Mengejar Cinta Shavira

Mengejar Cinta Shavira
#80 Happy Ending


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Gimana kabar kalian ? Sehat kan ?


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar Othor semakin semangat buat nulis.. #


Semoga kalian semua menikmati cerita ini ya. Enjoy !!


Selamat Membaca πŸ“–πŸ“–πŸ“–


...****************...


.8 tahun kemudian.


Waktu berlalu dengan cepat. Sekarang Nana dan Nia sudah berusia 19 tahun dan lulus hampir lulus kuliah. Adam, Hawa dan triplet sudah berusia 17 tahun dan sudah duduk di kelas 3 SMA. Si bungsu Dea saat ini berusia 14 tahun dan duduk di kelas 3 SMP.


Dan saat ini mereka sedang berkumpul di rumah milik Sissy dan Rio. Meski sang pemilik sudah tak ada tapi rumah tetap dipertahankan sebagai tempat berkumpul keluarga besar mereka. Nana dan Nia yang berkuliah di luar kota pun datang khusus pada hari peringatan kematian Opa dan Oma nya. Nana saat ini berkuliah di Bandung sedangkan Nia mendapatkan beasiswa di Jepang. Mereka menyempatkan pulang khusus di hari ini untuk mendoakan Opa dan Omanya. Si bungsu Dea yang sedang menuntut ilmu di Islamic Boarding School juga meluangkan waktu untuk datang di acara rutin setiap tahun ini. Begitupun Abi yang mondok di tempat yang sama. Sedangkan Adam, Hawa, Abas dan Caca bersekolah di SMU negeri di kota mereka.


"Alhamdulilah kalian semua sudah berkumpul lengkap." sambut Avi sambil memeluk anak dan keponakannya satu persatu.


"Kan udah di agendakan dari jauh - jauh hari." kata Nia.


"Iya Sayang. Gimana kuliah kamu ?" tanya Avi.


"Alhamdulilah lancar Bun. Aku bawa oleh - oleh buat Bunda dan adik - adik." kata Nia.


"Oh ya ? Asik nih dapet oleh - oleh dari Jepang." Avi memeluk keponakannya.


Tak berapa lama acara kirim doa pun berlangsung. Mereka sengaja mengundang anak yatim dari panti asuhan. Tak lupa mereka juga mengundang anak - anak geng pelangi yang lain. Di tahun ke delapan ini, semua tetua geng pelangi sudah berpulang.


"Gak terasa ya anak - anak kita sudah pada besar." Vanya sedang ngobrol santai dengan Avi dan Aca.


"Iya Van. Bahkan Fahmi dan Nanda udah nikah. Bentar lagi Nana anaknya Kak Kinan juga mau nikah." kata Aca.


"Si kembar kapan ?" goda Vanya.

__ADS_1


"Anak kamu aja dulu. Nana dan Nia mah mau fokus kuliah dulu. Rencananya abis lulus S1 mau lanjut S2." jawab Aca.


"Masih lama dong." kata Vanya.


"Iya Van. Santai aja." balas Aca.


"Ma, Dicariin Papa." kata Nanda, anak Vanya dan Kian.


"Aku tinggal bentar ya Ca, Vi." pamit Vanya.


"Vi, Nanti triple akan kuliah dimana ?" tanya Aca.


"Ya terserah mereka aja Ca. Mau di Malang, atau luar kota bahkan luar negeri ya gak apa." jawab Avi.


"Kata Nia kemarin ada lowongan beasiswa di kampusnya. Ada yang mau gak anak kamu ?" kata Aca.


"Oh iya ? Nanti deh kita obrolin lagi sama anak - anak. Sekalian biar Nia juga jelasin lebih rinci." kata Avi.


"Iya betul. Nanti aja ngobrolnya pas udah kelar acara. Biar lebih santai juga." balas Aca.


...****************...


Kediaman Sissy dan Rio sudah dihias dengan indah. Di halaman dan depan rumah juga sudah terpasang tenda dengan dekorasi yang cantik. Hari ini akan dilangsungkan pernikahan Aldi dan Nana.


"Wah.. Cantiknya anak Mama." Aca memeluk sang putri erat.


"Makasih Ma. Nana gugup nih." Nana menggenggam tangan Aca.


"Wajarlah kalo grogi. Kan ini peristiwa sakral sekali seumur hidup. Ambil nafas panjang agar tetap tenang." nasehat Aca.


"Iya Ma. Aku sayang sama Mama." Nana memeluk Aca dengan erat.


"Mama juga sayang sama kamu dan yang lainnya. Mama keluar dulu ya. Mau lihat calon suami kamu udah datang atau belum." pamit Aca yang dibalas anggukan oleh Nana.

__ADS_1


"Hei bestie.." gantian Nia yang menghampiri Nana.


"Hai Na. Temenin aku ya. Aku nervous nih." kata Nana.


"Cantik banget sih kamu." puji Nia.


"Kalo aku cantik, pasti kamu juga, kan wajah kita sama." balas Nana.


"Hehehe. Iya juga ya. Berasa ngaca." Nia tertawa kecil.


"Kamu kapan mau nyusul Ni ?" tanya Nana.


"Nanti lah. Kan aku mau lanjut S2 dulu." jawab Nia santai.


"Udah dapet Oppa jepang nih kayaknya." goda Nana.


"Gaklah. Insha Allah masih cinta produk lokal. Hehehe." Nia kembali tertawa.


"Gak terasa beberapa saat lagi, belahan jiwa aku bakal jadi istri orang. I'm happy for you." Nia mengeratkan pelukannya.


"Thank you." Nana balas memeluk.


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Geng Pelangi" yang menceritakan kehidupan Sissy, Zizi, Yoan dan Amira sebelumnya.


Bagi yang belum baca cerita tentang kisah orangtua Ical juga bisa baca "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" atau bisa buka di bio saya ya..


Jangan lupa ada cerita lain judulnya "Tiga Dara".


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌

__ADS_1


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2