
Saat ini Marvel sedang berada di apartemen tempat Jenny tinggal, ia sedang membujuk kekasihnya itu, karena takut ia akan berbuat yang tidak tidak, apalagi kalau sampai ia menemui istrinya, karena jujur di dalam lubuk hati Marvel yang paling dalam ia tidak mau kehilangan istrinya dalam waktu dekat ini. Tidak tahu saja apa yang telah Jenny lakukan, begitulah Jenny selalu mampu bermain cantik tanpa ketahuan, sedangkan Marvel mau saja dibodoh bodohi karena cinta.
" Love maafkan aku, aku benar-benar lepas kendali, aku tidak punya niat untuk marah pada mu" jelas Marvel duduk di depan kekasih atau mantan kekasihnya itu, author pun tak tahu status mereka saat ini, yang jelas mereka masih tetap bersama dan mengabaikan hati yang terluka.
Jenny tetap mengabaikan Marvel, sungguh akting yang bagus, entah apa rencana wanita itu selanjutnya setelah gagal mengacau Zaheera, ia tidak akan berhenti sampai membuat wanita itu pergi meninggalkan Marvel.
" Love, tolonglah maafkan aku" Marvel tetap membujuk
" Sudahlah Vel, aku tahu kamu kamu melakukan ini semua karena wanita itu kan"
" Kamu takut aku mengacau nya kan? " Marvel terdiam, memang benar dia rela memohon karena demi ketenangan istrinya, Marvel hanya ingin wanita itu tenang setelah ia cukup tidak bahagia hidup bersamanya, apalagi ditambah dengan kedatangan Jenny
" Aku hanya mau dia hidup tenang" Jenny tersenyum miring setelah mendengar ucapan Marvel, namun inilah kesempatan emas baginya untuk membuat Zaheera menderita
" Lebih baik aku kembali ke luar negeri saja, tidak ada gunanya juga aku disini" pura-pura mengancam, karena Jenny tahu Marvel pasti berat kalau Jenny harus meninggalkannya kembali dan benar saja Marvel memang tersentil hatinya ketika mendengar Jenny akan kembali, ada rasa tak rela karena jujur wanita yang sedang ada di hadapan nya saat ini memang masih menguasai hatinya, meskipun sudah ada Zaheera dibagian hatinya yang paling dalam.
" Love, ku mohon jangan pergi " Jenny tersenyum puas
" Untuk apa aku disini Vel, aku sudah tidak dibutuhkan lagi, sudah ada wanita itu dalam hidupmu, aku ini apa" bersandiwara dalam kesedihan
" Love aku mencintaimu "
" Apalah arti cinta Vel kalau ada wanita ketiga"
" Katakan apa yang harus kulakukan agar kau tidak pergi lagi dari hidupku love "
" Yes rencana ku berhasil " Jenny membatin ia sungguh bahagia saat ini bisa membuat Marvel tunduk kembali padanya,
" Apa saja? "
" Tentu Love, asalkan kamu mau memaafkan ku"
" Baiklah, aku hanya ingin kau melakukan hal kecil untuk ku"
" Baiklah apa itu? "
" Aku ingin tinggal di rumah utama tanpa se pengetahuan orang tuamu bagaimana? " Marvel terdiam
" itu syarat yang mudah agar aku mau memaafkan mu"
" Love, kenapa itu? " Marvel merasa menyesal telah mengatakan apa saja pada Jenny
" Aku tahu kamu tidak akan mampu melakukannya Vel"
" Jadi lebih baik aku kembali saja keluar negeri " mulai melangkah
__ADS_1
" Ok aku akan bicara dengan Heera dulu "
" Tapi aku mau ikut sekarang pulang ke rumah utama"
" Love"
" Atau tidak samasekali Vel" Lagi-lagi mengancam
" Baiklah malam ini kita pulang ke mention "
mendengar keputusan Marvel Jenny tersenyum puas, karena ia bisa kembali menguasai Marvel sepenuhnya
...****************...
Mention Anggara
" Bik, apakah bibik tahu bagaimana kronologi kejadian yang membuat Marvel kehilangan Jenny kekasihnya? " tiba-tiba Zaheera bertanya satu hal yang membuat dia penasaran selama ini
" Apakah Tuan tidak pernah bercerita pada Nona? " Zaheera menggeleng
" Sampai kapanpun aku tidak akan pernah tahu akan hal itu bik"
" Kenapa Nona tidak menanyakannya langsung kepada Tuan? "
" Tapi aku belum bisa membuat Marvel jatuh cinta padaku "
" Aku sudah berjanji pada Mommy agar Marvel bisa berubah seperti dulu, namun sampai sekarang aku belum bisa mengumpulkan puzzle itu, sampai pada akhirnya kekasihnya kembali lagi, tanpa diminta pun pecahan puzzle itu terkumpul dengan sendirinya bik"
" Apalah artinya aku bik, aku hanya se onggok batu yang tak berharga dimata suami ku sendiri "
" Nona tidak boleh bicara seperti itu, saat ini Nona sendang mengandung penerus keluarga Anggara"
" Bibik yakin kalau Tuan besar dan Nyonya tahu, wanita ular itu akan segera dihempas dari sisi Tuan Muda"
" Bukankah Jenny wanita yang ideal untuk menjadi menantu bik? "
" Wanita ular seperti dia tidak akan pernah pantas bersanding dengan Tuan Muda, yang pantas itu hanya Nona seorang "
" Kenapa bibik berkata seperti itu ? "
" Karena yang menyebabkan Tuan Muda seperti itu adalah dia Nona, maka dari itu Tuan dan Nyonya besar sangat membenci wanita itu, bukan cuma itu Nona, perusahaan raksasa milik keluarga Anggara pun hampir mengalami kerugian besar gara-gara wanita itu, bibik juga heran karena jelas-jelas wanita itu sudah dinyatakan meninggal dunia akibat terjatuh ke jurang kenapa sekarang malah kembali lagi"
" Sebenarnya itu juga yang menjadi pertanyaan besar dalam benakku bik, karena yang pernah aku dengar pun demikian, yang sering Marvel katakan bahwa wanita yang sangat ia cinta meninggal karena ulah nya sendiri"
" Tapi kenapa suamiku masih saja mau bersama nya ya bik? "
__ADS_1
" Nah itu dia yang bibik bingung Non, entah pelet apa yang di gunakan wanita itu sampai-sampai Tuan Muda bisa luluh kembali padahal nih yaa Non, gara-gara wanita itu juga sampai beberapa tahun setelah kejadian itu Tuan Muda di kira impoten karena memang sejak kejadian itu Tuan muda mengira semua wanita sama saja seperti Nona Jenny, penghianat dan wanita terhina yang pernah Tuan Muda kenal, sampai pada akhirnya Nona masuk dalam kehidupan Tuan, perlahan-lahan sikap Tuan mulai berubah seperti dulu, meskipun tidak sepenuhnya "
" Sudahlah bik aku tidak ingin terlalu memikirkan mereka, saat ini aku hanya ingin fokus pada kehamilan ku, karena mulai sekarang hanya dia prioritas ku bik"
" Nah itu dia Nona, benar apa yang Nona katakan, tapi sekarang bibik malah berharap Tuan dan Nyonya besar cepat kembali ke tanah air, agar posisi Nona tidak direbut oleh wanita itu"
" Biarkan mereka menikmati hidup mereka dengan tenang bik, masalah beberapa bulan yang lalu sudah cukup melibatkan mereka, aku jadi tidak tega dengan mommy Daddy kalau harus kembali ikut campur dalam masalah ini, apalagi sekarang ini bukan masalah perusahaan, melainkan masalah rumah tangga ku dan suamiku "
" Tapi Nona, Tuan dan Nyonya besar harus tahu kalau putra mereka kembali dalam bahaya karena wanita ular itu kembali lagi"
" Siapa yang bibik maksud wanita ular? " tiba-tiba suara bariton yang sudah familiar ditelinga keluarga Anggara terdengar dengan jelas ditelinga dua orang yang sedang asik berbincang-bincang itu, kedua wanita itu menoleh ke sumber suara bik Narsi yang merasa bersalah karena pembicaraannya di dengar oleh majikannya semakin terkejut karena lagi-lagi ia kembali melihat wanita yang jelas jelas sangat dibenci oleh semua penghuni keluarga Anggara.
"Maaf tuan saya tidak bermaksud" bik Narsi mundur selangkah, Sedangkan Zaheera sungguh dalam hatinya ia tidak menyangka kalau suaminya akan membawa pulang kekasihnya, namun sebisa mungkin ia menetralkan sikapnya agar ia tetap terlihat kuat dimata pria yang diam diam sudah mencuri hatinya itu.
" Mas sudah pulang " Zaheera menyambut Marvel mencium tangannya dan mengambil alih tas kerja yang di pegang Marvel
" Mengapa Zaheera bersikap biasa, apakah dia sudah tahu siapa wanita yang sedang bersama ku ini? apakah tidak ada rasa cemburu dalam hatinya, tapi mengapa aku ingin dia cemburu? dasar aneh" Marvel bermonolog dalam hatinya
" Kenapa wanita ini membawa koper apakah mas Marvel berniat untuk menampung kekasihnya? " Zaheera menatap koper dan bergantian menatap suaminya seakan-akan ia meminta penjelasan akan hal ini.
" Aku ke kamar dulu, setelah ini Mas menyusul aku akan menyiapkan air hangat untuk mas mandi " Zaheera pun berlalu meninggalkan suaminya itu setelah Zaheera berlalu Marvel meminta pelayan untuk mengantarkan Jenny ke kamar nya.
" Cepat hantarkan Jenny ke kamar nya karena mulai hari ini Jenny akan tinggal di sini" mendengar penuturan dari Tuan nya beberapa pelayan yang ditugaskan sangat terkejut, karena jelas jelas mereka semua tidak pernah suka dengan wanita itu, sedangkan sikap Jenny sudah selayaknya tuan rumah, sangat sombong dan angkuh
" Dan iya, satu lagi jangan sampai kedua orang tuaku tahu kalau Jenny berada di rumah ini paham! "
" Paham Tuan " terpaksa semua pelayan mengiyakan apa yang diperintahkan oleh Tuan mereka
" Yasudah sekarang kamu ikut para pelayan, aku mau ke atas dulu"
" Baby kamu tidak mau menemani ku? " berglayut manja
" Bersikaplah selayaknya tamu love, aku sudah punya istri aku tidak mau melukai perasaan nya" Jenny mengerutkan dahinya ketika Marvel menolaknya mentah-mentah dihadapkan para pelayan
" Sudah jelas kalau wanita ini sudah menghasut Tuan Muda, buktinya Tuan Muda masih memperhatikan perasaan Nona, sungguh wanita yang menjijikkan,sudah tahu ditolak masih aja tidak tahu malu" bik Narsi membatin karena jujur ia meskipun hanya pelayan sangat kecewa atas tindakan majikannya, dia juga sangat tidak suka pada wanita itu, namun ia sedikit lega karena Tuan muda nya itu masih memperhatikan istrinya, setelah itu Marvel berlalu meninggalkan Jenny dan para pelayan sedangkan dia sudah menaiki lift untuk menuju kamarnya yang berada dilantai tiga.
*
*
*
Like, komen, love biru, bunga mawarnya jangan lupa yang banyak ya!
terimakasih sudah membaca cerita author, tanpa kalian semua author bukan siapa-siapa loveyou semua salam hangat dari akuuuu... 🙏💕
__ADS_1