
Setelah hampir 1 jam Marvel bergelut dengan pikiran nya akhirnya dia keluar juga dari kamar presiden suite itu, dengan membawa koper besar, yang pada akhirnya ia lempar pada Asisten pribadinya, Tuan Anggara hanya bisa menggelengkan kepala melihat muka putranya yang sudah seperti bantal, kusut sekali, Tuan Anggara tahu kalau putra nya itu sangat malas untuk pulang, semua ini dia lakukan semata-mata hanya demi warisan, karena dia tidak mau menjatuhkan harga dirinya sebagai sang pewaris tahta.
setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam akhirnya rombongan pribadi keluarga Anggara sudah sampai di Tanah Air dengan selamat,
" Ayo Boy! " ajak tuan Anggara pada Marvel karena dia sudah melihat putranya seperti tidak memiliki gairah untuk hidup. Mau tidak mau Tuan Anggara menarik tangan Marvel layak nya anak kecil untuk pergi menuju rumah sakit itu, ya dari bandara Tuan Anggara langsung membawa Marvel ke rumah sakit biar tidak mengulur waktu lagi untuk mempertemukan Marvel dengan Kim Heera, sesampainya didepan kamar rawat ibu Kim Heera di sana sudah ada nyonya Anggita yang menunggu, seketika senyumannya langsung mengembang dikala melihat putra semata wayangnya ikut serta bersama sang suami.
"Akhirnya yang ditunggu tunggu datang juga" sambut nyonya Anggita memeluk suami dan putranya,
" Mommy bolehkan aku pulang, aku sangat lelah Mommy, aku ingin istirahat" rengek Marvel seperti anak kecil
" No No No... sebelum kamu bertemu dengan calon istri kamu "
" Tapi Momm... "
" Tidak ada tapi tapian lagi Boy, ayo masuk"
nyonya Anggita menarik tangan putranya untuk ikut masuk keruangan ibunya Zaheera, tuan Anggara hanya bisa tersenyum melihat tingkah putranya yang tidak bisa berbuat apa-apa kalau sudah berurusan dengan sang ibu , semua orang tahu kalau Marvel merupakan pebisnis handal dalam segala hal, dia juga merupakan CEO yang tak tersentuh dan bisa berbuat kejam kepada siapa saja yang menghalangi jalannya, namun siapa sangka kalau didepan ibunya ia malah pantas disebut anak kecil yang manja dan penurut.
__ADS_1
sesampainya di dalam keluarga Anggara disuguhkan oleh pemandangan yang memperlihatkannya Zaheera yang sedang menangis di samping ibunya, ia ingin ikut ke kota B namun sesuai perjanjian dia tidak boleh ikut karena harus menikah dengan Marvel sore ini, ia mereka akan menikah secara agama didepan ibu Zaheera sore ini, sebelum ibu Zaheera berangkat ke kota B,
" Sayang sudah ya jangan menangis lagi, ibumu pasti akan baik baik saja percayalah padaku" Nyonya anggita mendekat dan mencoba untuk menenangkan Zaheera
" aku percaya nyonya bahwa ibuku. akan baik baik saja, tapi aku hanya tidak tenang kalau harus jauh dari ibuku" ucap Zaheera kembali menangis pilu.
" Sudah sudah sayang jangan menangis lagi ya" akhirnya nyonya anggita memeluk Zaheera dengan lembut mengusap punggungnya, namun lain halnya dengan Marvel yang terlihat jengkel pada wanita itu, meskipun dia belum. sepenuhnya melihat wajah wanita itu tapi dia sudah kesal karena dia dekat dengan Mommy nya, saking kesalnya ia langsung angkat bicara,
" Jangan cari kesempatan deh, jangan sembarangan kau memeluk Mommy ku dengan tangan kotor mu itu" sergah Marvel yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari tuan anggara
"Marvel apa yang kamu katakan, dia calon istri mu, sudah jelas kenapa Mommy mu menyayanginya"
"Maaf sebelumnya Tuan Marvel yang terhormat, saya tidak pernah tertarik dengan harta anda, saya kira anda memiliki sifat yang baik dan ramah seperti kedua orang tua anda, tapi ternyata saya salah, anda tidak lebih dari bangsawan yang tak punya hati, yang tahunya hanya menghina dan mencela rakyat biasa seperti saya, kalau bukan karena orang tua saya, saya tidak akan pernah sudi kenal apalagi menikah dengan anda" memberi jeda Marvel ingin menyela namun langsung dihantam kembali oleh Heera.
" Dan satu lagi, belajarlah menghormati seseorang jika anda ingin dihormati, meskipun orang itu bukan yang sederajat dengan anda, karena tidak ada salahnya menghormati seseorang, apalagi orang yang berpendidikan seperti anda, gunakanlah ilmu yang anda dapatkan disaat sekolah, bukan hanya di masukkan dari telinga kanan lalu keluar dari telinga kiri, maaf Nyonya dan Tuan saya permisi" mendengar putranya di hina balik oleh seseorang apalagi seorang wanita bukannya membuat Tuan dan Nyonya Anggara marah, melainkan mereka bahagia akhirnya putra mereka mempunyai lawan yang sepadan, apalagi dia adalah calon istrinya sendiri, Nyonya dan Tuan Anggara pun juga beranjak dari ruangan itu tapi sebelum pergi tuan Anggara menepuk bahu putranya sembari berkata " Kau sudah mendapatkan lawan yang sepadan jadi persiapkan dirimu " kata tuan Anggara tersenyum smirk dan setelah ini adalah tugas Nyonya Anggita untuk meyakinkan Heera agar tetap mau menikah dengan putranya itu, pasti Zaheera sangat sakit hati atas ucapan Marvel yang telah terang terangan menghinanya ,dia disangka wanita tidak baik dengan mudahnya menuruti kemauan nyonya dan tuan Anggara demi uang, setelah kepergian Mommy dan daddy nya Marvel bukan ikut pergi melainkan tetap terpaku sambil berkata
" Menarik juga untuk ku jadikan mainan baru, cantik dan berani" katanya tersenyum licik setelah itu Marvel pun keluar dan pergi entah kemana, disisi lain Nyonya Anggita terus berbicara pada Heera agar ia tetap mau. menikah dengan putranya, tapi sepertinya sulit untuk Heera menerima penghinaan itu, ia sudah terlanjur sakit hati pada Marvel, apakah ia masih sanggup untuk menikah dengannya?
__ADS_1
" Zaheera sayang mommy tahu kamu sudah terlanjur sakit hati pada Marvel, tapi. pernikahan kalian tinggal 5 jam lagi, gak etis dong kalau harus dibatalkan" bujuk rayu nyonya anggita
" Lebih baik saya jadi pembantu saja di rumah Nyonya daripada harus jadi istri putra Nyonya, saya rela kerja seumur hidup tanpa dibayar sekalipun untuk membalas kebaikan nyonya, tapi tidak dengan pernikahan ini, kami menikah hanya secara agama kan nyonya, tidak ada tamu undangan dan yang lainnya, jadi nyonya tidak akan malu kalau pernikahan ini dibatalkan " kata Zaheera sembari menangis, sontak hal itu membuat nyonya Anggita kehilangan akal untuk membujuk Zaheera, sampai pada akhirnya nyonya Anggita pura-pura bersikap egois pada Zaheera, ia tidak mau kehilangan wanita sebaik Heera untuk dijadikan menantu, ia sudah terlalu sayang pada wanita itu, makanya ia terpaksa melakukan ini,
" Ok kalau begitu, kalau kamu menolak permintaan saya yang sudah rela mengemis dengan cara baik-baik sama kamu saya Terima, tapi nyawa ibu kamu taruhannya, maaf saya kejam sama kamu, tapi kamu duluan yg tidak mau menghargai saya"
" Nyonya tidak bisa seperti ini, saya. rela bekerja dengan Nyonya seumur hidup saya asalkan lanjutkan pengobatan ibu saya"
" Sesuai perjanjian awal nona Kim Heera "
" Tapi. semua ini berawal dari putra anda sendiri Nyonya"
" Iya saya tahu, semua ini memang berawal dari kesalahan Marvel yang menghina kamu,tapi saya sudah meminta maaf atas namanya, maaf Heera saya juga bisa egois sudah saya katakan bukan kalau Putra saya itu sebenarnya mempunyai hati yang lembut, tapi kamu tidak mencerna perkataan saya dengan baik, baiklah saya tidak akan memaksa kamu lagi, urus saja sendiri ibumu itu saya sudah tidak mau ikut campur" nyonya Anggita yang pura-pura egois sebenarnya ia tidak tega melakukan semua ini pada Zaheera, Nyonya Anggita juga sadar semua ini adalah kesalahan Putranya, dia bukan termasuk orang yang suka membela sebuah kesalahan, meskipun putranya sendiri yang membuat kesalahan ia tidak akan membelanya, tapi kali ini dia mencoba membuang itu, untuk dijadikan gertakan pada Zaheera, karena dia juga tahu kalau Zaheera tidak akan tega pada ibunya dan akan lebih memilih ibunya, sedangkan Zaheera mencoba berpikir keras sampai pada akhirnya ia menyetujui pernikahan itu, ia tidak mau terjadi sesuatu pada ibunya,
" Baiklah Nyonya saya akan menikah dengan tuan Marvel, saya tidak mau terjadi sesuatu pada ibu saya" ucapnya bergetar, ini sungguh pilihan sulit baginya, lalu nyonya Anggita melangkah menuju Zaheera ia mengelus kepala Zaheera sembari berkata, Good Girl, pilihan yang tepat, 1 jam lagi akan ada Make-up artis yang akan membantu kamu bersiap, lebih Baik sekarang bersihkan diri kamu, saya pergi dulu untuk menyiapkan segalanya.
huf...
__ADS_1
sampai sini dulu ya guys lanjut nanti malem, jangan lupa tinggalkan jejak kalian agar aku makin semangat lagi buat lanjutin ceritanya, salam cinta dari aqoh😘