Mengejar Cinta Shavira

Mengejar Cinta Shavira
#43 Menempati Rumah Baru


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan update 2/3 hari sekali ya. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...*****...


Setelah 2 hari menginap di rumah Bunda dan Ayah, akhirnya Ical mengajak istrinya untuk pindah ke rumah mereka sendiri.


"Kalian yakin gak mau nginep disini lagi ?" tanya Sissy sambil memeluk Avi erat.


"Yakin dong Bun. Lagian bentar lagi cuti kami juga habis." Ical menjawab mewakili mereka berdua.


"Iya deh. Kapan - kapan biar Bunda dan Ayah yang main kesana." kata Sissy.


"Kami pamit dulu ya Bun, Yah." Avi mencium tangan mertuanya.


"Hati - hati di jalannya ya." Pesan Rio sebelum mereka pergi.


Ical mengemudikan mobilnya dengan hati - hati menuju ke rumah mereka.


"Alhamdulilah akhirnya kita sampai ke rumah kita Yang." kata Ical saat mereka sudah berhenti di depan rumahnya.


"Iya Mas." Avi menimpali sambil tersenyum.


Avi dan Ical langsung membuka pintu rumah.


"Selamat datang pengantin baru.." seru beberapa orang yang menyambut mereka.


Ada Lia dan Bayu, Agus, Revan dan Cintya juga Indri.


"Wah.. Kalian bikin kaget aja. Makasih ya sambutannya." kata Ical.


"Kita sengaja menyambut kalian pulang." kata Revan, sang partnernya di Recall Advertising.


"Ayo.. Jangan sungkan - sungkan. Angap aja rumah sendiri." seloroh Agus sambil memberikan 2 gelas minuman buat Avi dan Ical.


"Emang ini rumah kita kali." canda Avi. Sedangkan Ical sudah menyikut perut Agus pelan.


Mereka pun menikmati pizza dan ayam goreng yang sudah dipesan oleh Revan.


"Enak juga rumah kamu bro." kata Revan.


"Iya bro. Lumayan nih masih asri disini." timpal Ical.


"Yang, kita beli rumah disini juga yuk." ajak Revan pada Cintya, kekasihnya.


"Boleh Yang. Aku suka sama desain rumah dan lingkungannya." kata Cintya.


"Nanti aku kasih kontak marketingnya." kata Ical.

__ADS_1


"Thank you bro." Revan merangkul Ical.


Saat jam makan siang, Ayu dan Linda mampir ke rumah mereka sambil membawa es degan dan bakso. Mereka minus Revan dan Cintya pun kembali menikmati makanan itu.


"Mbak, kapan balik ke kantor lagi ?" tanya Ayu.


"Senin aku udah kerja lagi Yu." jawab Avi.


"Kantor sepi kalo gak ada Mbak Avi." Ayu mulai menggoda Avi.


"Perasaan aku diam - diam aja kalo di kantor. Kenapa bisa bikin kantor jadi sepi ?" tanya Avi menyelidik.


"Hehehe. Sepi pas istirahat. Cuma berdua aja sama Linda. Bosen." gerutu Ayu.


"Sialan kamu. Awas ya, besok gak aku temenin makan siang." kata Linda.


"Gak Lin. Becanda kok." Ayu mencubit pipi Linda.


"Lagian abis ini gantian aku yang cuti. Wee." ledek Linda.


"Iih.. Mulai gak asik nih becandanya. Pada nikah aja semua. Tinggal Ayu aja yang single nih." Ayu mulai merajuk.


"Tenang sayang. Nanti Aa Agus akan segera nikahin kamu." Rayu Agus.


"Emang iya ? Kapan ?" tanya Ayu.


"Ya nanti. Nunggu aku bisa beli rumah dulu buat kamu." jawab Agus.


"Ya gaklah. 5 tahun lagi." kata Agus.


Mereka terus saja bercanda dan saling meledek satu sama lain. Hingga tak terasa jam istirahat sudah habis. Ayu dan Linda pamit kembali ke kantor, sedangkan Agus, Indri, Bayu dan Lia juga pamit untuk pulang ke rumah masing - masing. Tinggalah Ical dan Avi berdua.


"Akhirnya kita bisa berduaan Yang." kata Ical sambil merebahkan tubuhnya di ranjang.


"Iya Mas. Aku bahagia banget bisa menikah dengan kamu." Avi ikut berbaring di sebelah Ical.


Ical langsung memeluk dan menghujani sang istri dengan ciuman di seluruh wajahnya.


Satu persatu pakaian mereka pun terlepas hingga keduanya polos tanpa sehelai benang pun. Ical kembali menyatukan tubuh mereka hingga akhirnya mencapai puncak bersama.


Avi terbangun saat adzan ashar berkumandang. Sejenak ditatapnya ruangan yang dia tempati, tak lama Avi tersenyum saat teringat kalo mereka sudah menempati rumah mereka sendiri.


"Mas.. Bangun.. Udah ashar. Shalat yuk." Avi mengguncang pelan bahu suaminya.


"Hhmm... Bentar Bun. Bentar lagi." Ical menjawab tanpa membuka matanya.


"Mas, Ini aku, istri kamu bukan Bunda." Avi menghujani wajah suaminya dengan ciuman.


"Udah mulai nakal ya ?" Ical langsung menahan tangan Avi yang sibuk merasakan bulu halus yang tumbuh di wajah Ical. Ical menarik Avi dalam pelukannya.


"Mas.. Lepasin. Ayo shalat dulu." Avi berusaha melepaskan diri dari pelukan Ical.

__ADS_1


"Hhmm.. Iya.. Kita mandi dulu." kata Ical sambil mengerling pada sang istri.


"Kita ? Aku mandi dulu ya." Avi bangkit dari ranjang hendak menuju ke kamar mandi.


Ical langsung bangun dan membopong Avi menuju kamar mandi.


"Mandi bareng aja biar cepet." bisik Ical di telimga Avi.


"Aagh.. Mas.. Turunin." Avi berusaha mendorong Ical.


"Mandi doang sayang. Gak ngapa - ngapain kok." kata Ical sambil menurunkan Avi di kamar mandi.


"Kirain bakal ada adegan romantis di kamar mandi seperti di novel - novel." gumam Avi dalam hati.


Ical menepati janjinya untuk tidak melakukan hal lain selain mandi.


"Kapan - kapan aja kita melakukan disini ya." bisik Ical sebelum mereka keluar dari kamar mandi seolah bisa membaca pikiran Avi.


"Apaan sih ? Dasar mesum." Avi tersipu malu mendengar ucapan suaminya.


Mereka pun melaksanakan shalat ashar berjamaah.


"Kamu lapar gak ?" tanya Ical setelah selesai shalat.


"Lapar. Tadi di bawah masih ada pizza kayaknya." jawab Avi.


"Gak mau ah. Kurang kenyang. Gimana kalo kita makan di luar ?" usul Ical.


"Boleh. Tapi nanti mampir ke supermarket ya. Aku mau belanja bahan makanan." kata Avi.


"Siap tuan puteri." Ical mengusap lembut kepala Avi.


...***...


#Maaf ya baru bisa update lagi. Sibuk ngurus orangtua yang sedang sakit, Bener - bener gak bisa mikir buat nulis ceritanya πŸ™πŸ™πŸ™#


...***...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Geng Pelangi" yang menceritakan kehidupan Sissy, Zizi, Yoan dan Amira sebelumnya.


Bagi yang belum baca cerita tentang kisah orangtua Ical juga bisa baca "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" atau bisa buka di bio saya ya..


Jangan lupa ada cerita baru juga, judulnya "Tiga Dara".


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2