Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Melepas Lelah!


__ADS_3

Melihat keadaan Marvel yang sudah acak acakan Sekertaris James memutuskan untuk membawa Tuannya pulang untuk istirahat, karena sudah satu minggu ini ia tidak melihat Tuannya istirahat dengan benar, Sebenarnya bukan hanya Marvel sekertaris James pun sama namun ia berusaha kuat karena melihat Tuannya sudah seperti ini, perusahaan harus ada yang menopang biar tetap terlihat kuat oleh musuh, meskipun sebenarnya sudah mulai melemah, sekertaris James memilih untuk tetap tinggal di kantor karena dia pikir kalau Tuannya tetap disini kasihan Nona mudanya bukan hanya perusahaan yang butuh perhatian Marvel istrinya juga.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit karena jalanan tadi sedikit padat akhirnya Marvel dan sekertaris James sudah sampai di mention dengan selamat.


" Kau pulanglah James, kau juga butuh istirahat, nanti kalau kau sudah merasa cukup untuk beristirahat kau bisa kembali lagi kekantor" ucap James sebelum turun dari mobil pribadinya


" Baik Tuan Muda" setelah menjawab pernyataan dari Tuannya, sekertaris James pun berlalu pergi menuju apartemen nya yang tidak terlalu jauh dari rumah utama, bukan tanpa alasan Marvel memberikan apartemen yang dekat dengan mention nya karena apabila ia membutuhkan sekertaris James tidak membutuhkan waktu lama baginya untuk sampai.


Sesampainya di depan pintu semua pengawal dan beberapa pelayan senantiasa menyambut kepulangan Marvel dengan setia, ia menyerahkan tas dan jasnya pada pelayan sedangkan dia langsung melenggang pergi mencari keberadaan istrinya dah ternyata orang yang ia cari sedang duduk termenung di depan TV bersama beberapa pelayan yang menemani.


" Sayang" panggil Marvel lemas


" Mas" mata Zaheera yang awalnya sayu kini berbinar karena melihat suaminya telah kembali, para pelayan merasa tidak enak karena melihat ke intiman majikan mereka, akhirnya mereka pun pergi dari hadapan Marvel dan Zaheera.


Zaheera tetap memeluk Marvel dengan erat seakan menumpahkan rasa rindunya lewat pelukan itu, Marvel pun sama ia menghirup dalam-dalam aroma tubuh sang istri yang sudah lama ia rindukan.


" Aku lelah sayang, aku mau melepas lelah bersamamu " Ucap Marvel lirih, karena Zaheera paham bahwa suaminya itu kelehan fisik maupun pikirannya ia langsung membawa sang suami ke kamar utama, melihat keadaan Marvel yang seperti ini, sudah pasti ia sedang menghadapi masalah besar meskipun ia tidak mau bercerita padanya.


Saat ini Marvel sedang mandi sedangkan Zaheera sudah menyiapkan semua keperluan suaminya, termasuk makanan dan beberapa vitamin untuk menunjang kesehatan nya.


" Sayang kamu sedang apa? " tanya Marvel memeluk Zaheera dari belakang, entah sejak kapan ia menjadi sebucin ini pada istrinya


" Aku lagi nyiapin makanan untuk kamu mas"


" Aku? sejak kapan kamu berusaha bersikap tidak formal begini padaku? " Marvel semakin mengeratkan pelukan nya dan menggoda Zaheera


" Ih mas udah, aku geli di giniin terus"

__ADS_1


" Aku kangen sama kamu sayang "


" Heera juga sama, tapi sekarang mas makan dulu terus minum vitamin, kita lanjutkan nanti ok! " Zaheera menyentuh hidung Marvel genit mencoba menggoda nya


" Apa yang perlu kita lanjutkan? " tanya Marvel sembari menerima suapan demi suapan makanan dari Istrinya


" Entahlah " Jawab Zaheera acuh


" Jangan bilang kau juga merindukan sentuhan ku sayang " mendengar ucapan sang suami Zaheera hanya tersenyum malu karena dia bukan wanita bodoh yang tidak mengerti ucapan gamblang dari suaminya.


" Siapa bilang? aku tidak mengatakannya "


" Tapi dari tingkah mu sayang "


" Sudah jangan bahas itu terus, lebih baik sekarang mas bukan mulut " Marvel mengikuti instruksi istrinya membuka mulut seperti yang diperintahkan


" Mas mau ngapain? "


" Aku mau melepas lelah"


" kalau mau melepas lelah, istirahat mas"


" Aku akan istirahat tapi sebelum itu, aku masih ingin menikmati sesuatu yang sangat aku rindukan " sekali gerakan Marvel langsung menerkam bibir mungil yang sedari tadi terus mengoceh itu, Marvel terus memperdalam ciumannya sedangkan tangannya tak mau tinggal diam, tangan Marvel sudah masuk kedalam baju Zaheera memainkan gunung kembar yang semakin pada itu, terus meremas nya dengan kekuatan penuh sampai si empu mendesah tanpa sadar...


" Aghhhh.... " lenguhan yang keluar begitu saja dari bibir kecil itu, semakin memancing birahi yang sedari tadi Marvel tahan, namun ia langsung menyudahinya karena jujur ia sangat lelah sekali rasanya ia tidak akan istirahat kalau sampai ia melakukannya malam ini, akhirnya Marvel melepaskan Pangutannya ketika ia dan Zaheera sudah kehabisan nafas,


" Cukup untuk malam ini, kita istirahat ya! aku capek mau tidur dipangkuan kamu.

__ADS_1


Zaheera tersenyum mendengar permintaan suaminya, lalu dia merentang kan tangannya agar Marvel leluasa masuk dalam pelukannya, dengan senang hati Marvel langsung menelusup dalam pelukan istrinya dan tertidur di sana, untuk melepas lelah sebelum esok kembali berperang dalam kerasnya kehidupan.


...****************...


Pagi yang cerah telah menyapa dunia, seperti biasa Marvel selalu terbangun lebih dulu dibandingkan istrinya, dia sudah terbiasa seperti itu, bersiap-siap sendiri dan berangkat ke kantor, disaat Marvel sedang memakai jas mahalnya tiba-tiba ponsel nya berbunyi tertera nama " SEKERTARIS JAMES " di sana tanpa menunggu lama Marvel langsung mengangkat nya.


" Halo ada apa James? "


" Kita harus segera ke kantor Tuan karena di sana sudah ada agen rahasia suruhan Tuan besar yang membawa catatan penting mengenai virus yang membuat para penghianat itu tewas" ucap James antusias, karena memang kemarin Marvel langsung menghubungi ayahnya untuk memberi tahu tentang Mr. J yang ternyata berada di balik semua masalah yang terjadi dan ternyata benar Tuan Dermawan juga sama-sama bingungnya dengan Marvel karena mereka tidak merasa mempunyai musuh bernama Mr. J, Marvel juga menceritakan semuanya tanpa terkecuali pada sang ayah termasuk tentang para penghianat itu yang mati secara mendadak. Dengan sigap Tuan Dermawan langsung menghubungi agen rahasia kepercayaannya untuk meneliti racun tersebut, tidak butuh waktu lama bagi agen rahasia itu untuk mencari tahu tentang racun yang dengan ganasnya merenggut tiga nyawa sekaligus dalam sekejab.


" Aku segera berangkat " Marvel langsung mematikan ponselnya, tidak lupa ia berpamitan pada sang istri untuk berangkat ke kantor meskipun orang yang di pamiti sedang merajut mimpi yang paling indah.


" Aku berangkat ya sayang "


cup, Marvel mengecup bibir istrinya singkat sebagai penyemangat pada pagi ini, sebenarnya Marvel sangat malas untuk kemana-mana, andaikan tidak ada masalah yang sedang melanda pastinya Marvel lebih memilih untuk bermanja-manja an dengan istrinya sepanjang hari.


Dengan kecepatan penuh Marvel membelah jalanan ibu kota menuju Anggara Corp's, tidak membutuhkan waktu lama bagi Marvel untuk sampai ke gedung raksasa itu, karena kebetulan jalanan masih sedikit senggang pada pagi ini.


" Dimana Dia? " ucap Marvel pada sekertaris James yang kebetulan sudah menunggu Marvel.


" Beliau ada di ruangan rahasia Tuan" jawab Marvel sembari terus mengikuti langkah Tuannya.


.


.


.

__ADS_1


Terus dukung cerita yang sebenarnya hanya haluan author ini ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜mainkan jari lentik kalian untuk memberikan semangat pada author loveyou sekandang๐Ÿฅฐ๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž


__ADS_2