
Pagi yang cerah, kicauan burung-burung seakan ikut menghiasi indahnya pagi hari ini, saat ini Zaheera sedang berada di pengumuman dekat rumah belakang dengan ditemani 2 pelayan yang senantiasa mengikuti setiap langkah Zaheera.
"Apakah Nona tidak lelah? " tanya salah satu pelayan
" Tidak Fatma aku baik-baik saja, malahan aku merasa lebih baik karena kalian mau menemani ku pagi ini" jawab Zaheera bahagia
" Syukur lah kalau Nona bahagia, kami pun ikut senang"
" Disini segar sekali ya udara nya, sangat sejuk dan masih belum tersentuh polusi kota"
" Benar Nona karena tempat ini memang khusus di disain sedemikian rupa agar seperti pegunungan asli" Zaheera Mengeryit kan dahinya bingung
" Bukan kah pegunungan ini nyata?"
" Sayang nya bukan Nona, tempat ini buatan tangan ilmuan Amerika, saya kira disaat saya pertama kali menginjakkan kaki ke mention ini memang saya menyangka kalau pegunungan ini asli, tapi ternyata buatan tangan ilmuan Amerika, Tuan dermawan sengaja membuat pengunungan ini untuk dihadiahkan kepada nyonya Anggita yang kebetulan saat itu sedang hamil muda Tuan muda"
" Karena Tuan dermawan tidak mau anak pertama nya terganggu oleh polusi kota, dan jadilah tempat ini, indah bukan?"
" Sangat indah, andaikan suamiku juga se perhatian Daddy mungkin aku juga sebahagia mommy saat ini dimasa kehamilan ku"
Para pelayan ikut kasihan mendengar keluhan Zaheera, sebenarnya Marvel adalah orang yang baik, tapi dia terpengaruh oleh kekasihnya itu, karena ke cerobohan Marvel saat ini ada hati yang tersakiti, Marvel juga telah menyia-nyiakan berlian demi sebongkah batu yang tak berharga.
...****************...
" Love plis, jangan lakukan itu, Menjauhlah "
" itu sangat berbahaya untuk mu" Marvel sedang membujuk Jenny yang akan melakukan percobaan bunuh diri setelah perdebatan sengit dengannya, Jenny tetap tidak ingin pindah dari mention Anggara, entah apa yang ada dalam pikiran wanita itu, demi meluluhkan hati Marvel ia sanggup melakukan apa saja termasuk membahayakan dirinya sendiri.
" Aku tidak akan menjauh dari sini" kata Jenny yang saat ini sedang berada di pinggiran balkon kamar Marvel, yang kalian tahu sendiri kamar Marvel berada di lantai 3 jadi sudah dipastikan kalau Jenny melompat dari tempat itu ia akan tinggal namanya
( Melompat lah Jenny biar mati sekalian gak papa kok author senang🤣)
" Jangan gila kamu Love, itu bahaya"
" Aku memang sudah gila Vel, aku gila karena kamu"
" Tolong jangan seperti ini Love, aku mencintaimu, jangan lakukan itu" Marvel tetap berusaha mencegah Jenny agar tidak melakukan hal yang membayangkan nyawanya
" Kalau kau mencintaiku jangan jauhkan aku dari kamu Vel"
__ADS_1
" Ini demi kebaikan kita juga Love, plis menjauh lah dari situ" Marvel mulai berjalan mendekati tempat Jenny berdiri
" Jangan mendekat Vel, kalau Tidak aku akan melompat sekarang"
" Ok ok, plis jangan Love, jangan lakukan itu" Marvel kembali diam di tempat nya
"Kalau kamu tidak mau kehilangan aku turuti kemauan ku" Marvel terdiam sejenak
"Kamu memang tidak lagi mencintai ku Vel"
" Dan lihatlah apa yang akan aku lakukan"
" Aku pastikan kau akan menyesal Vel"Jenny mulai mundur dan
"Aaaa..." Jenny terpeleset tapi untung nya Marvel Sigap segera menangkap tangan Jenny
" Love.. " Teriak Marvel memegang tangan Jenny dengan segala kekuatannya,
" Lepaskan aku Vel, kau sudah tidak mencintai ku lebih baik aku mati, dari pada aku harus melihat kamu bahagia dengan wanita lain"
" Aku mencintaimu Love, aku melakukan semua ini demi kebaikan kita" Marvel tetap berusaha mempertahankan Jenny
" Tidak love"
Semua pelayan dibawah sana sudah berkumpul melihat pemandangan yang menegangkan, Zaheera juga ikut menyaksikan adegan menegangkan itu, dia hanya tersenyum melihat drama yang tersaji didepan matanya
" Drama apalagi yang wanita itu lakukan, hanya untuk membuat orang lain tersakiti dia rela menyakiti diri sendiri" kata Heera tersenyum sinis
" Itulah kelemahan Tuan Muda Nona, beliau sangat tidak bisa melihat orang yang beliau cintai ada dalam bahaya" kata Bik Narsi yang sedikit banyaknya sudah tahu tentang kepribadian tuan mudanya, mendengar perkataan si pelayan Zaheera hanya tersenyum miris karena kemarin disaat ia terluka dengan bayinya Marvel malah lebih memilih wanita lain, berarti memang benar, dia tidak akan pernah mendapatkan cinta dari suami nya, mencari cinta sang pewaris tahta hanyalah cerita dari kisah ini, sekarang Zaheera hanya bisa meratapi hidup nya, karena dia tidak akan pernah mendapatkan cinta itu, indahnya cinta hanya ada dalam sebuah cerita fiksi, tidak dengan kisahnya.
Ingin rasanya dia pergi dari tempat ini, dia sudah tidak sanggup melihat suaminya bersama wanita lain di depan matanya, kalau bukan karena mertuanya yang baik padanya, mungkin Zaheera saat ini sudah memilih untuk hidup jauh dari Marvel dan ingin membesarkan anaknya sendirian, mungkin itu lebih baik untuk nya, namun dia mengingat bahwa anak yang ia kandung saat ini sangat diharapkan oleh kedua mertuanya.
" Ya sudahlah bik, kita tidak perlu ikut campur urusan mereka, kalau memang wanita itu ingin mati biarkan saja, bukan urusan kita juga kan" kata Heera mengajak beberapa pelayan pergi dari tempat itu, sedangkan drama percobaan bunuh diri yang dilakukan Jenny terus berlanjut.
" Lepas Vel" Jenny memberontak sehingga hampir saja ia benar-benar terjatuh dari balkon lantai tiga itu, namun dengan sekuat tenaga Marvel berusaha mempertahankan Jenny, sampai pada akhirnya Jenny benar-benar bisa ditarik dan masuk kembali ke area yang aman.
"Kenapa kamu menyelamatkan ku Vel, Biarkan aku mati, kau sudah tidak mencintai ku" Jenny terus memberontak dan akan kembali untuk mencelakai diri nya, namun Marvel langsung memeluknya dengan sekuat tenaga dan berkata.
" Aku akan melakukan apapun asalkan kau tidak meninggalkan ku Love, termasuk mengizinkan mu untuk tetap tinggal disisi ku" Marvel memeluk Jenny dengan erat
__ADS_1
" Kau serius dengan apa yang kau katakan Baby? "
" Aku serius love, asalkan kau tidak akan Mencelaikai dirimu lagi"
" Terimakasih Baby aku sangat mencintaimu" Jenny juga memeluk Marvel dengan erat, yang perlu kalian tahu, didalam pelukan Marvel, Jenny tersenyum miring, seperti orang yang sedang menyusun rencana buruk dan rencananya berhasil ia lakukan, apa sebenarnya yang Jenny rencana kan, mengapa dengan begitu kejamnya ia melakukan hal ekstrim sekalipun untuk mendapatkan apa yang menjadi tujuannya?
...****************...
"Sebenarnya apa yang ada dalam pikiran wanita itu Mas?"
" Dan kenapa pula Marvel sangat mudah terpengaruh, pelet apa yang wanita itu pakai, sehingga Marvel sangat nurut padanya"
" Dia tidak. menggunakan pelat apa apa sayang, Marvel nya saja yang terlalu bodoh dan tidak mau membuka matanya"
" Marvel sudah dibutakan oleh cinta, sehingga ia sulit untuk membedakan mana cinta yang tulus dan mana cinta yang hanya memanfaatkan diri nya saja"
"Benar-benar wanita yang licik"
Tuan Dermawan dan Nyonya Anggita benar-benar dibuat geram ketika mereka mendapatkan kirimkan video disaat Jenny mencoba bunuh diri hanya untuk mencapai tujuan nya, kalau bukan karena untuk melancarkan aksinya Tuan dan Nyonya Anggara pasti sudah kembali ke tanah air dan membongkar kejahatan wanita itu, tapi masih banyak rencana yang mereka rancang agar semuanya berjalan sesuai harapan.
*
*
*
Tolonglah berikan asupan semangat pada othor..
sungguh tidak ada rasa semangat apabila kalian semua tidak memberikan othor asupan.
komentar nya ditunggu
like nya di nanti
love biru nya harus
bunga mawarnya wajib😜🤣🤭
author nya pemaksaan..
__ADS_1
pokoknya author selalu minta dukungan dari kalian. Love you All😍😘😙😗🤗readers semua...