
" Sesampainya di mention Anggara ternyata Zaheera sudah terlelap dengan begitu nyenyak sehingga membuat Marvel tidak tega untuk membangun kan nya, melihat wajah wanita nya yang teduh membuat Marvel sangat tenang dan mengulas senyum termanis nya.
Manis banget kan si babang Marvel πβΊβ¨
Dengan Hati-hati Marvel mengangkat tubuh istrinya yang 2 kali lipat lebih berat dari sebelumnya, karena saat ini ia sudah membawa 1 nyawa yang bersemayam indah dalam rahim sang istri
" Tuan Muda, apakah nona muda akan tidur di kamar tuan?" Tanya pelayan yang menyambut Marvel
"Apakah kamu tidak melihat aku mau masuk ke lift untuk membawa istri ku? " jawab Marvel agak kesal
" Maaf Tuan" Marvel tidak menghiraukan para pelayan yang menurut nya tidak penting itu dan terus membawa Zaheera yang berada dalam gendongannya ke kamar utama, sesampainya di kamar utama Marvel meletakkan Zaheera di ranjang dengan perlahan, melihat wanitanya tidur dengan begitu nyenyak Membuat Marvel tidak tega untuk menyuruh Zaheera bangun dan mengganti pakaian, tapi melihat Zaheera merasa tidak nyaman akhirnya Marvel berinisiatif untuk menggantikan baju yang n melekat pada tubuh istrinya itu.
" Huft... "seru Marvel merasa adrenalin nya tertantang, karena memang sudah lama ia tidak melihat pemandangan istrinya bertelanjang bulat didepan matanya seperti ini
" Kamu harus kuat Vel, jangan gegabah dalam bertindak, kamu tidak mau bukan istri kamu ini marah" Marvel berdialog dengan diri nya sendiri dan pada akhirnya ia memilih untuk memejamkan matanya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, meskipun sebenarnya Marvel sangat ingin.
" Akhirnya selesai juga" kata Marvel menyeka keringat nya yang entah sejak kapan sudah membasahi dahi Marvel, suasana tiba-tiba saja memanas dikala tadi ia melihat kemolekan tubuh istrinya yang semakin berisi
" Andaikan hubungan kita baik-baik saja, aku ingin sekali menyentuhmu, memeluk mu, memberikan pelukan hangat padamu, tapi aku takut dan aku pun tahu telah membuat kesalahan besar pada pernikahan kita, maafkan aku Zaheera, aku sudah menyia-nyiakan dirimu dan anak kita, maafkan aku" Marvel tampak menyesal atas apa yang telah dia lakukan pada anak isterinya, namun sepertinya selama wanita ular itu masih ada di mention Anggara semuanya tidak akan pernah baik-baik saja, begitu pula dengan sifat Marvel pasti sewaktu-waktu ia akan berubah karena mendengarkan hasutan dari Jenny.
...****************...
Flashback...
Sore itu disaat Zaheera dan Marvel sudah berangkat ke kediaman Datuk Mizwar James melihat jenny yang sedang menelfon seseorang dan kebetulan Sekretaris James mendengar percakapan mereka,
" Cepat sediakan aku mobil ilegal parkir kan di belakang kediaman keluarga anggara, jangan sampai mobil itu dilihat oleh penghuni rumah ini, terutama sekertaris sialan itu paham! "
"Bagus, sekarang cepat lakukan apa yang aku perintahkan" Jenny pun memutuskan sambungan telepon nya, entah ia bicara dengan siapa, yang jelas ia akan melakukan tindakan kejahatan lagi.
" Aku harus bertindak cepat sebelum wanita itu melakukan hal yang membahayakan lagi" ucap sekertaris James mengawasi setiap gerak gerik Jenny namun tetap berusaha untuk tidak ketahuan oleh nya.
Tepat pada jam tujuh malam mobil itu datang dan sekertaris James sudah mengawasi dari kejauhan, semoga hari baik berpihak padanya hari ini, setelah orang suruhan Jenny itu pergi Jenny pun masih meninggal kan mobil itu begitu saja dan ini merupakan kesempatan emas untuk sekertaris James masuk dan menggagalkan rencana jahat Jenny, dengan langkah pasti sekertaris James mulai masuk ke jok belakang ia bersantai di sana sembari menunggu kedatangan Jenny.
" Aku berharap semuanya akan baik-baik saja" ucap sekertaris James penuh harap dengan posisinya yang terlentang di jock belakang.
...****************...
__ADS_1
" Benar Tuan, setelah saya masuk ke dalam mobil itu saya sangat berharap bisa menggagalkan rencana buruk Nona Jenny dan ternyata benar, alhamdulillah saya bisa menaklukkan Jenny yang sangat berbahaya meskipun dia sudah hampir melakukan tindakan yang merugikan dirinya dan juga saya Tuan"
"Apa yang hendak dia lakukan James?"
" Dia hampir menabrakkan mobil ilegal itu ke sebuah pohon besar sehingga membuat kita hampir celaka, namun Alhamdulillah nya saya bisa menguasai permainan setir nona Jenny yang memang cukup mumpuni"
" Memang wanita yang sangat berbahaya, aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada. menantu dan calon cucuku tanpa kehadiran mu saat itu James"
" Itu sudah merupakan tugas saya Tuan besar"
" Kau patut mendapatkan apresiasi tinggi terhadap pengorbanan besar mu ini James, silahkan sebut kan saja hadiah apa yang kau inginkan dari ku"
" Tuan besar tidak perlu berlebihan seperti itu, ini semua sudah merupakan tugas saya"
" Baiklah kalau begitu James terserah padamu saja, semoga Allah selalu melindungi mu "
" Amin semoga saja Tuan"
Akhirnya sekertaris James sudah selesai menjelaskan segalanya pada Tuan Dermawan tanpa terkecuali dan Tuan besar Anggara sangat berterima kasih atas pengorbanan besar yang telah Sekertaris James lakukan pada keluarga nya.
...****************...
" Apa mungkin aku harus menyingkirkan sekertaris sialan itu terlebih dahulu? "
" Barulah setelah dia tumbang, giliran selanjutnya adalah target utama"
" Ya! ide yang bagus, aku akan melakukannya, bersiaplah kau sekertaris bodoh"
" hahahhaha.... " Jenny tertawa sangat puas dan bangga pada dirinya, karena otaknya benar-benar cerdas dalam hal mencelakai seseorang, entah rencana apa selanjutnya yang akan Jenny lakukan, author pun sampek puyeng π€¦ββοΈ
...****************...
" Good morning" sapa Marvel tersenyum tipis, saking tipis nya ku rasa tidak pantas untuk disebut senyuman,
Beginilah kira2 penampakan Marvel yang baru saja terbangun dari tidurnya π₯°
Marvel menyapa pada Zaheera yang baru saja membuka mata indahnya, ia belum sadar kalau sedang tidur di kamar mereka, Zaheera malah balik tersenyum dan membalas sapaan Marvel
__ADS_1
" Morning " jawab Zaheera berusaha mengumpulkan nyawa nya
Adudu si Nona Anggara manis sekali pas bangun tidur π
" Bagaimana dengan tidur mu? apakah nyenyak? " tanya Marvel semakin mendekat kan diri nya pada Zaheera dan hanya sebuah Anggukan manja dan se ulas senyum yang paling manis menurut Marvel, namun sedetik kemudian Zaheera baru sadar kalau dia tidak ada di kamar nya melainkan kamar suaminya, seketika itu juga Zaheera langsung bangun dari per baringan nya dan berkata
" Sejak kapan aku ada di sini?" tanya Zaheera agak panik
" Kemana bajuku?kenapa aku bisa ganti baju?jangan bilang kamu yang menggantikan nya? " Tenang dulu Heera aku bisa menjelaskannya" Marvel semakin mendekat ke arah Zaheera
" Jangan mendekat!" Zaheera memperingati
" Baiklah, tapi kamu tenang dulu, biar aku menjelaskannya padamu" Zaheera mulai luluh
" Tadi malam itu sehabis dari rumah datuk Mizwar kamu tidur sangat nyenyak, aku tidak tega membangunkan mu"
" Jadi aku memutuskan untuk membawamu ke kamar ini" jelas Marvel diakhiri dengan senyuman
" Lantas dengan bajuku?apakah memang kamu yang menggantikan nya? " mendengar pertanyaan dari Zaheera Marvel nyengir kuda sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
" Jadi benar kamu yang menggantikan nya?" kata Zaheera dengan nada tinggi
" Zaheera apa salahnya seorang suami menggantikan baju istri nya, bukankah itu yang wajar"
" lagi pula aku sudah tahu semuanya, apa yang perlu kau malu kan? "
" meskipun kau sudah tahu semua nya tetap saja aku malu" Zaheera keukeuh
" Baiklah aku minta maaf, tapi bolehkah aku berkata" Marvel mendekat ke arah Zaheera dan berbisik
" Kau semakin seksi" bisik Marvel dengan gamblang nya, seketika itu juga wajah Zaheera merona layaknya kepiting rebus, Marvel pun sangat puas menggoda istrinya itu, melihat Zaheera yang sudah salah tingkah akhirnya Marvel beranjak dari duduknya dan berkata, cepatlah bersihkan dirimu, setelah itu turun kebawah dan sarapan.
Ucap Marvel sebelum benar-benar pergi dari. kamarnya.
Terimakasih sudah membaca cerita author yang sangat berantakan ini, maaf kalau banyak typonya.
dan mohon maaf juga baru bisa update, semoga reader sekalian tidak pernah bosan pada cerita author, tanks and loveyou Allπππ₯°πππ€
__ADS_1