
Polisi dan orang-orang kepercayaan Marvel terus mencari dan menyelidiki kasus yang sedang perusahaan Marvel alami, namun polisi hampir saja menyerah setelah 3 hari penyelidikan tidak ada tanda- tanda untuk berhasil dalam penanganan kasus ini, semakin frustasi lah Marvel, sudah 3 hari ini dia tidak pulang gara-gara kasus ini, terbesit rasa rindu dengan istrinya dikala ia lelah dan ingin mengistirahatkan tubuhnya, tapi dia tidak boleh menyerah sebelum semua ini selesai, Tiba-tiba saja di tengah-tengah ia sedang berbincang dengan beberapa polisi handphone nya berbunyi.
" Sebentar saya angkat telepon dulu "
" Silahkan Tuan" Marvel pun sedikit menjauh dari keramaian dan melihat layar handphone nya, mata Marvel seketika membulat ketika melihat nama dari si penelepon
" Daddy " gumam Marvel pelan, ia menghela nafas panjang, dia tidak boleh panik dan pura-pura tidak terjadi apa-apa.
" Halo Dadd" ucap Marvel pelan
" Tidak perlu basa basi lagi boy, lebih baik sekarang kamu kesini jelaskan apa yang terjadi, karena masalah yang terjadi saat ini Mommy mu drob! Daddy minta kamu kesini temui mommy mu"
" Tuut... Tuut.. " tidak ada lagi percakapan dari panggilan yang berlangsung hanya sekitar 2 menit itu karena Tuan Dermawan langsung memutuskan sambungan telepon nya ketika sudah mengatakan apa yang patut dia katakan, ada sebercak kekecewaan dalam nada bicara Tuan Dermawan yang ditangkap oleh pendengaran Marvel, Marvel langsung tertunduk lesu karena orang tuanya sudah tahu tentang masalah yang dihadapi nya, ingin marah tapi kepada siapa? Marvel bingung. Ia tidak habis pikir setelah 3 Hari ini dia berusaha menyimpan semua masalah dan menghadapi nya sendiri tapi masih sampai ke telinga orang tuanya, usahanya terasa sia-sia ketika sudah mewanti wanti semua karyawan dan costumer untuk tidak memberi tahu tentang masalah yang terjadi pada orang tuanya, namun masih saja sampai ke telinga orang tuanya dan benar dugaan Marvel pasti hal ini akan membuat Mommy nya drob, pilihan satu satunya adalah Marvel harus terbang ke London sesegera mungkin setelah masalah di sini bisa ditangani oleh para bawahannya.
...****************...
LONDON
Pagi itu seperti biasa Nyonya dan Tuan besar Anggara sedang menikmati pagi yang cerah, ditemani dengan teh hangat dan beberapa cemilan, ini lah yang disebut dengan menghabiskan masa muda untuk bekerja dan menikmati hasil di masa tua, begitulah saat ini yang dirasakan oleh kedua orang itu, tidak sia- sia selama ini usaha yang mereka lakukan sampai pada detik ini sungguh nikmat Tuhan manakah yang kau Dusta Kan, menikmati sisa usia bersama orang-orang yang kita cintai adalah hal yang paling indah di dunia, bisa membahagiakan orang yang kita cintai adalah impian setiap orang.
" Syukurlah ya mas kita masih diberikan kesehatan oleh Tuhan, semoga kebahagiaan ini akan kita rasakan sampai kita punya cucu nanti " Tutur Nyonya Anggita penuh semangat
" Amin semoga ya sayang " sungguh pasangan lansia yang sangat romantis.
"Permisi Tuan dan Nyonya besar" salah satu pelayan datang membawa map coklat
__ADS_1
" Ada apa Wak min" ucap Nyonya Anggita menoleh pada salah satu satpam yang bertugas di kediamannya
" Maaf Nyonya dan Tuan, ini ada kurir yang mengantar paket atas nama Nyonya Anggita"
" Paket? Tapi saya tidak merasa memesan sesuatu "
" Saya tidak tahu juga Nyonya, lebih jelasnya lebih baik Nyonya memeriksa nya sendiri "
" Baiklah wak Min kemarikan " Nyonya Anggita meminta map tersebut
" Kalau begitu saya undur diri dulu Tuan dan Nyonya "
" Ya silahkan wak Min" Kata Nyonya Anggita
" Mass... " panggil Nyonya Anggita lemah pada akhirnya kesadarannya hilang
" Sayang, sayang bangun" panggil Tuan Dermawan khawatir kepada istrinya yang sudah pingsan, kemudian Tuan Dermawan Juga melihat beberapa gambar yang tergeletak di dekat istrinya tersebut, bukan cuma Nyonya Anggita yang terkejut, Tuan Dermawan juga sama, ia Tidak habis pikir mengapa marvel tidak memberi tahu peristiwa besar seperti ini pada dirinya dan sang istri, mereka juga berhak tahu tentang apa yang sedang putranya alami, kalau seandainya Marvel memberi tahu dari awal, mungkin ibunya tidak akan drob seperti ini, tapi sayang mereka tahu dari orang lain.
" Wak Min, Parjo" panggil Tuan Dermawan dengan lantang
" Iya Tuan " Wak Min dan Parjo datang dengan tergesa-gesa
"Cepat panggil dokter " Perintah Tuan Dermawan sembari menggendong Nyonya Anggita membawanya ke kamar utama.
Diperiksa oleh dokter.
__ADS_1
" Bagaimana keadaan istri saya dok? "
" Saya sarankan lebih baik untuk membawa Nyonya Anggita ke rumah sakit, karena ada syaraf otak Nyonya Anggita yang terganggu, akibat keterkejutan yang luar biasa " jelas dokter membuat Tuan Dermawan terkejut bukan main.
" Apakah separah itu dok? "
" Itu hanya diagnosa awal saya Tuan, lebih jelasnya kita akan memeriksa keseluruhan nya di rumah sakit "
" Baiklah dok, saya akan menuruti semua apa yang dokter katakan asalkan istri saya baik baik saja"
" Kami akan melakukan yang terbaik untuk istri anda Tuan"
Setelah itu semua pihak rumah sakit yang telah dokter Arnold perintahkan membawa Nyonya Anggita ke rumah sakit menggunakan Ambulance, sesampainya di rumah sakit, Nyonya Anggita langsung dilarikan ke ruang ICU sedangkan di ruang tunggu Tuan Dermawan langsung menelpon putranya yang berada di tanah air, setelah panggilan tersambung cukup lama berdering akhirnya diangkat juga oleh sang Putera
" Halo Dadd" ucap Marvel pelan di balik sana, namun Tuan Dermawan langsung mengutarakan niatnya untuk diucapkan
" Tidak perlu basa basi lagi boy, lebih baik sekarang kamu kesini jelaskan apa yang terjadi, karena masalah yang terjadi saat ini Mommy mu drob! Daddy minta kamu kesini temui mommy mu" seketika Tuan Dermawan langsung mematikan panggilannya tanpa memikirkan apa yang sedang putranya alami, tanpa berpikir pula kalau Marvel juga terkejut atas semua ini, ada rasa kesal dalam hati Tuan Dermawan karena putranya tidak memberi tahu masalah sebesar ini, Tuan Dermawan tidak habis pikir atas apa yang putranya pikirkan.
...****************...
" Ini baru permulaan, bersiaplah menerima kejutan kejutan menakjubkan selanjutnya dariku, hahaha.... " orang itu tertawa lepas dengan begitu puas nya karena melihat keluarga Anggara kalang kabut atas perbuatan nya.
Terus dukung author ya jangan bosan baca novel author yang masih pemula ini, kritik membangun untuk author mohon koreksinya bagi yang sudah berpengalaman. 🥳
loveyou semesta 🥰💞💞💞💞
__ADS_1