Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta

Mencari Cinta Sang Pewaris Tahta
Sebuah Pembalasan


__ADS_3

" Kau sudah bermain-main dengan orang yang salah, jadi jangan salahkan aku kalau aku akan melanjutkan aksiku untuk menghancurkan keutuhan keluarga kalian "


" Karena nyawa harus dibalas dengan nyawa"


" Waktu itu kau menghilangkan 2 nyawa dan aku pun akan melakukan hal yang sama"


"Agar kau tahu, seberapa sakit hati ini, kau membunuh dengan nyata dua nyawa yang sangat aku cintai"


" Sekarang Terima lah pembalasan ku! "


Sebuah dendam yang tak kan pernah usai, apakah dia orang yang sama? Atau memang orang berbeda! tapi memiliki dendam yang sama?


...****************...


" Heera" Panggil seseorang dengan begitu lembutnya dan Zaheera sudah tahu siapa orang itu, dia sangat enggan untuk menyahut.


" Meskipun kamu tidak mau menanggapi panggilan ku, sekiranya kamu mau memperhatikan kesehatan bayi kita" Marvel membujuk


" Dia bayiku " Zaheera tidak Terima kalau anaknya juga diakui oleh sang ayah, entah mengapa namun Zaheera merasa tidak suka saja.


" Baiklah dia anakmu, aku kesini membawakan mu susu, karena kata Ziya dari tadi pagi sampai menjelang sore kamu belum meminum susu hamil mu"


" Aku bisa membuat nya sendiri "


" Tapi aku sudah membuat kan nya, rasanya sangat mubazir kalau kamu membuat lagi "


" Itu bukan urusan ku" Zaheera tetap dengan mode cueknya


" Heera, kalau kamu memang membenci ku, aku Terima, tapi aku mohon Terima susu ini ini semua aku lakukan karena aku perduli pada kesehatan mu dan bayimu"


" Aku tidak mau dia kekurangan nutrisi sedikit pun "


" Tanpa bantuan dari anda pun saya bisa merawat nya sendiri sampai dia lahir, urusi saja kekasih anda itu, karena seperti nya dia lebih membutuhkan perhatian anda, permisi!" Heera berlalu tanpa memperdulikan Marvel yang sudah membuat kan susu untuk nya, entah mengapa seperti nya Zaheera sangat tidak bisa memaafkan Marvel, meskipun sebenarnya dia tidak perduli atas perselingkuhan suaminya itu, tapi apa boleh dikata dia hanya wanita biasa, hati nya rapuh ketika melihat suaminya lebih perhatian kepada wanita lain disaat kondisinya sedang mengandung.


Memang dia bukan istri yang Marvel inginkan, lebih tepatnya dia wanita yang di nikahi karena ada alasan tertentu, tapi pantaskah dia mendapatkan perlakuan demikian?


Dengan bersenandung ceria Zaheera berkutat di dapur untuk membuat susu hamilnya, karena memang dari tadi pagi dia belum meminum susu hamilnya, disaat dia sedang asik tiba-tiba saja Jenny datang dan berkata.

__ADS_1


" Wah Ada pertunjukan seru nih"


" Maaf saya tidak punya waktu untuk meladeni kegilaan anda" kata Heera tanpa menoleh sedikit pun ke arah Jenny


"Tapi aku ingin membuat perhitungan padamu, karena kamu sudah berani beraninya merebut perhatian dari kekasih ku" dengan sekali gerakan Jenny langsung menjambak rambut Heera, sehingga membuat Heera meringis kesakitan


" Lepaskan aku, ini sakit " Heera meronta, namun Jenny semakin mempererat jambakan nya pada rambut Heera


" Ini belum seberapa, makanya jangan main-main denganku" Jenny menghempaskan Kepala Heera begitu saja ketika ia sudah menjambak rambutnya


" Sebenarnya apa mau mu hah? "


" Aku sudah tidak perduli terhadap hubungan kalian, tapi kamu masih saja mengganggu ku"


" Karena gara-gara kamu perhatian Marvel tidak lagi untuk ku"


"Marvel malah lebih perhatian pada mu dan anak ini, aku harus memusnahkan anak itu" ucap Jenny dengan sorotan mata yang begitu kejam, Zaheera sangat takut. Dia mundur selangkah demi selangkah menghindar dari Jenny yang mengambil pisau dapur, entah mengapa Jenny sangat nekat, dia tidak berpikir dua kali untuk melenyapkan seseorang yang menghalangi kebahagiaannya.


" Jangan lakukan itu, aku menyayangi anak ini, ku mohon"


" Dia harus lenyap" seringai yang begitu menyeramkan, melihat ekspresi Jenny yang sudah seperti itu, Heera pun tidak berpikir dua kali, ia mengambil susunya yang masih panas dan langsung menyiramkan nya pada Jenny dan berketetapan apa yang di lakukan Heera dilihat oleh Marvel yang baru saja datang dari taman belakang, niat nya Marvel ingin mengambil minum namun ia malah melihat Zaheera yang menyiram Jenny dengan susu panas dari arah yang sedikit jauh, otomatis susu itu hampir mengenai seluruh tubuh Jenny, ya! Marvel salah paham, yang dia lihat tidak seperti apa yang terjadi sesungguhnya.


" Heera.. " Teriak Marvel kemudian, ketika Marvel sudah sampai di tempat kejadian ia langsung mendorong Heera tanpa berpikir dua kali, mungkin Marvel lupa kalau Zaheera sedang mengandung, dengan dorongan yang sangat kasar ia membuat Zaheera terjerembab dilantai,


" Agkh.. " Zaheera memekik kesakitan, ia tidak menyangka akan di dorong sampai se kasar ini oleh Marvel, tanpa berpikir akan terjadi sesuatu pada anak mereka. Karena kesalahpahaman Marvel tega melakukan ini semua pada Heera, hanya karena kekasih nya yang tak tahu diri itu.


" Kalau kau benci padaku jangan lampiaskan kebencian mu pada kekasih ku"


" Kau boleh tidak menghargai ku, tapi hargailah kekasih ku"


" Kau memang wanita kampung yang tak tahu di untung, seharusnya kau bersyukur bisa ku nikahi, malah bertingkah dan tahunnya hanya membuat ulah"


" Sekali lagi kau menyakiti kekasihku, akan ku bunuh kau! "


" Aku tidak akan pernah memaafkan mu akan hal ini Heera" kata demi kata kasar Marvel lontarkan untuk Zaheera karena kesalahan pahaman, seandainya Marvel tahu apa yang terjadi sesungguhnya mungkin saat ini yang diperlakukan demikian bukan lah Zaheera melainkan Jenny, namun untuk melakukan pembelaan saja, mulut Zaheera terasa kelu, ia harus menahan rasa sakit yang bersamaan, sakit hati dan sakit yang saat ini sedang melanda perut nya akibat terjatuh karena dorongan Marvel yang terlalu kuat. Saat ini Marvel telah pergi bersama kekasihnya itu, tanpa menoleh sedikit pun pada istrinya.


" Tega kamu mas, shh Akh.. " Zaheera tidak kuat menahan sakit di perut nya, ia takut terjadi sesuatu pada bayinya.

__ADS_1


" Tolong... " untuk bersuara saja Zaheera sudah tidak kuat, sebenarnya kemana para penghuni mention ini kenapa tiba-tiba saja menghilang seperti di telan bumi.


Perlahan-lahan kesadaran Heera menghilang, ia sudah tidak kuat menahan rasa sakit yang ada di perut nya, darah segar terus mengalir dari pahanya, entah berapa banyak darah yang mengalir,


" Astagfirullah Nona muda" pekik Ziya yang kebetulan habis dari gudang penyimpanan, mengambil beberapa bumbu dapur yang sudah habis, saking terkejut nya semua bahan bahan itu langsung Ziya lempar entah kemana, dia memilih untuk menolong Nona mudanya


" Astagfirullah, Nona kenapa? Apa yang terjadi Nona, kenapa Nona jadi seperti ini" Ziya merangkul Heera yang ada di lantai dan menaruhnya di pahanya.


" Selamat kan anakku Ziya" kata Heera dengan begitu lemah nya, penglihatan nya sudah kabur, ia sudah tidak mampu menahan rasa sakit yang melanda perut nya, namun dia tetap mengingat tentang keselamatan bayinya


" Saya akan segera memanggil supir Nona, Nona yang kuat, Nona harus bertahan" Kemudian Ziya meletakkan Zaheera kembali dan pergi untuk memanggil supir untuk meminta bantuan, tidak lama kemudian, Pak Min datang dan langsung menggotong Zaheera ke mobil yang sudah di Siapkan sebelum nya.


Ziya memangku Zaheera di jok belakang, sambil merapalkan do'a agar Zaheera dan Bayinya diberikan keselamatan, ia sangat khawatir melihat kondisi Nona mudanya, apalagi semua pelayan hari ini tidak ada di mention, mereka semua sedang pergi keluar untuk membeli perlengkapan makanan di gudang penyimpanan yang sudah mulai menipis, tapi untung nya Ziya ditugaskan untuk menjaga Zaheera dan pak Min di perintahkan untuk pulang duluan takutnya dibutuhkan di mention utama, ternyata benar ada musibah besar yang sedang terjadi pada Nona muda mereka, bagaimana kah keadaan Zaheera dan bayinya? apakah mereka akan selamat ?ataukah Marvel akan menyesal setelah ini karena bayinya tidak bisa diselamatkan?


*


*


*


Terimakasih sudah membaca cerita haluan author,


like


komentar


vote


love biru


bunga mawar


dan kasih ranting agar author tahu seberapa ranting karya author menurut kalian.


love you All 😍😘😍😘❤


salam sejahtera dari author 😍😘😙😗🤗

__ADS_1


semoga kalian tetap dalam lindungan nya😍😘😙😗🤗


__ADS_2