Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Ancaman sekertaris James...


__ADS_3

" Kediaman Datuk Mizwar Ashrafi" Jenny mulai berselancar di google maps mencari alamat yang akan dia tuju, untuk menghampiri Zaheera dan Marvel


" Ketemu! " seru nya bahagia, Jenny dengan sigap langsung menuju halaman belakang yang tembus ke jalan raya, karena sebelumnya ia sudah memesan mobil rental, untuk digunakan mencelakai Zaheera, kejadian tadi sore membuat otak Jenny bekerja 2 kali lipat lebih cepat dari biasanya, dikarenakan ia cemburu melihat Marvel kekasihnya lebih memilih wanita itu dibanding kan diri nya.


Dan bertepatan sekali disaat Jenny baru saja sampai Zaheera dan Marvel juga sudah keluar dari rumah gedung itu, sangat kebetulan sekali Zaheera dibiarkan sendiri oleh Marvel, ini kesempatan emas untuk Jenny melukai Zaheera yang sedang berdiri di pinggir jalan sembari menunggu Marvel.


" Tamatlah riwayat mu Zaheera, kau akan segera mati, dan tidak akan menghalangi langkahku lagi untuk menguasai Kekayaan keluarga Anggara" kata Jenny memainkan gas mobil yang ia kendarai dan 1 2 3


" Brummmm.... " Mobil berwarna silver itu melaju dengan kencang ke arah Zaheera, Zaheera yang melihat ada mobil yang melaju dengan cepat ke arahnya langsung berteriak dengan kencang...


" Aaaaaa..... " teriak Zaheera yang mampu di dengar jelas oleh Marvel, Marvel yang sedang mencari Kunci mobilnya langsung tersentak kaget mendengar teriakan istrinya


" Zaheera.. " Marvel berlari menghampiri Zaheera yang ia tinggal, tetapi mobil yang hendak menabrak Zaheera itu tidak jadi menghantam tubuh Zaheera yang sudah gemetar itu, tanpa ada yang menduga disaat mobil itu sudah hampir mencelakai Zaheera tiba-tiba ada seseorang yang ikut mengendalikan setir mobil yang di kontrol oleh Jenny, sehingga arah mobil yang awalnya mengarah ke arah Zaheera yang sedang berdiri di pinggir jalan dan sudah berteriak dengan kencang, sekarang malah berbalik arah dan menyerong jauh dari tempat yang di tuju sebelumnya.


" Kurang ajar, jangan coba coba menghalangi jalanku ban*sat " ucap Jenny begitu emosi, karena usahanya gagal lagi dan Jenny langsung tahu kalau orang yang sudah menghalangi jalannya itu adalah sekertaris James


" Saya sudah pernah bilang pada anda Nona Jenny, selama saya masih hidup jangan harap anda bisa melukai Nona muda dan calon bayinya" kata Sekertaris James masih berusaha menguasai setir agar mobil itu berhenti dengan benar, namun perkiraan sekertaris James salah, Jenny terlalu pintar dalam mengemudi, sehingga sekertaris James sedikit kewalahan.


" Kalau itu mau mu, itu berarti kita akan mati bersama dalam sekmen ini" Jenny tersenyum iblis.


Marvel sedikit terkejut karena wanita ini benar-benar sangat nekat


" Bersiaplah James" Jenny memedal gass mobil tersebut dengan kecepatan sangat tinggi dan hendak menabrak pohon besar yang ada di depan mereka, namun dengan usaha yang keras di saat-saat terakhir akhirnya sekertaris James mampu menguasai setir mobil tersebut dan mobil itu berhenti di tempat yang aman dan seharusnya.


Mereka berdua ngos ngosan berusaha mengatur nafas


" Saya harap anda tidak akan lagi mengulangi hal ini Nona Jenny" Kata Marvel beberapa saat kemudian setelah sempat keheningan yang menyapa mereka


" Kalau kau tidak mau aku melakukan tindakan yang merugikan, seharusnya kau tidak menghalangi ku untuk mati" hardik Jenny


" Karena mati bukanlah balasan untuk orang semacam anda"


" Maka jangan salahkan aku jika melakukan hal ya g lebih dari ini"


" Apakah anda akan melakukan hal yang merugikan lagi jika melihat video ini" sekertaris James mengeluarkan handphone nya, memperlihatkan kejadian beberapa tahun silam di negara A dimana di sana pelakon utama nya adalah Jenny sendiri, entah bagaimana video aslinya namun hal itu membuat Jenny benar-benar shok, karena kejadian itu ia tutup tutupi dengan sangat rapat sehingga ia benar-benar bebas sampai detik ini dan kembali ke tanah air dengan tenang, Jenny sama sekali tidak menyangka kalau Sekertaris James akan mengetahui tentang hal itu.


" Jangan kira saya bodoh nona Jenny, sehingga membiarkan pembunuh berdarah dingin seperti anda masih berkeliaran, kalau bukan karena ingin memberikan kejutan kepada Anda, saya tidak akan pernah membiarkan anda hidup dan menghirup udara segar sampai detik ini" ancaman sekertaris James yang begitu nyata

__ADS_1


"Jangan kira saya tidak tahu, tujuan anda kembali ke indonesia hanya untuk balas dendam bukan? "


" Saya sudah mengetahui semuanya nona jenny perwira, atau siapa? Apa perlu saya menyebutkan nama samaran anda"


" Cukup James, jangan coba coba kau mengancam ku dengan ancaman murahan mu itu, aku tidak akan pernah takut, selama Tuan bodoh mu itu masih mempercayai ku"


" heh.. "


"Mungkin Tuan Muda bisa anda bohongi Nona Jenny, tapi tidak dengan saya"


" Dan akan saya pastikan mulai detik ini saya akan menjadi ancaman terbesar untuk anda"


" Anda sudah melihat nya sendiri bukan, dengan sekali saja saya bersilat lidah, Tuan muda langsung percaya, jangan sampai saya mengatakan semuanya sebelum waktu nya nona Jenny"


" Maka berhenti lah mencari masalah, jika tidak ingin datang masalah yang bisa membuat dunia anda hancur, paham!"


" Jangan kira saya takut kepada wanita seperti anda, yang hanya berdiri di atas nama orang lain, saya tidak akan pernah takut nona Jenny"


"Camkan itu baik-baik" Sekertaris James meninggalkan Jenny di dalam mobil itu dengan kekesalan yang memuncak.


" Kau sudah tahu siapa aku sekertaris James dan kau tahu aku adalah wanita pembunuh berdarah dingin, makan lihatlah apa yang akan terjadi ke depannya, mungkin kau dan Tuan Mu itu akan merasakan penyesalan dan kehilangan seumur hidup"


...****************...


" Bagaimana James? Apakah semuanya baik-baik saja?"


" Syukur alhamdulillah Tuan besar, semaunya bisa saya kendalikan dan kali ini saya benar-benar mengancam wanita itu"


" Meskipun sebenarnya dia bukan lawan yang mudah ditaklukkan, tapi saya akan berusaha dengan segenap jiwa raga saya untuk terus melindungi Tuan Dan Nona muda"


" Kau memang orang yang paling bisa aku andalkan James, aku harap kau selalu di berikan keselamatan oleh sang Maha Kuasa"


"Amin, semoga Tuan, terimakasih atas do'anya"


" Tapi ngomong-ngomong bagaimana kau bisa masuk ke mobil itu?"


"Nanti saya akan menceritakan nya Tuan , saat ini saya masih berada di luar "

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu James, pulanglah kau butuh istirahat setelah kerja kerasmu "


"Baik Tuan, terimakasih atas pengertiannya"


...****************...


" Kamu tidak apa-apa" Tanya Marvel begitu khawatir, karena disaat Marvel datang Zaheera sudah bersimpuh di tanah dengan memegangi perutnya


" Hanya sedikit shock saja"


" Tidak ada yang sakit kan? "


" Tidak ada"


" Sungguh ?"


" Heemm.. "


" Bagaimana bisa kamu seperti ini?"


" Tadi ada mobil yang maleku dengan kencang ke arahku mas, tapi belum sempat mobil itu menabrak ku, tiba-tiba mobil langsung menyerong dan Alhamdulillah tidak jadi menabrak ku, aku selamat"


"Astagfirullah, maaf aku lalai menjagamu, tidak seharusnya aku meninggalkan mu sendirian disini" Marvel memeluk Zaheera dengan erat, dia merasa bersalah telah meninggalkan istrinya sendirian dan hampir tertabrak, Zaheera hanya diam saja menerima pelukan jangan dari suaminya


"Yasudah sekarang kita pulang" Zaheera hanya mengangguk menerima ajakan dari suaminya, dan Zaheera tidak menyangka kalau dirinya akan di gendong


" Kenapa mas menggendong ku?"


" Tidak usah banyak bicara, aku takut terjadi sesuatu pada mu" Akhirnya Zaheera hanya bisa diam sampai dia sampai di dalam mobil.


*


*


*


Terimakasih sudah membaca cerita author, terus dukung cerita ini sampai tamat, karena dukungan dari kalian sangat berarti untuk author.

__ADS_1


Love you AllπŸ˜πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜—πŸ€—


__ADS_2