Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Sisi Lain Dari Zahrin


__ADS_3

Sejak Zahrin dilabrak oleh Marvel ia terus saja berpikir bagaimana caranya untuk membawa Zaheera pergi dari sisi Marvel yang kejam itu, dia sungguh tidak rela kalau wanita yang sangat ia cintai jatuh ke tangan orang yang salah, sampai pada akhirnya Zahrin memiliki keberanian untuk menemui Zaheera, ia akan mengungkapkan semua perasaannya karena ia yakin Zaheera pasti akan lebih memilih dirinya dibandingkan Marvel, namun sayang dugaan Zahrin melenceng dari realitanya, Zaheera malah menolaknya mentah-mentah, dia sudah tidak mengenal Kura-kura kecilnya, dia sudah hilang, entah apa yang membuat Zaheera lebih memilih Marvel, apakah Zaheera sudah mulai mencintai suaminya itu?


Disebuah Bar terbesar di kota ini Di sana ada Zahrin yang sedang menikmati minumannya dengan ditemani oleh beberapa wanita malam yang seksi-seksi, Zahrin sama sekali tidak merasa jijik disentuh oleh para wanita malam itu, malahan ia sangat senang dan sangat menikmati nya. Sepertinya ini sudah menjadi kebiasaan buruk Zahrin yang tidak diketahui oleh orang banyak.


Ya! Inilah sisi Buruk Seorang Geelbirt Zahrain Nugraha dia adalah penikmat wanita malam, dia pasti akan menyewa wanita malam bila dia sedang stres atau kesepian, para wanita malam adalah sahabat terbaik nya, wanita malam mana yang tidak mau dengan suka rela menjatuhkan diri ke ranjang Seorang Geelbirt yang tampan dan kaya raya itu, semua para wanita berlomba-lomba untuk mencari perhatian Geelbirt agar bisa Geelbirt pakai untuk menghangatkan ranjang nya.


Geelbirt meracau tidak jelas menyebut nama Zaheera ia benar-benar kacau saat ini sampai pada akhirnya para wanita malam itu membawa Zahrin ke sebuah kamar yang memang sudah di booking oleh Zahrin, sesampainya dikamar itu wanita malam yang bersama Zahrin tadi langsung melancarkan aksinya menjamah setiap inci tubuh Zahrin, sedangkan Zahrin berada dalam keadaan tidak sadar. Samar-samar Zahrin memandang wanita yang saat ini sedang berada di atasnya itu tapi yang ia lihat malah bayangan Zaheera yang tersenyum manis padanya,


" Heera" Pekik Zahrin langsung bangkit dan menindih wanita yang ia kira adalah Zaheera itu. Sampai pada akhirnya dalam keadaan tidak sadar Zahrin melakukan itu dengan wanita yang ia anggap Zaheera, wanita yang sangat ia cintai namun sudah menjadi milik orang lain.


Jam sudah menunjukkan pada angka 12 malam. Namun Marvel masih asik dengan pekerjaannya sudah 4 hari ini dia tidak pulang dan gila kerja ia juga kembali ke kebiasaan buruknya, entah apa yang sebenarnya terjadi pada Marvel asistennya saja sangat bingung, kemudian James memberanikan diri untuk masuk keruangan Tuan Muda nya untuk mengajak ia pulang,


" Permisi Tuan muda" Kata James Takut-takut


" Ada apa James? " Jawab Marvel tanpa menoleh sedikitpun


" Ini sudah lewat jam 12 Tuan, sebaiknya Tuan istirahat lah dulu"


" Kau mau Mengaturku James " seketika Marvel mendongak kan kepalanya menatap James dengan tajam


" Bukannya saya ingin Mengatur Tuan Muda, tapi saya hanya takut kalau kesehatan Tuan Muda terganggu gara-gara gila kerja seperti ini, lebih baik sekarang Tuan Muda pulang dan beristirahatlah dahulu, masih ada hari esok Tuan Muda " Marvel terdiam sejenak mendengar apa yang dikatakan oleh asisten nya itu.


" Siapkan mobil! " Titah Marvel tidak banyak bicara


" Baik Tuan Muda" Kemudian James beranjak dari tempatnya menuju tempat parkir para petinggi perusahaan ini.

__ADS_1


Marvel memegang kepalanya frustasi, sudah 4 hari dia meninggalkan wanita itu jadi sampai kapan ia akan begini, apakah ia harus pulang? dan bersikap biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa! Sungguh Marvel dilema menghadapi ini semua, apa yang harus dia lakukan kalau hati dan pikiran nya susah tidak satu jalan?


Pada akhirnya Marvel langsung pergi meninggalkan ruangannya, malam ini terasa sangat sunyi, bagaimana tidak! ini sudah tengah malam semua karyawan sudah pulang dari beberapa jam yang lalu, hanya tinggal Marvel yang tetap ada di ruangan nya, gila kerja dan tidak ingat pada waktu, sebenarnya dia tidak mau terus terusan seperti ini namun semua itu harus ia lakukan untuk menghilangkan beban masalah yang menumpuk di kepalanya apalagi sejak keberadaan wanita itu semakin membuat dunia Marvel tak karuan, langkahnya seakan-akan tanpa arah ingin membelah keramaian yang membuncah ruah, namun sebenarnya keramaian itu tidak ada hanya sebatas bayangan hitam menumpuk di kepala Marvel, ia hanya pusing dan tak tahu harus kemana, dia hanya pria lemah yang pura-pura kuat, dia butuh seseorang yang bisa mengembalikannya pada sifat aslinya, dia tidak suka pada dia yang sekarang ini. Dia muak dengan dirinya sendiri.


Tanpa Marvel sadari ia sudah sampai di mension nya, dia mengernyit bingung kenapa James membawa dia pulang bukan ke hotel seperti biasanya.


" Kau tidak salah kan James? membawa aku pulang ke tempat ini" Ucap Marvel dengan rahang yang mengeras


" Maafkan saya Tuan Muda, tapi saya berpikir Tuan muda harus pulang, karena sudah 4 hari Tuan tidak menginjakkan kaki ke rumah ini, ingat Tuan! sekarang sudah ada nona muda yang menunggu Tuan di rumah, kasihan dia"


" aku tidak perduli atas dirinya James "


" Tapi nona muda ! "


" Maafkan saya Tuan Muda" kemudian Marvel turun dari mobil nya dan langsung melesat pergi, dia juga tidak habis pikir pada James kenapa bisa-bisanya ia dibawa pulang ke mension ini, sedangkan hatinya belum siap bila harus bertemu dengan wanita itu, dengan perlahan James membuka pintu kamarnya takut si penghuni terbangun atas kedatangannya, namun siapa sangka disaat Marvel hendak masuk didalam ruangan itu masih ada Zaheera Yang memakai mukena putih dengan hiasan cantik di bagian kepalanya, sungguh hati Marvel tenang dikala melihat istrinya memakai mukenah cantik itu, sepertinya Zaheera sedang berdoa, entah apa yang di Do'akannya , tapi samar-samar Marvel mendengar penggalan doa yang Zaheera panjatkan.


" Ya Tuhan ku, engkau Maha segalanya yang bisa membolak-balikan hati para hambanya, aku mohon padamu Robb, biarkan aku ikhlas dan menjalani semua ini, aku hanya ingin Marvel suamiku kembali pada sifat aslinya, aku ingin Marvel yang lembut, yang Diam-diam mencium kening ku, meskipun dia tak mencintai ku, aku ikhlas tapi kembalikan dia pada orang tuanya, aku ikhlas tersakiti seperti ini, tapi aku mohon semoga dia segera sadar, bahwa cinta itu tidak pernah menyakiti nya, cinta tidak pernah salah dalam memposisikan di setiap hati manusia, tapi yang salah orang yang menjalin nya, tolong jelaskan padanya Tuhan " Zaheera mengakhiri do'anya dengan sujud penuh haru, Marvel tertegun mendengar setiap do'a Zaheera yang meminta agar dirinya cepat kembali pada diri aslinya, Marvel juga tertegun, ternyata disaat dia mengatakan keluh kesahnya pada Zaheera yang sedang tertidur ternyata dia tidak tertidur, dan dia mendengar semua yang dia katakan,tapi Marvel tetaplah Marvel, dia tidak mudah terpengaruh oleh Kata-kata yang menyentuh, hatinya sudah beku. Dia malah menganggap semuanya seperti tidak terjadi Apa-apa


" Memangnya siapa dia, beraninya mengatur kehidupan ku, dasar rubah kecil" gumam Marvel dalam hatinya, kemudian dia langsung masuk tanpa mengetuk pintu, dia menganggap dirinya tidak mendengar Apa yang diucapkan oleh Zaheera tadi, mendengar pintu yang dibuka secara tiba-tiba Zaheera langsung bangkit dari Sujudnya dan menoleh kearah pintu yang sudah terbuka lebar, mata Zaheera berbinar dikala melihat siapa yang datang, seketika Zaheera menghampiri Marvel yang masih berada diambang pintu ia tersenyum manis pada Marvel mengambil tangannya dan menciumnya lembut, Marvel sedikit tertegun melihat istri kecilnya ini sangat cantik dengan balutan mukenah putih berbahan sutra yang sangat lembut, namun Marvel segera menepis pikirannya sendiri, dia tidak mau langsung terpana pada gadis ini.


" Tuan kemana saja? Sudah 4 hari Tuan tidak pulang " tanya Heera memberanikan diri.


" Apakah itu urusan mu? " jawab Marvel ketus


" Tentu saja itu menjadi urusan ku Tuan, Tuan suami ku, aku khawatir kalau tidak mendapat kabar tentang Tuan, seharusnya Tuan memberi kabar kalau tidak mau pulang bukan malah menghilang begitu saja, aku juga punya hati Tuan "

__ADS_1


" Hati katamu? hati? bersyukurlah karena kau Masih mempunyai hati, karena bila kau sudah tidak punya hati siapapun tidak akan pernah berarti dalam hidupmu " Marvel menuding Zaheera


" Tapi Tuan sangat berarti dalam hidupku, aku berharap Tuan akan berubah dan menjadi lebih baik, bukan seperti ini"


"Hahahaha.... Tapi sayang kau hanya seorang wanita yang ku anggap pencetak anak, setelah itu kau sudah menjadi permen karet, habis manis sepah di buang. Atau setelah itu kau bisa kembali pada Zahrin mu itu, sepertinya sangat menyenangkan kalau sampah bertemu sampah ya akan menjadi tumpukan sampah"


"Plaarrr... " suara tamparan Zaheera Pada Marvel, sudah dua kali Marvel mendapatkan tamparan dari Heera,


" Harus aku bilang berapa kali padamu Tuan Marvel Sinota Anggara yang terhormat, dia hanya temanku, aku bukan seperti wanita mu itu, aku sangat menghormati pernikahan kita"


" Tapi dia mencintaimu " Marvel dengan suara tinggi nya


" Aku tidak mencintai nya, aku sudah belajar untuk mencintai Tuan, sampai aku rela memutuskan hubungan ku dengan orang yang sudah aku anggap kakakku sendiri karena aku sangat menghormati pernikahan kita, aku mau kamu sadar Tuan, cinta tidak selamanya menjadi alasan seseorang untuk tersakiti, cinta tidak pernah salah tuan, yang salah adalah orang yang menjalani nya, Tuan tidak bisa selamanya menyalahkan cinta, belajarlah untuk melepas masa lalu buruk itu Tuan, aku siap menemani Tuan melewati ini semua" kata Heera mencoba untuk membujuk Marvel, dengan suara yang mulai melemah, Heera memegang pipi Marvel menatapnya sendu, berharap dia bisa menerima tawaran nya. Namun semuanya melenceng dari yang diperkirakan.


" Jangan coba- coba kau mengatur hidupku, karena mentang-mentang kau istri ku kau mau mengatur hidupku, ingat posisimu Zaheera, kau hanya istri bayanganku aku hanya membutuhkan rahimmu tidak dengan dirimu" dengan kejamnya Marvel mengatakan hal yang sangat menyakitkan hati Zaheera, kurang baik apa wanita itu tapi Marvel malah menyakiti nya untuk yang kesekian kali. Setelah mengatakan hal itu Marvel langsung pergi dan menyenggol keras bahu wanita rapuh itu, seketika Zaheera lemah tak berdaya ia luruh ke lantai dan menangis pilu,


"Haruskah hidupku seperti ini Tuhan? " Zaheera membatin sembari memegang dadanya yang terasa sesak, ini sangat menyakitkan untuk nya, apakah di tak pantas untuk bahagia?


...BIARKAN DIA PERGI, APABILA DIA KEMBALI IKATLAH DIA DENGAN CINTA YANG SUCI...


...... Kim Heera......


Jangan lupa like, vote dan comen, poinnya juga jangan lupa ya, love you All...


💞💞💞❣️

__ADS_1


__ADS_2