Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Lain Kali Hati-hati...


__ADS_3

" Hati hati ya sayang" kata Jenny melambaikan tangannya pada Marvel yeng sudah berada di dalam mobil yang di kemudikan oleh sekertaris James, meskipun Marvel cuek dan merasa Jenny tidak pantas melakukan itu, tapi untuk mencari muka di depan Marvel wanita itu tetap saja melakukannya walaupun sudah dilarang beberapa kali oleh Marvel, dibalik tembok dekat dapur ada Zaheera yang mengintip dari kejauhan, ada rasa iri yang menyelimuti hati Zaheera, karena sebenarnya yang pantas melakukan itu adalah dirinya bukan wanita lain, Zaheera hanya mampu berkhayal ia mengantarkan Marvel sampai pintu, dengan romantis Marvel mencium kening nya dan berpamitan pada buah hati mereka, namun sayang hal itu hanya mampu di bayangkan oleh Zaheera dan rasa iri dalam hatinya pun harus di tepis jauh-jauh,


" Untuk apa aku iri pada mereka? mereka bukanlah pasangan halal, tidak pantas rasanya aku iri pada pasangan tanpa ikatan seperti mereka" Zaheera mencoba menegarkan dirinya sendiri tanpa harus menangis lagi karena melihat kemesraan suaminya bersama wanita lain.


Setelah itu Zaheera pun melanjutkan kegiatannya membuat susu hamil, mengupas buah dan menata cemilan nya, kemudian setalah itu Heera melangkah kan kakinya menuju rumah belakang, takut takut kalau dia tetap di sana akan ada Jenny yang usil padanya, Zaheera memilih untuk menjauh saja dari wanita itu karena sampai sekarang dia masih trauma atas apa yang dilakukan Jenny beberapa waktu lalu.


...****************...


Jam 17:00 Zaheera kembali ke rumah utama dia hanya sekedar ke dapur saja untuk mengambil stok cemilan nya yang sudah habis, entah mengapa sejak kandungan nya semakin besar nafsu makan Zaheera semakin meningkat, sehingga berat badannya pun naik begitu pesat, tapi kata dokter Villa berat badan Zaheera masih normal sesuai dengan usia kehamilannya yang sudah memasuki bulan ke 5.


Zaheera bersenandung kecil disaat ia menyiapkan beberapa buah dan menuang cemilan kedalam toples, sehingga ia tidak sadar kalau sedang di perhatikan oleh seseorang, siapa lagi kalau bukan Marvel, sejak 5 menit yang lalu dia memperhatikan sang istri yang sedang berkutat dengan pisau dan beberapa buah buahan segar yang ia jadikan beberapa potongan kecil, Marvel yang baru saja datang dari perusahaan nya disambut seperti biasa namun disaat ia melewati dapur ia malah menyuruh semua pelayan yang menyambut nya pergi, Marvel malah menikmati pemandangan istrinya yang menurut Marvel semakin berisi itu,


" Pemandangan yang tidak boleh di sia-siakan" gumam Marvel pelan,


Dan disaat Zaheera ingin melangkah tiba-tiba ia terpeleset


" Aaa.... " Teriak Zaheera hampir saja menghatamkan tubuh nya ke ubin yang keras itu kalau Marvel tidak cepat-cepat datang untuk menolong nya, Marvel menangkap tubuh Zaheera dan untuk sejenak tatapan mereka bertemu, namun keduanya langsung memutuskan tatapan mereka.


" Lain Kali Hati-hati" ucap Marvel datar


"Terimakasih" kata Zaheera tak kalah dingin nya, kemudian Zaheera hendak melangkahkan kakinya namun Marvel langsung menghentikan langkah Zaheera


" Jangan melangkah kalau tidak mau terjatuh lagi, apakah kau tidak menggunakan mata mu dengan benar, lihatlah disini ada minyak goreng yang berceceran" meskipun Kata-kata Marvel cukup kasar tapi itu adalah bukti perhatian Marvel pada istrinya


" Hey... "pekik Zaheera ketika merasa tubuhnya melayang, ya! Marvel menggendong nya karena takut Zaheera akan kembali terjatuh, karena ubin dapur itu cukup licin, Marvel juga benar-benar murka karena para pelayan tidak Hati-hati dalam melakukan kegiatan masak memasak dan tidak becus dalam membersihkan nya, sehingga banyak minyak goreng yang berceceran di lantai dapur, dengan perlahan Marvel meletakkan tubuh Zaheera ke sofa ruang tengah, ketika Zaheera benar-benar nyaman dengan posisinya Marvel langsung berteriak sehingga suaranya bergemma ke seluruh sudut rumah itu


" Pelayannn..."


"Pelayaaaaannn... " teriak Marvel dengan campuran emosi


"Kami Tuan " para pelayan baik pelayan perempuan atau pria berkumpul dihadapan tuannya


" Siapa yang bertugas membersihkan dapur setelah para chef selesai memasak? " tanya Marvel berusaha meredam emosi nya

__ADS_1


" Kami Tuan" 4 pelayan perempuan maju


" Apakah kalian sudah bosan kerja disini? "


" Kenapa kalian bekerja tidak becus hah!" Marvel mulai meluapkan emosi nya


"Kenapa masih banyak minyak yang berceceran di lantai? Kalian tidak membersihkan nya?"


" Kami sudah membersihkan nya Tuan selesai para chef menyiapkan makan malam tadi "


" Kalau kalian sudah membersihkan nya dengan benar kenapa masih ada minyak goreng dilantai hah! kalian tahu? gara-gara pekerjaan kalian yang tidak becus kalian hampir mencelakai istri dan anakku kalian dengar tidak!" Marvel mengebrak meja di depannya.


" Maaf Tuan" hanya kaya itu yang mampu para pelayan itu katakan


" Lain Kali kami akan lebih Hati-hati lagi dalam bekerja"


" Cepat pergi dan bersihkan semua itu" Emosi Marvel mulai meredam


" Baik Tuan Muda" para pelayan itu akhirnya undur diri dari hadapan Marvel dan Zaheera, Zaheera yang melihat para pelayan itu dimarahi oleh Marvel merasa tidak tega pada mereka, jadi Zaheera menegor Marvel


" Karena kecerobohan mereka kau hampir saja celaka"


" Tapi tidak harus memarahi mereka seperti itu, mereka bagian dari saya, kalau mereka ceroboh berarti saya juga sama, tidak seharusnya anda bertindak sebelum tahu kebenarannya"


" Jelas-jelas mereka yang bersalah kau masih membela mereka, mereka hampir saja mencelakai kamu dan anak kita"


" Saya sudah bilang pada anda mereka bagian dari saya, kalaupun mereka hampir mencelakai saya itu pasti tidak disengaja"


" Dan satu lagi, anda tidak perlu berlebihan dalam bersikap, saya sudah pernah bilang kepada Anda bukan, kita harus menjaga jarak sampai perpisahan itu terjadi, saya permisi Tuan, semoga hari anda menyenangkan" Zaheera pergi dari hadapan Marvel dengan membungkukkan kepalanya terlebih dahulu layaknya seorang pelayan.


Lagi-lagi Marvel dibuat geram dengan tingkah laku Zaheera yang menurutnya sangat merendahkan diri, bukan tanpa alasan Zaheera melakukan itu, ia selalu mengingat Kata-kata Marvel kalau diri nya hanya seorang gadis kampung, jadi mau tidak mau Zaheera hanya mengikuti apa yang dikatakan suaminya.


Zaheera rasa percaya diri itu baik namun ternyata sadar diri itu lebih baik.

__ADS_1


" Sial, aku sudah berusaha berubah dan perhatian pada istriku tapi tetap saja dia menebalkan hatinya, apakah dia benar-benar tidak mau memaafkan ku?" Marvel terlihat sangat kesal melihat Zaheera yang tersisa saja menjauh dari-Nya.


...****************...


" Sial... kenapa musti gagal sih"


" Aku sudah mencari waktu yang tepat untuk mencelakai wanita itu, tapi malah Marvel datang dan membantu nya"


" Sampai kapan nasib baik akan terus berpihak pada wanita itu"


" Aku harus memutar otak lagi agar bisa mencelakai wanita sialan dan bayinya itu"


" Pokoknya mereka harus mati agar aku menjadi wanita Satu-satunya didalam hidup Marvel dan yang menguasai kekayaan keluarga Anggara"


Kejam, jahat dan tak berperasaan mungkin kata itu yang tepat untuk Jenny karena dia menghalalkan segala cara agar mendapatkan semua yang menjadi keinginannya, pantas nya diapakan wanita ular satu ini agar berhenti berbuat jahat?


*


*


*


..."Ku kira percaya diri itu baik, tapi ternyata sadar diri itu lebih baik... "...


...~ Kim Heera~...


*


*


*


Hanya minta dukungan nya aja sama kasih penilaian atau ulasannya 😊

__ADS_1


Love you All readers sekalian 😍😘😙😗🤗


__ADS_2