
#Hai reader kesayangan othor.. Gimana kabar kalian ? Sehat kan ? Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar Othor semakin semangat buat nulis.. #
Semoga kalian semua menikmati cerita ini ya. Enjoy !!
Selamat Membaca πππ
...****************...
Avi dan Aca sedang di rumah Bunda Sissy. Mereka sedang bikin kue bersama.
Prang... Terdengar suara benda pecah.
"Bunda gak apa - apa ?" tanya Avi. Dia melihat pecahan gelas yang jatuh di dekat Sissy.
"Ini tangan Bunda licin tadi. Gak sengaja gelasnya jatuh." jawab Sissy.
"Udah Bun. Duduk aja, biar Aca yang beresin." Aca menuntun Sissy duduk di kursi makan. Tak lama Avi menghampiri sambil membawa segelas teh hangat.
"Minum dulu Bun." kata Avi.
"Makasih Nak." Sissy terdengar lemah.
"Kayaknya Bunda kecapekan. Istirahat aja dulu Bun. Biar kue nya kita yang nyelesaiin." kata Aca.
"Gak sayang. Bunda gak capek. Cuma perasaan Bunda gak enak. Tiba - tiba Bunda ingat sama Ayah kamu." Sissy menghela nafas dengan sedikit kasar.
"Cie.. Bunda nih kayak pengantin baru aja. Baru ditinggal bentar udah kangen." goda Aca.
"Hissh.. Kamu nih !! Malah ngeledek Bunda." Sissy memukul Aca pelan.
"Ya udah Bunda disini aja dulu. Kita lanjutin bikin kue nya." jata Avi sambil menuju dapur diikuti Aca.
"Ca, coba kamu telpon Ayah. Aku khawatir dengan ucapan Bunda." kata Avi.
"Iya. Aku telpon Ayah dulu." Aca mengambil ponsel dan menghubungi Rio.
Avi melanjutkan membuat adonan bolu pisang. Tak lama Aca kembali ke dapur .
"Gimana ?" tanya Avi tak sabar.
__ADS_1
"Alhamdulilah. Ayah sudah sampai tempat acara. Ayah juga baik - baik aja kok." jawab Aca.
"Alhamdulilah." Avi lega mendengarnya.
"Bun, ini sudah sore. Masuk yuk." ajak Aca.
"Bentar.. Bunda mau nungguin Ayah dulu." Sissy terlihat cemas.
"Bunda kenapa Ca ?" tanya Ical yang baru masuk ke rumah Sissy.
"Bunda dari tadi nungguin Ayah disini. Gak mau masuk." kata Aca sedikit berbisik.
"Emang Ayah kemana ? Tumben Bunda gak ikut ?" Ical bertanya lagi.
"Ayah lagi ada acara di Pasuruan. Perginya sama Papa Alif dan Papa Topan." jawab Aca.
"Ooh.. Ya udah aku masuk dulu ya. Mau jemput istriku dulu." kata Ical.
Aca hanya mengangguk. Dia ikut duduk di samping Sissy yang tampak melamun.
Hari sudah malam tapi Rio belum juga pulang.
"Ca, tolong telpon Ayah kamu. Kok belum datang juga. Ponsel Bunda sedang di cas." pinta Sissy.
"Gimana Ca ?" tanya Sissy.
"Ponsel Ayah mati Bun. Gak bisa dihubungi." jawab Aca.
"Biar Difan yang telpon ke nomer Papa Bun." kata Difan. Difan menghubungi Topan tapi yang terdengar suara operator saja.
"Gak aktif juga." kata Difan membuat Sissy semakin cemas.
"Aduh.. Ayah kalian kemana sih ?" kata Sissy sambil melangkah keluar rumah.
"Bun, Aca telponin Mama Amira ya. Siapa tau Alada kabar dari Papa Alif.
Aca mwnghubungi Amira. Aca tampak menggelengkan kepala memeberi tanda bahwa Amira juga gak tau kabar Ayah Alif dan yang lainnya.
Kali ini gantian Ical yang coba menelpon ponsel Rio.
"Nyambung Bun." Kata Ical saat terdengar nada sambung di ponselnya.
__ADS_1
"Halo.. Assalamualaikum. Ayah... ?" sapa Ical.
"......."
"Ini dengan siapa ?" tanya Ical lagi.
"......."
"Ayah saya dimana ? Bagaimana keadaannya ?" Ical terlihat mulai panik.
"......."
"Innalillahi wa Inna lillahi rojiun." Ical nampak tertunduk sedih.
"......."
"Makasih Mas. Saya segera kesana." Ical menutup panggilan telponnya dan berjalan menuju sang Bunda.
"Bunda yang sabar ya..." Ical mengusap punggung Sissy.
Sissy yang mendengar dan melihat sikap sang anak semakin panik dan perlahan pandangannya mulai gelap.
"Bunda..." terdengar teriakan anak - anak dan menantunya sebelum Sissy pingsan.
Ical dengan sigap membawa tubuh sang Bunda ke kamar dibantu oleh Difan.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Geng Pelangi" yang menceritakan kehidupan Sissy, Zizi, Yoan dan Amira sebelumnya.
Bagi yang belum baca cerita tentang kisah orangtua Ical juga bisa baca Cantika Shaka Aurora"Kisah Cinta Sang Perawan Tua" atau bisa buka di bio saya ya..
Jangan lupa ada cerita lain juga, judulnya "Tiga Dara".
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ
__ADS_1
Bersambung