
Akhirnya setelah hampir setengah jam berkutat dengan peralatan dapur, Zaheera sudah menyelesaikan masakannya yaitu puding krim yang dipesan oleh Shezu, sesampainya Zaheera di ruang makan Zaheera malah di suguhkan dengan pemandangan yang tidak menyenangkan, dimana Shezu sedang menggoda Marvel dengan sikap manjanya, mata Zaheera melotot sempurna ketika mendengar pernyataan dari Shezu.
"Tuan Marvel, bolehkah aku menginap di mension mu? Sepertinya aku tidak berani kalau pulang seorang diri" Ucap nya dengan memegang tangan kiri Marvel
" Apa? dia mau menginap? " Zaheera membatin kesal, dengan langkah seribu Zaheera langsung melabrak keduanya yang sedang berpegangan tangan itu dengan cara menaruh secara tiba-tiba puding yang dia bawa sehingga membuat keduanya terkejut,
" Silahkan dinikmati Nona dan Tuan Muda" kata Zaheera dengan nada suara yang dibuat-buat, sampai Marvel terheran-heran
" Ada apa dengan rubah kecil ini, tidak seperti biasanya dia seperti itu " Marvel membatin sembari melihat air muka Zaheera yang sangat nampak kesal.
" Tidak bisakah kau lebih Hati-hati? " Shezu marah
" Oh maaf Nona saat ini saya tidak bisa Hati-hati karena masih banyak pekerjaan yang harus saya lakukan, bukan cuma sekedar melayani Nona saja, permisi! " Zaheera langsung pergi dengan membawa kekesalan yang teramat sangat, dia juga bingung pada diri nya sendiri, apakah ini yang dinamakan cemburu?
" Kau! " Shezu hendak mengejar namun ditahan oleh Marvel
" Sudahlah jangan dikejar, lebih baik kau makan saja daripada mengejar dia"
" Tapi aku sangat kesal padanya, kenapa Tuan mempekerjakan chef yang tidak sopan seperti dia, tidak tahu caranya menghormati tamu" Shezu terus saja mengoceh namun tidak di gubris oleh Marvel, Marvel juga bingung harus berbuat apa karena memang Zaheera bukan chef di mension ini melainkan istri sahnya, Marvel juga bingung mengapa Zaheera bisa-bisanya mengaku sebagai seorang chef, saat ini hanya denting sendok beradu dengan piring yang terdengar di ruangan ini sampai pada akhirnya acara makan malam mereka sudah selesai, kemudian Marvel mulai membuka Pembicaraan nya
__ADS_1
" Nona Shezu, apakah kau tetap mau menginap di mension ku? " Tanya Marvel sambil menyesap jus apel nya
" Kalau Tuan mengizinkan " jawab Shezu tetap mempertahankan nada bicaranya yang di buat se menggoda mungkin
" Baiklah aku mengizinkan anda menginap, aku juga tidak tega melihat seorang wanita pulang malam-malam begini sendirian "
" Terimakasih Tuan Marvel kau sungguh baik pada ku"
" Ya Sama-sama, kalau begitu aku akan ke kamarku, nanti akan ada pelayan yang menunjukkan kamar mu"
" Baiklah Tuan Marvel, sekali lagi terimakasih " Marvel hanya tersenyum sekilas menanggapi ucapan Shezu yang tetap berada di ruang makan, sedangkan Marvel pergi menuju kamar nya, ia sangat ingin tahu keadaan istri kecilnya saat ini, mengapa sifatnya malah tidak ramah seperti tadi, biasanya dia selalu ramah dan sopan kepada setiap tamu, sekalipun tamu itu menjengkelkan, ada yang aneh disini, pikiran Marvel yang terus melayang.
Sedangkan dibawah sana sepertinya Shezu sedang memiliki rencana licik.
Sementara itu dikamar utama Zaheera baru saja selesai mandi, karena ia habis masak dan makan di dapur bersama para pelayan, sehabis melakukan hal menyenangkan itu bersama para pelayan Zaheera merasa lelah dan gerah, sehingga ia memutuskan untuk kembali ke kamar, dia juga tidak mau memperdulikan dua sejoli itu, biarkan mereka melakukan apa saja Zaheera tidak perduli, toh dia juga tidak dianggap di rumah ini oleh Marvel, mending dia bersikap bodoh amat saja, tapi tidak bisa di bohongi hati Zaheera panas melihat suaminya bersama orang lain.
" Bikin naik darah saja" gumam Zaheera yang ternyata didengar oleh Marvel yang sedari tadi memang sudah berdiri diambang pintu.
Marvel mengernyitkan dahinya " Apakah rubah kecil itu cemburu? kenapa dari tadi sikapnya sangat aneh, dan apa ini dengan santainya dia hanya memakai handuk saja,apakah dia sudah berani menggodaku?" gumam Marvel sambil menggeleng pelan, tapi hal itu tidak didengar oleh Heera sehingga dia tetap saja mengomel mengeluarkan isi hatinya yang sangat jengkel dari sejak tadi,
__ADS_1
" Apakah masih kurang puas mereka bersama di siang hari, sampai malam hari pun tetap bersama dan dibawa ke mension, dengan suara yang dibuat buat seperti itu dia meminta untuk menginap? menjengkelkan sekali" Zaheera yang terus saja mengoceh tanpa henti sembari menyelesaikan perawatan malamnya, Marvel yang mendengar hal itu hanya bisa terkekeh, ternyata rubah kecilnya ini menggemaskan kalau sedang marah, berbeda dengan dia disaat sedih, malah Marvel tidak tega dan iba, tapi sekarang Marvel terhibur melihat rubah kecilnya ini marah-marah tidak jelas karena dia membawa wanita lain ke rumahnya, melihat Zaheera seperti ini Marvel malah merasa bersalah telah meninggalkan nya berhari-hari dan menyakiti hati nya, mengapa Marvel bisa berbuat seperti itu pada gadis semanis Zaheera?
" Seharusnya dia sadar meskipun dia tidak menganggap ku istrinya, jaga perasaan aku sedikit saja bisa kan? Marvel memang sangat menyebalkan, kenapa masih ada manusia seperti dia sih di dunia ini, tidak berperasaan, kejam dan suka se enaknya, memang nya siapa dia, berani nya menyakiti ku" Zaheera terus saja mengoceh sampai pada akhirnya Marvel tidak tahan karena terlalu gemas melihat istri kecilnya itu bicara dengan dirinya sendiri lewat cermin, Marvel melangkah dengan perlahan mendekati Zaheera dan memeluknya dari belakang sembari berkata.
" Kau mau tahu siapa aku Nona muda Anggara? " tanya Marvel berbisik pelan dan mengeratkan pelukan nya ke pinggang Zaheera yang ramping,
" Aku adalah Marvel Sinota Anggara suamimu Nona muda" kata Marvel meletakkan dagunya di bahu Zaheera yang terbuka.
seketika itu juga Zaheera menegang seakan akan dunianya berhenti berputar, berarti dari tadi dia marah-marah tidak jelas didengar oleh Marvel,
" Mati aku kenapa aku gak sadar kalau ada makhluk kejam ini, tadi dia bilang apa? suami? sejak kapan dia menganggap aku istrinya?" suara hati Zaheera yang bingung atas perlakuan Marvel.
" Kenapa diam? tidak mau marah lagi, aku udah disini loh " kata Marvel yang mulai menghirup aroma tubuh Zaheera yang begitu menenangkan baginya. Tentu saja Zaheera semakin tegang apalagi sekarang Marvel mulai menge*up leher nya sangat kuat sehingga meninggalkan tanda merah di sana, Zaheera hanya pasrah mendapatkan perlakuan seperti itu dari Marvel, karena ia mau melawan pun tidak akan bisa, karena tenaga Marvel sangat kuat menguncinya, ketika Marvel sudah puas memberikan tanda itu, dengan sekali gerakan Marvel sudah merubah posisi Heera menjadi menghadap padanya.
" Itu hukuman bagi orang yang tidak sopan telah marah marah enggak jelas ketika tidak ada yang bersangkutan " jelas Marvel mendekatkan wajahnya ke wajah Zaheera yang sudah semerah kepiting rebus
" Dan ini"
cup...
__ADS_1
" Hukuman bagi orang yang sudah dengan lancang nya membangun kan junior ku" Marvel menyeringai nakal setelah menge*up b*b*r Heera, dengan susah payah Zaheera menelan ludahnya, ia langsung mengingat pada waktu itu disaat pusaka Marvel dengan paksa menembus dinding pertahanan nya, sungguh sakit dan menyiksa Zaheera sampai berhari-hari, Zaheera Bergridik ngeri disaat mengingat rasa sakitnya, dia langsung menggeleng pelan dan hendak kabur tapi ini sulit baginya karena Marvel sudah mengungkung Zaheera sehingga sangat sulit untuk kabur, disaat Marvel sudah mulai mendekat kan wajahnya tiba-tiba ada yang membuka kamar mereka, sontak hal itu membuat kedua sejoli yang sedang ingin meraup malam indahnya itu terganggu dan menoleh secara bersamaan ke arah suara pintu yang terbuka itu.
Jangan lupa di like ya mentemen, vote dan poinnya jangan sampai ketinggalan, minta kritikannya juga tapi yang membangun, biar author makin semangat! 🙏loveyou All.. 😘💞💞💞