
" Mampus lah kamu Zaheera, sebentar lagi kamu akan kehilangan bayi kebanggaan kamu itu" dengan seringai kejam nya Jenny melakukan hal itu dengan muka tanpa dosa, dengan begitu yakinnya sebentar lagi pasti Zaheera akan kesakitan dan nangis nangis karena kehilangan bayinya itu dan Jenny berharap setelah bayi itu mati Zaheera akan segera ditendang dari kediaman keluarga Anggara.
" Nona Jenny ini jeruk limau nya" Bik Narsi datang dengan satu wadah kecil yang terdapat beberapa buah jeruk limau di sana, tentunya disaat bik Narsi datang Jenny sudah memasukkan bubuk beracun itu kedalam sop ayam yang akan di makan oleh Zaheera
" Makasih ya bik, aku buat es dulu deh" kata Jenny dengan senyuman yang mengembang
" Apakah Nona Jenny mau membuat nya sendiri? "
" Iya aku mau buat sendiri saja, bibik kan lagi sibuk, jadi biarkan aku melakukannya sendiri" Jenny tersenyum manis, sehingga membuat bik Narsi bingung, kok tumben Jenny bersikap demikian
" Kok tidak seperti biasanya ya, Nona Jenny bersikap seperti ini, aneh! " Bik Narsi membatin, karena dia sangat heran pada sikap Jenny hari ini, beberapa saat kemudian.
"Aku sudah selesai ya bik, aku ke kamar dulu" kata Jenny berlalu dari dapur dengan membawa es jeruk limau dan beberapa ceilman dan masuk ke kamarnya.
" Tinggal nunggu beberapa saat lagi, dan buumm... kau akan celaka Heera! "
"Siapa suruh kau bermain-main dengan ku, sekarang Terimalah akibatnya" Jenny duduk santai sembari berkata dengan harapan Heera akan segera kehilangan bayi nya, sedangkan di ruang tengah Bik Narsi membawa semangkuk sop ayam panas dan 1 piring nasi hangat kedepan Zaheera yang sudah menunggu diruang makan, sungguh Zaheera tidak sabar untuk mencicipi sop ayam yang menggugah selera nya itu
" Air liur ku rasanya mau keluar bik, saking menggodanya masakan bibik ini" puji Zaheera
" Yasudah sekarang Nona makan cicipi masakan bibik" bik Narsi tersenyum tulus
" Masakan bibik tidak pernah gagal, pasti selalu enak" setelah mengatakan hal itu, Zaheera langsung mengambil paha ayam dah beberapa sendok kuah Ke piringnya, disaat Zaheera hendak menyiapkan makanan ke mulutnya tiba-tiba
" Tuk... " ada se ekor cicak yang cukup besar jatuh di piring Zaheera, alhasil Zaheera berteriak dengan kencang dan melempar sendok nya, Zaheera tidak jadi makan karena terkejut dengan jatuhnya cicak yang Tiba-tiba, Zaheera selamat dari maut, karena Tuhan telah mengirimkan se ekor cicak yang menggagalkan rencana jahat Jenny, benar apa yang diucapkan oleh Zaheera selama ada Allah bersama nya dunianya akan baik-baik saja.
Di salah satu kamar Jenny tersenyum puas karena mendengar teriakan Heera yang sangat kencang, Jenny kira rencananya telah berhasil.
" Hahaha... mampus kau Heera" Jenny tersenyum puas (Percaya diri sekali kamu Jenny, lihat dulu apa yang terjadi, jangan langsung bahagia 😀)
" Astagfirullah, Nona. Nona tidak apa-apa?apa yang terjadi?" Bik Narsi datang dengan perasaan yang campur aduk takut terjadi sesuatu pada Heera, karena teriakan Heera sangat kencang
"Nona ayo bangun, Nona kenapa?" Bik Narsi membantu Zaheera bangun, ia Heera sangat takut pada cicak sehingga ia sembunyi di bawah meja makan
" Bik cicak!" keluh Zaheera menangis"
__ADS_1
" Aku gak jadi makan, karena cicak itu, Zaheera sembunyi di belakang Bik Narsi
" Astagfirullah Nona, bibik kira kenapa, karena Nona teriak sangat kencang sekali"
"Aku takut sama cicak bik"
" Yasudah sekarang Nona lebih baik kembali ke rumah belakang, istirahat nanti bibik masak kan lagi, ini biar di buang"
" Sudah Nona tidak usah sedih ya"
"Baiklah bik, aku kerumah belakang aja deh, mood ku sudah rusak gara-gara cicak itu" Zaheera cemberut dan berlalu dari ruang makan itu, Zaheera memang dibuat kesal oleh cicak itu, namun secara tidak langsung cicak itu telah menyelamatkan Heera dari maut, Zaheera harus banyak berterimakasih pada cicak itu.
...****************...
" Bik apa yang terjadi? sepertinya tadi aku mendengar Zaheera teriak, dia baik-baik aja kan?" Jenny sok perhatian dan beelagak baik di depan pelayan
"Kenapa bibik malah santai di sini?" Jenny heran kenapa bik Narsi bisa sesantai ini
" Nona Zaheera baik-baik saja, cuma tadi ada cicak yang jatuh ke makanan Nona Zaheera, jadi beliau tidak bisa memakan sop ayam itu" jelas bik Narsi panjang kali lebar yang mampu membuat jenny shok, karena Lagi-lagi rencananya gagal
" Apa? ja_ jadi Zaheera tidak memakan sop itu?dia baik-baik saja?" tanya Jenny penasaran bercampur kesal
" Ah tidak bik, aku juga terkejut saja kenapa di rumah sebesar ini masih ada cicak gitu loh!" Jenny agak gugup
" Oh begitu!" bik Narsi mengangguk paham
" Yasudah kalau begitu aku kembali ke kamar dulu" Jenny langsung berlalu dari hadapan bik Narsi yang dibuat bingung oleh tingkah laku Jenny hari ini
" Kenapa tingkah laku Nona Jenny hari ini sangat berbeda dengan Hari-hari biasanya ya?apa Jangan-jangan ada yang dia sembunyikan?atau Jangan-jangan Nona Jenny sudah menaruh sesuatu di makanan Nona muda?" bik Narsi menduga-duga
"Kalau memang itu benar, aku sangat bersyukur ada cicak yang masuk ke dalam makanan Nona muda" Bik Narsi ikut bersyukur karena cicak itu sudah menolong Nona muda nya, meskipun ia tidak tahu yang sebenarnya, hanya bermodalkan menduga duga saja.
...****************...
" Pyaaarrr..."
__ADS_1
"Kurang ajar, aku gagal lagi untuk mencelakai wanita itu, kenapa dia selalu selamat dari maut Hah! " Jenny benar-benar emosi karena lagi- Zaheera selamat dari bahaya dibuat oleh Jenny, ternyata benar apa yang dikatakan Zaheera, selama Tuhan masih bersamanya, dunianya akan baik-baik saja, Allah masih terus melindungi Zaheera dari wanita ular seperti Jenny.
"Pyaaarrr... " Jenny kemabli memecahkan segala sesuatu yang ada di dekatnya mulai dari vas, akat make-up dan lainnya
" Aku harus melakukan sesuatu, agar wanita itu benar-benar lenyap, dialah penghalang utama dalam misi ku"
" Meskipun sebenarnya penghalang ku juga orang tua Marvel, namun saat ini mereka belum kembali jadi aku basmi dulu wanita itu, baru setelah itu mereka dan yang terakhir...?" Jenny menyunggingkan senyum psikopat nya, entah apa yang akan wanita itu lakukan setelah ini, namun dia belum kapok juga untuk mengusik ketenangan hidup Zaheera
...****************...
" Wanita itu memang tidak bisa disepelekan mas"
"Dia juga berniat untuk membunuh kita setelah menyingkirkan menantu kita"
" Itu tidak akan pernah terjadi sayang, yakinlah kebaikan akan selalu menang melawan kejahatan"
" Tapi wanita itu sudah keterlaluan, Marvel harus tahu wanita seperti apa yang dia cintai, Marvel harus tahu, kalau dia sudah mencintai wanita yang salah, dia sudah mencintai wanita berhati iblis"
" Sabar sayang, kalau sudah sampai pada waktunya semuanya akan terbongkar"
" Tapi aku Khawatir pada menantu dan cucuku mas"
" Iya aku tahu, tapi kita tidak boleh bertindak gegabah, akibatnya bisa fatal, kita berdo'a saja, supaya menantu dan cucu kita selalu berada dalam lindungan nya"
" Semoga saja" Nyonya Anggita sangat sedih melihat menantu nya selalu di dzolimi oleh kekasih anaknya, kalau bukan karena rencana yang sudah tersusun rapi mungkin saat ini Tuan dan Nyonya Anggita sudah bertindak gegabah, namun demi berjalannya rencana, mereka masih menahan diri meskipun sudah sangat emosi dan sangat geram melihat tingkah laku Jenny yang sudah mempunyai tabiat seperti setan, kejam dan. tidak berperasaan.
*
*
*
Terimakasih sudah membaca cerita aku, mohon dukungannya dan kritikan nya
Tinggalkan jejak yang berkesan dan semoga kalian suka walaupun terkesan ngawur dan berantakan, apalagi banyak sekali typo.
__ADS_1
Mohon di maklum masih pemula.
Dan semoga readers sekalian selalu berada dalam lindungan nya, thankyou And Loveyou All... ❤🥰💞😍🤗🤗🤗