
Saat ini Shezu sudah sampai di apartemen nya, dia sangat emosi ketika mengetahui bahwa pria idaman nya sudah menikah dengan wanita lain, setelah kepergian Jenny Shezu berharap bisa menggantikan posisi Jenny dalam hati Marvel, namun sekali lagi dia keduluan oleh wanita lain, setelah susah payah mendapatkan kontrak dengan perusahaan Marvel, dengan mudah nya dibatalkan begitu saja gara-gara wanita itu.
" Lihat saja apa yang akan aku lakukan pada wanita itu" ucap Shezu penuh penekanan.
" Halo, cepat lakukan apa yang aku perintahkan " kata Shezu kepada orang dibalik telfon
"....... "
Setelah mencelakai Zaheera apalagi yang akan dilakukan oleh Shezu?
Beberapa waktu kemudian orang suruhan Shezu kembali menelfon dan melaporkan bahwa tugasnya sudah selesai seperti yang diperintahkan oleh nya,
" Apapun akan aku lakukan untuk mendapatkan pria idaman ku, meskipun itu harus menyingkirkan dan mempermalukan wanita jal*ng itu" begitulah Shezu selalu bertindak gegabah tanpa memikirkan resikonya dan siapa lawannya. amarahnya akan berujung petaka. Seharusnya dia tahu siapa keluarga Anggara, selain keluarga itu dijuluki raja bisnis, mereka juga dikenal sebagai Mafia terkejam pada kalangan nya.
...****************...
Di rumah sakit Marvel hanya bisa menunggu sampai istrinya siuman sembari ia juga menunggu kabar dari bawahannya, dalam hati kecilnya Marvel sangat khawatir pada Zaheera karena ulahnya membawa gadis itu ke mention Zaheera jadi seperti ini,
" Maafkan aku" kata Marvel lirih, tidak lama kemudian, James datang dan melapor bahwa orang yang menyebar isu itu sudah ditangkap, dengan emosi yang sudah memuncak Marvel langsung bangun dari duduk nya dan berkata,
" Bawa aku menemui orang itu "
" Baik tuan muda" dengan sigap James langsung membawa Marvel ke parkiran dimana mobil mereka berada dan membawa Marvel kelokasi,
...*************...
..." lakukan rencana berikut nya jangan sampai semua ini terbongkar, malam ini juga aku akan terbang ke New Zealand" wanita ular, sangat berbahaya dan berbisa, julukan itulah yang pantas di ucapan untuk wanita seperti Shezu dan ya! benar sekali, orang suruhan Shezu tertangkap dan mau tidak mau Shezu mengeluarkan rencana cadangan nya....
Sedangkan disisi Marvel dibuat geram karena sesampainya Marvel di lokasi tersebut orang itu sudah tewas dengan keadaan badan yang membiru seperti terkena racun yang sangat berbisa,
"Sialan! aku tidak bisa meremehkan orang ini"
" Langkah selanjutnya apa yang harus kita lakukan tuan muda "
__ADS_1
" Tetap selidiki dalang dibalik semua ini "
" Baik tuan muda "setelah itu mereka pun berlalu dari tempat kejadian sedang kan Shezu sudah berada di bandara mengambil penerbangan pertama, dia tidak mau ketahuan oleh keluarga Anggara karena rencananya masih panjang untuk mendapatkan Marvel.
...****************...
" Shhh... Aku ada dimana? " Zaheera yang sudah mulai siuman
" Nona muda, syukurlah Nona sudah sadar" Ziya gembira
" Ziya mengapa kamu yang menemani ku, tuan muda dimana? "
" Tadi siang tuan muda meminta saya untuk menemani Nona, karena Tuan Muda masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan"
" Oh begitu ya! sebenarnya aku kenapa Ziya? mengapa aku bisa ada di tempat ini? "
" kita bahas ini nanti Nona, sekarang saya harus memanggil dokter dulu untuk memeriksa keadaan Nona "
" Baiklah Ziya, terserah padamu " setelah itu Ziya pun keluar untuk memanggil dokter, tidak lama kemudian, dokter Robert masuk untuk memeriksa keadaan Zaheera.
" Masih agak pusing dok"
" kalau begitu kakak ipar harus banyak istirahat, agar suami cerewet mu itu tidak mengomel terus padaku"
"Baiklah dokter terimakasih"
" Kalau begitu saya pamit dulu, oh iya obat untuk malam ini bisa segera diminum, setelah makan, kalau begitu saya permisi" setalah dokter Robert keluar, Zaheera sedikit bingung karena dokter muda itu memanggil nya dengan sebutan kakak ipar,
"Ziya, kenapa dia memanggil ku kakak ipar? " tanya Zaheera bingung
" dia dokter Robert Nona, sahabat tuan muda sekaligus dokter pribadi keluarga Anggara"
"Oooh pantas saja dia langsung akrab kepada ku, oh iya Ziya, siapa yang membawaku. kesini, dan apa yang sebenarnya terjadi? "
__ADS_1
" Apakah nona tidak ingat kejadian diwaktu nona dengan nona Shezu bertengkar? "
" Hanya itu yang aku ingat Ziya, selebihnya aku tidak tahu"
" Tuan muda yang membawa nona muda kesini, Tuan muda sangat khawatir pada nona karena keadaan nona kemarin sangat memburuk "
" Kalau memang di khawatir pada ku kenapa sekarang dia malah pergi Ziya, kenapa tuan muda tidak menemani ku sampai siuman? "
" Aku sedang banyak urusan" Tiba-tiba suara yang tidak asing itu kembali terdengar oleh Zaheera, siapa lagi kalau bukan Marvel suaminya,
"Bersukurlah karena aku masih baik hati, menyuruh Ziya untuk menjaga mu" lanjut Marvel tetap dengan nada judesnya
" kalau begitu saya undur diri tuan" pamit Ziya tidak nyaman
" Baik, terimakasih Ziya, kau sudah menemaniku" Zaheera berterimakasih, setelah kepergian Ziya Marvel tetap dengan sikap awalnya, sok tidak perduli, padahal dalam hati kecilnya ia sangat khawatir pada istri kecilnya itu.
" Bagaimana keadaan mu sekarang? " tanya Marvel membuka pembicaraan
" Sudah lumayan membaik meskipun masih ada sedikit rasa pusing "
" Syukur lah kalau begitu, cepat sembuh, cepat pulang, sudah terlalu lama kau membuang waktu ku"
" kalau memang tuan muda merasa saya sudah membuang waktu tuan muda yang sangat berharga itu, mengapa tuan muda masih membawa saya kemari? mengapa tidak membiarkan saya begitu saja, kalau. saya mati anda tidak akan di susahkan lagi bukan? "
" Kau! " Marvel menuding Zaheera
" Sudahlah tuan muda, lebih baik Anda kembali ke mention, biarkan Ziya yang menjaga saya disini, silahkan anda keluar saya mau istirahat " Zaheera langsung membalikkan badannya dan menjatuhkan air matanya, Zaheera sudah tahu kalau suaminya tidak pernah perduli padanya, makanya dia lebih memilih untuk acuh dan menyuruh Marvel pergi, lebih baik dia tidak melihat wajah Marvel daripada dia selalu dibuat emosi. Dengan perasaan yang geram Marvel keluar dari ruang inap sangat istri, sebenarnya ia sangat khawatir tapi tidak bisa mengungkapkan secara langsung, dia bisanya cuma marah-marah dan menyakiti hati Zaheera.
" Kenapa dia tidak peka sama sekali, kalau aku khawatir pada nya, aghhhh... dasar bodoh kenapa kau malah memarahinya Marvel, kenapa? " Marvel geram sendiri pada dirinya sendiri, karena dia tidak bisa bersikap lembut sedikitpun pada istrinya sendiri. Hanya sifat gengsi yang ia ke depan kan.
...-jika cinta mu hanya membawa duka biarkan aku membawa luka dan mengobati nya dengan rasa-...
...***Kim Heera***...
__ADS_1
sampai sini dulu ya guys, waktu nya istirahat insyaallah besok aku update lagi, maaf udah lama gak up karena aku banyak kerjaan yang gak bisa ditinggal kan, oh iya jangan lupa di like, coment and vote ya byyy.. happy Reading see you Love you all 😍😘😍😘❤