
"Aaaa..." Teriak Heera karena suara tembakan itu seakan memecahkan gendang telinganya namun, Zaheera tidak merasakan apa-apa, baik sakit atau apapun, Apakah dia sudah ada di alam lain? apakah tembakan tadi langsung membuat dia mati ditempat ?
Perlahan Zaheera membuka matanya dan ternyata!
" Kak Zahrin! " Teriak Heera karena melihat orang yang sudah dia anggap kakaknya itu terkapar tidak berdaya dengan luka tembakan di beberapa bagian tubuhnya
" Geel" Marvel juga turut menghampiri sahabatnya itu.
" Sial " pekik Mr. J, namun sedetik kemudian ada polisi dengan jumlah tidak sedikit serta beberapa pengawal kepercayaan Marvel datang bersama sekertaris James, karena memang tadi sebelum Marvel berangkat ketempat itu sudah berpesan apa bila ia tidak datang dalam 1 jam maka perintahkan para pengawal dan bawa polisi dalam jumlah banyak untuk menangkap orang yang mengaku namanya Mr. J itu bersama komplotan nya, karena sudah lebih dari 1 jam Marvel tak kunjung kembali maka Sekertaris James melakukan apa yang diperintahkan oleh sang Tuan,
" Angkat tangan, jangan bergerak. Tempat ini sudah dikepung" ucap salah satu petinggi polisi menyuruh anak buahnya untuk segera menangkap mereka, tidak ada yang bisa mereka lakukan lagi karena memang jumlah mereka kalah dengan jumlah polisi dan para pengawal Marvel.
Akhirnya mereka semua termasuk Mr. J ditangkap dan dibawa oleh polisi sedangkan Mr. J yang masih lengkap dengan kostumnya itu berteriak sekencang kencangnya mengancam Marvel.
" Kau sudah berurusan dengan orang yang salah Tuan Anggara, kau sudah melakukan hal paling fatal dalam hidupmu, tunggu pembalasanku " kurang lebih seperti itu apa yang Mr. J ucapkan, saat ini mereka semua sedang fokus pada Zahrin yang sederhana melawan maut.
" Kenapa kakak melakukan ini semua, kenapa? " Zaheera menangis pilu
" Kakak menyayangimu Raa, kakak tidak mau terjadi sesuatu padamu"
" Tapi tidak dengan mengorbankan diri kakak, kita ke rumah sakit ya kak, kakak harus segera ditangani"
" Enggak Raa, kakak gak mau ke rumah sakit, tapi kakak minta dengarkan apa yang kakak bicarakan ini baik-baik "
" Raa maafkan kakak, kakak sudah mencintaimu sampai sedalam ini, kakak menyayangi Kura-kura kecil kakak"
" Alasan utama kakak kembali adalah kamu Raa, tapi sayang kakak didahului oleh sahabat kakak sendiri"
" Tapi semua itu tidak masalah untuk kakak, melihat wanita yang sangat kakak cintai bahagia itu sudah lebih dari cukup untuk kakak , akh.. " Zahrin tetap menjelaskan apa yang ingin dia sampaikan, meskipun keadaannya semakin memburuk dan darah yang keluar dari tubuhnya semakin banyak
" Kakak sangat mencintaimu Raa" lanjut Zahrin memegang pipi Kura-kura kecilnya
" Entah sejak kapan perasaan ini tumbuh, kakak juga tidak tahu, setiap kakak melihatmu tersenyum kakak sangat bahagia "
" Terimakasih Raa sudah pernah hadir dalam hidup kakak, meskipun hanya untuk singgah "
" Vell gua titip adik gua ya! Jaga dia baik-baik, jangan sakiti dia, dia wanita yang sangat berharga untuk gua"Zahrin mengambil tangan Marvel
" Masih ada lo kakaknya buat jaga dia"
" Gua udah gak kuat Vel, gua titip Kura-kura kecil gua sama lo, kalau lo bosen jangan sakiti dia, kembalikan dia sama orang Tuanya, karena orang tuanya masih sanggup untuk jaga dia, kalau semisal gua masih mampu gua gak akan segan-segan bawa dia pergi dari hidup lo, kalau sampai lo nyakitin dia, ssshhhh akh.. "
" Kita ke rumah sakit sekarang Geel" Marvel hendak menolongnya
" Dengarkan dulu, gua belum selesai "
" nyawa lo dalam bahaya bodoh! "
" Dengerin gua Vel, ini permintaan terakhir gua sama lo"
" Gak ada terakhir terakhiran Geel, sekarang kita ke rumah sakit "
" Pleas Vel, shh.. "
__ADS_1
" Apa yang lo mau dari gua hah! lo mau mati disini? "
" Vel, gua mau lo bahagiain Heera untuk Gua, Jangan sakiti dia, lo harus berjanji sama gua"
" Ok gua janji sama lo"
" Raa, bahagia terus ya! jangan bersedih meskipun kakak gak ada lagi kakak akan terus bersama kamu "
" Kakak jangan ngomong gitu, Heera gak punya kakak lagi selain kakak, Heera sayang sama kakak" Tangis Heera pecah
" Kakak juga sayang sama kamu, tapi sekarang tugas kakak sudah selesai, kamu sudah ada Marvel, jaga diri baik-baik kakak menyayangi kamu, akh.. "
" Kak.. "
" Vel, maaf gua udah mencintai istri lo, maaf gua gak akan pernah bisa menghapus cinta gua sama istri lo"
" Lo harus sembuh, jangan jadi pengecut, gua akan balas lo karena udah mencintai istri gua"
" Vel gua titip Heera, buka hati lo buat Kura-kura kecil gua, lupakan Jenny. Meskipun suatu saat nanti ia akan kembali, jangan lepaskan Heera, karena dia lebih berharga dari Jenny, akh... " ucap Zahrin yang tidak dimengerti oleh Marvel, namun tiba-tiba darah segar mulai keluar dari mulut Zahrin"
" Kak"
" Geel" ucap Marvel dan Zaheera bersama
" kakak mencintaimu Raa" kesadaran Zahrin Hilang sehingga membuat semua orang panik Zahrin hilang kesadarannya tepat dipangkuan Zaheera dengan tangannya yang penuh darah menggenggam tangan Marvel dan Zaheera.
" Kak Zahrin..." Teriak Heera histeris melihat kesadaran kakaknya sudah hilang
" James telepon ambulance " Perintah Marvel tegas
" Baik Tuan" beberapa saat kemudian ambulance dan pihak rumah sakit datang san membawa tubuh Zahrin ke rumah sakit sedangkan Zaheera dan Marvel di dalam mobil yang berbeda.
...Alasan utama ku kembali karena cinta , namun untuk apa aku kembali ? kalau engkaupun takkan pernah bisa ku miliki......
..._ Geelbirth Zahrain Said_...
( Entah kenapa author ikut nangis tulis part ini)
...****************...
Setelah beberapa jam melakukan operasi pengangkatan peluru akhirnya dokter keluar dari ruangan bernuansa hijau tua itu,
" Bagaimana keadaan dia dok?" tanya Marvel cemas sedangkan Zaheera berada dalam pelukan nya.
" Beliau ingin bertemu dengan saudari Zaheera "
" Saya dok? "
" Iya pasien menunggu anda"
" Mas boleh ya? " tanya Zaheera penuh harap, sedangkan Marvel hanya hanya memberikan senyuman termanis nya bertanda ia memberikan izin, kemudian Zaheera pun masuk setelah berganti seragam dan menemui orang yang sedang terbaring lemah dengan beberapa alat penunjang kehidupan nya.
" Raa.. " panggil Zahrin mengulurkan tangannya, dengan senang hati Zaheera menerima uluran itu
__ADS_1
" Kakak gak papa kan? apakah ini sakit? " Zaheera mulai berkaca-kaca, sedangkan Zahrin hanya menggeleng pelan sambil tersenyum ramah
" Kenapa kakak melakukan ini? "
" Anggap saja pengorbanan kakak ini sebagai bukti kalau kakak sangat mencintaimu Raa"
" Tapi tidak harus seperti ini "
" Sudah jangan menangis kakak enggak apa-apa, Raa kemarikan tanganmu " Zaheera mengulurkan tangannya, dengan perlahan Zahrin memakainya cincin berlian putih pada tangan Zaheera, cincin itu adalah cincin yang sama diwaktu pertama kali Zahrin kembali ke tanah air untuk melamar Kura-kura kecilnya, namun sayang ia kalah langkah dari sahabatnya
" Izinkan kakak memilikimu walau hanya sebatas angan Raa, kakak men.. cintai mu Raa.. " pembicaraan Zahrin mulai terbata-bata
" Kak, kak Zahrin kenapa? "
" Raa.. Kakak, ii... ingin me.. meluk mu, boleh? Kakak janji ini yang terkahir " seketika tangis Zaheera pecah dan berhambur memeluk pria yang mencintai nya itu
" Kakak ingin tidur dalam pelukanmu Raa.. kakak udah gak kuat, kakak capek" Zaheera semakin terisak, ia mengerti sekarang kalau orang yang sudah ia anggap sebagai kakaknya itu akan meninggalkan nya
" Kalau kakak capek, istirahat gak papa! Heera ikhlas, Heera sayang kakak" kata terakhir dari Heera membuat Zahrin tersenyum untuk yang terakhir kalinya, badannya melemah garis lurus tak lagi menaiki tanjakan selamat tinggal Zahrin, kau membawa cinta dalam angan...
...Biarkan aku mencintaimu meskipun dalam angan, karena aku tahu kau hanya kekasih bayangan bukan sebuah tujuan apalagi masa depan..!...
..._ Geelbirth Zahrain Said_...
Melihat pria yang mencintai nya sudah pergi dari hidup nya untuk selamanya Zaheera semakin histeris, tidak ada lagi Zahrin yang periang, tidak ada lagi Zahrin si perusuh, tidak ada lagi Zahrin yang selalu melindungi Kura-kura kecilnya, semuanya sudah tinggal kenangan.
Zaheera membenarkan posisi tangan Zahrin bersedekap di dada layaknya orang meninggal pada umumnya,
" Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Yang tenang ya kak" ucap Zaheera mencium kening Zahrin lama
"Heera sayang kakak" dengan berat hati Zaheera meninggalkan Zahrin yang akan segera diurus oleh dokter, dia keluar untuk menemui suaminya.
" Bagaimana dengan Geelbirth? " mendengar pertanyaan dari suaminya Zaheera kembali menangis histeris dan menghambur ke pelukan Marvel sembari berkata
" Kak Zahrin udah gak ada mas"
" Innalillahi"
" Ini semua salah Heera mas, seandainya Heera gak ceroboh dan mendengarkan apa yang mas katakan semua ini tidak akan terjadi "
" Sudah berhentilah menyalahkan diri sendiri, kamu gak salah, ini semua sudah takdir "
" Tapi gara-gara kak Zahrin nolongin Heera kak Zahrin sampai meninggal mas, Heera gak punya kakak lagi, ini semua salah Heera"
" Sudah sudah jangan menangis lagi... "
Maut, jodoh dan rejeki sudah Allah yang mengatur kita manusia hanya bisa berencana, tanpa bisa membantah apa yang akan terjadi di hari esok dan seterusnya, semuanya sudah diatur secara jelas dalam skenario terindah oleh sang sutradara dunia...
Tinggalkan jejak yang indah dan berkesan ya!
komentarnya kurang apa dan bagaimana tolong di komen biar author tahu kekurangan author terletak dimana..
By.. And loveyou all
__ADS_1