
Marvel menyeringai puas karena pada akhirnya de*ahan pertama dari istri kecilnya itu keluar juga, " ternyata de*ahan rubah kecil ini merdu juga" Ucap Marvel dalam hati, sedangkan Zaheera Dengan sekuat tenaga mencoba untuk mendorong tubuh kekar Marvel dari atas tubuhnya, namun nihil usahanya hanya sia-sia, tubuh Marvel terlalu kuat mengunci tubuh kecilnya. Usaha terkahir yang bisa Zaheera lakukan adalah menggigit balik bi**r Marvel agar ia bisa melepaskan diri.
"Ah... " de*ah Marvel karena bi**rnya saat ini sudah mengeluarkan darah segar.
" Kau!!! " Marvel yang sudah bangkit karena keterkejutan nya mendapatkan serangan yang sangat tiba-tiba dari Zaheera.
Karena zaheera merasa Marvel sedang lengah Zaheera berniat untuk kabur dari tempat itu, namun ketika ia sampai di pintu ternyata pintu itu sudah terkunci rapat dengan menggunakan code pin, dengan sekali hentakan Marvel langsung menarik lengan Zaheera dan membuatnya menghadap pada Marvel.
" Kau mau kemana rubah kecil"
" Aku mohon lepas kan aku tuan, aku belum siap tolong mengertilah " Zaheera yang memohon sambil menangis, karena ia sudah paham apa yang Marvel inginkan,
" Setalah semua ini kau lakukan apakah aku akan membebaskan mu rubah kecil? jangan harap! " Bentak Marvel yang semakin membuat Zaheera ketakutan
__ADS_1
" Kau harus membayar semua ini Zaheera "
" Tolong maafkan aku Tuan" Zaheera mohon dengan buliran air matanya, namun sepertinya Marvel sudah tuli, dia sudah diselimuti amarah yang Besar, sehingga jiwa iblis nya menguasai tubuh dan pikiran nya.
" Kata maaf tidak cukup untuk menebus semua kesalahanmu, kau juga harus sadar diri kau dibayar untuk melayani ku bukan! jadi lakukan tugasmu dengan baik" Kata Marvel lirih dan ia langsung melempar kembali tubuh Heera ke kasur king size mereka dengan sekali hentakan Marvel membuka Lingerie merah darah yang dikenakan oleh istrinya itu, tangis Heera semakin pecah dikala Marvel melihatnya dengan penuh na*su, ternyata penilaian orang terhadap Marvel yang menganggap ia impoten itu salah besar, mana ada orang impoten seperti ini, dia malah sangat perkasa dimata Zaheera, namun pikiran itu segera ia tepis karena sekarang ia sudah tidak memakai apa-apa lagi, ia sangat malu diperhatikan seperti itu oleh Marvel, sangat jelas terlihat dari manik mata Marvel kalau saat ini dia sedang diselimuti oleh gairah yang besar, sekarang Zaheera sudah pasrah apapun yang akan Marvel lakukan padanya ia sudah pasrah, sekalipun ini sangat menyakitkan untuk nya, ia akan menahannya, karena ini janji Zaheera pada seorang ibu yang mengharapkan anaknya kembali, mungkin dengan cara ini Marvel akan sadar kalau tidak selamanya menyakiti dan menuntaskan masalah melalui emosi tidak akan terselesaikan dengan Baik. Mungkin dengan melalui kejadian ini Marvel akan sadar bahwa cinta itu ada, penghianatan itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang tak berperasaan, semoga saja Marvel sadar dan segera menyadari kesalahannya kalau ia sudah salah paham dan lebih memilih tuk menyakiti tanpa mendengar penjelasan terlebih dahulu, emosi hanya membawa petaka dan tidak akan pernah menyelesaikan masalah.
Tubuh Zaheera melemah dia sudah tidak punya tenaga lagi untuk melawan Marvel, dia memejamkan mata nya kuat-kuat bulir air matanya kembali luruh disaat Marvel men*iumi leher jenjangnya dengan rakus, memberikan tanda kepemilikan di sana, beralih ke kedua gun**kan kenyal itu, Marvel melahap nya habis, seakan ia seperti makanan yang begitu nikmat, antara de*han dan tangisan pilu kini tercampur menjadi 1 yang keluar dari mulut Zaheera, Marvel menikmati semuanya dengan sangat rakus dan brutal sehingga sebuah benda tumpul yang di rasa oleh Zaheera ingin segera menerobos masuk, namun sekuat tenaga Zaheera tetap menolaknya,
" Jangan Tuan ku mohon "Kata Zaheera sesenggukan
" Aku pasrah Tuhan, aku pun tidak bisa menolaknya terlalu keras, dia suami ku, meskipun perlakuan nya kasar terhadap ku, dia tetap perintah yang wajib ku iyakan, dia bagaikan tuntutan yang wajib dilakukan, tapi ku mohon setelah kejadian ini semoga ia menyesal dan segera mengetahui kebenarannya, kalau aku tidak sama dengan wanitanya yang sudah menghancurkan hidupnya, aku obat yang akan menyembuhkan nya. Tuhan tolong sadarkan dia, kalau aku akan bersamanya sampai dia benar-benar tahu kalau cinta yang sesungguhnya itu masih ada, cinta tidak akan menyakiti nya" suara hati Zaheera yang begitu pilu di samping Marvel yang terus menjamah tubuh mungil itu.
" Ah... " antara de*ahan dan tangisan sudah tidak bisa dibedakan yang keluar dari mulut zaheera, air matanya luruh dengan begitu deras, bagian inti tubuhnya sangat sakit, dia tidak kuat menahan rasa sakit yang luar biasa itu.
__ADS_1
" Ssh... kenapa sem*it sekali" kata Marvel tetap berusaha untuk menerobos pertahanan itu.
" Aaa.... tolong hentikan Tuan itu sangat sakit" teriak Heera yang sedikit lantang, tapi Marvel tidak memperdulikan nya karena di samping semuanya sudah nanggung dan ini sangat menantang jiwa kejantanan nya,dan tentang teriakan Zaheera kamar ini kedap suara marvel tidak khawatir kalau teriakan Zaheera akan didengar oleh orang-orang diluar ruangan ini. Marvel terus saja menghentakkan senjatanya sampai zaheera sudah lemas tak berdaya, tapi Marvel terus melakukan aksinya dengan brutal, ia seakan-akan tidak mau memberi ampun pada Zaheera, disaat sudah tidak ada perlawanan dari Zaheera disaat itu pula mereka mencapai puncaknya, cairan hangat itu menyembur sempurna memberikan kehangatan yang tak pernah Zaheera rasakan sebelumnya, ini semua juga merupakan pengalaman pertama untuk Zaheera jadi rasa ini benar-benar luar biasa menurut nya, meskipun dilakukan secara tidak manusiawi, Marvel sangat kasar dan brutal, dia melakukan semua ini dibawah kuasa emosinya. Marvel tumbang begitu saja di atas tubuh Heera, Marvel menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Zaheera, mengecupnya pelan, dalam pelukan itu tanpa melepas pusaka nya dari tubuh Zaheera, tidak lama kemudian Marvel merebahkan tubuhnya di samping Zaheera, sangat kentara dari wajahnya kalau ia sangat kelelahan. Lagi-lagi Zaheera hanya bisa menangis karena semuanya sudah berakhir ia sudah tidak suci lagi, keperawanannya sudah direnggut secara paksa oleh laki-laki yang berstatus suaminya itu, ada rasa tidak ikhlas dalam hatinya namun dia tidak bisa melakukan apa-apa.
" Kau yang pertama bagiku dan semoga saja menjadi yang terakhir, aku tak mau membuat kisah baru bersama orang lain, namun aku juga tidak mau disakiti oleh orang yang sama, karena aku sudah bertekad untuk mengembalikan mu pada keluarga mu, mengembalikan Marvel Sinota yang dulu, aku ikhlas tersakiti demi mengejar cinta dari seorang pewaris tahta seperti mu. Inikah alasan mu memanjakan ku siang tadi dengan pelayanan istimewa, karena kau sudah merencanakan penyiksaan batin ini, meskipun aku tersakiti, aku tetap berharap semoga saja apa yang kau tanam akan segera membuahkan hasil dan kau akan segera sadar betapa berharganya sebuah pengorbanan, dan tidak selamanya wanita itu sama dan akan selalu menjadi alasan utama seorang pria hancur" kata Zaheera membelakangi Marvel sembari mengelus perut ratanya berharap apa yang ditanam oleh suaminya akan segera tumbuh dalam rahimnya itu,
...cinta tidak akan selamanya menyeramkan, menyedihkan dan membahagiakan semuanya sudah ada porsi masing-masing, ketika kau sudah menganggap cinta itu sangat menyakitkan bagimu lihatlah terlebih dahulu kau menjalani nya dengan orang yang tepat atau tidak, masa lalu tidak harus dilupakan namun tidak untuk diulang....
......Syee... ...
sampek sini dulu ya guys...
semoga kalian puas jangan lupa dukung terus cerita ini ya, like dan comen votenya juga jangan lupa.
__ADS_1
bye bye salam cinta dari aqoh... 😘😘😘🥰