
Jam sudah menunjukkan pada angka 03:30 beberapa orang sudah berkumpul termasuk Marvel yang menjadi tokoh utama hari ini, sebenarnya dalam acara ini semua orang masih menunggu Ayah dari mempelai wanita yang baru saja dibebaskan dari penjara, kalian semua jangan salah paham dulu, ayah Zaheera dipenjara bukan karena dia melakukan kesalahan melainkan ia difitnah oleh rekan pabrik tempat ia bekerja, sampai pada akhirnya ia berakhir dipenjara dan hari ini ia telah dinyatakan bebas karena uang jaminan yang diberikan oleh keluarga Anggara, bapak Wijaya akan menjadi wali dihari pernikahan putrinya, meskipun acaranya sangat sederhana namun ini semua hanya awalnya saja, keluarga Anggara sudah menjanjikan pesta mewah yang akan dilaksanakan nanti bila ibu Anjani sudah sehat, untuk saat ini memang kedua mempelai masih mau pernikahan mereka dirahasiakan makanya mereka setuju untuk menikah secara agama saja, beberapa saat kemudian mempelai wanita sudah selesai didandani oleh MUA pilihan nyonya Anggita, dengan anggunnya Heera berjalan dengan di apit oleh para MUA, ia menggunakan kebaya putih dengan taburan berlian Swarovski berwarna perak, semakin membuat Heera nampak elegan dengan riasan yang tidak terlalu tebal semakin menambah kecantikannya, tidak lupa pula kalung berlian cantik yang mengalung sempurna di leher nya.
beginilah kira kira penampakan kebaya zaheera.
Semua orang terpaku melihat kecantikan Zaheera, seakan waktu berhenti sejenak dikala Zaheera melewati lorong rumah sakit ,semua orang berdecak kagum melihat kecantikan Zaheera, termasuk Marvel, dia sampai tidak berkedip, melihat kecantikan calon istrinya yang begitu sempurna.
" Berkedip lah Boy! sebentar lagi dia akan menjadi milikmu" Kata tuan Anggara menepuk bahu Marvel meledek nya.
" Apaan sih Dadd, biasa saja" elaknya..
" Kau sangat cantik nak" puji tuan Anggara pada menantunya
" Terimakasih tuan" Heera tersenyum
" Heera Kemarilah nak" panggil nyonya Anggita merentang kan tangannya, ia memeluk penuh sayang pada Heera entah apa yang membuat nyonya Anggita sangat menyayangi Heera, dia sudah menganggap Heera sebagai putrinya.
disela sela pelukan mereka nyonya Anggita berkata
"Mommy janji sama kamu setelah pernikahan ini mommy akan mengadakan pesta besar besaran, mungkin saat ini pernikahan kalian masih diadakan di rumah sakit, tapi lihat lah nanti, mommy akan mengumumkan pada seluruh kota kalau Mommy mempunyai menantu cantik seperti mu" kata nyonya Anggita berapi-api
" Mommy tidak usah berlebihan seperti itu, apa Mommy mau dipermalukan di depan orang banyak gara-gara mempunyai menantu dari kalangan orang biasa" Marvel yang mulai berulah
" Boy jangan buat masalah lagi, kalian akan menikah" nasehat tuan Anggara, sedangkan Heera sudah sangat kesal menghadapi kesombongan Marvel, dia hanya bisa mengelus dadanya dan berkata " sabar Heera, sabar.... "
"Apakah acaranya bisa kita mulai" bapak penghulu yang melihat keadaan sudah mulai keruh langsung memecahkan nya
__ADS_1
" Tunggu sebentar lagi pak, kita masih menunggu wali dari mempelai wanita " kata nyonya Anggita tersenyum, tidak lama kemudian ada yang memanggil nama Heera dari sebrang,
"Heera... " panggilnya lantang, merasa ada yang memanggil namanya Heera langsung noleh kebelakang, Heera tersenyum dan terharu setelah sekian lama tidak bertemu ayahnya pada hari bersejarah dalam hidupnya ia bisa melihat ayahnya kembali.
" Ayah" balas Heera langsung menghambur kedalam pelukan ayahnya
"Heera rindu ayah" Zaheera yang mulai menangis
" Ayah juga sangat merindukanmu nak, sudah sudah jangan menangis, nanti make-up mu luntur, tersenyumlah nak, hari ini adalah hari bahagia mu" bapak Wijaya mencoba menghibur putrinya, Marvel sudah mulai jengkel melihat drama di depannya dari tadi, sehingga ia kembali angkat bicara.
" Kalau gak jadi nikah aku pulang saja, lelah mataku melihat drama dari tadi " ucap Marvel dengan santai nya.
" Boy!!! " tuan dan nyonya Anggara menegur Marvel bersamaan
" Please jangan berulah lagi Boy" lanjut nyonya Anggita, sedangkan Marvel hanya mendengus
"Saudara Marvel Sinota Anggara saya nikahkan engkau dengan saudari Zaheera" Abqura binti Wijayanto dengan maskawin emas 5 gram dan uang sebesar 100jt dengan seperangkat alat sholat dibayar tunai"
" Saya Terima nikahnya Zaheera Abqura binti Wijayanto dengan maskawin tersebut tunai"
" Bagaimana para saksi sah...? "
" Saaahhhh... " jawab semua orang didalam ruangan itu.
" Sekarang kalian sudah resmi menjadi sepasang suami istri, silahkan bertukar cincin" setelah itu Marvel dan Zaheera saling tukar cincin dan Heera mencium tangan Marvel sedangkan Marvel entah mendapatkan naluri dari mana ia langsung mencium kening Zaheera tanpa disuruh oleh siapa-siapa, sontak hal itu membuat nyonya Anggita mengaduh kesenangan. Jelas hal itu membuat Zaheera" terkejut mengapa bisa seorang Marvel sinota yang sombong dan angkuh bisa melakukan hal semanis itu, setelah semuanya berakhir nyonya Anggita mendatangi Zaheera" yang baru saja selesai bersih bersih,
" Nyonya! " kata Zaheera" sedikit terkejut
__ADS_1
" Maaf aku mengejutkan mu nak"
" Iya tidak apa apa nyonya, santai saja, aku juga tidak mempunyai riwayat penyakit jantung jadi tenang saja " Zaheera" tersenyum manis dan itu semua tidak luput dari pandangan Marvel
" Kau tidak boleh memanggil ku nyonya lagi, kau harus memanggil ku Mommy seperti Marvel " mendengar pernyataan dari nyonya Anggita, Zaheera hanya tersenyum ketir dan menjawab sekenanya
" Iya nyo, eh Mommy "
" Seperti itu kan lebih enak di dengar nya" Lagi-lagi Zaheera" hanya melemparkan senyum manisnya, setelah itu iapun pamit untuk melihat ibunya yang sudah bersiap untuk dibawa ke kota B, sesampainya di ruangan ibunya Zaheera langsung menangis dan minta maaf karena tidak bisa ikut, lalu ayahnya mencoba menenangkan Zaheera yang mulai histeris.
" Ibumu akan baik baik saja nak, kamu harus tenang, masih ada ayah yang akan menjaga ibumu disana, kau cukup mendoakan ibumu saja, dan kamu hanya tinggal mengurus suamimu dengan baik, kamu tidak perlu khawatir sayang "
" Ayah harus janji sama Heera kalau ayah akan pulang bersama ibu nanti "
" Ayah janji nak, nanti kita akan pulang untuk menemui mu " Zaheera" tersenyum dan memeluk ayahnya sembari berkata
" Heera menyayangi ayah, Heera titip ibu ya yah, maaf Heera" gak bisa ikut"
" Iya sayang enggak papa, sekarang kamu sudah punya suami, yang akan menggantikan ayah untuk menjagamu, semoga kau terus bahagia nak, ayah sangat sayang sama Heera"
" Heera juga sayang sama ayah" tidak lama kemudian suster masuk dan memberi tahu kalau sebentar lagi ambulance akan segera berangkat ke bandara. mendengar penuturan suster zaheera mengusap air matanya dan langsung ikut serta untuk mengantar ibunya ke dalam ambulance, Heera tidak hentinya menangis sembari memegang tangan Ibunya sambil berkata
" Ibu yang kuat ya, ibu harus sembuh demi Heera dan ayah" kata itu yang selalu terlontar dari bibir mungil zaheera, ia hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk ibunya tanpa bisa mendampingi dimasa sulit sang ibu ketika ambulance sudah semakin jauh dari pandangan heera, tangisnya kembali pecah, ada rasa khawatir dan tidak rela dikala melihat ibunya pergi jauh dari hidupnya, karena selama ini ia tidak pernah pergi jauh dari ibunya, baru kali ini ia merasakan sakitnya perpisahan dengan sang ibu.
sampek sini dulu ya...
lanjut di part selanjutnya, masih betah enggak? masih mau tahu kelanjutannya? makanya para readers kasih semangat aku dong, tinggal kan jejak kalian biar aku semakin semangat🔛🔥, udah dulu ya bye bye👋 Salam cinta dari aqoh😘
__ADS_1