
Siang itu seperti biasa, pasti Nyonya Anggita dan Zaheera selalu bersantai di rumah tropis, Karena Zaheera menyukai rumah tropis itu jadi mau tidak mau Nyonya Anggita harus menemani menantu nya, itu juga sangat penting menjaga ibu hamil tetap bahagia akan berpengaruh baik untuk janinnya juga.
" Mommy akan terus disini menemani ku? " tanya Heera tiba-tiba
" Tentu saja Sayang, kenapa kamu bertanya seperti itu? apakah kamu tidak senang mommy temani? "
" bukan begitu Mom, takutnya mommy bosan menemani ku terus disini, karena kan mommy bukan tipe orang seperti itu"
" Mommy tidak apa-apa sayang, melihat kamu terus bahagia, mommy malah semakin senang dan tidak bosan meskipun selalu berdiam diri di sini"
" Terimakasih, Mommy selalu ada buat Heera"
" Sudah berapa kali mommy mengatakan sama kamu, tidak perlu berterimakasih sayang, ini sudah kewajiban Mommy selaku mertua kamu"
Karena suami kamu tidak lagi mau bertanggungjawab makan mommy dan daddy lah yang hari mengambil tanggungjawab itu"
" Apalagi sekarang kamu sedang mengandung cucu mommy" Kata Nyonya Anggita sembari mengelus perut buncit Zaheera.
Disaat mereka sedang asik. mengobrol tiba-tiba ada pelayan yang datang dan memberi tahu kalau ada kiriman
" Tapi saya tidak merasa memesan sesuatu deh bik" jawab Nyonya Anggita
" Saya juga tidak tahu Nyonya, karena kotak itu misterius, kata kurirnya untuk keluarga Anggara begitu"
" Baiklah saya akan segera kesana" setelah menjawab perkataan pelayan tersebut Nyonya Anggita dan Zaheera pun pergi ke ruang tengah untuk melihat paketan misterius itu, setelah mereka sudah sampai mereka agak terkejut karena ternyata paketan mereka sangatlah besar
" Kira-kira isinya apa ya mom kok jadi penasaran"
"Sama sayang, mommy juga penasaran, yasudah kita buka ya"
dengan perlahan tapi pasti nyonya Anggita mulai membuka kotak misterius itu, karena tidak mungkin Zaheera yang akan melakukannya berhubung ibu hamil itu sudah agak sulit untuk bergerak karena perutnya yang sangat besar di usia yang udah memasuki bulan ke sembilan.
Ketika peti itu mulai terbuka seketika bau anyir tercium sangat menyengat sehingga Zaheera dan nyonya Anggita merasa mual
" Uwweekkk"
" Kenapa bau seperti ini" sahut nyonya Anggita
" Mommy sebenarnya apa isi kotak itu kenapa bau sekali" Zaheera menutup hidungnya
" Entah lah sayang mommy juga tidak tahu" Karena rasa penasaran yang tinggi Nyonya Anggita terus membuka kotak itu sampai pada akhir nya ada sebuah kertas yang bertuliskan
" TERIMALAH HADIAH INI, SEBAGAI PERINGATAN UNTUK TIDAK MAIN-MAIN DENGAN KU"
begitulah isi dari tulisan tersebut!
" Apa sebenarnya maksud dari tulisan ini?"
" Entahlah Mom, mungkin orang yang iseng saja"
"Tapi ini sangat niat sayang"
" Ngomong-ngomong apa isi dari kotak itu?"
" Biar mami chek lagi"
akhirnya nya kotak itu benar-benar terbuka dan betapa terkejutnya nyonya Anggita ketika mengetahui isi kotak tersebut adalah potongan tubuh manusia yang masih segar..
" Aaaaa..."teriak Nyonya Anggita histeris
__ADS_1
" Mommy" Zaheera yang berusaha menangkap mertuanya
" Kenapa momm?"
" Sayang jangan melihatnya"
" kenapa mommy? apa isi kotak itu?"
"Mommy jawab jangan diam saja, jangan buat Heera penasaran" tapi Nyonya Anggita hanya diam karena masih shok, sampai pada akhirnya Zaheera pun memberanikan diri untuk melihatnya sendiri
" Astagfirullah" Zaheera terkejut dan reflex langsung menjauhkan tubuh nya dari kotak yang berisi mayat itu
" Mayat siapa ini" Zaheera berusaha menetralkan rasa keterkejutan nya
" kenapa mayat ini bisa dikirim kesini, siapa yang iseng melakukannya? " Zaheera terus saja bertanya-tanya tentang mayat yang sudah tidak beraturan bentuknya itu karena telah ter mutilasi sepenuhnya.
"Sayang lebih baik sekarang kita menjauh dari mayat itu, biarkan para pelayan dan bodyguard yang mengurus nya"
" Tapi kenapa tiba-tiba perasaan ku tidak enak momm"
" Aku kepikiran pada kedua orang tua ku, kenapa mereka masih belum datang juga"
"kamu tenang saja sayang, ini masih pagi mungkin sebentar lagi"
" Baiklah momm" kemudian Zaheera dan nyonya Anggita menjauh dari mayat tak beraturan itu, dan membiarkan para pengawal dan pekerja rumahnya yang mengurus semuanya, tapi lain halnya dengan Zaheera ia malah kepikiran pada mayat itu mengapa firasat nya mengatakan ia ada hubungan nya dengan mayat itu, yang bisa diperkirakan ada 2 mayat yang ter mutilasi, tapi sebisa mungkin Zaheera menenangkan hati dan pikiran nya agar tidak berpengaruh buruk pada kandungannya yang sudah memasuki bilang lahir itu.
...****************...
"Hay baby" disaat Marvel selesai dari ruang kerjanya ia sudah disambut oleh Jenny yang tiba-tiba sudah berpakaian seksi dan hendak menggodanya
"Kenapa kau berpakaian seperti itu love" Tanya Marvel heran, karena kalau sudah begini pasti Jenny ada maunya
" Boleh love, tapi tidak seperti biasanya kamu seperti ini? apakah ada yang kamu inginkan dari ku?"
" Aku hanya ingin bersamamu baby"
" plis jangan begini love, aku hanya pria normal, aku tidak mau melakukan nya lagi "
"Memang nya kenapa kalau kita melakukan nya? disini hanya ada kita berdua baby" Jenny yang mulai menggerayangi tubuh Marvel dengan lihai nya, sampai Marvel memekik karena tidak bisa dipungkiri dia juga menginginkan nya
"kamu pun sudah duda kan, kamu sudah tidak ada ikatan lagi dengan istri kamu, ayolah baby" Jenny terus saja merayu marvel, apakah dayanya, Marvel hanya pria normal yang memang membutuhkan pelampiasan hasratnya begitu juga sebaliknya, dengan sekali hentakan Marvel langsung menindih tubuh seksi Jenny melepas lingerie hitam itu melempar nya ke sembarangan arah entah kemana terbangnya benda sialan itu
" Kau salah telah merayu ku love, jangan salahkan aku kalau tidak bisa dihentikan lagi"
" Ini mau ku sayang" Dengan lihai nya Jenny mengecup singkat jakun Marvel sehingga membuat Marvel menggelinjang kenikmatan,
"Aku sudah tidak tahan baby, ayo cepat lakukan lah " Jenny ikut serta membantu Marvel membuka bajunya dan membuangnya ke sembarangan arah, karena sudah tidak tahan Marvel langsung menyatukan diri nya dengan Jenny
" aghh... pekik mereka secara bersamaan karena sudah berhasil menembus labirin Jenny, dengan gerakan yang slow Marvel mecoba menikmati percintaannya tapi lama kelamaan gerakannya semakin cepat dan brutal hingga beberapa menit kemudian mereka sama-sama sampai di ujung kenikmatan
" bushhh" mereka sama-sama sampai dan Marvel menyemburkan sepenuhnya didalam
" Aghhh ini luar biasa sayang " Marvel berguling di samping Jenny yang sudah terkulai lemas dan Jenny hanya tersenyum menanggapinya, kemudian Marvel terlelap dalam tidur nya dia pasti kelelahan setelah pergumulan panas mereka!
setelah memastikan Marvel tertidur lelap Jenny perlahan beranjak dari pembaringannya entah kemana ia akan pergi.
...****************...
"Bagaimana apakah sekertaris bodoh itu kembali koma? " tanya jenny pada lawan bicaranya di sebrang sana
__ADS_1
" Tenang saja nona, semuanya sudah terkendali"
" kerja bagus"
Bip... Jenny mematikan sambungan telepon nya
"Tidak sia-sia aku manahan Marvel dengan cara ini, akhirnya rencana ku berhasil" Jenny tersenyum puas, ternyata benar dia memberikan tubuhnya pada Marvel bukan tanpa sebab, karena sebelumnya
FLASHBACK...
" Nona Jenny gawat! " anak buah Jenny tampak panik
" gawat? gawat kenapa?ada apa?"
" Sekertaris James sudah sadar dan selalu menyebut nama anda "
"Gubrakk... "
" Apa?!! jangan bercanda kamu"
" Dari mana kau Tahu hah! "
" Tadi disaat saya berjaga tiba-tiba staf rumah sakit dan dokter yang menangani sekertaris James berbondong-bondong ke kamar rawat nya, setelah dokter itu keluar, dokter itu bertanya apakah ada yang bernama Jenny"
" dengan panik saya menjawab tidak ada dan dokter itu berniat menghubungi anda nona tapi saya langsung mencegahnya, saya berkata bahwa Tuan Marvel sedang sibuk"
" Tapi malah dokter itu berinisiatif untuk mengirim pesan pada tuan muda"
" Baiklah kalau begitu segera mungkin buat sekertaris bodoh itu kembali koma, aku disini akan mengelabui Marvel paham! "
" baik nona"
Dengan gerakan kilat Jenny langsung memeriksa ponsel Marvel yang kebetulan sedang berada di ruang tengah sedangkan Marvel saat ini sedang memeriksa beberapa pekerjaannya dan ternyata benar dokter itu telah mengirim beberapa pesan yang mengatakan bahwa sekertaris James sudah siuman dari komanya.
sesegera mungkin Jenny menghapus pesan itu dan menyembunyikan ponsel Marvel dan disaat Marvel sudah mulai mencari ponselnya disaat itu pula Jenny bereaksi mengeluarkan jurus ampuh nya dan semuanya berjalan sesuai keinginannya.
...****************...
" kerja bagus Jenny, kau wanita yang cerdas hahahah... " Jenny tertawa puas ketika semuanya berjalan sesuai rencananya
" Oh iya jangan senang dulu jen, masih tinggal satu lagi" Jenny mulai memencet nomer nya
"Halo! bagaimana?apakah semuanya berjalan dengan mulus?"
" Tentu saja nona, kami sudah mengirim nya, tapi mereka belum sadar akan hal itu"
" Tidak Apa-apa lambat laun mereka akan sadar dengan sendirinya" tut..
Jenny mematikan sambungan telepon nya
" Aku sudah katakan sebelum nya Jagan pernah main-main denganku! "Jenny tersenyum miring dengan penuh kepuasan
" Apa yang kau rencana kan love?"
*
*
*
__ADS_1
Hai guys aku kembali 🙋terimakasih sudah setia dengan ceritaku yang mungkin membosankan untuk kalian 😑tapi hanya ini kemampuan ku🙋selamat membaca ya dan semoga puasa kalian lancar untuk yang menjalankan, salam cinta dari aku maaf ya telat up nya soalnya sibuk dengan dunia real🤣yang agak berantakan, happy Reading guysss... 💜🥰🥰🥰maaf kalau banyak salah kata atau typo ya! 🥰