Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Surat Kontrak membawa Malapetaka...


__ADS_3

" Tuan Marvel" kata orang itu terkejut melihat orang yang sedang ia incar ingin mencumbu orang lain.


"Apa yang Tuan lakukan? " tanya nya dengan tatapan membunuh pada Zaheera, ya orang itu adalah Shezu yang telah mengganggu kesenangan Marvel, Zaheera langsung sadar akan posisi mereka berdua saat ini, merasa Marvel sedang lengah Zaheera langsung mendorong Marvel dan ia sendiri berlari menuju walk in closet, Marvel pun juga sangat kesal pada Shezu dia sudah membuat rubah kecilnya lepas, seharusnya dia sekarang sudah bersenang-senang dengan rubah kecilnya, Marvel mengeram emosi sampai memejamkan matanya, dia masih berusaha meredamkan emosinya takut-takut dia memarahi Shezu yang sudah mengganggu kesenangan nya.


" Kenapa kau bisa sampai kesini Nona Shezu? " tanya Marvel berusaha untuk melembutkan suaranya


" Maafkan aku Tuan, aku hanya ingin berkeliling saja, karena aku belum mengantuk, tapi disaat aku berjalan jalan, aku melihat papan namamu di pintu ini makanya aku langsung membukanya, karena aku penasaran seperti apa kamar Tuan Muda Anggara" Jelas Shezu dengan nada suara yang centil


" Lain kali kau tidak boleh seperti ini Nona Shezu, ini privasi ku tidak boleh sembarangan orang yang Masuk ke kamar ku"


" Tidak boleh sembarangan orang masuk ke kamar mu? Lalu bagaimana dengan gadis kecil itu kenapa dia bisa masuk ke kamar mu? Seketika Marvel merasa kelabakan, bagaimana ia menjawab pertanyaan yang satu ini, tapi bukan Marvel namanya kalau kekurangan ide dalam mengecoh lawan.


" Jangan banyak tanya tentang apa yang aku lakukan dan masalah pribadi ku, ini kehidupan ku, kau hanya pendatang, kau mengerti Nona Shezu? " mendengar perkataan Marvel yang sedikit menyeramkan itu Shezu langsung terdiam, dan hanya menjawab " Iya" sampai pada akhirnya Marvel pun pergi dari hadapan Shezu yang terpaku, disaat Marvel sudah jauh dari pandangan Shezu wanita itu kembali pada sifat Iblis nya, dia sangat kesal pada Zaheera kenapa dia bisa se intim itu dengan Marvel.


" Seharusnya aku yang ada di posisi itu bukannya wanita itu, dasar ja**ng" Shezu emosi, namun dia tidak beranjak dari tempatnya, ia tetap berdiri dan sekarang malahan dia sudah masuk ke pusaran kamar itu, memandang takjub sambil berandai-andai menjadi Nona muda Anggara.


(Haluannya ketinggian ðŸĪŠ Authornya ikut kesel)


Dan tidak lama kemudian Zaheera sudah keluar dengan pakaian tidurnya, kalian sudah bisa menebak bukan pakaian seperti apa yang dipakai oleh Zaheera, dengan mata melotot Shezu menghampiri Zaheera dan langsung marah-marah tidak jelas, Zaheera pikir sudah tidak ada orang makanya ia keluar, ternyata masih ada nenek sihir itu di kamarnya. Zaheera merasa bingung bagaimana caranya dia menghadapi Shezu, sedangkan Marvel tidak ada disini, ingin langsung mengaku kalau dia istri Marvel belum ada intruksi, nanti dia hanya membuat kesalahan saja.


" Ngapain kamu masih disini? dan apa yang kamu pakai? mau mencoba menggoda Tuan Marvel ? dengar baik-baik ya, hanya aku yang bisa memiliki Tuan Marvel dan yang pantas bersanding dengannya hanya aku, jadi jangan coba-coba untuk menggodanya, paham!" mendengar apa yang dikatakan oleh Shezu Zaheera hanya tertawa mengejek sambil membatin.


" Belum tahu dia bicara dengan siapa sekarang" Zaheera membatin, ingin sekali dia mengakui status nya, tapi dia tetap tenang dan tidak gegabah


" Kenapa kau tertawa, kau mengejekku"


" Maaf ya Nona Shezu yang terhormat, saya tidak mempunyai waktu untuk berdebat dengan anda, waktu tidur saya seperti nya lebih berharga dari pada meladeni orang tidak penting seperti Anda, woaaamm.... " Zaheera Pura-pura menguap dan lebih memilih untuk menghindar

__ADS_1


" Apa kamu bilang! tidak penting! heh babu kamu jangan sok berkuasa disini ya! Jangan-jangan selain kamu jadi seorang babu di mension ini, kamu juga menjadi wanita penggoda, pantas saja tidak berkelas" sungguh saat ini Heera dibuat emosi oleh wanita iblis ini, selain centil dan ratu drama wanita ini sangat pandai dalam beradu mulut dan mulutnya ternyata lebih berbisa dari racun ular, andai saja Zaheera bisa mengakui statusnya mungkin dia tidak akan dihina seperti ini.


" Sepertinya yang tidak berkelas itu bukan saya, melainkan anda yang mengemis untuk menginap di rumah lawan jenisnya, berniat apa lagi kalau bukan untuk ngelon*e, saya masih mending ya, memang sudah dari awal tinggal di rumah ini, lah anda hanya pendatang dan mengemis untuk menginap di sebuah mension mewah, sangat kelihatan tidak mampu! katanya artis tapi kok berlagak seperti pengemis! " akhirnya Heera hanya bisa membalas ucapan Shezu tanpa menyinggung sedikitpun tentang statusnya,Heera menyeringai karena berhasil membuat Shezu kesal, tapi di detik selanjutnya apa yang dilakukan Shezu telah mencelakai Zaheera, dengan langkah seribu Shezu maju mendekati Zaheera merobek gaun Malam nya dan mendorong nya sampai terbentur ke ujung meja rias sehingga membuat dahinya berdarah, namun hal itu masih bisa Heera tahan, luaran gaun malam yang sudah robek sengaja ia lepas sehingga menyisakan ********** saja yang semakin membuat lekuk tubuh Heera semakin tampak, Zaheera juga tidak mau kalah pada Shezu ia menendang tulang keringnya memelintir tangan dan menjatuhkan nya dengan sekali hentakan, Shezu menjerit kesakitan disaat ia rasa lengannya patah akibat di pelintir oleh Zaheera.


"Awww... apa yang kau lakukan bodoh! lepaskan aku" jerit Shezu disaat Heera belum melepaskan pelintiran tangan Shezu


" Dengarkan aku baik-baik Nona Shezu, kau boleh menghinaku, mengatai ku dan membenciku sekalipun, silahkan! tapi camkan ini baik-baik, seseorang yang kau anggap lemah tidak seperti yang kau bayangkan kau menghina orang yang lemah sama saja dengan kau membangunkan singa tidur, kau pernah mendengar tentang pepatah yang mengatakan


Orang jahat itu berasal dari orang baik yang selalu disepelekan dan direndahkan, ingat itu Baik-baik Nona Shezu, paham! " Zaheera melepaskan pelintiran tangan Shezu dan bangkit meninggalkan ruangan yang seketika sudah berubah menjadi Neraka, panas dan menyiksa, sebenarnya Zaheera sangat pusing ketika ia mulai berjalan akibat luka di kepala nya yang sudah mengeluarkan darah segar dan Zaheera memutuskan untuk ke rumah belakang meminta bantuan Ziya untuk mengobatinya, tapi belum sempat dia berjalan ia sudah hampir limbung tapi Marvel sigap menangkapnya, Marvel yang saat ini sudah berada diambang pintu kamarnya sangat hawatir melihat Zaheera yang berdarah, gaun malamnya pun sudah terkoyak sebenarnya apa yang terjadi? hal itu yang dipikirkan oleh Marvel saat ini, dia melihat ke arah Shezu yang seperti nya juga menahan rasa sakit tapi dia tidak terluka sama sekali, sedangkan Zaheera dia mulai kehilangan kesadaran nya.


" Hey rubah kecil apa yang terjadi? " kata Marvel masih memeluk Zaheera


" Aku tidak Apa-apa" jawab Zaheera meringis, tapi sebenarnya Marvel sudah tahu kalau sebenarnya istri kecilnya ini habis bertengkar dengan Shezu. Disaat Marvel sangat khawatir pada Heera di sana pulalah Si wanita iblis itu mencari perhatian Marvel,


" Tuan Marvel kenapa kau menolong ja**ng itu seharusnya yang kau tolong itu aku, dia sudah melukaiku dan sekarang dia malah mencari perhatian mu dengan pura-pura sakit seperti itu, yang menjadi korban disini itu aku Tuan, seharusnya kau menolong aku bukan dia" Shezu yang terus saja Meracau mengemis perhatian dari Marvel, tapi disaat Marvel ingin menjawab perkataan Shezu, Zaheera sudah jatuh pingsan karena darah yang mengalir dari dahinya semakin deras, tentu saja hal itu membuat Marvel emosi dan langsung marah pada Shezu.


" kenapa kau memarahiku tuan? cuma gara-gara gadis itu "


" Jangan mengalihkan pembicaraan Nona Shezu, aku bertanya apa yang kau lakukan pada Zaheera? " melihat Marvel yang sudah sangat emosi akhirnya Shezu mengaku atas perbuatan nya yang telah mendorong Zaheera namun dia tetap membumbui ucapannya dengan pembelaan karena memang masalah ini berawal dari Zaheera


" Maafkan aku tuan Marvel, iya memang tadi aku mendorong nya tapi dia duluan yang menghina ku mengatakan aku pengemis yang meminta belas kasihan darimu, dia duluan yang mencari masalah padaku"


" Zaheera tidak akan mencari masalah kepada orang yang tidak bersalah Nona Shezu, jangan mencoba memutar balikkan fakta, karena aku tahu sifat Zaheera tidak seperti itu "


" Tapi tuan Marvel, aku! "


" Enyahlah dari hadapan ku Nona Shezu, keluar dari kamarku"

__ADS_1


" Tapi tuan! "


" Aku bilang keluar, ya keluar!" Karena melihat Marvel yang sudah sangat emosi Shezu memilih pergi dengan membawa kekesalannya, dia tidak menyangka sama sekali kalau Marvel lebih memilih membela Zaheera dibandingkan dirinya, sampai akhirnya Shezu berpikir mungkin Zaheera bukan cuma seorang pelayan di rumah ini, bisa jadi dia lebih dari sekedar itu, Shezu bukannya langsung pergi dia masih melihat Marvel yang kelihatan nya khawatir pada Zaheera dan tidak lama kemudian ada seorang dokter dan 3 pelayan yang masuk ke kamar Marvel, tidak tahu kapan Marvel memanggil dokter itu secara Tiba-tiba saja sudah datang.


" Siapa sebenarnya wanita itu? sepenting itukah dia?" Shezu membatin


" Sepertinya anda sudah membuat kesalahan besar Nona Shezu, tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya pada kehidupan anda" entah datang dari mana sekertaris James sudah berdiri didekat Shezu dan mengatakan hal itu, ya sekertaris James memang tidak suka dengan Shezu karena dia termasuk artis wanita yang sombong tapi karena kepentingan perusahaan James dengan terpaksa melakukan kontrak dengan wanita ini atas perintah Marvel, tapi sepertinya sebentar lagi surat kontrak itu akan menjadi sebuah malapetaka bagi Shezu.


" Jangan Coba-coba kau menakut-nakuti aku dengan gertakan kecilmu itu sekertaris James "


" Aku tidak pernah menakut-nakuti orang kecuali orang itu memang sudah melakukan kesalahan besar Nona Shezu"


" Kesalahan besar? hah! apakah dengan aku melukai seorang babu seperti dia itu sudah merupakan kesalahan besar? kau terlalu over sekertaris James "


" Anda sudah salah paham Nona Shezu, Anda terlalu bodoh seharusnya dari awal anda sudah berpikir siapa wanita yang Anda anggap sebagai babu itu, adakah seorang babu tidur dikamar utama, adakah seorang babu yang sangat dekat dan intim dengan majikannya, apalagi majikan nya seperti tuan Marvel yang tidak mudah disentuh oleh wanita sembarangan, kalau Anda bisa berpikir dari awal apakah Tuan Marvel mau di pegang dan tidur dengan seorang wanita yang statusnya hanya seorang pelayan, kecuali memang wanita itu berarti dalam hidup tuan Marvel, lihatlah apa yang akan dilakukan oleh tuan muda selanjutnya"


" Wanita yang berarti?"


" Ya Nona Shezu, Nona Kim Heera wanita yang telah Anda lukai adalah wanita yang sangat berarti dalam hidupTuan Marvel Sinota Anggara, ya bisa dibilang Nona Kim Heera adalah Nona muda kamj" dunia Shezu mulai berhenti berputar, dia tidak menyangka akan hal ini, jadi benar dugaannya wanita itu memang wanita yang berarti dalam hidup Marvel, pantas saja Marvel marah padanya disaat Zaheera terluka.


"Tunggu sebentar, kalau memang benar dia adalah wanita spesial bagi Tuan marvel kenapa dia masih bekerja di restoran itu, bukannya tinggal berdiam diri dan menikmati harta kekayaan Tuan Marvel" pikiran Shezu terbang entah kemana


" Sebaiknya anda pergi sebelum Tuan Marvel mengamuk dan menghancurkan kehidupan Nona saat ini juga" peringatan dari sekertaris James yang langsung ditanggapi oleh Shezu, seketika itu juga Shezu pergi dari tempat nya berdiam diri, dia sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi, semua harapannya kandas di tengah jalan, ia sudah kalah sebelum bertempur, malang sekali nasibnya, dia juga merasa takut apa yang akan Marvel lakukan setelah ini, Tapi Shezu tetap berusaha tenang dan menganggap semua ini hanya masalah kecil, namun Shezu tahu betul atas sifat Marvel yang kejam dan tidak berperasaan ketika menyangkut satu hal yang menurutnya berharga atau penting.


Jangan lupa like, komen, vote dan poinnya yaa...


Dukung terus karya pertama ku Love you all.. 😘😘💞

__ADS_1


__ADS_2