Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
KAGUM...


__ADS_3

Pov Marvel sinota


Hari ini aku sangat kesal. dibuat gadis kecil itu, dia sudah berani melawan ku secara terang terangan didepan para bawahan ku, dan ini apa lagi dia malah tebar pesona pada jemes, dia malah tersenyum ramah sehingga membuat ku semakin jengkel saja, dasar rubah kecil.


Setelah kepulangan ku dari bandara ternyata aku tidak langsung ke kantor karena secara tiba-tiba ada meeting dengan klien di sebuah mall terbesar di kota ini, dengan langkah gontai aku dan para bawahan ku memasuki mall itu dan langsung menuju ruang VIP, disana sudah ada tuan azriel yang menungguku.


" Selamat siang tuan Azriel" aku langsung menjabat tangan nya dan diapun menunduk hormat, bagaimanapun akulah yang tetap menjadi raja bisnis disini, rapat atau pertemuan dengan siapapun tetaplah aku yang paling berkuasa, kalian ingin menyebutku sombong atau sebagai nya, aku tidak perduli, memang inilah aku raja bisnis berdarah dingin, yang mampu melakukan apa saja hanya dengan menjentikkan tangan, begitu mudah untuk merobohkan lawan, rapat pada siang ini berjalan dengan lancar tapi tiba-tiba konsentrasi ku terganggu dengan kegaduhan yang terjadi di sebrang sana antara SPG dengan seorang wanita yang sangat aku kenal, ya dia istri kecil ku, apa yang dia lakukan disini? Oh iya aku baru sadar kalau dia ada di sebuah counter HP ternyata dia penurut juga, lalu sekilas aku melihat ia ingin membeli ponsel keluaran terbaru, namun si SPG itu tampak nya meremehkan dirinya, sehingga membuat istri kecilku itu emosi, lihat saja apa yang akan dia lakukan pada SPG itu, apakah dia akan seberani seperti disaat melawan ku? aku jadi penasaran, sepertinya ini akan menjadi tontonan yang menyenangkan.


"Tuan muda apa yang Anda perhatikan? kita sedang rapat saat ini" James yang tiba-tiba menganggu kesenangan ku,


" Bisakah kau tidak mengacau mood ku James?"


" Tapi tuan"


" Sudahlah sekertaris James, bukankah rapatnya juga sudah selesai "


" Ah iya tuan Azriel, Terimakasih sudah mau mengerti "


" Seharusnya saya yang berterimakasih karena bisa berkesempatan bertemu dan membahas bisnis dengan tuan muda Anggara, kalau begitu saya pamit" tuan Azriel direksi dari perusahaan Medical grup yang bergerak di bidang kesehatan itu akhirnya sudah pergi, tidak ada siapa-siapa yang akan menggangu kesenangan ku.


" Kau lihatlah ke sebrang sana James" tunjuk ku pada James dengan senyuman merekah


" Bukankah itu nona muda tua? kenapa tuan diam saja, kita harus menolong nona muda dia sedang di caci oleh orang-orang tuan muda"

__ADS_1


" Kau santai saja James, aku ingin tahu apa yang akan dilakukan rubah kecil itu pada orang-orang yang menghinanya, apakah dia akan seberani disaat melawan ku? "


" Lihatlah tuan sepertinya nona muda menggunakan black card itu untuk menjatuhkan lawannya, dengan cara membeli ponsel keluaran terbaru itu"


" Aku melihat nya James" tidak lama kemudian ada sebuah notifikasi dari ponsel James yang menandakan telah ada sebuah transaksi dari salah satu koleksi black card ku. Aku hanya bisa tersenyum hambar melihat nominal yang dikeluarkan oleh rubah kecil itu 10M 250juta, angka yang cukup fantastik, tapi menurut ku itu hanya mengurangi se ujung kuku dari seluruh kekayaanku, aku tidak masalah dia menggunakan uangku dengan jumlah yang tinggi sekalipun, apalagi uang itu ia gunakan untuk menjatuhkan lawannya,itu semua semakin membuat ku senang, tapi dia harus membayar mahal atas semua ini, dia sudah menjatuhkan lawannya dengan talak, membawa beberapa Bodyguard sebagai pendukung tambahan bahwa orang yang berpenampilan biasa itu tidak selamanya orang tidak mampu, melainkan orang yang mampu tapi bersembunyi dibalik penampilan sederhana nya, cara yang elegan untuk membalas lawan, jujur hal itu membuatku kagum pada rubah kecil itu


" kau harus membayar mahal atas semua ini rubah kecil" ucapku ketika melihat rombongan istri kecilnya, sudah pergi pasti mereka sudah menuju mension dan saatnya aku menagih semua ini.


...****************...


Mension keluarga Anggara, saat ini Zaheera baru saja sampai di kediaman Anggara, dia benar-benar lelah dan pada akhirnya meminta Ziya untuk memanggilkan pelayan barunya untuk melakukan pijat, dia ingin sekali merelaksasi kan pikiran dan tubuhnya. Hari ini sungguh melelahkan baginya, apakah hidup nya akan terus seperti ini, meladeni orang-orang gak jelas yang selalu merendahkan dirinya, ah... Heera berpikir sejenak dia menghabiskan begitu banyak uang Marvel dan ia membeli 5 ponsel sekaligus, lalu setelah ini untuk apa barang-barang itu, apa mau dia kasihkan ke para pelayan ya? tapi.. ah sudahlah dia semakin pusing memikirkan hal itu, tidak lama kemudian 3 pelayan itu datang dan menyiapkan perlengkapan yang nona mudanya butuhkan,


" Karin, Apakah semuanya sudah siap? aku sudah tidak tahan badanku pegal semua" panggil Heera pada salah satu pelayan itu, dia ingin segera dipijat oleh mereka menghilangkan rasa penat dan pegal yang melengket ditubuhnya.


" Ya begitulah, aku sangat lelah sekali sehingga rasanya kulit ku sudah tidak menempel pada kerangka ku"


" Nona ada ada saja"


" Memang itu kenyataannya" ucap terakhir dari Heera yang sudah terlelap dengan nyaman


" Sepertinya nona muda memang sangat lelah" ucap salah satu pelayan itu


" Iya beliau langsung tertidur dengan pulas" kata pelayan lainnya, 1 jam pun berlalu. Dengan nada suara yang pelan Karin nama pelayan itu membangun kan Heera untuk segera membilas badannya karena pijatan yang mereka lakukan sudah selesai.

__ADS_1


"Nona- nona" panggil karin sedikit menepuk bahu Heera yang tengkurap, Heera menggeliat mencoba mengumpulkan nyawanya.


" Apakah sudah selesai?" tanya Zaheera merenggang kan otot-otot nya


" Baru saja kami menyelesaikan nya nona "


" Ah terimakasih, pijatan kalian sungguh luar biasa aku sangat menyukai nya"


" Kami senang nona menyukai nya, sekarang saatnya nona membilas badan Nona, ini sudah menjelang malam pasti sebentar lagi tuan muda akan datang" baiklah kalian boleh keluar aku bisa membilas badanku sendiri, kalian sudah menyiapkan nya bukan?"


" Iya nona kami sudah menyiapkan semuanya, nona tinggal menggunakan nya saja, kalau begitu kami pamit nona"


" Iya terimakasih untuk kalian "


" Sama-sama nona" mereka bertigapun keluar meninggalkan Zaheera yang akan membersihkan badannya, Zaheera begitu menikmati aroma terapi yang menguar sampai menusuk jantung nya, aroma itu begitu menenangkan dan sangat nyaman. Tapi ia berpikir ini sudah malam tidak baik Lama-lama berendam, takutnya nanti dia masuk angin dan flu, lebih baik ia segera sudahi saja ritual berendam nya.


Setelah berendam Zaheera membilas tubuhnya dengan air dingin mengambil Kimono dan keluar dari kamar mandi, dengan langkah santai ia berjalan ke meja riasnya, tanpa memperhatikan sekitar, tanpa Zaheera sadari dia belum mengambil baju ganti, dia malah bersenandung ria sambil mengeringkan rambut panjangnya itu, sampai akhirnya suara deheman yang sangat ia kenal membuyarkan nyanyiannya, ia seketika terdiam karena sosok itu menatap tajam kearahnya.


sampai sini dulu ya guys...


lanjut besok insyaallah aku up tiap hari, asalkan kalian juga semangat untuk memberikan dukungan, jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya dengan vote, like dan comment bye bye...


salam cinta dari aqoh😘

__ADS_1


__ADS_2