
" Apa yang anda dapatkan? " tanya Marvel tanpa basa basi lagi
" Saya menemukan beberapa kejanggalan didalam racun tersebut Tuan, karena menurut penelitian saya racun ini belum pernah ada selama saya menjadi peneliti racun" jelas si agen rahasia membuat Marvel masih tidak bisa mencerna perkataannya
" maksudnya? " Marvel bingung
" Menurut penelitian saya, saya yakin kalau racun ini dibuat secara khusus menggunakan bahan baru di setiap waktunya"
" Semisal orang itu mempunyai target untuk dibunuh orang itu akan membuat saat itu juga dan ditanam kan langsung ke dalam tubuh korban"
" menggunakan teknologi tinggi agar bisa mengontrol kapan saja virus tanam itu akan diluncurkan "
" Misalnya diluncurkan ketika disaat-saat mendesak atau terancam"
" Karena saya lihat racun ini terbuat dari beberapa bahan kimia campuran dengan setetes bisa raja ulang kobra, atau yang lebih di kenal dengan king cobra, mungkin Tuan pernah pernah tahu tentang informasi betapa ber bahayanya racun king cobra tersebut "
" Iya aku pernah mendengar informasi tentang bisa ular itu, yang aku dengar apa bila kita mempunyai luka sedikit saja dan di berikan racun ular itu hanya butuh waktu beberapa menit saja kita akan mati"
" Benar sekali Tuan apalagi virus tanam ini sudah dicampur dengan bahan mematikan lainnya"
" Apakah anda tahu bagaimana musuh memasukkan benda itu pada tubuh korban? "
" kalau perkiraan saya mungkin di pencipta meminta untuk bertemu langsung, hanya dengan kontak fisik saja seperti berjabatan tangan virus tanam itu sudah masuk sempurna dalam tubuh kita dan bisa di kontrol dengan remot misalnya, dan sewaktu-waktu akan di. ledakkan layaknya bom dan membunuh korban seketika itu, seperti yang sudah terjadi kemarin "
" Itu berarti aku tidak bisa menyepelekan musuhku kali ini "
" Benar Tuan lebih baik anda berhati hati lah pada orang ini, saya takut dia akan berbuat nekat lebih dari ini semua"
(Tolong jangan di hujat ya readers, karena soal racun ini author hanya mengarang saja, semua cerita ini hanya kehaluan author semata😁)
__ADS_1
...****************...
Satu persatu mungkin masalah ini mulai bisa ditangani dengan baik, meskipun sosok. misterius dari Mr. J belum juga terungkap sampai sekarang, namun seiring berjalannya waktu masalah ini saja sudah bisa ditangani lebih dari cukup membuat hati Marvel tenang.
Sekitar jam 9 malam Marvel telah sampai dikediaman nya bak istana itu dengan disambut oleh beberapa pelayan dan pengawal yang setia menunggu di depan pintu utama.
" Selamat malam Tuan Muda " sambut mereka menunduk hormat
"Hmmm.. " Jawab Marvel seperti biasa, dia langsung masuk dengan di ikuti kepala pelayan yang setia mengekor dengan membawa jas serta sepatu kerja Marvel karena ia sudah berganti dengan sandal rumahan.
" Dimana istriku? " tanya Marvel melirik kearah kepala pelayan yang sedari tadi mengekor nya
" Nona Muda berada di kamarnya Tuan setelah tadi makan malam, karena Nona berpikir Tuan tidak akan pulang lagi malam ini seperti malam malam sebelumnya, jadi Nona muda makan malam sendiri dan langsung kembali ke kamar "
" Apakah dia tidak melanggar perintah ku selama aku tidak ada? "
" Tidak Tuan, Nona tidak pernah keluar dari mention ini kalau tidak di temani pelayan dan beberapa pengawal "
" Apakah Tuan tidak membutuhkan sesuatu lagi? "
" Tidak"
" Tuan sudah makan malam? "
"Aku sudah makan, kau jangan banyak tanya, sudah seperti wartawan saja, lebih baik sekarang kamu pergi"
" Baik Tuan" kepala pelayan itu berlalu dari hadapan Marvel, sedangkan Marvel hanya termenung selama berada di dalam lift menuju kamar utama, dia merasa kasihan pada istrinya, karena sudah hampir 3 minggu sejak kejadian itu ia tidak mengizinkan istrinya untuk keluar, kecuali dengan pengawasan yang ketat, bukan tanpa alasan Marvel melakukan semua ini, karena Marvel mengingat betapa berbahayanya musuhnya kali ini, dia tidak mau mengambil resiko yang berat apabila membiarkan istrinya berkeliaran bebas, meskipun tidak banyak orang tahu kalau dia sudah menikah namun tidak menutup kemungkinan kalau musuhnya akan mencari tahu kelemahan dan segala informasi tentang keluarga nya, jangankan tentang pernikahannya, musuhnya saja tahu tentang hal paling kecil dalam keluarga nya termasuk penyakit shok sang ibu yang sangat over.
Perlahan Marvel membuka pintu kamarnya, pencahayaan yang minim menghiasi ruangan megah itu, Marvel menangkap tubuh mungil istrinya yang sedang meringkuk layaknya bayi tanpa menggunakan selimut, sedangkan pakaian yang dia kenakan sangatlah tipis, baju apalagi yang digunakan Zaheera kalau bukan lingerie tipis yang mengekspos tubuh putih mulus nya dengan sempurna, tentunya hal itu selalu membuat Marvel bernafsu ingin menerkam istrinya seketika itu juga.
__ADS_1
Perlahan Marvel mendekati istrinya yang terlelap membalik tubuhnya agar menghadap padanya, seketika itu juga gundukan gunung himalaya itu langsung menantang Marvel meminta agar segera di daki dan dijelajahi, sungguh Marvel sangat merindukan istrinya, entah perasaan apa yang menyerang hatinya? jangan bilang kalau Marvel sudah mulai mencintai Kim Heera wanita yang ia nikahi beberapa bulan lalu itu.
Perlahan Marvel mendekatkan wajahnya pada gundukan kenyal itu, perlahan ia mulai mencium nya dengan bibir basah nya sembari berkata,
" Terimakasih sudah jadi istri penurut " kata Marvel terus mencumbu istrinya, sehingga membuat Zaheera sedikit terusik akan perbuatan Marvel yang sudah tidak bisa ia bendung lagi sudah hampir satu bulan gara-gara masalah itu Marvel tidak pernah melepaskan apa yang selama ini ingin ia keluarkan.
Marvel terus mengendus pelan tempat favoritnya itu sehingga membuat Zaheera kembali menggeliat sampai pada akhirnya Zaheera terbangun dari tidur nyenyak nya karena merasa ia sedang di ganggu.
" Mas... " panggil Zaheera pelan namun masih bisa ditangkap oleh pendengaran Marvel.
" Kapan sampai? " tanya Zaheera mengangkat kepala suaminya dari barang berharganya
" Barusan" jawab Marvel kembali ketempat semula
" Mas, tolong jangan seperti itu, itu menggelikan "
"Aku merindukannya sayang"
" Tapi jangan seperti ini "
" Lalu seperti apa? " Marvel serasa frustasi
" Seperti ini mas" kata Zaheera menidurkan suaminya di samping tempat ia berbaring, kini Zaheera yang mengambil alih permainan suaminya duduk di atas tubuh suami nya dengan penampilan yang menurut Marvel sangat menggoda iman nya.
" Heera apa yang kamu lakukan? ini bukan kamu" Marvel terkejut atas perbuatan Zaheera yang seperti ini, ia tidak menyangka baru sebulan mereka tidak berhubung Kim Heera yang terkenal kalem sudah menjadi seliar ini.
" Nikmati saja permainan ku mas, anggap saja ini hadiah terindah dari ku" Kim Heera tersenyum manis pada Marvel sejurus kemudian ia langsung membuka ikatan gaun malamnya memperlihatkan benda kesayangan Marvel yang sudah lama ia rindukan, Kim Heera juga membantu Marvel membuka busana kantor yang melekat pada tubuhnya membiarkan tubuh atletis itu terpampang nyata di depan mata Kim Heera, tidak hanya itu, Kim Heera juga mengecup setiap inci tubuh sang suami sehingga membuat Marvel tidak tahan dan kembali mengambil alih permainan itu,
" Aku sudah tidak tahan sayang " ucap Marvel langsung melancarkan aksinya.
__ADS_1
setelah itu Readers sekalian bisa berfantasi sendiri ya, author hanya menyampaikan apa yang patut disampaikan 😄
Budayakan like dan bunga mawar nya, salam hangat dari author loveyou All❤️🌹🌹🌹🌹