
Sesampainya Zaheera dan Marvel di Mention utama, mereka langsung disambut oleh para pelayan di sana dan mengarahkan mereka ke meja makan karena berhubung makan malam sudah siap dan tersusun rapi di atas meja makan, Zaheera dan Marvel makan dengan tenang tidak ada sesuatu yang mereka bahas selama makan malam berlangsung, hanya suara dentingan halus sendok yang beradu dengan piring senantiasa menghiasi suasana hening di ruang makan mewah keluarga Anggara. Selesai makan mereka berdua langsung pergi menuju kamar utama dan melakukan kegiatan masing-masing, mulai dari mandi sholat dan lainnya, seperti biasa setiap menjelang tidur Zaheera pasti mengenakan pakaian haram itu, tapi selalu mampu membuat Marvel terbang melihat pemandangan indah di depannya.
" Siapa suruh kamu memakai pakaian itu setiap mau tidur" tanya Marvel sinis
" Mommy " Jawab Zaheera Santai
" Sekarang kan sudah tidak ada Mommy, kenapa kamu masih memakai nya? "
"Eeee.. Ka- karena sudah terbiasa! " Zaheera gelagapan
" Terbiasa atau? "
" Atau apa! Jangan kira karena saya ingin menggoda mas ya! Tidak sama sekali! "
" Oo.. begitu, bagaimana kalau memang aku yang tergoda? "
" ya itu urusan Mas, Saya tidak mau ikut campur "
" Tentu kamu harus ikut campur, karena kamu penyebab nya dan yang harus tanggung-jawab itu kamu" kini Marvel sudah menelusup kan wajahnya ke ceruk leher sang istri namun aksinya terganggu karena sedetik kemudian ponsel yang tergeletak bebas di atas nakas milik Marvel berbunyi sehingga membuyarkan konsentrasi Marvel untuk menggoda istrinya.
" Ck.. siapa yang berani berani nya mengganggu kesenangan ku malam- malam buta seperti ini" Marvel berdecak kesal karena aktivitas nya diganggu oleh si penelepon.
" Huftt... Selamat! " Zaheera mengelus dadanya lega
" Daddy! " gumam Marvel pelan
" Siapa mas? " tanya Zaheera penasaran karena Marvel tidak kunjung mengangkatnya
" Daddy"
__ADS_1
" Daddy! sini aku yang angkat" Zaheera berbinar, sedangkan Marvel terdiam sejenak, karena handphone nya tiba-tiba diambil oleh sang istri, Marvel hanya menggelengkan kepalanya karena selama ini tidak ada yang berani mengambil atau memegang handphone nya tanpa se izin dari nya, tapi sekarang dengan entengnya Zaheera mengambil handphone itu dan mengangkat panggilan dari mertuanya.
" Hallo Daddy, how are you" sapa Zaheera girang ketika wajah mertuanya itu memenuhi layar ponsel suaminya.
" Hey menantu Daddy, kabar Daddy baik sayang, kamu bagaimana di sana? apakah anak nakal Daddy memperlakukanmu dengan baik? "
" Tentu saja Daddy, dimana Mommy? Zaheera rindu Mommy"
" Hanya rindu Mommy, bagaimana dengan Daddy? "
" Ah bukan begitu Dadd, Zaheera juga rindu, tapi lebih dominan sama Mommy " Zaheera nyengir kuda, sedangkan Marvel tersenyum ketir melihat nasibnya yang sepertinya sudah tak dianggap, lihat saja dari tadi ayah dan istrinya bercengkrama dengan happy nya tanpa memperdulikan dirinya,
" Malang sekali nasibku" Gumam Marvel pasrah ketika melihat kedekatan orang tua dan menantu satu ini.
" Hai sayang, bagaimana kabarmu? " Tiba-tiba nyonya Anggita muncul dibelakang suaminya dan menyapa menantunya penuh sayang.
" Hello Mommy, aku sangat merindukan Mommy, apakah Mommy tidak ada niatan untuk pulang? "
" Mommy tidak usah berlebihan seperti itu, Aku juga senang bisa membantu perusahaan " Zaheera tersenyum manis
" Semua ini tidak akan berjalan lancar tanpa kerja keras dari Marvel loh Mom" Marvel menimpali percakapan mereka, karena dia sudah semakin tidak Terima dikala sang ibu hanya membela menantunya saja sedangkan kerja kerasnya tidak mendapatkan apresiasi apa apa dari kedua orang tuanya. Dengan posisi yang memeluk Zaheera semakin membuat orang tuanya bahagia.
" Yaya memang anak Daddy selalu bisa diandalkan, oh iya Boy apakah kau. sudah menindaklanjuti kasus bersama model itu? "
" Itu dia Dadd, dia menghilang " pembicaraan yang awalnya santai tiba-tiba mulai serius
" Apa? menghilang " ada keterkejutan dari Tuang Dermawan
" Iya Dadd, disaat beberapa kasus sudah mulai mengarah pada Shezu tiba-tiba dia menghilang entah kemana, karena semuanya sudah merasa aman dan Zaheera pun sudah sembuh jadi aku memutuskan untuk menutup kasusnya Dadd, karena aku tidak ingin membuang-buang waktu ku yang berharga karena wanita itu"
__ADS_1
" Semudah itukah kau menutup kasusnya Boy, Apakah kau yakin semuanya sudah aman? apakah kau sudah memastikan wanita itu tidak akan menganggu menantu Daddy? "
" Aku yakin Dadd, dia tidak akan macam-macam, kalau dia masih berani macam- macam, bersiaplah menerima kemurkaan ku" pembicaraan ayah dan anak itu terus berlanjut dengan serius, sedangkan Zaheera hanya diam karena dia bingung dan tidak tahu menahu tentang masalah yang terjadi.
" Yasudah kalau begitu Daddy tutup dulu, selamat istirahat untuk kalian "
" Baiklah Dadd, Daddy memang pengertian " ucap Marvel menaik turun kan alisnya
" Daddy juga pernah muda Boy, lanjutkan apa yang tertunda"
" Dan berikan cucu yang banyak untuk Mommy" Timpal Nyonya Anggita dengan girang
" Tenang saja Mom, pasrahkan saja pada putramu ini, sebentar lagi menantu kesayangan Mommy ini pasti akan segera hamil" blush pipi Zaheera kini sudah merah menahan malu, karena suaminya benar-benar berani bicara seperti itu pada orang tuanya tanpa memikirkan dirinya yang saat ini sangat malu dan serasa tidak punya muka di hadapan kedua mertuanya, kemudian mertuanya memutuskan panggilan mereka, Disaat Marvel masih meletakkan handphone nya Zaheera memilih untuk meringsek kedalam selimut, menutupi seluruh tubuhnya agar Marvel tidak tergoda lagi, namun sedetik kemudian.
" Kenapa kamu menjauh, apakah kau tidak dengar kata Mommy dan Daddy " kata Marvel menelusup kan tangannya kebalik selimut agar dapat menjangkau tubuh Heera yang mulai menjauh darinya.
" Sa-saya mendengar nya, tapi untuk malam ini bisakah kita tidak melakukannya dulu " tawar Heera
" Kenapa? bukankah tadi sore kamu sendiri yang menawarkan diri "
" Iya itu tadi Sore, sekarang entah mengapa saya sangat lelah "
" Kau tidak sedang ber alasan kan? "
" Tidak mas, sungguh saya sepertinya kelelahan "
" Baiklah, malam ini aku melepaskan mu, tapi tidak dimalam malam berikutnya " ucap Marvel membuat Zaheera merinding dan mulai menjauh dari nya.
" Huft... selamat "
__ADS_1
Maaf baru update, terus dukung author ya loveyou sekandang😁🥰