Mengejar Cinta Shavira

Mengejar Cinta Shavira
#39 Honeymoon (2)


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan update 2/3 hari sekali ya. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga ๐ŸŒนatau kopi โ˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca ๐Ÿ“–


...*****...


Tak lama kemudian Ical masuk ke kamar mandi dengan membawakan bathrobe dan baju ganti untuk Avi.


"Udah selesai Yang. Kita keluar yuk." tanya Ical.


"Udah Mas. Kamu keluar aja. Aku mau bilas." Avi masih terdiam di tempat.


"Aku mau bantuin." goda Ical mendekat ke Avi.


"Mas.. Nanti baju kamu basah lagi." kata Avi coba mengusir Ical.


"Hehehe. Iya deh. Aku tunggu di luar ya." Ical keluar sambil menutup pintu kamar mandi.


Avi segera membilas tubuh, mengeringkan dan memakai bajunya.


"Udah mendingan ?" tanya Ical menatap pada Avi yang keluar perlahan dari kamar mandi.


"Alhamdulilah. Masih bisa kutahan." jawab Avi yang duduk di depan kaca sambil mengeringkan rambutnya.


"Ayo Mas. Aca pasti udah nungguin." Avi sudah memakai hijabnya. Ical langsung menggandeng tangan Avi dan keluar dari kamar. Mereka menemui Aca dan Difan yang sudah menunggu.


"Duh.. lama bener pengantin baru nih ?" ledek Aca.


"Tadi aku kecapekan Ca. Kamu ketuk, baru siap - siap." Avi terpaksa sedikit berbohong pada iparnya itu.


"Terserah aja deh. Yuk, kita berangkat sekarang." Aca langsung menggandeng lengan Avi. Suami - suami mereka mengikuti para istri di belakangnya.


"Udah unboxing Cal ?" bisik Difan.


"Mau tau banget Kak ?" kata Ical sambil tersenyum.


"Ya kan nanya aja. Muka kalian kelihatan happy banget soalnya." kata Difan masih berbisik.


"Ya namanya lagi bulan madu ya pasti happy lah. Kayak Kakak belum pernah ngerasain aja." Ical balas berbisik pada Difan. Baginya masalah rumah tangga terutama urusan ranjang adalah hal yang tabu dibicatakan dengan orang lain meskipun itu keluarga sendiri.


"Kita makan disana ya ?" Aca menunjuk restoran di seberang resort yang menjual mie lendir, makanan khas tempat mereka honeymoon.

__ADS_1



(source : google)


Walaupun terdengar aneh, namun mie lendir merupakan kuliner khas yang paling populer, lho. Kuah kentalnya yang terbuat dariย kacang, gula merah, dan terigu lalu disiramkan ke mi kuning dan sayuran menyimpan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.


Mereka berempat menghabiskan makanannya dengan lahap.


"Sekarang kita mau kemana ?" tanya Ical sambil melihat jam yang masih menunjukkan pukul 2 siang.


"Kita ke pantai aja yuk." ajak Avi.


"Boleh. Aku pesen taksi online dulu ya." kata Difan.


Tak lama mereka pun sampai di pantai yang cukup indah di tempat itu.



Ical menggandeng tangan Avi dan berjalan menyusuri tepi pantai. Begitu pun Aca dan Difan. Meskipun mereka sudah menikah 2 tahunan tapi mereka tetap mesra. Setelahluas berjalan - jalan, kedua pasangan itupun duduk di tepi pantai untuk menyaksikan matahari terbenam.


"Bagus banget ya pemandangannya Mas." kata Avi sambil menyenderkan tubuhnya di dada Ical.


"Iya Sayang. Tapi buatku kamu lebih indah." gimbal Ical.


"Mas gombal deh." kata Avi sambil mencubit lengan Ical.


"Ada maksud lain nih kayaknya." kata Avi lirih.


"Biar nanti malam bisa ngerasain kamu lagi." bisik Ical lalu mencium pipi Avi.


"iih.. Mas. Malu lah, nanti ada yang lihat." geritu Avi.


"Biar aja. Biar semua tahu kalo aku sayang banget sama kamu." kata Ical sambil menciumi pipi Avi. Avi pu balas mencium bibir Ical sekilas.


"Mulai nakal ya ?" Ical menggoda Avi.


"Kan kamu yang ngajarin nakal." kata Avi sedikit berbisik. Mereka tertawa dan terlihat bahagia menikmati indahnya pemandangan di pantai itu. Di sisi lain ada juga sepasang suami istri yang gak kalah romantis menikmati keindahan pantai itu.


"Yang, aku mau punya anak lagi." kata Difan sambil mengelus kepala Aca yang duduk di sebelahnya.


"Boleh Kak. Tapi apa gak terlalu cepat ya ? Si kembar baru setahun." tanya Aca.


"Gaklah sayang. Kalo sekarang kamu hamil berarti jarak si kembar dan adiknya 2 tahunan. Paslah." jawab Difan.

__ADS_1


"Tapi kamu harus bantuin aku ngurus mereka ya." kata Aca.


"Insha Allah. Kita urus mereka bersama." kata Difan sambil mencium puncak kepala istrinya.


"Aku sayang sama kamu Kak." Aca memeluk suaminya erat.


"Aku juga sayang dan cinta sama kamu. Istri kecilku." Difan mencium bibir Aca lembut.



(source : google)


Setelah melihat matahari terbenam, keduanya mencari makan malam lalu pulang ke resort.


Mereka masuk ke kamar masing - masing dan beristirahat.


"Yang, jangan tidur dulu." kata Ical sambil mengguncang Avi yang mulai terpejam. Padahal baru juga jam 8 malam.


"Ngantuk Mas. Capek jalan seharian." kata Avi tanpa membuka matanya.


"Aku mau kamu lagi." bisik Ical yang mulai menciumi leher Avi.


"Nanti aja Mas. Aku ngantuk banget." kata Avi.


"Janji ya nanti." tanya Ical tanpa menghentikan aksinya.


"Iya Mas. Udah dulu sih. Kita tidur dulu." Avi menjauhkan wajah Ical dari lehernya dan masuk ke dalam pelukan sang suami.


Akhirnya keduanya tertidur sambil berpelukan.


...***...


Bagi vote atau Bunga ๐ŸŒน atau secangkir kopiโ˜• ๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Geng Pelangi" yang menceritakan kehidupan Sissy, Zizi, Yoan dan Amira sebelumnya.


Bagi yang belum baca cerita tentang kisah orangtua Ical juga bisa baca "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" atau bisa buka di bio saya ya..


Jangan lupa ada cerita baru juga, judulnya "Tiga Dara".


Like ๐Ÿ‘ Komen dan Vote โœŒโœŒ


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..

__ADS_1


Makasih ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


Bersambung


__ADS_2