Mengejar Cinta Shavira

Mengejar Cinta Shavira
#32 Rumah Baru untuk Calon Pengantin


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan update 2/3 hari sekali ya. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...*****...


Waktu terus bergulir. Tak terasa persiapan mereka sudah rampung 80%. Avi dan Ical pun masih menyicil persiapan yang lain.


"Cal, Vi, Ayah mau ngajak kalian lihat rumah." kata Rio saat mereka makan malam bersama.


"Rumah yang kemarin itu kan ? Kapan Yah ?" tanya Ical.


"Iya. Besok kamu bisa gak ?" Rio balik bertanya.


"Aku sih bisa. Kamu bisa Vi ?" tanya Ical. Avi menjawab dengan mengangguk.


"Ayah pilihin di daerah Singosari. Biar deket sama kantor Avi." kata Rio.


"Iya Yah. Aku sih setuju aja." jawab Ical.


"Bunda diajak kan Yah ?" tanya Sissy pada suaminya.


"Iya dong. Masa kamu mau sendirian di rumah." kata Rio.


"Nanti kita sekalian belanja furniture nya." kata Sissy.


"Kamu ini. Kalo giliran belanja seneng banget." ledek Rio.


"Gak ada perempuan yang gak suka belanja Yah. Iya kan Vi ?" Sissy malah bertanya pada calon mantunya.


"Iya Bun." jawab Avi singkat.


"Pokoknya kamu tinggal siapin uangnya yang banyak ya Nak." kata Sissy.


"Itu masih tanggungan Ayah. Kan Ayah belikan rumah lengkap dengan isinya." kata Rio.


"Tapi aku boleh kan ikut beli juga. Jangan semua dari Ayah." kata Ical.


"Boleh banget." Sissy menjawab mewakili suaminya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Keesokan harinya mereka berempat berangkat untuk melihat rumah yang dibelikan Rio.



(contoh gambaran rumah mereka ya..~ google)


"Gimana ? Kamu suka rumahnya ?" tanya Rio pada Avi.


"Suka Yah. Lingkungannya masih banyak pohon, jadi asri." jawab Avi.


"Disini juga udah lumayan rame ya. Jadi punya tetangga." kata Sissy.


"Iya Bun. Kayaknya banyak pasangan muda." Ical ikut berkomentar.


"Aku paling suka rumah model sederhana kayak gini. Cukup satu lantai, tapi halamannya luas." kata Avi.


"Ini sih masih kosong banget Yah." kata Sissy.

__ADS_1


"Ya iyalah Bun. Kan rumahnya juga masih baru." kata Rio sambil mengelus puncak kepala sang istri.


"Kamu catat Dek. Barang apa aja yang pelru dibeli." kata Rio pada istrinya.


"Vi, ikut Bunda yuk. Kita catat barang - barang yang diperlukan." Sissy menarik tangan Avi berkeliling rumah.


Sedangkan kedua lelaki itu memilih untuk melihat garasi dan halaman depan rumah.


"Ini tinggal bikin pagarnya aja Cal." kata Rio.


"Iya ya Yah. Kalo gak dikasih pagar nanti gak aman." kata Ical.


"Nanti biar Ayah yang pesenin pagarnya. Mau warna apa ?" tanya Rio.


"Warna hitam aja. Biar netral." jawab Ical.


"Disini nanti ditanamin aja. Kalo dikasih kolam juga bagus Cal." usul Rio.


"Boleh juga tuh Yah. Nanti aku hunting batu yang bisa air mancur juga." kata Ical.


"Iya. Tapi kamu diskusi dulu sama Avi ya." Rio mengingatkan.


"Pasti Yah." kata Ical.


Tak lama kemudian Sissy dan Avi keluar dari rumah.


"Mas, bagian belakang masih ada tanahnya. Mau diapain ?" tanya Avi.


"Nanti dikasih rumput aja. Bisa buat jemuran." kata Ical.


"Ooh.. oke." jawab Avi.


"Kalian udah selesai ?" tanya Rio.


"Banyak amat." gerutu Rio.


"Gak usah protes deh." Sissy mencubit suaminya.


"Kita langsung cari furniture sekarang ?" tanya Ical.


"Ayok. Nanti kalo belum terlalu sore bisa sekalian ke Batu cari air mancur." jawab Rio.


"Buat didean sini ya Mas ?" tanya Avi pada Ical.


"Iya. Mau dibikin kolam yang ada air mancurnya." jawab Ical.


"Baru aku mau bilang. Pengen ada kolam ikannya." kata Avi.


"Berarti kita sehati Yang." gombal Ical.


"Ehem.." Deheman Sissy membuat Avi tersipu malu.


Mereka pun berangkat menuju toko yang menjual perabotan dan material untuk rumah.


Setelah berputar - putar dan memilih barang selama 2 jam, Akhirnya mereka pun menyelesaikan pembayaran. Barangnya sendiri akan dikirim minggu depan karena harus menunggu beberapa barang yang indent.


"Kita jadi mau ke Batu nyari Air mancur ?" tanya Rio.


"Jadi Yah. Biar sekalian. Jadi besok atau lusa udah bisa dipasang." jawab Ical.


"Kita cari makan dulu Cal. Bunda udah lapar." kata Sissy.

__ADS_1


"Iya. Mau makan dimana ?" tanya Ical.


"Di pondok lesehan aja. Sebelum jalan ke Batu." usul Sissy.


Mereka pun sampai di restoran dengan nuansa alam dan memiliki banyak saung.


"Tempat favorit kita ya Bun." kata Rio sambil tersenyum.


"Iya. View nya juga bagus disitu." kata Sissy.


"Wah kayaknya ada kenangan disana ya Bun ?" Ical menggoda kedua orangtuanya.


"Iya. Dulu Ayah sama Bunda sering kesana, jaman masih baru pacaran." kata Sissy.


"Jadi inget jaman muda. Pas kalian kecil juga kita sering kesana." kata Rio.


"Gak kerasa kita udah tua ya Yah. Bentar lagi bakal punya mantu lagi." kata Sissy.


"Bunda sama Ayah masih terlihat muda kok." puji Avi.


"Ah kamu bisa aja." Sissy memeluk erat sang calon mantu.



Mereka menikmati makan siang menjelang sore sambil bercengkrama hangat.


"Jadi rencananya setelah menikah kalian langsung pindah ke rumah itu ?" tanya Sissy.


"Pengennya sih gitu Bun." jawab Ical.


"Gak nginep di rumah Bunda dulu ?" kata Sissy merajuk.


"Nantilah Bun. Kalo udah nikah kita pasti akan sering nginep di rumah Bunda." Avi hanya tersenyum mendengar ucapan Ical.


"Iyalah Bun. Biarin mereka menikmati waktu berdua. Mereka kan tidak berpacaran dulu." kata Rio.


"Iya deh. Biar bisa cepet kasih cucu ya." kata Sissy membuat semburat merah di pipi Avi.


"Kasian tuh calon mantu jadi malu." goda Rio.


Avi semakin menundukkan kepalanya. Berusaha untuk menyembunyikan mukanya yang berubah merah.


"Sabar ya Sayang. Bunda emang suka iseng." kata Ical.


"Iya. Gak apa - apa Mas." jawab Avi.


Sissy hanya tersenyum melihat tingkah malu - malu Avi.


...***...


Bagi vote atau Bunga atau secangkir kopi 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Geng Pelangi" yang menceritakan kehidupan Sissy, Zizi, Yoan dan Amira sebelumnya.


Bagi yang belum baca cerita tentang kisah orangtua Ical juga bisa baca "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" atau bisa buka di bio saya ya..


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2