Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Memperkenalkan Sebagai Istri...


__ADS_3

"Selamat sore Nona"


" Eh kalian, ada apa mengunjungi ku"


" kami kesini atas perintah sekertaris James Nona"


" Sekertaris James?"


" Benar Nona, kami diperintahkan untuk meng makeover nona"


" Make over? Aku tidak mau kemana-mana"


" Lebih baik Nona ikut saja, serahkan semuanya pada kami" Mau tidak mau Zaheera hanya ikut saja apa yang di katakan oleh 2 wanita salon yang sudah biasa merawat Zaheera, sudah sekitar 5 bulan ini sejak kehamilannya ia tidak pernah lagi merawat diri.


Sesampainya di ruang salon pribadi milik Zaheera, ia mulai di facial dan perawatan lainnya, dan selanjutnya Zaheera di makeover di dandani ala ratu belgia, begitu cantik dan mempesona, Zaheera juga memakai balutan dres panjang berbahan kaftan dengan taburan swarovski berwarna perak di sekitar bahu dan dadanya, Zaheera begitu cantik memakai balutan dres itu, seperti orang yang tidak hamil...


" Waaah... Nona muda sangat cantik, pasti Tuan Muda akan terpesona melihat kecantikan Nona" puji 2 pegawai salon yang sangat terpesona dengan kecantikan Zaheera malam ini


" Kalian sungguh berlebihan, kalian juga cantik"


" Tapi kecantikan Nona sungguh luar biasa"


" Sudah jangan terlalu memuji nanti aku besar kepala lagi"


" Tapi apakah kalian tahu mengapa aku berdandan seperti ini mau kemana? Aku sudah lama sekali tidak pernah keluar dengan full make-up seperti ini"


" Nona muda sebentar lagi pasti akan tahu" Zaheera benar-benar dibuat bingung, sebenarnya mau kemana dia dengan dandanan seperti ini?


...****************...


" Kamu mau kemana baby?kenapa rapi sekali?" tanya Jenny dengan nada manja seperti biasanya


" Aku ada jamuan dengan klien" jawab Marvel datar


" Apakah kamu akan sendiri? tidak mau mengajakku?"


"Aku akan datang bersama orang lain"


" Sama siapa? sekertaris itu"


" aku tidak punya banyak waktu untuk bicara denganmu, aku harus segera berangkat" Jenny merasa kesal karena Marvel mengabaikan nya, sesampainya di lantai dasar kekesalan Jenny semakin menjadi jadi ketika melihat bahwa Marvel akan datang dengan Zaheera, apalagi baju mereka sangat serasi, Marvel memakai jas putih, se nada dengan pakaian yang Zaheera kenakan saat ini.


" Jadi kamu mau pergi dengan wanita itu?" Jenny benar-benar kesal dibuatnya


" Kenapa? dia istriku, tidak ada masalah aku membawanya, dan ini keputusan ku" jelas Marvel tegas


" Aku tidak akan pergi" Heera menolak dan. langsung ingin pergi, namun sekertaris James langsung. mencegahnya dan berkata dengan berbisik


" Tolong bantu saya kali ini saja Nona" kata sekertaris James, Heera bertanya dengan isyarat matanya


" Nona pergi saja bersama Tuan"


" Tapi sekertaris James"


"Silahkan Nona" sekertaris james menuntun Zaheera agar se jajar dengan tuannya


" Saya akan mengambil gambar Nona dan Tuan"


" Tidak perlu sekertaris James"


" Satu kali saja Nona"


Kemudian Zaheera dan Marvel berpose layaknya pasangan bahagia, sedangkan Jenny seperti orang yang kebakaran jenggot saking emosi nya melihat Zaheera bersanding dengan Marvel, seharusnya dia yang ada di posisi ini bukannya malah Zaheera, begitulah pikiran Jenny.

__ADS_1


Dan sekertaris James sudah berhasil mengambil satu gambar Tuan dan Nona mudanya yang begitu manis



Begini lah Kira-kira potret yang di ambil oleh sekretaris James, mereka begitu serasi dengan baju yang senada, Marvel tersenyum manis di dalam gambar itu, sedangkan Zaheera hanya tersenyum tipis merasa canggung karena sudah lama tidak sedekat ini dengan sang suami.


Kemudian Zaheera dan Marvel berangkat menuju kediaman Datuk Mizwar, Zaheera hanya ikut saja tanpa tahu mau di bawa kemana, sesampainya di mobil setelah separuh perjalanan barulah Zaheera berani bertanya.


" Sebenarnya anda mau membawa saya kemana Tuan?"


" Bisakah sebutan Tuan itu hilang untuk malam ini saja? "


" Saya tidak mau rekan bisnis saya mengira saya membawa wanita asing yang sedang hamil ke sana"


" Baiklah, Mas mau membawa ku kemana? "


" Itu lebih baik"


" Saya akan membawa kemu ke jamuan bisnis saya" Zaheera sedikit terkejut


"Jamuan bisnis? Mas tidak salah?"


" Saya gak mau ke sana, saya mau pulang"


" seharusnya Mas jangan ngajak saya, di mention masih ada Jenny yang bisa menemani mas Marvel bukan saya"


" Tolong kerja samanya Nona, malam ini saya sedang tidak ingin ribut dengan anda"


" Duduk dengan anteng sebentar lagi kita sampai"


" Tapi saya tidak pernah datang ke acara besar, aku takut, aku malu"


" Ada aku Zaheera, kamu tinggal diam saja menemani saya, kalau ditanya jawab, kalau pertanyaan mereka tidak patut untuk di jawab maka jangan menjawabnya, paham!" Zaheera hanya mengangguk pasti tanpa banyak bicara lagi.


" Seharusnya anda sadar diri setelah ini Nona Jenny"


" Sadar diri? aku bukan tipe wanita yang mudah menyerah"


"Saya Tahu itu, karena darah anda itu sudah dingin, sehingga jiwa psikopat anda itu muncul kepermukaan"


" Baguslah kalau kau sudah tahu"


" Dan selama saya masih hidup saya tidak akan membiarkan anda melakukan apapun yang sekiranya membuat Nona muda dalam bahaya"


" Kalau begitu kau masuk daftar pertama orang yang akan aku bunuh"


" Coba saja kalau bisa" sekertaris James tersenyum miring, ancaman Jenny pun hanya dianggap mainan oleh nya.


" Awas saja siapa pun yang menghalangi langkahku pasti akan mati, dan malam ini aku akan membuktikan ucapan ku"


...****************...


" Selamat datang Tuan Sinota di kediaman saya"


" Terimakasih sudah menyempatkan untuk hadir malam ini, sebuah kehormatan untuk saya dan keluarga"


" Sama-sama Datuk, juga sebuah kehormatan bagi saya bisa memenuhi undangan anda"


" Oh iya ngomong-ngomong wanita ini siapa? sangat cantik" puji datuk Mizwar pada Zaheera yang memang malam ini terlihat begitu menawan


" Aaaa iya perkenalkan, ini Nona muda Zaheera Sinota Anggara, sudah bisa menebak?" Marvel tersenyum penuh arti, dengan Marvel berkata demikian sempat membuat Zaheera tertegun, karena ini untuk pertama kalinya Marvel memperkenalkan dirinya sebagai istri di depan orang lain.


" Wah Wah rupanya Tuan Muda kita sudah mempunyai pawang toh, hahaha... " gelak tawa terdengar renyah di telinga Marvel

__ADS_1


" Selamat selamat Tuan Sinota, saya harap pernikahan kalian akan langgeng sampai. maut memisahkan"


" Amin terimakasih atas do'a nya datuk"


" Dan saya juga mau meminta do'a, karena sebentar lagi akan ada Sinota kecil yang akan lahir" Marvel mengelus perut Zaheera, sehingga dapat di lihat oleh datuk Mizwar,


" Wah ini kabar yang baik untuk semua rekan bisnis kita, kita harus merayakan nya malam ini, karena disaat perayaan pernikahan kalian tidak ada saya di sana"


" Pernikahan kita hanya dilaksanakan dengan sederhana datuk"


" Maka dari itu, kita harus merayakan nya malam ini"


" Terserah anda saja Datuk"


" Baiklah kalau begitu"


" Ting ting ting" datuk Mizwar mengetuk gelas dengan sendok


" Perhatian perhatian, minta perhatian nya sebentar... " Datuk Mizwar langsung mengheningkan keramaian yang ada di. pesta jamuan itu


" Malam ini adalah malam spesial, karena di. pesta jamuan ini kita akan merayakan dan. memberi selamat kepada ke dua tamu spesial kita malam ini, Nona dan Tuan Muda Anggara, karena sebentar lagi beliau berdua akan segara memliki buah hati yang akan mengikat perkawinan mereka, mari bersama sama kita memberikan selamat.


Zaheera hanya bisa diam, dia benar-benar tidak menyangka akan seperti ini akhirnya, dia sudah di kenal sebagai istri seseorang yang sangat luar biasa seperti Marvel, apakah ini akan menjadi awal yang baik atau malah membawa Zaheera dalam masalah besar?


Semua tamu yang hadir langsung mengucapkan selamat pada Zaheera dan Marvel, karena mereka semua memang tahu siapa Marvel, dia adalah raja bisnis kedua setelah ayahnya Tuan Dermawan, maka pantas saja dia di kenal banyak orang apalagi kalangan menengah kebawah dan para pembisnis luar biasa di belahan dunia.


Acara berlanjut dan semuanya berjalan sebagaimana mestinya, saat ini Zaheera sedang duduk di sebuah kursi tamu VVIP karena dia sudah tidak kuat berdiri, kakinya terasa kram tadi, jadi Marvel menawarkan dia untuk duduk, sedangkan Marvel kembali menemui beberapa rekan bisnisnya, tidak lama kemudian Marvel datang dan mengambil alih tangan Zaheera yang sedang memijat kakinya


" Apakah ini sakit?" kata Marvel yang datang secara tiba-tiba


" Sedikit!" jawab Zaheera singkat


"Mau pulang sekarang?"


" Kalau boleh iya, aku capek "


" Baju ini juga tidak nyaman, Perutku begah, kenyang dan mas tahu sendiri, kehamilan ku sudah besar seperti ini, malah sekertaris James memintaku untuk memakai baju ini" protes Zaheera pada Marvel dan Marvel senang karena Zaheera akhirnya bisa mengeluh padanya


" Baiklah, kita pulang sekarang, ayo!" Marvel mengulurkan tangannya, dan dengan senang hati Zaheera langsung menerimanya, mereka berdua jalan beriringan melewati kerumunan orang yang masih menikmati pesta ini


" Permisi Datuk kami harus segera pulang, biasa bumil sudah kelelahan"


" Oh iya Tuan sinota, silahkan. Kasihan juga bumil tidak boleh tidur terlalu larut"


" Yasudah kalau begitu saya pamit, Assalamu'alaikum"


" Waalaikumsalam"


Zaheera dan Marvel langsung keluar dari gedung itu dengan Marvel yang masih setia menuntun Zaheera, takut-takut bumil satu ini jatuh.


" Kamu tunggu di sini dulu saya ambil mobil dulu sebentar" sesampainya di. parkiran Marvel pamit pada Zaheera untuk mengambil mobilnya


" Baiklah aku tunggu di sini" jawab Zaheera tersenyum, sedangkan dari kejauhan.


" Tamatlah riwayat mu "


*


*


*


Terimakasih sudah membaca cerita author, tetap dukung cerita ini sampai tamat Loveyou All.. 🙏💕🤗🥰😍💞😘❤

__ADS_1


__ADS_2