
Jam sudah menunjukkan pada angka 13: 10 tidak terasa sampai siang begini Zahrin dan Zaheera tetap saja asyik dalam dunia mereka, entah apa yang mereka obrolkan, sehingga mereka lupa waktu. tidak lama kemudian disaat Zahrin sedang menyuapi Heera dengan sesendok Ice-cream coklat tiba-tiba dari arah samping ada ziya dan beberapa pengawal datang untuk menjemput Zaheera.
" Selamat siang nona muda" kata Ziya tersenyum ramah
" Ziya! kalian! ngapain ada disini? " tanya Heera berdiri dari duduknya, begitu pula dengan Zahrin yang ikut berdiri karena melihat keadaan sepertinya sedang tegang.
" Kami diperintahkan tuan muda untuk menjemput nona"
" Tapi ini kan masih siang, biasanya juga sopir menjemput ku jam 5 sore"
"Tuan muda sudah menunggu di mension nona" Zaheera berpikir keras, tidak biasa nya Marvel sampai menunggu nya, inikan masih siang? disaat Zaheera masih berpikir tiba-tiba ada notifikasi dari ponselnya
...TUAN AROGAN...
(Mau pulang atau aku yang akan menjemput mu)
Zaheera menelan ludahnya kasar, ia sudah tahu ini bukan lagi perintah tapi ancaman besar dalam hidup nya, jangan sampai Zaheera ditelan hidup hidup oleh Marvel.
" Aku pulang dulu ya kak, kapan kapan kita ketemu lagi, aku Buru-buru soalnya, bye.... " Zaheera langsung melesat pergi menuju mobil limosin yang dibawa oleh para pengawal keluarga anggara, sedangkan di restoran itu masih ada Zahrin yang kebingungan, Zaheera membuat dia bingung, apalagi dengan kata nona muda dan beberapa bodyguard itu, siapa sebenarnya kura-kura kecilnya itu sekarang? sepertinya dia sudah menjadi orang penting sehingga butuh bodyguard dan pelayan perempuan untuk hanya sekedar menjemput nya.
" Kau berhutang penjelasan padaku Ra" kata Zahrin yang melihat kepergian Zaheera bersama para bodyguard itu,
MENSION ANGGARA
Sesampainya Heera di mension dia langsung di arah kan sebuah kamar yang memang ada dilantai 4 tapi bukan dikamar Marvel, Zaheera makin bingung mau dibawa kemana dia sebenarnya dan ada apa ini? dia semakin bingung dikala masuk keruangan itu di sana sudah lengkap semua perlengkapan yang dibutuhkan oleh Zaheera mulai dari alat mandi baju makeup dan lain nya.
" sebenarnya ini ada apa Ziya? " tanya zaheera penuh tanda tanya.
" Saya juga tidak tahu nona, kami semua hanya menjalankan perintah dari tuan muda" jawab Ziya sambil mempersiapkan baju mandi untuk Heera
" Aku dipindahkan ke kamar inipun perintah dari tuan muda begitu? "
" Benar sekali nona, tapi nanti jam 7 malam nona akan kembali ke kamar nona dan tuan, tapi sebelum itu kami diperintahkan untuk membantu nona bersiap "
" Bersiap? " Zaheera belum paham mau dibawa kemana dia sebenarnya, kenapa disuruh bersiap? tapi sepertinya bukan itu saja Marvel sepertinya juga marah pada Heera, sehingga ia menyuruh Heera pulang siang bolong begini.
__ADS_1
Heera hanya bisa diam dan termenung dalam lamunannya, dia jadi penasaran apa motiv Marvel memindahkan Heera ke kamar ini? apakah Marvel sudah tidak mau sekamar dengan nya? tapi kata Ziya jam 7 malam ia akan kembali lagi kesana.
Zaheera hanya bisa pasrah, apapun yang akan dilakukan Marvel nanti semoga saja tidak sampai menyakiti nya.
5 jam kemudian, saat ini Zaheera masih berada dikamar itu, dia sedang makan buah buahan yang disiapkan oleh para pelayan, setelah itu dia disuapi pil vitamin yang sepertinya itu resep dokter, entahlah Heera pun tidak tahu. Sekarang Heera berasa menjadi seorang ratu karena semuanya serba dilayani, mulai dari mandi, perawatan, mengerikan rambut dan makan pun dia tetap dilayani dengan istimewa.
" Aku sudah kenyang Ziya" kata Heera menolak suapan selanjutnya dari tangan Ziya, sedangkan pelayan lainnya sedang sibuk dengan urusan masing-masing ada yang menggunting kuku Heera, menyemprotkan parfum aroma vanila ke bagian-bagian tertentu di badan Heera dan yang terakhir setelah semuanya selesai Heera diberikan baju tidur warna merah dengan renda hitam yang indah, seperti yang kalian bayangkan baju itu adalah baju yang sama seperti malam-malam sebelumnya, baju tidur kekurangan bahan yang wajib ia pakai ketika bersama Marvel. heera semakin bingung dengan ini semua kalau memang Marvel akan mengajaknya keluar tidak mungkin ia mengenakan pakaian seperti ini, setelah Heera selesai berpakaian tidak lama kemudian sekertaris James masuk dan memberi tahu kalau nona muda mereka diperintahkan untuk segera ke kamar utama.
" Selamat malam nona" sapa James menundukkan badannya
" Selamat malam sekertaris James" jawab Heera dengan senyum manisnya
" Tuan muda sudah menunggu dikamar utama nona"
" Baiklah aku akan segera kesana, terimakasih sekertaris James"
" Terimakasih kembali nona, saya undur diri " setelah kepergian sekertaris James Heera langsung pergi menuju kamar utama, dimana di sana sudah ada Marvel yang menunggunya, entah apa yang akan terjadi malam ini, Heera sudah pasrah, dia juga bingung apa motiv Marvel melakukan semua ini, dia cukup patuh dan tidak membantah agar semuanya tetap baik-baik saja.
tanpa mengetuk pintu zaHeera langsung masuk seperti biasa, menganggapnya memang sudah seperti kamar sendiri. Namun Heera dibuat terkejut ketika dia membalikkan badannya sudah ada Marvel yang bertelanjang dada, dengan wine ditangannya, bau alkohol sangat menyengat, menguar dari mulut Marvel, karena memang sekarang posisi mereka sangat dekat. mata Marvel sangat merah seperti orang stress yang lama tidak merasakan nikmat nya tidur, dia hanya menatap Zaheera dalam tidak berkedip sedetik kemudian air matanya luruh, hal itu semakin membuat Heera bingung ada apa sebenarnya dengan Marvel, kenapa baru sekarang dia seperti ini.
" Tuan, tuan muda baik-baik saja kan? " kata Heera mencoba memegang pipi kanan Marvel, tapi ternyata hal itu membuat Marvel marah dan melempar wine yang ia pegang sambil berkata.
" Jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu itu, apa salahku padamu hah? aku sudah memberikan segalanya pada mu, tapi kau malah berkhianat padaku" Marvel yang brutal, tentu hal itu membuat Zaheera takut karena dia merasa tidak berbuat apa-apa, dia tidak membuat kesalahan pada Marvel, kenapa dia malah semarah ini.
" Aku mencintaimu love aku mencintaimu, tapi kenapa kau melakukan itu semua padaku" Marvel luruh dan kembali menangis.
" Tuan muda, tuan muda sadar, kau tidak apa-apa kan? " Heera yang mulai khawatir, namun tidak ada jawaban sama sekali dari Marvel, dia tetap saja menunduk dalam di lantai marmer kamar nya ini. Tapi tiba-tiba dia mendongakkan kepalanya dan tertawa bebas, disaat Heera sedang takut dengan sifat brutal Marvel, yang dia takuti malah ketawa nyaring dan menyeramkan, Heera Bergidik ngeri melihat perubahan Marvel yang drastis.
" Kau takut melihat ku rubah kecil? " kata Marvel menyeringai iblis
" Hal itu yang ku lakukan kepada wanita yang telah menyakiti ku, dia sangat takut padaku,seperti dirimu saat ini, kau tahu kenapa aku melakukannya? karena dia berselingkuh dengan pria lain didepan mataku, dan kau pun melakukan hal yang sama" Marvel kembali emosi dan meninju pintu di samping Zaheera. Tentu Zaheera semakin bingung dengan apa yang dikatakan oleh Marvel, dia selingkuh? kapan? Zaheera mengernyit bingung lalu berkata sebisanya.
" Aku selingkuh tuan? maksud tuan apa? aku tidak pernah merasa selingkuh dengan siapa- siapa " kata Heera membela diri
" Bohong, semua wanita sama saja, alasan dan ucapannya akan sama, lalu siapa pria yang bersamamu di restoran tadi siang hah? "
__ADS_1
" Dia teman ku tuan buka selingkuhan ku"
brak... cettar...
Marvel mengebrak meja sehingga membuat vas vas kecil diatas meja itu jatuh dan pecah,
" Alasan yang sama, kenapa wanita selalu memberikan alasan yang sama, apakah mereka tidak tahu caranya memberikan alasan yang benar? "
" Tapi dia benar teman ku tuan, namanya Zahrin, dia baru datang dari luar negeri maka_"
"Apakah aku menyuruh mu untuk bicara? " Marvel mendelik
"Semua wanita memang sama, pembohong, pembual dan penghianat, termasuk dirimu "
plaaarr...
Marvel yang mendapatkan tamparan keras dari Heera.
"Kau sudah berani melawanku! seharusnya kau dari tadi sudah mendapatkan pelajaran atas semua perbuatan mu itu rubah kecil " sepertinya Zaheera telah membuat kesalahan besar dengan membangun kan Singa tidur, diapun melakukan itu bukannya sengaja tapi refleks karena emosi, dia tidak Terima karena dikatakan wanita penghianat sedangkan Heera tidak tahu apa kesalahan nya. dia malah dituduh selingkuh, ingin dijelaskan Marvel pun tidak mau mendengarkan penjelasan itu, seketika Heera ditarik oleh Marvel dan dilempar ke ranjang king size itu dan menindih nya dengan satu gerakan, ketika Marvel sudah berada diatas Heera dia berkata dengan lirih tapi menusuk.
" Pelajaran apa yang sekiranya pantas untuk ku berikan pada wanita penghianat sepertimu nona? " Kata Marvel mulai menciumi leher Zaheera
" Aku bukan wanita penghianat tuan, lepaskan aku" Zaheera mencoba lepas dari kungkungan marvel
" Aku tidak akan melepaskan mu sebelum aku memberikan pelajaran yang setimpal dengan perbuatan mu itu" Marvel yang mencengkram pipi Heera dengan kuat
" Aku tidak merasa melakukan kesalahan yang kau ucapkan tuan muda"
" Kau memang harus merasakan kemarahan ku nona muda" Marvel kembali menyeringai iblis, dengan sekali tarikan luaran lingerie yang digunakan oleh Heera sudah terkoyak dan buang ke sembarang arah oleh Marvel
" Dengarkan penjelasan ku dulu tuan muda, aku.. peftt... " belum sempat Heera menjelaskannya Marvel sudah membekap mulut Heera dengan bi**r nya, ia melu**t bi**r Zaheera dengan kasar memaksanya untuk membuka mulutnya itu, sampai pada akhirnya Marvel menggigit bi**r bawah Heera agar ia membuka mulutnya...
" Agh... de*ahan Heera yang keluar secara spontan karena perbuatan Marvel yang mulai brutal padanya.
sampai sini dulu ya guys... hehehe...
__ADS_1
kita lanjut nanti ada yang penasaran sama kelanjutan nya? 😁🤪 makanya tetap staytune ya! bye bye..
salam cinta dari aqoh😘