
Hari sudah mulai gelap, tapi Tuan muda Anggara masih saja meringkuk dipangkuan istri kecilnya, dengan keberanian yang tinggi Zaheera mencoba untuk membangun kan Marvel, bukannya ia tidak senang Marvel bersikap manja padanya, tapi rasanya kedua kaki Zaheera sudah kebas seperti mati rasa akibat terlalu lama Marvel tertidur dipangkuan nya.
" Tuan muda, Tuan muda " panggil Zaheera mengusap lembut wajah Marvel, namun Marvel malah mengambil tangan Zaheera mengecupnya lembut sembari berkata
" Biarkan seperti ini dulu love, sebentar saja, aku merindukanmu " mendengar ucapan Marvel Zaheera mengerutkan dahinya tidak Terima, jelas jelas wanita yang sedang bersamanya saat ini bukan wanita lain melainkan istrinya sendiri, dengan geram Zaheera langsung menabok pipi Marvel dan berkata.
" Tuan muda bangun, jangan selalu bermimpi, ini sudah malam" Zaheera geram
" Kamu bisa diam tidak! " bentak Marvel membuat Zaheera tersentak, namun Marvel segera meminta maaf ketika ia sadar sudah membuat Zaheera takut, dan ternyata yang berada dipangkuan nya bukanlah Jenny melainkan Zaheera istrinya, semakin merasa bersalah lah si Marvel.
" Maaf, saya tidak sengaja "
" Tidak apa- apa, kalau begitu saya pulang dulu ini sudah malam" Zaheera beranjak
" Heera tunggu"
" Ada apa tuan muda" Zaheera membalikkan badannya
" Kamu pakai Jas saya untuk pulang, cuaca diluar sangat dingin, kamu akan sedikit hangat jika memakai nya" Marvel mengulurkan jas mahalnya pada Zaheera
__ADS_1
" Baiklah terimakasih " Zaheera tersenyum manis,
" Maaf gara-gara saya meeting kita dengan tim gagal, jadi para tim. langsung memutuskan untuk bertemu denganmu besok malam di acara peresmian"
" Tapi tuan muda, saya malu, apalagi dalam acara kantor, apa kata orang-orang kalau tuan muda membawa saya, saya tidak pantas, bolehkah saya menolak untuk menjadi model dari peluncuran produk baru perusahaan tuan? " Zaheera menawar
" Boleh saja, asalkan kamu mau membayar mahal untuk penolakan mu itu"
" Glek! " Zaheera menelan ludahnya kasar, karena kalau Marvel sudah bicara seperti itu pasti semuanya tidak akan baik baik saja, mau tidak mau akhirnya Zaheera tetap menerima kenyataan bahwa ia akan menjadi model itu.
" Masih mau menolak nya ? " Marvel melirik sinis ke arah Zaheera
" Hehe... tidak Tuan muda saya hanya bercanda tadi "
" Tidak menerima sanggahan, atau penawaran, apa yang saya ucapkan mutlak adanya, menurut lah nona Sinota Anggara, kalau mau hidup anda tenang, paham! " setiap kata Marvel penuh dengan penekanan
" Baiklah, saya pulang dulu " Zaheera terlihat sedih, ia merasa tertekan dengan aturan Marvel yang tidak memperboleh kan dia ini dan itu, sehingga ia merasa dirinya bagaikan Burung didalam sangkar emas.
Sesampainya di mention Zaheera benar-benar sangat lelah sehingga ia langsung masuk ke kamar utama dan meninggalkan makan malam, Zaheera hanya butuh tidur ternyata sangat melelahkan seharian bersama Tuan Muda Anggara itu, meskipun tidak melakukan apapun tapi mampu membuat kaki Zaheera mati rasa,
__ADS_1
" Ahh.... segarnya.... " seru Zaheera ketika sudah mandi, dia berjalan ke meja rias nya sembari menggosok pelan rambutnya yang masih basah, Zaheera selalu rutin merawat wajahnya sebelum tidur, sebenarnya itu bukan kebiasaan Zaheera sebelum menikah, tapi setelah ia menikah Nyonya Anggita sudah menyediakan semua kebutuhan nya, rasanya Mubazir kalau sampai ia tidak memakainya, dengan satu gerakan Zaheera melempar handuknya ke sembarang arah dan melanjutkan kegiatan nya dari mulai pakai skincare dan per parfume man, disaat Zaheera tengah asik melakukan kegiatan nya tiba-tiba pelukan hangat menyapa kulitnya yang setengah terekspos dikarenakan pakaian yang ia kenakan adalah lingerie model renda yang memperlihatkan betapa mulus nya kulit Zaheera. Zaheera bisa melihat dengan jelas dari cermin rias nya siapa orang itu, tidak lain adalah suaminya sendiri yang terlihat tampan meskipun dengan penampilan yang sedikit acak acakan, lebih terkejutnya lagi ada handuk yang habis Zaheera pakai bertengger bebas dipundak Marvel,
"Berarti Tuan muda sudah dari tadi ada disini, mengapa aku bodoh sekali tidak memperhatikan sekita" Zaheera Merutuki dirinya yang ceroboh,
" Cepat pindahkan handuk ini dari pundak ku" perintah Marvel dengan mata terpejam sembari dengan nyaman memeluk tubuh Zaheera yang menurutnya sangat wangi dan memenangkan. Dengan perlahan Zaheera mengambil handuk itu dan meletakkan di kursi meja rias nya,
" Maafkan saya Tuan muda, saya tidak tahu kalau ada Tuan muda, karena Tuan muda bilang akan pulang terlambat " ucap Zaheera pada Marvel yang tetap memejamkan matanya dalam pelukan Zaheera, memang di tidak berniat pulang namun bayangan Zaheera disaat menawarkan diri pada Marvel selalu terbayang dalam benaknya sehingga membuat Marvel tidak fokus dan memilih untuk pulang saja,
" Tidak semudah itu gadis kecil, kau sudah melakukan kesalahan besar"
" Lalu saya harus berbuat apa agar Tuan muda mau memaafkan saya "
" Layani aku malam ini, aku menginginkan mu, kau sudah membuat ku tersiksa dan tidak fokus kerja, kenapa kau selalu terlihat menarik ketika seperti ini,kau membuat ku gila Heera" tangan Marvel sudah mulai aktif, sehingga membuat Zaheera melenguh tanpa sadar
" Layani aku" ucap Marvel lagi dengan suara yang berat, kemudian Zaheera membalikkan badannya dan memeluk Marvel dengan erat, merasakan debaran hebat di setiap aliran darah yang terus mengalir, Marvel mengecupi setiap inci leher Zaheera yang jenjang membawanya ke tempat tidur mengungkungnya dengan satu tangan dan tangan yang lainnya sudah bermain bebas di setiap inti tubuh Zaheera, dengan lembut Marvel mencium kening Zaheera dan berkata
" Kau milikku " setalah itu para readers bisa berfantasi sendiri apa yang terjadi antara Marvel dan Zaheera,
...Disaat kau bersamaku, kau seutuhnya menjadi milikku, namun hanya 1 yang tidak membuat ku yakin, yaitu perasaan ku sendiri, sampai saat ini tetap mengharapkan orang yang telah lama pergi... ...
__ADS_1
..._MARVEL SINOTA_...
Tetap dukung novel ini, like, Coment, vote, hadiah dan masukkan ke daftar favorit kalian, love you all, salam hangat dari author 😍😘😙😗🤗