
Andre menatap tajam Louis," Sampai kapan kau berpura-pura tidak tahu?" tanya Andre emosi.
"Maksudmu?" Louis membalas menatap Andre.
"Maksudku apa kau tidak dengar? Saat ini anak buah Wiliam sudah membakar satu mobil milik Black Wolf katanya mobil itu sedang dalam perjalanan pulang ke markas tapi mereka menghalangi mobil itu lalu membakar mobilmu. Dan menurut laporan orang suruhanku, ada satu mobil lagi saat ini menuju markas dan itu artinya..." tuduh Andre
"Apa? Putar balik mobilnya batalkan pesawatnya dan kita sekarang ke markas."Perintah Louis. Mafia itu mengetuk jarinya di pintu mobil dalam hati ia berharap semoga markasnya belum di serang pihak Wiliam.
Pria itu memeriksa peluru di pistolnya. Dan ia menghela napas lega kedua buah pistol ditangannya semua terisi peluru. Sopir yang mengantar Louis dan Andre segera memutar balik arah mobil kembali Ke markas.
"Sampai kapan kau terus menjadi orang bodoh? Apa kau lupa? Kau terlalu sering meninggalkan Leoni sendirian di mansionmu, tanpa adanya pengawasan dari anak buahmu? Dan itu kau tahu dia bisa bebas menyusun rencana," tuduh Andre.
Kali ini Louis tidak terima tuduhan Andre, ia terkekeh. Tapi sejujurnya hatinya sedang kacau memikirkan setiap tuduhan Andre.
__ADS_1
"Aku tidak tertawa, kawan. Kau jangan lupa wanita yang kau nikahi adalah musuhmu, catat ucapanku baik-baik," ujar Andre lagi.
"Dia tidak pernah menimbulkan masalah sejak menikah denganku. Ya, kau benar dia adalah musuhku, tapi kau jangan lupa Leoni pernah menolong kita menang atas penyerangan Rey." sela Louis masih belum terima istrinya di tuduh ikut dalam pernyerangan mobil dan markasnya.
Sopir terus memacukan mobil semakin kencang menuju markas. Ia sama sekali tidak menghiraukan perdebatan dua orang beda umur itu. Sementara Louis dan Andre terus saja berdebat di dalam mobil.
"Belum?" sahut Andre emosi.
"Tuanku, saat ini mereka sudah menuju mansion." lapor anak buah itu.
"Lalu mengapa kalian biarkan mereka lolos ke mansionku? Kejar mereka!" Louis mengarahkan pistol ke arah anak buah yang masih berdiri di pintu mobil.
Anak buah itu membungkuk menunggu Louis berjalan menjauh dari pintu mobil agar dia bisa kembali menutup pintu mobil. Sementara dua mobil sedang mengejar mobil menuju mansion Louis.
__ADS_1
Louis menatap Andre, "Mau tetap jaga disini! Sebagai pemimpin,"titah Louis.
"Tapi kau..." Belum juga Andre selesai bicara.
"Aku tidak butuh pengawal!" seru Louis.
Mafia itu tidak perlu menunggu Andre setuju atau tidak lagi. Dia meminta sopir itu keluar dari mobilnya lalu ia menggantikan posisi sopir. Louis mulai memacukan mobilnya menuju mansion miliknya meninggalkan Andre di markas.
Kurang dari sepuluh menit kemudian Louis mengemudi mobilnya menuju Black Wolf, lima anak buahnya mengikutinya dari belakang dengan mengendarai motor besar.Dua puluh empat kilometer memisahkan kedua properti itu, dan Louis mengendarai mobil dengan kencang, melewati hutan dan lapangan.
Mobil moni Cooper Louis akhirnya berhenti tepat di mansion ia tiba lebih cepat jauh dari perkiraannya dan lebih cepat dari anak buahnya.
Louis melihat ke sekitar ada beberapa anak buahnya yang tewas di depan pintu penjaga itu artinya mansionnya
__ADS_1