiba-tiba saja Marvel muncul dan merangkul pinggang ramping Zaheera membuat nyali orang itu ciut dan langsung izin pergi. Memang dari tadi Marvel memperhatikan gerak gerik istrinya dari kejauhan, namun hal ini sudah kelewatan, ia tidak bisa tinggal diam melihat istrinya bermesraan dengan orang lain.
" Maaf Tuan Muda" kata orang itu berlalu dari hadapan Marvel dan Zaheera
" Kita pulang sekarang "
" Tapi Tuan Muda "
" Pulang sekarang " Marvel mendelik seram ke arah Zaheera, sehingga membuat Zaheera takut dan menurut saja.
Semua pandangan orang tertuju pada mereka disaat mereka berdua lewat ditengah tengah kerumunan para tamu dan ya! para wanita tadi yang mengajak Zaheera di kamar mandi kembali bergunjing
" Tuh liat, tidak mungkin kalau hanya sebatas partner kerja bisa sedekat itu " kata baju hitam
" Benar itu jeng, apakah mereka sepasang kekasih? " timpal wanita baju biru
" Entahlah, sebaiknya kita jangan ikut ikutan masalah mereka, jeng- jeng semua tahu kan yang sedang kita bicarakan ini Tuan muda Anggara, entah apa yang akan beliau lakukan kalau tahu kita sedang menggosip " si wanita baju merah mengingatkan.
...****************...
__ADS_1
Di mobil hanya keheningan yang tercipta, Zaheera tidak berani bicara karena saat ini Marvel benar-benar murka, sangat kentara dari cara menyetir nya yang ugal ugalan, sampai Marvel tidak memperhatikan bahwa saat ini Zaheera sangat takut,
" ciiiitttt..... " suara mobil yang dikendarai Marvel berhenti dipinggir jalan dan mengerem mendadak.
" Sudah puas bermain-main nya? " kata Marvel tidak melihat kearah lawan bicaranya
" Maksud Tuan Muda apa? " Zaheera tidak paham
" Masih saja pura-pura tidak mengerti, jelas- jelas di sana kau selalu mencari simpati dari tamu pria yang datang, apakah kamu tidak sadar sudah bersuami hah! " hardik Marvel marah
" Saya tidak merasa mencari perhatian Tuan Muda, saya ke sana hanya semata-mata karena menunaikan ajakan Tuan saja" Zaheera membela diri
" Kamu terlalu munafik Zaheera "
" Sumpah Tuan muda, saya hanya sekedar mengobrol saja"
" Mengobrol? lalu setelah mengobrol seenaknya bermesraan begitu? dasar murahan! " bagai disambar petir, dunia Zaheera seakan runtuh mendengar hinaan yang Marvel ucapkan, dia tidak bisa berkata kata lagi dan hanya bisa menangis, memang dia hanya dianggap sebagai wanita pemuas nafsu saja oleh Marvel, tidak lebih dari itu.
" Sudah ku duga, semua wanita sama saja murahan, mata duitan dan hanya memanfaatkan selangkangannya saja untuk mendapatkan pria berdasi, kau dengan Jenny sama saja, tidak ada bendanya, pelac*r gratisan "
" Plarrr.... " sudah cukup kesabaran Zaheera dihina dengan kata-kata kasar oleh Marvel, mengapa Marvel dengan mudahnya beranggapan seperti itu pada Zaheera. Mungkin dengan Zaheera menampar Marvel bisa mengurangi sakit hati nya, tapi kurasa tidak!
" cukup Tuan Muda, Sudah terlalu sakit hati saya Anda rendah kan dari tadi, saya sudah cukup bersabar mendengar hinaan Anda, kalau memang saya menjual diri selama ini, Tuan muda bisa berfikir sedikit dengan logika Tuan muda, siapa yang mengambil kesucian Saya secara paksa! " Zaheera terisak
" Seharusnya Tuan Muda berpikir akan hal itu, dimana hati nurani Tuan? hiks... "
" Saya sudah dengan ikhlas melepaskan kesucian saya demi Tuan, tapi kenapa ? hiks... kenapa Tuan masih dengan mudahnya menghina saya begitu saja"
" Tuan muda juga dengan mudahnya membandingkan saya dengan wanita itu, dengar ini baik- baik, saya bukan dia dan selamanya tidak akan pernah seperti dia, camkan itu baik- baik"
" Dengan kejadian ini saya tahu kalau Tuan muda adalah pria Ter jahat yang pernah saya. kenal hisk.. hiks... " Seketika Zaheera turun dari mobil mewah Marvel dengan tangisan yang begitu pilu, Marvel tidak mengejar Zaheera, dia terdiam di dalam mobilnya sembari mencerna ucapan demi ucapan yang Zaheera lontarkan,
" Apakah aku sekejam itu? " kata Marvel menyesal, Tiba-tiba petir bergemuruh dan hujan pun turun, dengan panik Marvel turun dari mobilnya dan mengejar Zaheera yang sudah menghilang dari pandangan nya.
" Zaheera.... "
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞😘
__ADS_1
Terus dukung novel ini dengan like, vote, coment, berikan hadiah dan poin sebanyak-banyaknya ya! dan jangan lupa juga tambahkan ke novel favorit kalian, loveyou All salam hangat dari author 💕❤💋🙌