Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
MEMUTAR OTAK!!!


__ADS_3

" Cara apa lagi yang harus aku gunakan untuk menyingkirkan wanita itu?"


"Rasanya otakku sudah buntu, karena sudah dua kali aku berusaha mencelakai nya, tetap saja gagal" Jenny mondar-mandir seperti setrikaan, karena pagi ini tidak ada orang di rumah utama, Marvel juga sudah berangkat ke kantor nya, jadi Jenny kembali ingin beraksi untuk mencelakai Zaheera dan anaknya


" Aku harus memutar otak ku secepat mungkin, karena semakin cepat wanita itu mati, semakin cepat pula posisinya akan tergeser dari keluarga Anggara" Senyum Jenny mengembang sempurna seperti ketiban emas segunung


" Anda terlalu percaya diri Nona Jenny" mendengar ucapan seseorang yang tiba-tiba saja datang sungguh membuat Jenny sangat terkejut


"Saya tidak menyangka wanita terpelajar seperti anda mampu melakukan hal yang sangat menjijikkan seperti ini"


" Kamu! sejak kapan kamu disini? lancang sekali kamu ya masuk tanpa se izin ku"


" Seandainya saya tidak masuk ke sini, mungkin saya tidak akan tahu akal busuk anda Nona Jenny"


" Jangan ikut campur dengan urusan ku"


" Urusan anda akan menjadi urusan saya apabila anda mengusik ketenangan keluarga Anggara, termasuk berniat untuk mencelakai calon pewaris keluarga Anggara"


" Kau hanya jongos disini, jangan sok sok an menggurui ku ya" ya yang masuk ke kamar Jenny adalah sekertaris James, ia sudah curiga dari awal sejak kedatangan wanita itu, karena sekertaris James yakin bahwa kedatangan wanita itu akan membawa malapetaka baru di keluarga Anggara dan ternyata benar disaat tadi ia melintasi kamar Jenny yang berada di lantai dua dia tidak sengaja mendengar apa yang dia ucapkan, yaitu ingin mencelakai Nona mudanya dan calon pewaris keluarga Anggara, tidak sia-sia tadi Marvel menyuruhnya untuk pulang mengambil beberapa berkas yang tertinggal, selain melakukan perintah Tuannya ternyata sekertaris James menemukan fakta mengejutkan dibalik sikap polos kekasih bosnya itu, memang sifat Jenny tidak akan pernah berubah.


"Dan anda hanya barang buangan yang dipungut kembali oleh Tuan saya, bukankah tempat barang buangan itu pantasnya di tong sampah ya? kenapa masih ada disini, berdiri lagi! " sindir Marvel tak kalah tajamnya


"Dasar jongos tak tahu diri, berani sekali kamu ya menghinaku, lihat saja apa yang akan aku katakan pada Marvel, pasti setelah itu dia akan memecat mu" Jenny emosi


"Jangan terlalu percaya diri Nona, ya! meskipun percaya diri itu baik namun ingat sadar diri itu lebih baik "


" Anda ingin mengatakan apapun pada Tuan Muda pasti beliau tidak akan percaya, anda tahu sendiri kan saya adalah sekertaris kepercayaan nya jauh sebelum anda mengenal Tuan Muda, saya lebih mengenal baik Tuan Muda dari pada anda"


" Jadi pikir-pikir dulu ya kalau mau mengadu, jangan sampai saya yang akan balik mengadukan perbuatan kejam anda terhadap Nona muda dan calon bayi Tuan Muda"


" Kalau soal bersilat lidah, ingat kata saya ini baik baik Nona Jenny, saya lebih pintar dari pada mulut Anda yang penuh bisa itu" sekertaris James sedikit berbisik ke telinga Jenny

__ADS_1


" Jika bisa anda hanya bisa ular cobra, maka bisa saya adalah racun king cobra paling mematikan, maka dipastikan kalau saya bersilat lidah satu kata saja Tuan Muda akan langsung percaya" kata sekertaris James skakmat, membuat Jenny berhenti melawan dan berujung dengan kebisuan.


Setelah itu sekertaris James pun berlalu dengan menyisakan senyum miring nya dengan pertanda kemenangan yang ia dapatkan karena telah berhasil membuat Jenny bungkam.


"Dasar sekertaris tidak berguna" maki Jenny pada sekertaris James yang sudah menjauh


" Aku tidak boleh lengah, orang ini tidak boleh diremehkan"


" Apalagi dia orang kepercayaan Marvel, tidak mudah bagiku untuk menyingkirkan orang itu" Jenny bermonolog sendiri, karena ia sudah mempunyai musuh baru yang akan menghalangi rencana nya untuk membunuh Zaheera dan bayinya


" Aku harus bermain cantik, agar jongos satu itu tidak terlalu sok menghalangi rencana ku"


...****************...


" Halo Tuan besar"


" Bagaimana kau sudah mengancam wanita itu"


" Kenapa kau tidak melakukannya"


" Karena saya yakin dia masih akan melakukan tindakan yang membahayakan untuk Nona muda, jadi saya harus mengawasi wanita itu di setiap pergerakannya, agar sewaktu-waktu kalau dia ingin beraksi kembali saya akan melakukan pengancaman itu"


" Terserah kau saja James, tapi aku minta jaga menantu dan cucuku dengan baik, jangan sampai tangan kotor gadis itu melukai mereka, susah terlalu banyak kejahatan yang dia lakukan, sungguh wanita berdarah dingin"


"Apakah belum puas tangannya itu mencelakai orang lain"


" Hanya itu yang ingin aku katakan James, jaga mereka selayaknya kau menjaga nyawamu sendiri paham! "


" Baik Tuan, saya mengerti"


" Tuuut... Tuuut... " Tuan Dermawan mematikan sambungan telepon nya bersama James, Nyonya dan Tuan besar sudah merasa tenang karena James mau berkorban untuk menjaga keselamatan menantu dan calon cucu mereka.

__ADS_1


Masih banyak rahasia yang Jenny sembunyikan entah sampai kapan kejahatan demi kejahatan yang ia pernah lakukan akan terbongkar, sampai detik ini pun ia belum juga puas untuk mencelakai orang.


...****************...


Jam sudah menunjukkan pada angka 17:00 menjelang malam, Marvel yang baru saja pulang disambut seperti biasa oleh para pelayan, dulu diwaktu rumah tangga nya baik-baik saja, pasti ada Zaheera di ujung pintu diantara pelayan yang menyambut dirinya, namun sejak rumah tangganya ada masalah, tidak ada lagi sambutan dari istrinya, senyuman manisnya pun seakan sirna, semuanya hanya tinggal kenangan saja.


" Selamat datang Tuan Muda" sambut para pelayan"


" Mmm... "jawab Marvel dingin, sedingin kutub utara, sifat itu kembali lagi disaat Zaheera memilih untuk mendiamkan nya, para pelayan sangat menyayangkan sifat Marvel yang harus kembali seperti dulu, para pelayan juga tidak suka selama keberadaan wanita masa lalu Tuan Muda mereka keadaan rumah ini tidak seceria kemarin, dimana para penghuni mention Anggara ini sempat bahagia melihat kemesraan Tuan dan Nona muda mereka sampai pada akhirnya direnggut oleh plakor bersifat iblis itu.


" Tuan muda ingin makan atau mandi dahulu?"


"Tidak usah mengurusi ku, kalian bisa pergi sekarang" perintah Marvel datar


" Baik Tuan Muda" karena tidak ingin terkena marah akhirnya para pelayan tadi undur diri dari hadapan Marvel, sedangkan Marvel beralih ke rumah belakang, ia hanya ingin sekedar melihat lihat saja namun, pemandangan di depannya sungguh sangat disayangkan untuk di sia-sia kan, di sana. Dibawah pohon rindang itu, ada Zaheera yang sedang bersantai sore, dengan membaca buku Sembari sesekali mengelus perut buncitnya, Marvel tersenyum getir, andai dia bisa tegas mungkin saat ini dia sudah menemani istrinya dikala seperti ini, namun dia tidak bisa tegas samasekali, hatinya lemah. Apalagi menyangkut Jenny yang terkadang mengancamnya dengan ancaman yang membuat dia tersentuh dan pada akhirnya ia harus mengikhlaskan kebahagiaan nya bersama sang istri, tapi terkadang Marvel juga ego, dia selalu berkata pada hatinya, kalau Zaheera hanya wanita sesaat dalam hidup nya sedangkan Jenny adalah masa depan nya.


Semoga saja kau tidak akan menyesal dengan keputusan yang kau ambil Vel...


Author sedikit menasehati Marvel yang degil nya minta ampun tuu.. πŸ€¦β€β™€οΈπŸ€­



Potret Marvel yang tersenyum begitu manis ketika melihat istrinya 😊


*


*


*


Terimakasih πŸ™πŸ’• sudah membaca cerita Author 😊 terus dukung cerita ini sampai tamat dan jangan lupa tinggal kan jejak kalian yang paling berarti untuk kelangsungan hidup author πŸ˜„canda kelangsungan hidup🀭pokoknya terimakasih And Loveyou all πŸ₯°β€πŸ˜πŸ’žπŸ₯°β€πŸ’žπŸ˜πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2