Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Penjagaan yang Ketat...!


__ADS_3

" Selamat pagi Tuan Muda"


" Pagi James kau sudah sarapan?"


" Alhamdulillah sudah Tuan, saya kesini hanya bertujuan untuk menjemput Tuan dan mengawasi pergerakan ular" kata James ambigu yang sebenarnya menyindir Jenny yang berada di samping Marvel sedang menikmati sarapan paginya


" Uhuk... uhuk... " Jenny ter batuk karena mendengar sindiran sekertaris James yang sudah tentu tertuju padanya, karena hanya dia yang tahu tentang niat busuknya itu.


" Hati-hati kalau makan, tidak ada yang ingin meminta makanan mu itu" kata Marvel menyodorkan segelas susu hangat pada Jenny


" Terimakasih baby" Jenny menerima susu itu dengan senyum canggung nya


" Maksud mu apa James?mengapa kau berkata seperti itu?"


" Apakah di rumah ini ada ular?"


" Ada Tuan kemarin saya melihat nya sendang mengintai mangsanya, namun sesegera mungkin saya menghampiri nya mencegah nya berbuat sesuatu yang sekiranya membahayakan penghuni rumah ini, apalagi kemarin saya melihat ular itu ingin mencelakai Nona muda Tuan" jelas sekertaris James dengan serius, sedangkan Jenny merasa tidak Terima karena yang di maksud ular oleh sekertaris James adalah dirinya


" Kurang ajar sekertaris satu ini, rupanya dia memang ingin bermain main degan ku" kata Jenny kesal dan hanya bisa bermonolog dalam hatinya.


" Apa? mencelakai Zaheera"


" Jangan sampai hal itu terjadi James, aku tidak mau terjadi sesuatu pada calon anakku"


" Aku mau penjagaan di perketat, jangan sampai kejadian itu terulang kembali"


" Dengan senang hati Tuan saya akan melaksanakan apa yang Tuan perintahkan" senyum kemenangan terukir jelas di wajah sekertaris James, tanpa repot-repot harus membujuk tuannya, James sudah berhasil membuat Marvel melindungi istrinya dari wanita ular itu, sedangkan Jenny benar-benar dibuat kesal oleh tingkah laku sekertaris James yang membuktikan dirinya bahwa memang dia sangat pintar dalam hal bersilat lidah, buktinya hanya dengan beberapa kata Marvel langsung percaya dengan ucapannya.


" Jongos satu ini memang tidak bisa di remehkan, dia sudah membuat langkah ku semakin sulit untuk mencelakai Heera dan bayinya, tapi jangan sebut aku Jenny perwira kalau aku tidak bisa melakukan apa yang sudah menjadi tujuan ku" Jenny membatin karena dia akan tetap melakukan apa yang dia mau, meskipun banyak penghalang dan rintangan yang akan dia lalui, memang wanita ular yang satu ini sulit untuk ditaklukkan.


...****************...


" Selamat pagi Tuan muda" Sapa para karyawan pada bosnya, namun seperti biasa Marvel tidak sedikit pun tersenyum pada mereka


" Hmmm... "jawaban Marvel seperti biasa langsung menuju ruangan nya, sesampainya Marvel dan Sekertaris james di ruangan itu Marvel langsung menyuruh sekertaris James untuk pulang


" James cepat kembali ke mention, kerahkan seluruh bodyguard untuk melakukan penjagaan yang ketat, jangan sampai sesuatu terjadi pada anak dan istri ku, paham! "


" Baik Tuan Muda, kalau begitu saya permisi undur diri" James keluar dari ruangan Marvel dan kembali ke mention anggara, tidak membutuhkan waktu lama untuk James sampai mention utama, di sana para bodyguard sudah berkumpul sesuai intruksi dari James disaat perjalanan tadi, biar mempersingkat waktu


" Saya kumpulkan kalian di sini atas perintah Tuan Muda"


" Siap laksanakan" jawab para bodyguard yang notabene nya adalah Orang-orang terpilih, karena memang Marvel tidak sembarangan mempekerjakan orang

__ADS_1


" Tuan muda mau kalian semua memperketat penjagaan untuk Nona muda dan calon pewaris keluarga Anggara, jangan sampai terjadi sesuatu pada mereka, apakah kalian paham!"


" Siap laksanakan"


" Wijayanto, kamu maju ke depan"


"Siap" salah satu bodyguard itu maju dan Marvel langsung membisikkan apa yang ingin dia katakan, karena memang Wijayanto tersebut adalah ketua dari semua bodyguard di rumah ini


" Apakah kau paham apa yang aku katakan pada mu?"


" Siap sekertaris James saya paham"


" Baguslah, ingat itu baik-baik, jangan sampai wanita itu mendekati atau mengusik apalagi menyakiti Nona muda"


" Siap sekertaris James"


"Bagus kau boleh kembali"


"Aku harap wanita itu tidak akan melakukan hal jahat lagi pada Nona muda, setelah aku melakukan semua ini" Sekertaris James membatin dalam hatinya dengan penuh harap


" Sekertaris James" panggil seseorang sehingga membuyarkan lamunan sekertaris James


" Nona muda" Marvel menunduk hormat


" Sedang apa Nona muda disini?


" Ini demi keamanan Nona "


" Keamanan ku?"


" Betul Nona, saat ini keselamatan Nona dan calon bayi Nona sedang dalam bahaya" Zaheera hanya tersenyum miring mendengar penuturan dari sekertaris James, karena dia sendiri sudah tahu kalau Jenny sedang mengincar nyawanya


" Kenapa Nona hanya tersenyum?"


" Ini terlalu berlebihan sekertaris James, aku pun sudah tahu kalau Nona Jenny selalu berusaha mencelakai aku"


" Kau tidak perlu melakukan ini semua"ucap Zaheera tersenyum tulus


" Jadi Nona sudah tahu?"


"Iya karena wanita itu terang-terangan mengancam ku waktu itu"


" Dan Nona diam saja?"

__ADS_1


" Apa yang harus aku lakukan sekertaris James, aku tidak bisa melakukan apa-apa, kecuali berdo'a, karena selama Allah bersama kita, pasti dunia kita akan baik-baik saja"


" Nona terlalu pasrah, saya mohon jangan terlalu meng enteng kan Nona Jenny, karena dia wanita berdarah dingin dan kejam, lebih dari yang Nona pikirkan"


"Dia melebihi psikopat Nona"


" Aku sudah tidak heran sekertaris James karena beberapa bulan yang lalu disaat aku hampir mengalami keguguran itu juga berawal dari Nona Jenny yang hampir menusukku dengan pisau dapur"


" Maka dari itu Nona, wanita satu ini memang tidak bisa di sepele kan, bukan cuma Nona muda yang berada dalam bahaya, tapi Tuan besar dan nyonya besar serta Tuan Muda juga dalam bahaya kalau wanita ular itu tidak cepat di singkirkan"


" Kenapa Tuan Marvel masih saja mempercayai wanita itu?"


" Entahlah Nona sayapun tidak tahu"


" Kita akhiri saja percakapan kita Nona, saya harus segera kembali ke kantor"


" Baiklah sekertaris James"


" Nona jaga diri baik-baik"


" Baiklah terimakasih" sekertaris James pun pergi meninggalkan Zaheera di taman belakang dengan beberapa pengawal yang menjaganya, sedangkan dari kejauhan ada Jenny yang melihat intraksi mereka.


" Entah apa yang mereka bicarakan, namun sepertinya cukup serius dan yang pasti mereka membicarakan aku"


" Semakin aku di kekang semakin pula aku menjadi-jadi, penjagaan yang ketat tidak memudar kan niatku untuk menyingkirkan wanita sialan itu" Jenny berbicara sendiri pada diri nya yang masih saja bertekad untuk mencelakai Zaheera


...****************...


" Terimakasih atas kerja samanya Tuan Sinota, dan saya harap anda bisa menghadiri pesta jamuan yang saya laksanakan di kediaman saya nanti malam"


" Tentu saja saya akan hadir memenuhi undangan anda Datuk, pasti nanti malam saya akan datang"


" Saya tunggu kehadiran anda Tuan Sinota, kalau begitu saya pamit, Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam" Marvel tersenyum tipis ketika datuk mizwar pergi dari ruangannya, Marvel pun punya rencana akan mengajak Zaheera ke jamuan itu, mungkin ini saatnya dunia tahu kalau dia mempunyai bidadari yang begitu luar biasa dalam hidup nya, ya meskipun hubungan mereka saat ini belum membaik, tapi semoga kali ini usahanya berhasil untuk meluluhkan hati sang istri.


" James aku mau kau menyiapkan istriku untuk ikut jamuan datuk Mizwar malam ini"


" Baik Tuan... " Sekretaris James hanya bisa melakukan apa yang di perintahkan oleh tuannya.


*


*

__ADS_1


*


Terimakasih sudah membaca cerita author, semoga kalian suka, tetap dukung dan berikan semangat untuk author untuk terus update sampai cerita ini selesai, loveyou All.. 💓❤🥰💞😍🥰😘😍💞🥰🤗🤗


__ADS_2