Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Membayar Mahal...


__ADS_3

" Ekhem ekhem..." Marvel Berdeham dengan santainya tanpa melihat ke arah Heera ia tetap fokus dengan tablet ditangan kekarnya itu, namun tidak lama kemudian ia mendongak kan kepalanya dan menatap tajam pada Heera, seperti harimau yang mendapatkan mangsa.


Zaheera menelan ludahnya susah payah, ia sudah ketar ketir takut ditanyakan tentang uang itu,


" Kamu dari mana saja setelah dari bandara?" Tanya Marvel dengan nada dinginnya


" Dari Mall, Memang nya kenapa? " Heera berusaha untuk tenang, sebenarnya dia sudah berkeringat dingin sejak tadi


" Bukan kenapa, tapi mengapa? mengapa kau membeli ponsel segitu banyaknya? apakah kamu sudah berasa menjadi Sultan sejak menikah denganku" Marvel berdiri dari pembaringannya dan menuju tempat dimana Zaheera berada, melihat Marvel sudah mulai. mendekat Zaheera mulai ketakutan, ia berusaha menyembunyikannya dengan mengigit bibir bawahnya sembari menunduk dalam, ya hal itu memang sering dilakukan oleh Heera bila dalam keadaan takut atau gugup.


" aduhh... apa yang akan dia lakukan? Tuhan tolong aku, aku sangat takut padanya " suara hati Heera, dengan langkah seribu Heera langsung berdiri hendak pergi ke walk in closet nya, namun seketika Marvel menarik tangannya dan menghimpit Heera ke dinding dekat meja rias.


" Kamu mau kemana? tidak sopan rasanya kalau ada orang bertanya tapi belum dijawab, lalu ingin pergi begitu saja, jawab dulu pertanyaan suamimu ini " kata Marvel semakin mendekatkan wajahnya pada Zaheera, karena Heera sangat gugup ia langsung memalingkan wajahnya kearah samping, sedangkan Marvel saat ini sedang memainkan rambut pajang Heera menciumi nya sambil berkata dengan ia menoleh sedikit kearah wajah Heera yang berpaling dan tidak mau melihat nya.


" Untuk apa kamu membeli ponsel sebanyak itu nona muda? " tanya Marvel lagi dengan nada suaranya mulai ditekan, tapi apa yang dilihat oleh Marvel semakin membuatnya gemas, Zaheera yang ditanya malah mengigit bibir bawahnya dan memejamkan mata,


" Kau sedang menggoda ku nona? " kata Marvel mendongakkan kepala Zaheera dengan memegang dagu lancip itu, seketika Zaheera membuka matanya dan membelalak sempurna, dia tidak Terima kalau dia disangka ingin menggoda seseorang,


" Siapa yang ingin menggoda mu tuan muda?" kata Zaheera dengan nada suara yang sedikit meninggi.


" Awas aku mau lewat" Zaheera mencoba menyingkirkan tangan kekar Marvel dari pinggang nya yang entah sejak kapan melingkar disana,


" Aku tidak akan membiarkanmu pergi sebelum menjawab pertanyaan ku" desak Marvel


" Aku tanya Sekali lagi, kenapa kamu membeli ponsel segitu banyaknya? sudah berasa jadi presiden kah? yang harus punya ponsel lebih dari 1"

__ADS_1


" Baiklah aku menjawabnya, tapi lepaskan dulu tanganmu itu dariku"


" Cepat jawab, atau kau akan menjawabnya dengan cara ku" Marvel semakin merapatkan tubuhnya ke tubuh zaheera"


" Ok sebelum nya aku minta maaf padamu, aku sudah membuang begitu banyak uangmu. hanya karena aku emosi, aku tahu jumlah uang yang tadi aku gunakan tidak sedikit, tapi tadi aku emosi sekali tuan muda" Heera yang merajuk, dan itu semua sangatlah menggemaskan menurut Marvel


" Lalu? " Marvel yang pura-pura penasaran atas kejadian itu, padahal ia sudah mengetahui semuanya.


" Iya aku berniat ingin memberi pelajaran pada SPG di Mall itu, setalah aku puas memberikannya pelajaran, aku baru sadar kalau aku telah menghabiskan banyak uangmu, maaf kan aku" Zaheera meminta maaf ala anak kecil dengan cara memegang telinga dengan kedua tangannya.


" Menggemaskan sekali wanita ini" suara hati Marvel


" Tapi ngomong-ngomong kau tahu aku membeli ponsel dari mana? perasaan aku belum memberi tahu siapa-siapa"


" Aku tidak akan melupakan siapa dirimu tuan muda" Zaheera jengah


" Kau ingin tahu tidak nominal yang kau keluarkan hari ini untuk membeli Ponsel-ponsel itu? " Marvel kembali memainkan rambut Heera dengan jari telunjuknya. Sedangkan Zaheera yang ditanya hanya menggeleng pelan.


" 10M 250 juta" ucap Marvel enteng, mendengar pernyataan dari Marvel Heera membelalak kaget, dia tidak menyangka kalau dia membeli ponsel-ponsel itu menghabiskan uang Marvel segitu banyaknya.


" Kau sedang bercanda tuan? " kata Zaheera menelan ludahnya susah payah


" Adakah kata bercanda yang terbaca diraut wajahku nona? " lagi-lagi jawaban yang Heera berikan adalah gelengan kepala.


" Kau sungguh menakjubkan nona, didepan ku kau selalu saja melawan ku, membantahku dan tidak menghargai ku, tapi dibelakang ku Diam-diam kau menghabiskan uangku, apakah itu etika yang baik nona Kim Heera? "

__ADS_1


" Maaf" ucap Heera lemah, dia sudah bingung mau menjawab apa lagi.


"Kata maaf tidak akan mengembalikan uang ku nona, sebenarnya aku tidak keberatan sama sekali kau memakai uang ku, tapi dengar ini baik-baik" Marvel menyusuri pipi halus heera dengan jarinya


" Kau harus membayar mahal atas semua ini nona muda "


" Tapi aku tidak memiliki uang sebanyak itu tuan" Zaheera memberanikan diri memandang mata marvel.


" Bagaimana kalau kau membayarnya dengan ini" dengan gerakan sigap Marvel langsung menyatukan bibirnya dengan bibir sang istri ******* nya pelan, tidak ada balasan atau pemberontakan dari Heera, ia hanya diam membelalakkan matanya mencoba mencerna apa yang sedang terjadi, Marvel segera melepaskan ciu*mannya dari zaheera, takut ia tidak bisa menahan dirinya, karena sejati nya dia adalah pria normal, kalau disuguhkan daging segar didepan matanya seperti ini pasti akan ia lahap, namun dia tidak bisa melakukan nya untuk saat ini, ini terlalu cepat untuk nya.


disaat Marvel melepas tautan bi**r mereka dengan nakalnya marvel menghapus bibir Heera sambil berkata.


" Manis, tapi ini semua belum bisa membayar uang itu" seringai Marvel sambil mengerlingkan sebelah matanya. Semua itu tentunya membuat Zaheera malu dan salah tingkah, akhirnya ia memilih menghindar dari marvel, dia tidak ingin Lama-lama berada di dekat suami arogan nya itu, bisa-bisa jantungnya akan berhenti berdetak kalau diperlakukan seperti tadi oleh marvel, dari awal Heera sudah berusaha menghindar karena detak jantung nya sudah tidak beraturan dikala Marvel menghimpit nya, ditambah lagi Marvel masih melakukan hal yang lebih dari itu, dunia Heera seakan berhenti, dikala benda kenyal itu mulai menyusuri setiap lekukan bibir mungilnya, rasa itu memang masih aneh bagi Heera , karena itu merupakan ciuman pertamanya, namun dia tidak bisa memungkiri meskipun itu yang pertama tapi sangat nikmat baginya, Heera ingin menolak perlakuan romantis marvel tapi Fu*k dengan tubuhnya, tubuhnya malah tak bereaksi sama sekali untuk menolaknya, tubuhnya malah diam seakan-akan memang mau dan menginginkan lebih.


sesampainya di walk in closet Heera Merutuki dirinya, ini ciuman pertama nya. Mengapa dia tidak menolaknya,


" Ada apa dengan mu Heera, kenapa kau malah diam, dia sudah merenggut ciuman pertama mu, kenapa kau tidak melawan, aah... bodoh bodoh bodoh... " Zaheera memukul- mukul kepalanya sendiri karena Merutuki kebodohannya,


" Lalu setelah ini kau akan bersikap bagaimana pada tuan arogan itu Heera, huwaaa.. " Heera sudah seperti orang gila yang bicara sendiri pada dirinya, pasti setelah ini akan canggung dan sulit bagi meraka untuk saling bicara lagi.


" huuuffff... oke saatnya kamu istirahat Heera, ganti baju, keluar dan tidurlah, segampang itu kan" Zaheera yang bermonolog pada dirinya sendiri, Zaheera mengambil baju tidur warna hitam berbahan sutra yang lembut, seperti biasa baju tidur itu memang kekurangan bahan dan semua itu memang wajib dia pakai setiap tidur dengan Marvel, seandainya dia tidak mau memakainya pasti akan ada pelayan yang mengadu pada nyonya Anggita, pada akhirnya nyonya Anggita akan memarahi Zaheera. Dengan alasan sebagai salah satu cara meluluhkan Marvel.


sampek. sini dulu ya guys waktu nya aku istirahat siang dulu insyaallah nanti malam aku up lagi, jangan lupa. tinggalkan jejak kalian ya, dengan vote komen dan like ya...


salam cinta dari aqoh bye bye...

__ADS_1


__ADS_2