
Jam sudah menunjukkan pada angka 17:00 Sudah saatnya Zaheera pulang karena sejak dia menikah dia hanya bisa bekerja sampai jam 5 sore tidak sampai malam seperti dulu waktu masih singel, jadwal kerjanya bisa dirubah karena perintah langsung oleh Marvel kepada paman Nick, ya hanya paman Nick yang tahu kalau Zaheera adalah istri Tuan Muda Anggara, makanya ia langsung mengikuti arahan dari sang tuan muda, setiap harinya Zaheera dijemput oleh sopir pribadi keluarga Anggara tapi dia meminta untuk dijemput bukan didepan restoran langsung, melainkan sedikit jauh dari restoran, karena dia tidak mau semua orang tahu kalau dia adalah istri Marvel. Cukup paman Nick saja yang tahu, tidak dengan yang lain. Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit akhirnya Zaheera sudah sampai di mension, seperti biasa dia selalu disambut dengan baik oleh para pelayan di rumah ini, namun ada yang sedikit berbeda dari biasanya, hari ini para pelayan sudah sangat sibuk membersihkan dan menyiapkan makan malam, karena Zaheera penasaran ia bertanya pada Asti, yang kebetulan sedang lewat didepan nya.
" Asti" panggil Zaheera memegang pergelangan tangan Asti
" Iya Nona, nona sudah pulang? apakah ada yang Nona butuhkan? " tanya Asti langsung menunduk hormat
" Tidak ada Asti aku hanya ingin menanyakan kenapa semua para pelayan sudah sibuk bersiap, apakah ada acara? "
" Bukan nyonya, di mension ini sedang tidak mengadakan syukuran kok, tapi tadi Tuan muda menelfon kalau nanti malam jam 7 akan ada tamu Tuan Muda, makanya kami semua sibuk karena tuan muda memerintahkan kami untuk membersihkan seluruh rumah ini dan meminta para chef untuk memasak yang enak"
" Ooo... begitu ya, sepenting itukah tamu Marvel, Asti? "
" Entahlah Nona kami semua juga tidak tahu, yasudah Nona kalau begitu saya kembali bekerja, Nona bisa langsung istirahat biarkan nanti Ziya yang akan mengantarkan makanan ke kamar Nona"
" Baiklah Asti kalau begitu aku ke atas dulu, lanjutkan pekerjaan mu"
" Baik Nona " Asti menunduk hormat dan Zaheera langsung pergi menuju kamar utama. Sesampainya Zaheera di kamarnya ia langsung membersihkan diri melakukan perawatan dan berbaring dengan nyaman di atas kasur King Size Nya, seperti biasa kalau ada waktu luang seperti ini pasti Zaheera selalu menyempatkan diri untuk membaca novel online di ponselnya.
Tanpa Zaheera sadari ternyata ia tertidur pas baca novel tadi, sehingga ketika ia bangun sudah Malam,
" Ah sudah malam ya? mengapa tidak ada yang membangunkan ku" Kata Zaheera mencoba mengumpulkan seluruh nyawanya.
Disaat itu pula Zaheera merasa sangat lapar dan dia memutuskan untuk ke lantai dasar dan mencari sesuatu yang bisa dimakan, dengan santai nya Zaheera turun menggunakan lift biasa yang sering ia gunakan untuk ke lantai atas, sesampainya Zaheera di lantai dasar Zaheera langsung memanggil Ziya dia sangat lapar dan ingin segera makan.
" Ziya..." Panggil Heera sedikit lantang
" Iya Nona muda" Ziya sedikit berlari menghampiri Nona mudanya
" Aku lapar sekali Ziya, kata Asti tadi kau akan mengantarkan makanan untuk ku" rengek Zaheera seperti anak kecil
" Maafkan saya Nona, memang niatnya tadi saya ingin mengantarkan makanan ke kamar Nona tapi"
"Kamu!!! " belum sempat Ziya melanjutkan omongannya sudah lebih dulu dipotong oleh orang yang saat ini sedang berjalan menuju ruang makan bersama Marvel, Zaheera sedih bercampur kesal apakah kurang tadi siang masih bersama dan sekarang masih dibawa pulang ke mension
__ADS_1
" Ngapain kamu disini? " lanjut orang itu membentak Zaheera, Zaheera yang di tanyakan seperti itu merasa bingung harus menjawab apa, ia menoleh pada Marvel tapi Marvel hanya acuh tak acuh padanya,
" Saya chef pribadi Tuan Anggara Nona " jawab Heera sekenanya" jawab Heera hormat, ya! orang itu adalah Shezu seorang artis yang tadi siang sudah membuat Zaheera geram, drama apalagi ini? sekarang Marvel malah membawa Shezu ke mension nya.
" Ooo... selain kamu kerja di restoran kamu juga kerja disini rupanya " Kata Shezu dengan nada yang mengejek, tentu hal itu membuat Zaheera jengkel pada wanita sombong itu, iya. hanya bisa membatin
" Sabar Heera, sabar...! Orang sabar banyak duitnya " Zaheera menyemangati dirinya sendiri, sedangkan Ziya ingin protes mengapa Zaheera mengaku sebagai juru masak, sedangkan dia adalah Nona muda di rumah ini. Tapi Zaheera mengisyaratkan untuk Ziya diam saja, biarkan semua drama ini berjalan sebagaimana mestinya.
" Yasudah cepat layani aku seperti tadi siang, aku sudah sangat lapar dan iya, aku ingin kamu membuatkan ku puding krim"
" Baik Nona segara saya buatkan"
Kemudian Zaheera pergi menuju dapur utama untuk menyiapkan apa yang di pesan oleh wanita menyebalkan itu, sesampainya di dapur Heera langsung diberondong beberapa pertanyaan oleh Ziya yang kebetulan juga kesal dengan Shezu yang sangat sombong itu
" Kenapa nona mengaku chef di depan wanita itu? seharusnya nona dengan bangganya mengatakan kalau nona ini istri sah Tuan Muda, biar kejang-kejang tuh nenek sihir "
" Sudahlah Ziya, aku juga tidak mau ribut dengan-Nya" Zaheera memang sangat sedih tapi mau bagaimana lagi, andai Ziya tahu alasannya dia mengaku sebagai chef karena memang dia tidak. pernah dianggap sebagai istri oleh Marvel,tapi sudahlah semuanya sudah terlanjur terjadi,
"Tapi ngomong-ngomong kenapa kamu tidak suka dengannya, bukankah dia seorang artis papan atas" lanjut Zaheera mencairkan suasana
" Kamu bisa saja Ziya "
" Itu faktanya Nona, oh iya kenapa Nona Shezu meminta Nona melayani nya seperti tadi siang, memangnya Nona melayani dia?"
" Sebenarnya profesi ku seorang chef disalah satu restoran keluarga Anggara Ziya,makanya dia langsung mengenaliku dan meminta ku melayani nya"Ziya kaget mendengar penuturan dari Nona mudanya ini
" Benarkah? jadi benar dugaan kami kalau Nona itu memang seorang chef handal, pantas saja masakan Nona sangat lezat sekali "
" Ya...begitulah, tapi jangan bilang sama siapa-siapa, pelayan rumah ini yang tahu hanya kamu "
" Siap Nona saya bisa menjaga rahasia Nona muda kok"
" Aku pegang ucapan mu"
__ADS_1
" Oh iya lanjut cerita yang tadi Nona"
" Iya Ziya tadi siang itu dia datang bersama Tuan muda ke restoran kita memesan ruangan VIP dan meminta kita para chef untuk memasak langsung di depannya, karena dia sangat menjaga pola makannya, apa saja yang diserap oleh tubuh idealnya itu, dia sangat Hati-hati Ziya, tadi dia juga sempat marah-marah padaku karena menyajikan makanan penutup yang terlalu manis, padahal dia sendiri yang memesannya tapi malah orang lain yang disalahkan, siapa yang tidak kesal coba dan lebih parah nya ya Ziya dia mengadu pada Marvel dengan nada suara yang dibuat semanja mungkin dia malah meminta Marvel untuk memecat ku, tapi untung nya Marvel membela ku " Heera tersenyum malu
"Aku sedikit bahagia karena meskipun Marvel tidak secara langsung mengungkapkan rasa pedulinya padaku setidaknya dia sudah membela ku, itu sudah lebih dari cukup untuk ku Ziya"
" Tuan memang seperti itu Nona, meskipun tidak terlalu menampakkan tapi tuan baik kok"
" iya Ziya aku tahu itu" Heera tersenyum hambar
" seharusnya nenek sihir itu diberi pelajaran Nona bukan malah dibiarkan "
" Sudahlah Ziya, nanti dia juga akan kena batunya sendiri, kita sabar saja menghadapi orang seperti itu, kamu tahu kan kalau Allah itu menyukai hambanya yang senantiasa selalu bersabar "
" Iya juga ya Nona, nona memang selain baik, Nona juga penyabar"
" Yasudah ayo cepat kerjakan biar kita cepat selesai aku juga sudah sangat lapar, ingin makan, makanan nya tidak dibawa ke depan semua kan? "
" Tentu saja tidak Nona, masih ada di lemari "
" Bagus kalau begitu, nanti temani aku makan ya! "
" baik Nona muda"
Zaheera dan Ziya larut dalam obrolan mereka sembari mengerjakan pembuatan puding yang setengah jalan itu.
...ان الله مع الصا برين...
...sesungguhnya Allah menyukai orang-orang...
...yang sabar......
...... Kim Heera ......
__ADS_1
Jangan lupa di like, vote dan coment...
love you all... 💞💞💞😘