Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Melabarak...


__ADS_3

Suasana sore sudah menjelang, Zaheera hanya berjalan tanpa arah menyusuri Mension Anggara, ia berjalan di rumah ini saja sudah berasa jalan jalan di taman kota saking luasnya. Dia menikmati suasana sore dengan 1 buah apel fuji ditangannya, entah mengapa suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja, ia selalu teringat pada Marvel, kenapa pria itu sangat kejam dan meninggalkan nya begitu saja, apakah dirinya begitu hina sehingga Marvel hanya menjadikan nya alat? kalau bukan karena nyonya Anggita dia lebih baik pergi meninggalkan Marvel, diawal perjuangan nya saja dia sudah mendapatkan perlakuan yang sangat kasar dari Marvel. Dia hanya bisa berdoa semoga perjuangan nya tidak sia-sia dan akan membuahkan hasil yang memuaskan di akhir cerita.


...****************...


" Selamat sore tuan muda, sudah waktunya anda pulang " Salah satu bawahan Marvel menghampiri Marvel yang sedang berkutat dengan beberapa laporan yang belum ia kerjakan,


" Aku tidak pulang ke Mension untuk beberapa hari ke depan aku ada pekerjaan diluar, kau pulang saja. Lagipula aku sedang menunggu James" jelas Marvel tanpa melihat si lawan bicara.


" Baiklah kalau begitu, saya izin undur diri tuan, selamat sore"


" Hmmm.. " jawab Marvel singkat, sedangkan diluar kantor ini James sangat ragu untuk masuk menemui tuannya, bukan karena ia membuat kesalahan melainkan tentang laporan yang ia bawa, dengan menarik nafas dalam-dalam James mulai berjalan memasuki perusahaan itu dan menuju ruangan tuan mudanya. Sesampainya didepan pintu ruangan Marvel James kembali ragu, namun laporan itu pasti sudah ditunggu oleh tuan mudanya,


Tok... Tok... Tok...


akhirnya James mengetuk pintu raksasa didepan nya itu, sampai terdengar kata "Masuk" dari si penghuni ruangan


" Selamat sore tuan" James gugup


" Dari mana saja kau James? apakah aku harus menunggumu sampai karatan? " Marvel mulai emosi


" Maafkan saya tuan muda, saya tidak berniat membuat tuan muda menunggu "


" Ah sudahlah, cepat serakah laporan itu padaku, aku sudah menunggu nya dari tadi " tangan Marvel menengadah


" Ini tuan " kata Marvel ketar-ketir, dia tidak tahu lagi apa yang akan Marvel lakukan setelah ini. James hanya menyiapkan mentalnya. Dengan gerakan cepat Marvel langsung membuka berkas itu dia melihatnya dengan teliti draf pertama yang ia baca adalah Geelbirt Zahrain Nugraha mata Marvel langsung membulat dengan sempurna, kenapa ia tidak peka sama sekali terhadap penjelasan istrinya Zahrin nama pria yang disebutkan oleh sang istri, dia juga baru ngeh nama Geelbirth di keluarga nya adalah Zahrin, pantas saja istrinya mengenal Geelbirth dengan sebutan Zahrin bukan Geelbirth, Marvel langsung mencengkram tangannya kuat, dengan bodohnya dia menceritakan semuanya pada bedebah itu, apa sebenarnya hubungan Zahrin dengan Heera? kata itu yang terus saja menari nari dalam otaknya. James memejamkan matanya, ini yang ia takutkan akan ada perpecahan antara 2 sahabat setelah ini hanya gara-gara seorang wanita, semoga saja tuan mudanya tidak akan merasakan kehancuran untuk yang kedua kalinya hanya karena seorang wanita.


" Dimana sekarang geelbirth tinggal James? "


" Untuk saat ini tuan geelbirth tinggal di hotel Dandelion tuan muda" tutur James gugup

__ADS_1


"Hantarkan aku kesana James" kata Marvel dengan tatapan tajam


" Tapi tuan ini sudah sore, waktunya tuan istirahat " James berusaha membujuk


" Kau membantah ku James? "


" Tidak tuan bukan seperti itu"


"Hantarkan aku kesana atau tidak sama sekali James"


" Baik tuan sesuai dengan apa yang Anda inginkan, mari tuan muda" Akhirnya James tidak bisa melarang tuan mudanya dia juga tidak bisa berbuat apa-apa, James hanyalah seorang sekertaris tapi dia menginginkan yang terbaik untuk tuanya, James hanya tidak mau melihat tuannya hancur seperti dulu, disaat tuannya hancur hanya dia yang sabar menghadapi kemarahan dan tingkah Marvel yang semena-mena, banyak karyawan yang mengundurkan diri hanya karena tidak kuat menghadapi Marvel yang kejam, hanya sekertaris James Lah yang mampu bertahan sampai detik ini, jelas saja James tidak mau itu semua sampai terulang kembali,


kalian harus memberikan 2 jempol pada sekertaris james๐Ÿ˜๐Ÿ˜


...****************...


Hotel Dandelion...


para bodyguard dan juga james menunggu diluar ruangan karena Marvel yang menyuruhnya. Dia tidak mau urusan pribadinya di campuri oleh bawahannya.


" Brack.... " suara pintu yang di buka dengan kasar oleh Marvel. Sontak hal itu membuat si pemilik kamar terkejut,


" Hey tuan muda bisa pelan-pelan sedikit tidak!" kata Zahra dengan nada yang sedikit meninggi, dia kesal karena waktu santainya ada yang menggangu. Tapi Marvel hanya menatap lurus dengan wajahnya yang sudah menahan amarah


" Apa yang terjadi padamu tuan muda?


" Cepat jelaskan apa hubunganmu dengan istriku? " marvel yang Tothepoin


" Istrimu? kau gila ya! aku saja tidak mengenal istrimu! mana mungkin kita mempunyai hubungan " Zahrin kebingungan karena dia belum kenal dengan istri Marvel kenapa tiba-tiba Marvel sudah menuduhnya mempunyai hubungan dengan sang istri!

__ADS_1


" Kau tidak mengenal Kim Heera? dia istriku dan kau sudah mengganggu apa yang menjadi milikku " bagai disambar petir disiang bolong Zahrin sangat terkejut mendengar penuturan dari Marvel, ternyata wanita yang sangat ia cintai telah menjadi istri dari sahabatnya sendiri dan secara bersamaan Zahrin juga dibuat emosi, karena mengingat cerita Marvel kemarin dia sudah merenggut kesucian wanita yang sangat ia cintai dan telah menyakitinya.


"Bughhh... " sebuah bogem mentah langsung diberikan oleh Zahrin pada Marvel, sampai Marvel terhuyung,


" kau telah menyakiti kura-kura kecilku" kata Zahrin emosi


" Hahaha... kenapa kau malah balik Memarahiku tuan Nugraha? seharusnya aku yang marah padamu kau telah mengganggu istriku"


" Kau tidak menganggapnya istri tuan Anggara, kau malah menjadikan nya alat, seharusnya kau beruntung mempunyai istri seperti Zaheera bukan malah menyakitinya"


" Aku tidak ingin basa-basi terlalu lama dengan mu tuan Nugraha, tujuanku kesini aku hanya mau tahu apa hubungan kalian berdua? tapi sepertinya Zaheera sama saja dengan wanita-wanita lainnya, yang hanya menginginkan uang dari orang-orang kaya seperti ku"


" Bughhh... " satu kali lagi bogem mentah dari zahrin kembali menyapa pipi mulus Marvel"


" Kenapa kau marah disaat aku menghina istri kecilku itu? kau bukan siapa-siapa dan dia istriku bukan istrimu, seharusnya kau biasa saja bukan? atau Jangan-jangan kau...? " kata Marvel pura-pura menduga-duga sembari menyentuh ujung bibir nya yang sudah lebam


" Iya aku mencintai istrimu, aku menyukaimu sejak dulu, aku paling tidak suka kalau ada orang yang menyakitinya termasuk kau" Zahrin menuding wajah Marvel


" Wah.... wah... waaah... Ini sungguh luar biasa tuan Nugraha, lancang sekali kau mengusik barangku"


" Tapi dia cinta pertama ku, aku mencintai nya, aku lebih mengenalnya dari pada kau yang tidak tahu menghormati seorang wanita yang tahunya hanya menyakiti saja, dimana hati nurani mu hah! kau bukan manusia vel, kau bina**ng"


" Haruskah aku menangis mendengar hinaan dan pengakuan mu itu geel? tapi sayangnya dia mutlak sudah menjadi mainan baruku dan mungkin sebentar lagi kura-kura kecilmu itu akan mengandung anak ku, aku berada selangkah didepan mu kawan! jadi jangan harap kau bisa memiliki Nya" Marvel tertawa mengejek


" Meskipun saat ini zaheera tidak bisa bersamaku, tetaplah ingat Kata-kata ku kemarin tuan muda, aku akan mengambil kura-kura kecilku dari tangan mu kalau sampai kau kembali menyakitinya dan jangan harap kau bisa bertemu kembali dengannya "


" Pikir dulu sebelum berucap tuan Nugraha, sedang berhadapan dengan siapa kau sekarang? "


" Aku tidak perduli, berhadapan dengan siapapun itu kalau menyangkut kura-kura kecilku aku akan melawannya termasuk dirimu"

__ADS_1


" Aku menunggunya Geel" kata Marvel tersenyum smirk dan berlalu dari kamar Zahrin.


Terus dukung karya pertama ku ya dengan like, comment dan vote, love you all๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2